Share

35. Anak Lelaki

Author: Freyaa
last update publish date: 2026-06-28 23:05:29
Baru saja mobil Camry yang dikendarai Catherine tiba dan berhenti di halaman rumah Abah Rizal dan Ibu Indar, mesinnya bahkan belum sempat dimatikan sepenuhnya, pintu rumah utama sudah terbuka.

Sosok Tachi tampak langsung berlari riang keluar dari dalam rumah untuk menyambut kepulangan Mommynya.

Namun, langkah kaki kecil anak lelaki itu mendadak melambat. Kedua mata sipitnya seketika membola terbeliak begitu melihat sosok Ethan yang keluar lebih dulu dari pintu belakang, sigap menahan lengan Sara
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (11)
goodnovel comment avatar
Shafeeya Humairoh
kayaknya emang harus segera dikasih tau deh ke sarah bah
goodnovel comment avatar
Shafeeya Humairoh
ehhh sarah mau apa menahan mereka, mau bungkusin makan malam
goodnovel comment avatar
Hum Hum
mau dikasih bekal tuhh sama Sarah, ethan berharap bgtu kan, diperhatikan sama Sarah
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • MOKONDO Lepas, Bangsawan Triliuner Kudapat    173. Karma Tak Pernah Salah Alamat

    Setelah tarian poco-poco berakhir meriah, di mana para tamu undangan elit di pesta bangsawan itu tampak seperti melakukan senam malam bersama-sama, suasana kembali mencair dengan tawa dan obrolan hangat.Beberapa pasangan muda masih terlihat berdansa mengikuti alunan musik orkestra, yang lain menikmati hidangan, minum serta memanfaatkan bertemu serta berkenalan dengan tamu lainnya juga ada yang berbincang dengan Mister Konstantin yang akan selalu membawa Tachi bersamanya untuk diperkenalkan. "Indonesia benar-benar negeri yang indah. Tariannya pun tak kalah menarik dan kompak dari tarian tradisional di Eropa," puji seorang bangsawan asal London sambil mengelap keringat di wajahnya dengan sehelai saputangan sutra para orang di sebelahnya yang mengangguk setuju seraya terseyum puas. Di sisi lain, Ethan menggandeng Sarah untuk berkeliling dan memperkenalkan sang istri kepada beberapa tamu penting yang belum sempat menyapa."Halo, terima kasih banyak sudah hadir," sapa Sarah ramah, mengul

  • MOKONDO Lepas, Bangsawan Triliuner Kudapat    172. Poco-poco di Pesta Bangsawan Rusia

    Setelah dansa pembuka dari Sarah dan Ethan yang sangat manis, membuat siapa pun yang melihatnya merasa ikut jatuh cinta oleh energi pasangan pengantin itu.Kini, musik telah berganti, dan para tamu mulai ikut berdansa dengan pasangan masing-masing. Sarah berdansa dengan Mister Konstantin, sementara Ethan berdansa bersama Madam Maria.Tachi tidak mau ketinggalan. Anak lelaki itu menarik pergelangan tangan Catherine, "Maket, ajarin Tachi dansa juga."Dokter Ali tergelak renyah melihat keponakannya yang memang sangat akrab dan manja kepada Catherine, "Papali juga mau ikut berdansa dengan Tachi dan Maket, boleh?"Tachi mengangguk dan tertawa lebar tanpa suara, lalu mengalungkan lengan gempalnya dengan manja pada leher Dokter Ali yang langsung mengangkat dan menggendongnya.Di sisi lain lantai aula, Dewa duduk santai menikmati orang-orang berdansa di depannya. Tiba-tiba seorang gadis bergaun elegan mengulurkan tangan ke hadapan Dewa, "Mau berpasangan denganku?" tanyanya dalam bahasa Inggris

  • MOKONDO Lepas, Bangsawan Triliuner Kudapat    171.

    Para tamu membaur, saling mengobrol, dan bersulang minuman sambil menikmati hidangan mewah yang terus disajikan oleh para pelayan tanpa henti setiap kali piring saji mulai menipis, juga berkeliling membawa baki minuman untuk 300 undangan yang semuanya hadir bersama pasangan masing-masing.Catherine dan Dokter Ali sudah berada di dalam ruangan, bergabung bersama Dewa dan Brian di meja bundar berlapis taplak sutra."Lady Catherine, silakan nikmati hidangannya dulu. Saya mau menemui Mister Konstantin," tutur Brian setelah meminta pelayan menghidangkan makanan untuk Catherine, Dokter Ali, serta Dewa.Brian memang sengaja mencari alasan untuk 'menyingkir' sejenak guna menata hatinya yang perih melihat Dokter Ali begitu posesif merangkul pinggang Catheri

  • MOKONDO Lepas, Bangsawan Triliuner Kudapat    170. Keberanian Dewa

    "Kau tak mengenalku?" dengkus Viktoria sambil terus melangkah maju, yang langsung dihadang oleh Dewa dengan merentangkan kedua tangan lebar-lebar."Ya, saya tidak mengenal Anda berdua. Karena itu, mohon perlihatkan undangan!" ucap Dewa tak gentar menghadapi sikap arogan Viktoria dan Ksenia."Aku adalah Viktoria, ibunya Ethan Volkov..."Belum sempat Viktoria merampungkan kalimatnya, Brian yang sudah memanggil beberapa pengawal segera menahan wanita itu dan Ksenia.Ksenia langsung menjerit jijik begitu salah satu pengawal menyentuh pundaknya."Jangan sentuh aku! Aku saudarinya Ethan Volkov!" seru Ksenia sambil berdecih mual, menatap tajam penuh keangkuhan kepada para pengawal yang mengepung ia dan ibunya.Dewa sedikit mengernyit ragu, menoleh pada Brian yang melangkah ke sampingnya, lalu menatap Viktoria dan Ksenia dengan pandangan datar tanpa emosi."Anda memang ibunya Bos Ethan, tetapi ibu tiri yang paling tak ingin dilihat oleh seluruh keluarga besar Volkov di pesta ini. Silakan pergi

  • MOKONDO Lepas, Bangsawan Triliuner Kudapat    169. Dedikasi Cinta Ethan Untuk Sarah

    Sarah memiringkan tubuhnya, menangkup wajah Ethan dan memaksa pria itu menatap matanya, "Aku juga ikut klimaks tadi, Ethan. Aku tidak kecewa.""Kau bilang sangat suka bercinta...""Kalau begitu, mari kita lakukan lagi... milikmu bahkan sudah mengeras lagi. Mau?"Netra biru Ethan langsung berkabut, menatap lekat manik mata Sarah saat jemari lembut istrinya mulai mengelus perlahan batangnya yang kembali menegang."Kau benar-benar membuatku gila, Zaika," bisik Ethan serak. Sarah memberikan kecupan kilat di sudut bibir Ethan tanpa memberi kesempatan suaminya itu membalas dengan lumatan. Bibir Sarah bergerak turun, mengecup dan menjilat lembut tonjolan di leher Ethan, membuat lelaki itu mengerang manja sedikit parau."Oh, Zaika... kau benar-benar!" Ethan membalikkan tubuh Sarah yang tertawa nakal, kembali merentangkannya di atas ranjang dan menaungi tubuh istrinya itu.Sarah mengangkat sebelah kakinya, melingkarkannya di pinggang liat Ethan untuk menuntun pria itu masuk kembali ke dalam k

  • MOKONDO Lepas, Bangsawan Triliuner Kudapat    168. Asah Dulu

    "Lelah?" tanya Ethan begitu ia dan Sarah sudah berada di dalam kamar suite bulan madu mereka."Sedikit. Tapi kekenyangan... banyak." jawab Sarah tertawa kecil ditanggapi Ethan juga tertawa rileks.Sarah memperhatikan ruang suite yang begitu luas dan terbagi ke dalam beberapa ruangan.Di hadapan mereka terdapat ruang tamu yang lapang, lengkap dengan sofa empuk yang di atas meja utamanya tersedia wadah penghangat, membuat makanan di dalamnya tetap terjaga kehangatannya hingga enam jam. Tak jauh dari sana, sekeranjang buah-buahan tropis yang segar tertata rapi, bersanding dengan bar mini elegan yang siap digunakan untuk meracik berbagai minuman hangat."Kau ingin kubuatkan kopi, teh, atau susu?" tawar Ethan saat melihat pandangan Sarah tertuju pada bar mini tersebut.Sarah menoleh, mengulum senyum tipis di bibirnya, "Sepertinya segelas susu hangat bisa membuat kita beristirahat sejenak, hm?"Sarah melangkah mendekati bar mini, mengisi termos portabel dengan air mineral, lalu menempatkanny

  • MOKONDO Lepas, Bangsawan Triliuner Kudapat    4.

    Sementara Sarah terbaring lemah di rumah sakit, di belahan nyata tempat lain, Rafli baru saja melangkah keluar dari lobi hotel murah bersama Pitri.Wanita muda itu terus bergelayut manja pada lengan kekar Rafli, sebelum keduanya masuk ke dalam mobil mewah milik Sarah yang selama ini diakui Rafli se

  • MOKONDO Lepas, Bangsawan Triliuner Kudapat    3.

    Setelah sambungan telepon dengan Rafli terputus, Sarah terdiam cukup lama. Matanya menatap lurus ke depan dengan pandangan dingin yang belum pernah terlihat selama enam bulan terakhir."Mommy, Tachi sudah siap. Tachi harus bawa baju berapa setel untuk menginap?" Tachi tiba-tiba masuk ke dalam kamar

  • MOKONDO Lepas, Bangsawan Triliuner Kudapat    2.

    Setelah memutuskan menginap di hotel hanya berdua dengan Tachi yang sebenarnya Sarah merasa hendak muntah setiap kali hembusan angin membawa aroma pekat aneh dalam rumahnya. "Tachi mandi dulu sendiri ya, Mommy bersiap-siap, oke?" Tachi langsung mengangguk cepat, turun dari ranjang dan kaki keciln

  • MOKONDO Lepas, Bangsawan Triliuner Kudapat    1.

    "Ahh ..." Kepala Pitri terlontar ke belakang dan dadanya membusung ke depan, merasakan gempuran Rafli di bawah sana yang sangat menyesakkan namun membuat seluruh syarafnya bergetar nikmat. "Tahan, Sayang ...sedikit lagi abang juga sampai." bisik Rafli sembari terus memompa cepat. Suara Pitri

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status