LOGINSetelah bertahun-tahun mengingkari wasiat perjodohan di masa lalu. Kini Laskar Bimantara pria yang sama yang dulu pernah menolaknya, kembali datang menyerahkan proposal pernikahan untuk menepatinya. Sabrina tak bisa menolak proposal tersebut karena telah memendam perasaan cinta pada Laskar selama bertahun-tahun. Ternyata kebahagiaan yang Sabrina terima hanyalah sementara. Semuanya adalah tipu muslihat belaka untuk memanfaatkannya. Sabrina hanya memiliki dua pilihan, yakni bertahan atau pergi!
View MoreJleb! Penuturan Laskar bagaikan pisau yang dia lempar dan tepat mengenai jantungku. "Is-istri?" tanyaku terbata. Aku Menatap tak percaya pada Laskar, lalu berganti ke wanita yang terbaring itu. Seketika aku merasakan mual di perut, pusing dan helaan napas yang intens. Aku sudah diterbangkan sangat tinggi olehnya dengan kejutan dan sikap manisnya, lalu dihempaskan begitu saja sampai ke inti bumi.Tubuhku ambruk ke lantai serasa ditimpa benda berat. Aku benar-benar tak bisa menerima kenyataan bahwa Laskar telah membohongiku. Hati ini lebih-lebih sakit ketimbang luka yang kuterima di lutut setelah bertumbuk dengan lantai.Melihat aku terkulai di lantai, Laskar bergegas membantuku berdiri dengan tertatih-tatih kemudian menggendongku ke atas kursi sofa. "Antony, ambilkan air putih!" suruh Laskar pada asistennya. Pria yang selalu setia di samping Laskar itu bergegas pergi ke dapur.Mataku menerawang kosong sambil terduduk lemas di atas sofa. Bibirku kelu bahkan semuanya merambat hingga
Dua Minggu berlalu, pernikahan kami tidak ada kemajuan sama sekali. Tidak ada keromantisan seperti pasangan suami istri pada umumnya. Biasanya hari-hari setelah pernikahan, suami istri akan merajut kasih sayang dan belajar memahami sifat satu sama lain. Tapi kenyataannya apa? Kami tidak melakukan hal yang seperti itu dan bahkan sama sekali belum melakukan malam pertama. Angan-anganku bahagia menikah dengannya seolah sirna perlahan-lahan. Setiap malam aku dihantui kesendirian di kamar yang luas itu. Dan berharap didekap kehangatan Laskar. Malah berakhir mendekap tubuhku sendiri dengan selimut yang tebal.Laskar jarang sekali datang ke rumah. Bahkan dia tidak bisa kuhubungi. Nomornya selalu centang satu. Bahkan nomor Antony, asistennya, pun tidak aktif sama sekali.Sikap Laskar acuh tak acuh seperti sengaja menghindariku. Dia selalu pulang malam di saat aku sudah tertidur, dan akan pergi sebelum aku baru terbangun. Begitulah menurut kesaksian Pak Ismam tukang kebun di rumah ini.Nafsu
Tiga hari waktu yang kubutuhkan untuk berpikir, sampai akhirnya aku menyetujui proposal Laskar. Hanya butuh sehari saja untuk Laskar mempersiapkan pesta pernikahan dan kami menikah tepat tanggal 29 bulan ini.Katanya, hari pernikahan adalah hari yang paling membahagiakan bagi seluruh wanita di dunia. Dan ternyata itu memang benar! Aku merasakan kebahagiaan itu.Dinikahi oleh pria tampan, kaya, dan memiliki segudang prestasi. Terlebih aku sudah memujanya diam-diam sejak 6 tahun yang lalu di rumah sakit, saat pertama kali bertemu dengannya. Cintaku padanya adalah cinta pada pandangan pertama.Pernikahan ini dilakukan secara tertutup, hanya keluarga dari nenek Salima dan ayahku saja yang menghadiri.Sebenarnya aku merasa ada sesuatu yang janggal, sekelas Bimantara, keluarga terkaya di kota ini melaksanakan pernikahan dengan tertutup bahkan tidak ada media sama sekali. Bukannya orang-orang kaya cenderung suka memamerkannya? Atau mungkin keluarga Bimantara itu berbeda dengan keluarga kaya
"Kalian lagi! Kalian lagi! Apa kalian tidak serius bekerja?! Bisa-bisanya kalian ribut di hadapan Pak Presdir! Apa kalian ingin dipecat?!"Aku buru-buru menghadap komputer lagi, dan Tristan kabur begitu saja dari mejaku.Selesai mengancam, Pak Dimas menyusul Laskar dan sekretarisnya yang berjalan mendahului. Dua kali aku kena marah Pak Manajer hari ini.Waktu berjalan lambat setelah itu, sementara pekerjaanku tidak ada habisnya. Sepertinya aku terlalu fokus dengan pekerjaanku sampai lupa waktu. Jam sudah menunjukkan pukul 19.30 ketika aku mematikan komputer.Segera aku membereskan barang-barangku yang ada di meja, lalu keluar dari kantor divisiku, dan berjalan menuju lift. Situasi sekitar sudah nampak sepi. Di depan lift pun hanya ada diriku seorang. Tak lama, pintu lift mulai terbuka, dan aku segera masuk. Namun, saat pintu lift hampir tertutup, sebuah tangan kekar terjulur dan seseorang berusaha masuk. Aku sedikit tersentak kaget. Kemunculan orang itu membuat aku refleks menghindar






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.