Partager

Bab 313

Auteur: Naiynana
last update Date de publication: 2026-06-01 23:54:33

Shaynala terdiam. Jawaban William membuat tubuhnya terasa membeku. Ia pun tak tahu harus memberi respon apa. Senangkah? Bingungkah? Yang pasti, ia tak bisa untuk tak biasa-biasa saja.

Gadis itu menyadari, ada yang meletup perlahan dalam dadanya. Ada yang bersorai pelan di sudut hatinya. Ia … bahagia.

“Seharusnya, pertanyaan tadi itu untukmu, Nala,” ucap William kemudian.

“Maksudnya?” tanya Shaynala.

“Empat tahun ini … selama ini. Apa kamu masih marah padaku? Apa kamu masih kecewa padaku, Nala?”
Continuez à lire ce livre gratuitement
Scanner le code pour télécharger l'application
Chapitre verrouillé
Commentaires (9)
goodnovel comment avatar
Ummu Kholifah
kok kaya ga seru ya nala sama will ssh dr kecil bersama
goodnovel comment avatar
Alfiah Ummi Hani
hahaha...seprotek itu hamish ke nala..dia tak mau masa lalunya terulang lagi ke anaknya...
goodnovel comment avatar
Amy
selama dibela Nala, kena omel juga gak apa ya, Will
VOIR TOUS LES COMMENTAIRES

Dernier chapitre

  • Mencuri Hati Tuan Hamish   Bab 316

    Shaynala dan William melongo kala kerumunan nenek-nenek itu perlahan pergi satu per satu. Ruangan seketika lengang. Bebas dari kebisingan. Mereka berdalih hendak buka kamar lagi, lalu beristirahat sejenak. Merebahkan tubuh-tubuh jompo mereka yang kelelahan akibat perjalanan Pattaya-Bangkok yang ditempuh dengan grasak-grusuk saking cemasnya pada William.Tak berapa lama, Stephen pun bangkit sambil memegangi perutnya. Mukanya meringis-ringis.“Papa mau kemana?” tanya William.“Mau nyari makan. Lapar. Papa abis operasi cito sampai sepuluh jam. Operasi yang rumit dan sampe sekarang papa belum makan. Gara-gara kamu!” jawab Stephen.“Papa mau cari makan kemana?” tanya William lagi.“Ya, sekitaran sini. Mungkin di resto hotel.”“Lalu aku?”“Maksudnya? Kamu lapar juga?”“Bukan, aku … ummm ….” William menengok ke arah Shaynala yang tengah duduk selonjoran di sofa. Meluruskan kakinya yang masih sakit gara-gara terkilir.“Aku sama Nala ….” Ucap William mengambang.“Oh, ya sudah kalian di sini. Ka

  • Mencuri Hati Tuan Hamish   Bab 315

    "Tunangan apa! Tidak ada tunangan-tunangan! Mereka ini masih kecil, masih harus kuliah, berkarier, masa depan masih panjang!" Hamish langsung memotong heboh dengan suara baritonnya yang menggelegar, tangannya bergerak cepat menyilangkan dada membentuk tanda silang besar.Ling Ling berdecak, melambaikan tangan sutranya dengan malas. "Aiyaa, Hamish, zaman sekarang apa-apa harus cepat diikat. Toh, cuma tunangan dulu, kawinnya bisa nanti kalau Willy sudah lulus jadi dokter!""Tetap tidak bisa, Tante! Nala masih harus menghadapi ujian masuk universitas dan banyak lagi. Urusan cinta-cintaan begini bisa bikin fokusnya buyar," omel Hamish lagi, bersikeras menegakkan wibawanya sebagai kepala keluarga yang protektif.Di tengah perdebatan sengit dan penuh tawa antara Stephen, Ling Ling, dan Hamish yang berusaha mempertahankan bentengnya, suasana kamar hotel itu menjadi begitu ramai. William dan Shaynala sesekali bertukar pandang di sela-sela obrolan, saling melempar senyum canggung namun sarat

  • Mencuri Hati Tuan Hamish   bab 314

    Hamish kembali ke kamar untuk beristirahat dengan dua pemuda bersamanya. Dan dua pemuda itu kini menampilkan raut wajah yang bertolak belakang. Arsen yang murung sendu sedang William yang bercahaya berseri-seri. Luka-luka di wajahnya yang kuning tak mampu menutupi aura bahagia pemuda berkacamata itu.Dan perbedaan air muka keduanya tentu saja disadari Hamish. Meski pria itu terlihat cuek dan menyebalkan, tetapi diam-diam mengamati. Ia memperhatikan semuanya. “Kalian tidurlah. Jangan bicara apa pun lagi. Langsung tidur!” Hamish langsung memberi perintah untuk meminimalisir segala gesekan yang bisa saja terjadi antara kedua pemuda tersebut.“Kalian tidur di ranjang. Biar aku yang tidur di ekstra bed,” ujar Hamish.William dan Arsen menurut. Keduanya segera mencuci kaki dan tangan, lalu naik ke tempat tidur. Tanpa dikomando, dua-duanya spontan saling memunggungi.Hamish pura-pura bermain ponsel, padahal matanya masih sibuk mengawasi keduanya. Tampak bahwa dua pemuda itu mengalami hal y

  • Mencuri Hati Tuan Hamish   Bab 313

    Shaynala terdiam. Jawaban William membuat tubuhnya terasa membeku. Ia pun tak tahu harus memberi respon apa. Senangkah? Bingungkah? Yang pasti, ia tak bisa untuk tak biasa-biasa saja.Gadis itu menyadari, ada yang meletup perlahan dalam dadanya. Ada yang bersorai pelan di sudut hatinya. Ia … bahagia.“Seharusnya, pertanyaan tadi itu untukmu, Nala,” ucap William kemudian.“Maksudnya?” tanya Shaynala.“Empat tahun ini … selama ini. Apa kamu masih marah padaku? Apa kamu masih kecewa padaku, Nala?” William bertanya dengan perasaan was-was. Sepanjang empat tahun ini, ia selalu ingin tahu. Selalu bertanya-tanya apakah gadis itu masih menyimpan amarah dan kekecewaan padanya? Sebab selama ini, Shaynala benar-benar menutup segala akses bahkan sampai ke celah terkecil pun.William benar-benar tak diberi kesempatan untuk menyambung komunikasi. Ia selalu mencari tahu dari ayah dan ibunya tentang segala hal yang terjadi pada Shaynala.“Aku tak pernah membencimu, Will,” ucap Shaynala. “Aku memang m

  • Mencuri Hati Tuan Hamish   Bab 312

    Hujan semakin deras. Hamish semakin kelimpungan mencari Shaynala dan William. Dua remaja itu belum juga ditemukan. Padahal semua orang sudah dikerahkan. Semua membantu menyisir. Baik dari pihak hotel, tim tinju, juga ia dan Arsen. Mereka sudah berkeliling dan berpencar. Memeriksa, keluar masuk satu per satu tempat makan dan café-café.“Sebaiknya lapor pada pihak berwajib,” usul Johan yang baru kembali bergabung dengan Hamish setelah mencari di salah satu jalan tak jauh dari hotel.“Tapi mereka baru hilang beberapa jam. Apa bisa diproses?” tanya Hamish bingung.“Orang-orang pasti menyangka aku berlebihan. Tak lihat tadi bagaimana respon orang hotel? Mereka menganggap mereka hanya sedang jalan-jalan cari angin cari makan. Akunya yang aneh dan parnoan.” Hamish mengeluh.“Saya percaya insting seorang ayah,” ucap Johan. Meyakinkan Hamish bahwa dirinya tak menyepelekan firasat buruk pria itu.“Ayo! Kita cari lagi!”Tengah malam dalam pekat hujan, mereka kembali menyusuri jalan-jalan untuk m

  • Mencuri Hati Tuan Hamish   bab 311

    William berlari sekencang mungkin. Jiwa muda dan ego remajanya bergolak. Tak terima melihat seseorang berani mengganggu Shaynala. Ia ingin memberi pelajaran pada pria itu dan merebut kembali tas tersebut. Meski dengan tanpa perhitungan yang matang.Pria bertato itu menoleh sebentar. Menatap William yang masih terus mengejarnya, sebelum akhirnya berbelok masuk ke sebuah gang sempit.William tak mau kalah. Terus merangsek maju dengan tanpa menurunkan kecepatan.Kaki-kaki panjang William bergerak begitu tangkas. Melompat dan berkelit dari berbagai aral melintang yang ada di gang sempit nan gelap itu.Pria jambret itu tak tahu kalau selama empat tahun ini William selalu rutin ikut marathon. Selalu memulai hari dari sejak gelap dengan berlari. “Sial!” William menggeram melihat pria bertato itu kembali menoleh dan melemparkan sebuah kotak kayu yang teronggok di sudut kelokan gang.Kotak kayu itu terbang, melambung dan hampir mengenai kepalanya. Beruntung ia cukup gesit menghindar hingga k

  • Mencuri Hati Tuan Hamish   Bab 211

    “Bukankah kamu masih cuti?” tanya Ginna. Memandangi Stephen yang grasak-grusuk berganti pakaian.“Iya, Sayang. Aku masih cuti. Tapi ada panggilan darurat. Aku harus operasi satu jam lagi. Ini permintaan khusus dari pasien VVIP. Dia pasienku langsung. Tak bisa aku delegasikan. Kondisinya sudah gawat

    last updateDernière mise à jour : 2026-04-04
  • Mencuri Hati Tuan Hamish   bab 207

    Pernikahan Ginna dan Stephen berlangsung begitu meriah. Sebuah ballroom hotel bintang lima yang disulap tema glamorous. Semua tentang kemewahan, keanggunan, dan eksklusif dengan dominasi warna-warna bold.Ling Ling tak henti menangis karena tak menyangka jika putranya akhirnya bisa kembali menikah.

    last updateDernière mise à jour : 2026-04-03
  • Mencuri Hati Tuan Hamish   bab 206

    Kalea mengantar Ginna untuk fitting baju pengantin ke Lunare dan setelahnya, mereka pergi untuk berjalan-jalan keliling mall.Hamish senang mendengarnya karena ini adalah kali pertama sang istri mau pergi bersosialisasi ke dunia luar sejak dari rumah sakit. Berharap, Kalea semakin membaik setiap ha

    last updateDernière mise à jour : 2026-04-03
  • Mencuri Hati Tuan Hamish   Bab 203

    “Dokter sudah meresepkan bermacam-macam buat booster berat badan Eldan. Susu juga yang sekaleng kecilnya hampir setengah gaji saya. Tapi tubuh Eldan tetep saja kecil. Tetep rewel.” Suster bernama Nina itu menjelaskan.“Ini kalau di kampung saya pasti sudah dibully,” sahut Diana. “Pasti ibunya disan

    last updateDernière mise à jour : 2026-04-03
Plus de chapitres
Découvrez et lisez de bons romans gratuitement
Accédez gratuitement à un grand nombre de bons romans sur GoodNovel. Téléchargez les livres que vous aimez et lisez où et quand vous voulez.
Lisez des livres gratuitement sur l'APP
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status