Share

45.

Author: Freyaa
last update publish date: 2026-06-30 23:26:27

"Silakan saja kau lanjutkan berteori sesukamu, karena pada akhirnya... tetap takdir Tuhanlah yang menang!" lanjut Sarah ketus, sukses membungkam mulut Ethan hingga pria itu tidak bisa berkata-kata lagi.

Sarah segera melangkah pergi dari hadapan Ethan, "Silakan jika kau memang masih mau tinggal dan ikut makan siang di sini. Tapi perlu kau tahu, masakan ini dibuat bukan khusus untuk menjamumu. Jadi, sediakan saja uang untuk melakukan pembayaran!"

Sarah meninggalkan Ethan begitu saja di depan pint
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (4)
goodnovel comment avatar
Bu Liwah
Sarah jahil.sekali, Wajar sih Sarah marah, nga mungkin Sarah iseng nga jelas, semua hal pasti ada penyebabnya, semngat Ethan
goodnovel comment avatar
Freyaa
Hahaha benar wkwkwkwk mupeng ndak?
goodnovel comment avatar
ryzlnn
bukan kuah ikan pedas tapi kuah cabe rabe rasa ikan
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • MOKONDO Lepas, Bangsawan Triliuner Kudapat    122.

    Viktoria tampil dengan setelan elegan dan Ksenia dengan gaya glamour-nya, berjalan masuk dengan dagu terangkat penuh percaya diri ke dalam ruangan rapat para pemegang saham."Grandma... Tadi pagi Grandma melihat Ethan di rumah sakit? Bagaimana keadaannya? Sebenarnya aku mau ikut Grandma, tapi Grandma sudah pergi ..." Ksenia menarik kursi, tepat di dekat Madam Maria yang duduk di posisi pemimpin."Tidak terlalu baik. Kau sudah ke rumah sakit? Sudah bertemu Sarah, calon istri Ethan?" tanya Madam Maria terdengar santai dan sangat tenang.Belum sempat Ksenia menjawab, Viktoria sudah mendahului berkata,"Mama tidak memberitahukan kami tentang Sarah yang sudah ditemukan dan sekarang akan menikah dengan Ethan. Kalau tahu, kami 'kan bisa mempersiapkan hadiah dan menyambutnya," ujar Viktoria lembut, berakt

  • MOKONDO Lepas, Bangsawan Triliuner Kudapat    121.

    Karena mendapat 'peringatan' dari Mister Konstantin tadi malam, Madam Maria sejak pagi sudah menghubungi para pemegang saham untuk mengadakan rapat darurat, termasuk Viktoria dan Ksenia yang mendapat pembagian saham Volkov Holdings."Kau yakin baik-baik aja?" tanya Madam Maria pada Brian yang juga sudah bersiap-siap mendampinginya pergi ke kantor pusat Volkov Holdings."Saya bisa tidur beberapa menit sebelum meeting, jika itu yang Madam kuatirkan," sahut Brian sopan.Brian memang harus membantu pekerjaan nenek Ethan tersebut dengan menjadi asisten seperti biasa, meskipun semalaman ia berjaga di depan pintu ruangan Ethan.Madam Maria menanggapi dengan anggukan. Ia kembali memeluk Sarah dan mengingatkannya agar beristirahat, yang ditanggapi Sarah dengan senyum lebar seraya mengangguk, balas memberikan kecupan ke pipi Neneknya tersebut.Madam Maria, Krista, dan Brian keluar dari ruangan menuju rooftop rumah sakit. Mereka menggunakan helikopter untuk pergi menuju gedung pusat Volkov Holdi

  • MOKONDO Lepas, Bangsawan Triliuner Kudapat    120.

    Dokter dan perawat terkejut melihat Ethan sudah siuman ketika mereka masuk untuk melakukan kunjungan pagi, setelah Brian memberitahukan kedatangan tim medis tersebut dan Sarah membukakan pintu ruangan."Kami perlu melakukan pemeriksaan menyeluruh dan intensif... karena Mister Volkov siuman jauh lebih cepat dari waktu yang diperkirakan."Ethan tersenyum tipis. Ia meraih telapak tangan Sarah yang berdiri di samping brankarnya, tak membiarkan wanita itu menjauh seinci pun, terutama saat para perawat laki-laki di dalam ruangan diam-diam memperhatikan Sarah dengan tatapan memuja."Ditemani wanita yang menyenangkan seperti calon istriku ini, tentu saja saya tidak ingin berlama-lama tidak sadarkan diri," tutur Ethan santai. Namun, tak ada senyum atau tatapan lembut untuk siapa pun di ruangan itu selain hanya pada Sarah.Brian yang berdiri di bagian belakang para team medis, menggigit bibir bawahnya kuat-kuat, turut merasa bosnya berubah 'aneh' setelah siuman dari koma. Terutama kini, Ethan me

  • MOKONDO Lepas, Bangsawan Triliuner Kudapat    119.

    Tiga puluh menit sebelum ibadah Subuh, alarm di ponsel Sarah berdering pelan. Wanita itu bergerak cepat mematikannya agar tidak mengganggu tidur Ethan.Di luar jendela yang gordennya sengaja dibiarkan terbuka lebar, langit Moskow masih pekat digelayuti dinginnya awal musim salju.Sarah melepaskan lengan Ethan yang melingkari tubuhnya secara perlahan. Lalu menjejakkan kaki ke lantai yang dingin, melangkah samar menuju kamar mandi.Setelah membersihkan diri dan berganti pakaian di dalam kamar mandi area VVIP tersebut, Kini Sarah mengenakan baju kaus tebal berleher tinggi yang dipadukan dengan celana bahan berpotongan pinggang minimalis, wanita itu pun bergegas menunaikan ibadah Subuhnya dengan khusyuk.Kini, usai beribadah dan memanjatkan doa keselamatan untuk orang-orang tersayang, serta tak lupa mendoakan kebahagiaan mendiang Sh

  • MOKONDO Lepas, Bangsawan Triliuner Kudapat    118.

    Sarah seperti merasa sedang bermimpi saat telapak tangan seseorang membelai kepalanya dengan sangat lembut."Ethan..." gumam Sarah lirih dengan kelopak mata masih terpejam rapat.Tiba-tiba Sarah tersentak dan terbangun, mengangkat wajahnya dari tepi brankar seraya berseru sedikit nyaring, "Ethan...!"Tubuh Sarah seketika seolah membeku. Mulutnya sedikit terbuka dan kelopak matanya terbeliak, beradu pandang langsung dengan manik biru gelap milik Ethan yang sudah terbuka menatapnya dengan sudut bibir mengukir senyum tipis."Ethan... kau... sudah bangun?" Sarah berkata terbata-bata, "Ta-tapi ini belum 48 jam..." cicitnya lirih.Sarah bergerak hendak menekan tombol pemanggil perawat dan dokter, tetapi tangan Ethan yang tidak dipasangi jarum infus bergerak cepat mencekal lembut pergelangan tangan Sarah."Aku baik-baik aja. Besok pagi aja panggil mereka," bisik Ethan dengan suara sedikit parau."Apakah kau... baik-baik aja? Apakah ada yang luka selain ini?" tanya Ethan pelan dengan sorot ma

  • MOKONDO Lepas, Bangsawan Triliuner Kudapat    117.

    Baru saja mereka selesai makan malam, tiba-tiba ponsel Sarah berdering nyaring. Pada layarnya tertera nama Grandma."Halo, Grandma..."[Sarah, Sayang... helikopter sudah menuju rumah sakit. Kamu istirahat pulang ya, Nak. Bawa Tachi dan Indar. Biarkan Brian yang menjaga Ethan di rumah sakit.]Belum sempat Sarah menjawab, ponsel di tangannya sudah diambil oleh Mister Konstantin. "Maria..."[A-ayah...?]"Ya, Maria. Ini aku. Kau terkejut kenapa aku bisa bersama Sarah?" dengkus Mister Konstantin sedikit kesal. "Jika Brian tidak datang ke kediamanku, mungkin kau tak akan memberitahuku bahwa cicitku ada di Moskow, bukan?""Ethan bahkan berencana menikahi Sarah dan pestanya akan dilangsungkan sebulan lagi, tapi k

  • MOKONDO Lepas, Bangsawan Triliuner Kudapat    7.

    Karena pemeriksaan medis menyatakan kondisi Sarah stabil dan tidak ada keluhan fisik yang berarti, Ia memutuskan untuk keluar dari rumah sakit. Sarah juga memiliki hal yang perlu dia selesaikan secepatnya"Kita makan-makan dulu yuk, Abah... Ibu," ajak Sarah sembari menatap kedua orangtua angkatnya

  • MOKONDO Lepas, Bangsawan Triliuner Kudapat    3.

    Setelah sambungan telepon dengan Rafli terputus, Sarah terdiam cukup lama. Matanya menatap lurus ke depan dengan pandangan dingin yang belum pernah terlihat selama enam bulan terakhir."Mommy, Tachi sudah siap. Tachi harus bawa baju berapa setel untuk menginap?" Tachi tiba-tiba masuk ke dalam kamar

  • MOKONDO Lepas, Bangsawan Triliuner Kudapat    2.

    Setelah memutuskan menginap di hotel hanya berdua dengan Tachi yang sebenarnya Sarah merasa hendak muntah setiap kali hembusan angin membawa aroma pekat aneh dalam rumahnya. "Tachi mandi dulu sendiri ya, Mommy bersiap-siap, oke?" Tachi langsung mengangguk cepat, turun dari ranjang dan kaki keciln

  • MOKONDO Lepas, Bangsawan Triliuner Kudapat    1.

    "Ahh ..." Kepala Pitri terlontar ke belakang dan dadanya membusung ke depan, merasakan gempuran Rafli di bawah sana yang sangat menyesakkan namun membuat seluruh syarafnya bergetar nikmat. "Tahan, Sayang ...sedikit lagi abang juga sampai." bisik Rafli sembari terus memompa cepat. Suara Pitri

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status