Short
Mandul, Lalu Dikhianati

Mandul, Lalu Dikhianati

By:  JohnyCompleted
Language: Bahasa_indonesia
goodnovel4goodnovel
8Chapters
1views
Read
Add to library

Share:  

Report
Overview
Catalog
SCAN CODE TO READ ON APP

Aku dan Alden telah menikah selama bertahun-tahun, tetapi belum memiliki anak. Dokter mengatakan aku mandul. Aku pun menangis dan meminta cerai dengan Alden. "Tinggalkanlah aku dan cari orang lain. Dengan begitu, kamu masih bisa punya anak." Namun, Alden memelukku dan menjawab, "Freya, entah kamu bisa punya anak atau nggak, aku paling mencintaimu." Setelah mendengar kata-kata itu, aku sepenuhnya menyerahkan seluruh hatiku padanya. Namun, beberapa bulan kemudian, aku menemukan sebuah pesan di ponselnya. [ Alden, hari ini ulang tahun anak kita. Kamu bisa datang? ] Aku merasa bagaikan disambar petir. Anak? Dari mana datangnya anak itu? Apa semua yang dia katakan kepadaku adalah kebohongan?

View More

Chapter 1

Bab 1

Aku dan Alden telah menikah selama bertahun-tahun, tetapi belum memiliki anak.

Dokter mengatakan aku mandul. Aku pun menangis dan meminta cerai dengan Alden. "Tinggalkanlah aku dan cari orang lain. Dengan begitu, kamu masih bisa punya anak."

Namun, Alden memelukku dan menjawab, "Freya, entah kamu bisa punya anak atau nggak, aku paling mencintaimu."

Setelah mendengar kata-kata itu, aku sepenuhnya menyerahkan seluruh hatiku padanya.

Namun, beberapa bulan kemudian, aku menemukan sebuah pesan di ponselnya.

[ Alden, hari ini ulang tahun anak kita. Kamu bisa datang? ]

Aku merasa bagaikan disambar petir. Anak? Dari mana datangnya anak itu? Apa semua yang dia katakan kepadaku adalah kebohongan?

Begitu membaca pesan itu, hatiku langsung bergejolak. Dalam sekejap, aku menjatuhkan ponsel itu.

"Freya, ada apa?"

Alden keluar dari kamar mandi sambil menyeka rambutnya. Dia mengerutkan kening dan melihat ponsel di lantai. "Ada yang kirimi aku pesan?"

Aku memaksakan senyum dan menjawab, "Ya, ada yang kirimi kamu pesan."

Alden membungkuk untuk memungut ponsel itu. Kemudian, ekspresinya seketika berubah dan dia bertanya, "Kamu membukanya?"

"Nggak." Aku menatapnya dan bertanya dengan pura-pura bingung, "Siapa yang kirimi kamu pesan?"

Alden mematikan layar ponselnya. "Rekan bisnis. Freya, aku harus keluar sekarang. Nggak usah tunggu aku untuk makan malam."

Aku memperhatikan Alden berpakaian dan keluar dengan tergesa-gesa. Kemudian, air mata mengalir di wajahku.

Hari ini, aku baru naik jabatan dan Alden bilang dia akan merayakannya bersamaku di rumah. Akan tetapi, hanya satu pesan dari wanita lain sudah bisa membuatnya keluar. Dia mengatakan dia tidak peduli apakah aku bisa memberinya anak. Selama aku tetap di sisinya, dia sudah puas.

Sekarang, aku tahu bahwa semua kata-kata itu bohong.

Tak lama setelah Alden pergi, aku mengikutinya keluar pintu. Aku berencana pergi ke garasi untuk mengambil mobilku dan mengikutinya. Tak disangka, dia bahkan tidak meninggalkan kompleks.

Alden pergi ke vila di seberang jalan.

Mataku langsung membelalak. Jadi, wanita itu tinggal di sini bersama anaknya?

Aku mengikuti Alden.

Ketika pintu vila dibuka, aku melihat seorang wanita yang menggendong bayi. Dia berjalan keluar sambil tersenyum. Dia menyerahkan bayi itu kepada Alden.

Alden menerima bayi itu dan menggendongnya. Tatapannya begitu lembut dan penuh kasih sayang hingga membuat hatiku hancur.

Aku hampir jatuh terduduk di lantai, tetapi berhasil berbalik. Hatiku terlalu sakit, hingga aku tidak bisa langsung pergi menuntut jawaban darinya.

Tepat saat aku hendak pergi, wanita itu memanggilku, "Kak Freya?"

Alden langsung berbalik. "Freya?"

Dia mengembalikan bayi itu kepada si wanita, lalu bergegas maju untuk meraih tanganku. "Freya, dengar dulu penjelasanku."

Aku bertanya dengan gemetar, "Apa yang mau kamu jelaskan? Aku cuma punya satu pertanyaan. Apa itu anakmu?"

Alden seketika membeku. "Itu anakku, tapi ...."

Sambil menggendong bayinya, wanita itu melangkah maju dan berlutut di hadapanku. "Kak Freya, namaku Lyra. Aku ibu dari anak ini. Aku dan Pak Alden nggak punya hubungan lain selain punya anak ini. Tolong jangan salah paham. Kalau keberadaan kami menyakitimu, nggak apa-apa. Aku bisa pergi bersama anak ini sekarang juga."

Seusai berbicara, Lyra menggendong anak itu dan berpura-pura akan pergi.

Alden segera melepaskan tanganku dan melangkah maju untuk menghentikan Lyra. "Buat apa kamu berbuat begitu?"

Kemudian, dia menoleh ke arahku dan berujar, "Freya, aku dan Lyra juga nggak sengaja. Aku mabuk dan nggak sengaja menghabiskan satu malam bersamanya. Aku baru tahu dia hamil setelahnya. Selama bertahun-tahun, kamu masih nggak bisa punya anak. Meski aku sangat mencintaimu, Keluarga Kinjaya harus punya pewaris. Itulah alasan aku setuju membiarkan Lyra lahirkan anak ini."

"Karena kamu sudah tahu semuanya, biarkan saja Lyra tinggal bersama kita. Dengan begitu, aku juga bisa bantu rawat anak ini," tambah Alden.

Aku menatap Alden dengan terkejut. Apakah dia tahu apa yang sedang dia katakan?

"Aku nggak setuju," kataku dengan mata memerah.

Dia ingin wanita ini dan anaknya tinggal di rumah kami. Lalu, bagaimana denganku?

"Freya." Alden mengerutkan kening dan berkata, "Anak ini masih terlalu kecil dan butuh ibunya. Setelah dia lebih besar, aku akan suruh Lyra pergi. Jangan khawatir, cuma kamu satu-satunya orang yang ada di hatiku."

"Aku nggak setuju," ucapku dengan wajah pucat.

Pada detik berikutnya, aku menerima tamparan keras di wajah. Ketika mendongak, aku melihat ibu mertuaku. Dia masih menjinjing tas dan sepertinya baru tiba.

Ibu mertuaku berujar dengan garang, "Freya, apa hak wanita mandul sepertimu untuk nggak setuju? Asal kamu tahu, kamu harus setuju meski keberatan!"
Expand
Next Chapter
Download

Latest chapter

More Chapters

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

No Comments
8 Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status