LOGINAnak adalah sebuah anugerah dan kesempurnaan dalam sebuah ikatan rumah tangga. Calista dan Fadli sudah menikah hampir 10 tahun, namun mereka belum di karuniai seorang anak. Hingga pada suatu hari, papa dari Fadli ingin memberikan warisan kepadanya, tapi Fadli harus mempunyai anak terlebih dahulu. Papa Zahid memberi waktu hanya satu setengah tahun saja untuk Fadli dan Calista. Hingga akhirnya, munculah ide gila Calista, yang meminta Fadli untuk menghamili sang adik. "Apa kamu gila, sayang? Kamu memintaku menanamkan benihku di rahim wanita lain? Apa kamu sudah kehilangan akal, hah!" Fadli. "Tidak ada cara lain, Mas. Anggap saja kita membeli rahim adikku. Kan kamu tahu, jika Jihan sedang butuh uang? Dan aku sangat yakin, jika dia mau." Calista Bagaimanakah reaksi Jihan, saat Calista membeli rahimnya? Apakah Jihan setuju dan mau menjualnya? Bagaimanakah kisah mereka?
View MoreWarning 21+
Karya ini mengandung konsep reinkarnasi, sedikit unsur religius, surga-neraka, malaikat-iblis-dewa dan juga kodrat manusia serta takdirnya. Harap tidak berusaha untuk melihatnya dari sudut pandang agama/ kepercayaan apapun, karena semua hal yang diceritakan ini hanyalah FIKSI dan tidak terkait langsung dengan agama/ kepercayaan apapun secara SPESIFIK. Hal yang diceritakan dalam karya ini merupakan sesuatu yang GENERAL dan bila ada yang tertarik untuk mendalaminya, silahkan mencari sumber referensi dari seseorang yang ahli mendalami agama/ kepercayaan tertentu. Mohon tidak menjadikan cerita yang ada dalam karya ini sebagai sumber referensi dalam bentuk apapun.
Karya ini juga mengandung unsur kekerasan, bahasa yang sedikit v*lgar dan kasar, serta adegan-adegan yang perlu ditelaah dengan cara bijak dan juga dewasa.
Cerita ini menggunakan alur maju dengan sudut pandang dari beberapa karakter. Satu tokoh dalam cerita ini dapat menjadi beberapa karakter yang berbeda, harap dapat mengikuti percakapan dan juga alurnya agar dapat lebih memahami. Akan banyak pula time jump di beberapa bab, yang akan diinformasikan dalam percakapan antar tokohnya.
Diucapkan terima kasih bagi yang mau membaca dan silahkan masukannya, agar karya ini bisa lebih baik. Selamat membaca :)
Song: Gregorian - The Sound of Silence
***
Blurb & DisclaimerAdalah takdir seseorang untuk dilahirkan, dan juga takdirnya untuk menjemput kematian. Tapi bagaimana jika jiwa yang ada dalam raga yang telah mati itu masih ingin hidup? Ia masih ingin hidup dan memperbaiki segala kesalahan yang telah diperbuatnya. Dan bagaimana jika jiwa itu memang ingin hidup, karena ingin mencari jiwa lain yang menjadi tujuan dan misinya sedari awal?
Seseorang memutuskan untuk mati dan dilahirkan kembali selama beberapa kali. Ia juga menyambut segala penderitaan dan kesedihan yang didapat dalam kehidupannya di dunia, karena ia memang ditakdirkan untuk menjalaninya. Tapi di sisi lain, jiwanya sebenarnya telah terluka dan luka itu hanya bisa sembuh bila ia telah mencapai kesempurnaan. Dan kesempurnaan itu hanya bisa didapatnya saat ia mencapai kebahagiaan, dan yang bisa memberikan kebahagiaan itu hanyalah satu orang.
Satu orang istimewa yang memang sedari awal menjadi poros hidupnya, meski orang tersebut sama sekali tidak menyadarinya. Dan dalam takdirnya yang buruk itu, ternyata seseorang yang menjadi poros hidupnya pun memiliki tujuan yang sama dengan dirinya. Yaitu untuk mencapai kebahagiaan yang sempurna.
Ini adalah cerita mengenai garis hidup seseorang dan bagaimana seseorang menjalani kehidupannya, dari sejak ia dilahirkan hingga kematian menjemputnya kelak. Bagaimana perjuangan seseorang untuk meraih kebahagiaan dan bagaimana pada akhirnya, seseorang dapat menjalani hidupnya dengan tanpa penyesalan.
***
DISCLAIMER!Jika ada kesamaan nama tokoh, karakter atau alur cerita dengan karya lain atau pun kondisi yang sebenarnya, maka itu semua hanya kebetulan dan tidak disengaja.
Author sudah membaca dan menonton ratusan, mungkin ribuan film, drama, novel baik dari karya anak bangsa maupun luar, online maupun offline, sehingga adanya kemiripan dari beberapa referensi yang sudah di baca adalah hal yang sulit untuk dihindari.
Sedapat mungkin Author tidak mengambil bahan atau referensi dari karya seni apapun secara spesifik. Dan karya ini adalah murni dari pemikiran sendiri, dan dalam prosesnya sama sekali tidak ada studi yang secara khusus dilakukan.
Apabila ada yang merasa berkeberatan dengan karya ini, maka harap dapat menyampaikannya dengan baik dan disertai dengan dasar yang kuat, karena Author pun secara terbuka bersedia untuk menerima masukan dan kritik, yang sifatnya membangun.
Adanya kritikan yang bersifat SARA atau pun mem-bash dan menyerang secara langsung atau pun tidak langsung, tidak akan pernah ditanggapi karena tidak akan ada gunanya.
Dan seperti umumnya, setiap karya adalah buah pemikiran dari penciptanya. Mari saling menghargai karena karya seni adalah untuk dinikmati, dan bukan dijiplak seperti kertas fotocopy. Wokay, cekidot.
Terima kasih dan selamat membaca.
Hari ini Fadli sudah di izinkan pulang oleh dokter, dan dia akan rawat jalan di rumah. Jihan sengaja menjemputnya bersama dengan Dixon."Boleh aku menggendongnya?" pinta Fadli saat berada di dalam mobil."Tentu saja. Tapi apa perut kamu sudah enakan? Nanti takutnya lukanya malah basah kembali karena tekanan yang cukup berat," khawatir Jihan."Tidak. Sudah lebih baik kok." Kemudian Jihan pun memberikan Dixon kepada Fadli dengan hati-hati.Pertama yang dilakukan Fadli adalah mencium seluruh wajah Dixon. Air matanya tidak bisa terbendung lagi, dia amat sangat bahagia karena akhirnya bisa memiliki seorang anak darah dagingnya sendiri.'Terima kasih ya Allah, Engkau sudah memberikanku seorang keturunan. Dia amat sangat tampan. Terima kasih juga telah memberikanku istri yang begitu sabar, semoga Engkau tidak memisahkanku dengan Jihan untuk kedua kalinya.' batin Fadli sambil menatap hangat ke arah putranya."Dia sangat tampan ya," ucap Fadli sambil melirik ke arah Jihan.Wanita itu menganggu
Haikal tersenyum melihat wajah Zahra yang terlihat begitu lucu di matanya. Kemudian dia membantu wanita itu untuk membereskan bekas acara tahlilan.'Jika dilihat-lihat, dia sangat cantik.' batin Haikal saat dia sedang membereskan botol Aqua di samping Zahra, dan diam-diam pria itu mengamati wajah cantik milik wanita tersebut. 'Ya ... walaupun sedikit barbar, tapi dia benar-benar wanita yang baik.'..Satu minggu telah berlalu, Jihan saat ini sedang ditelepon oleh Mama Kirana karena Fadli sudah siuman, dia pun segera bergegas ke rumah sakit.Sesampainya di sana, Jihan langsung memeluk tubuh Fadli. "Akhirnya kamu sadar juga Mas. Aku senang sekali," ucapnya dengan haru."Ini juga karena berkat doa kamu, sayang," jawab Fadli dengan lembut.Pipi Jihan merona malu saat Fadli tiba-tiba saja menyebutnya dengan kata sayang. Karena baru pertama kali pria itu berkata semanis dan seromantis itu kepada dirinya."Boleh kan, jika aku memanggil kamu dengan sebutan sayang?" ucap Fadli dengan tatapan
"Kami akan menceritakannya, tapi nanti. Sekarang kamu mandi lalu makan!" titah Mama Kirana.Akan tetapi, Nuha menolak. Dia tetap ngotot ingin mengetahui semuanya. Melihat kekeras kepalaan putrinya, mama Kirana menatap ke arah papa Zahid, meminta persetujuan suaminya. Akhirnya mau tidak mau, papa Zahid pun menganggukkan kepala."Calista sudah mencelakai kakakmu. Dia menusuk Fadli," ungkap mama Kirana.Nuha menggelengkan kepalanya, dia seakan tidak percaya dengan apa yang dikatakan oleh sang Mama. "Tidak. Tidak mungkin jika Kak Calista mencelakai Kak Fadli, Mah, Pah. Mama dan Papa kan tahu, bahwa Kak Calista itu sangat mencintai kak Fadil. Jadi tidak mungkin!" Nuha terus membantah.Baginya hal itu sangatlah mustahil, di mana seorang Istri yang sangat mencintai suaminya mencelakai begitu saja."Tapi itulah faktanya. Sebenarnya memang Calista tidak ingin mencelakai Fadli, tapi yang ia tuju adalah Jihan." Mama Kirana menatap ke arah menantu keduanya.Mendengar hal itu Nuha mengikuti tatapa
"Eekhm!" Zahra berdehem, membuat kedua orang itu seketika melepaskan pelukannya dan menatap ke arah pintu."Eh, kamu Ra. Ada apa?" tanya Haikal.'Dia bertanya dengan begitu entengnya. Ada apa? Sama sekali tidak merasa bersalah atau canggung dengan kehadiranku, begitu? Menyebalkan!' gerutu Zahra di dalam hati.Dia pikir Haikal akan merasa gugup atau gelisah saat melihat kedatangannya, tapi terlihat wajah pria itu datar saja tidak ada ekspresi rasa bersalah sedikitpun, dan itu semakin membuat Zahra merasa kesal.Dia menatap ke arah wanita cantik yang saat ini tengah berdiri di samping Haikal. "Ini ... aku mau anterin berkas untuk kamu tanda tangani." Wanita tersebut menaruh berkas di atas meja Haikal, kemudian dia menatap sinis ke arah wanita yang tak lain adalah Nuha."Hey, kamu! Kamu adalah mantannya Haikal, ya? Wow! Ternyata kamu tidak mempunyai satu mantan saja, Haikal, tapi ternyata banyak," sindir Zahra sambil tersenyum miring."Maksudmu?" Haikal melihat dengan tatapan memicing ke
"Tidak ada apa-apa," jawab Fadli dengan acuh saat melihat Haikal."Jihan kenapa? Terus tadi kenapa ada dokter ke sini Kak?" tanyanya dengan penasaran.Akan tetapi jauh di dalam lubuk hati Haikal dia merasa khawatir dengan keadaan Jihan, karena tahu jika wanita itu tengah mengandung."Tidak apa-apa, dia
"Pak Afgan!" kaget Jihan saat melihat pria yang sedang berdiri di hadapannya.Dia menatap ke arah Zahra dan wanita itu hanya tersenyum tipis, kemudian Jihan mempersilahkan keduanya untuk masuk.Dia tak pernah menyangka jika Afgan akan datang ke rumahnya setelah sekian lama mereka tidak bertemu, apalag
"Mama!" kaget Fadli."Ayo jawab! Kamu jatuh cinta dan cemburu pada siapa?" tanya Mama Kirana sambil berjalan mendekat ke arah meja putranya."Itu Mah, aku jatuh cinta dan cemburu sama Calista," jawab Fadli dengan gugup.Tatapan Mama Kirana menyipit seolah ia tak percaya dengan ucapan putranya. "Benarka
"Kamu yakin, jika kamu sedang hamil?" tanya papa Zahid sambil menatap lekat ke arah Calista.Senyum yang tadinya mengembang di kedua bibir Calista dan Fadli, seketika meredup saat mendengar pertanyaan Papa Zahid.Mereka merasa seakan Papa Zahid tidak percaya dengan hasil tes tersebut. "Maksud Papa apa






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
reviews