Jesselyn Wang adalah gadis yatim piatu yang malang. Sehari sebelum pertunangannya, Jessy membongkar kebusukan calon suaminya yang tengah berselingkuh dengan sahabatnya sendiri di sebuah hotel ternama. Kebencian terhadap mantan calon suami dan sahabatnya semakin memuncak. Mereka berusaha merampas perusahaan peninggalan keluarganya. Tidak hanya itu, mereka juga membuat hidupnya harus berakhir menyetujui pernikahan dengan seorang mafia di jaringan hitam dari Negara S. Jessy mengandalkan kepintaran dan keberuntungannya, dia menjadikan pernikahan kontraknya sebagai batu loncatan untuk membalaskan dendam pada keluarga mantan calon tunangannya. Dengan kekuatan suaminya juga Jessy berambisi mengambil alih kembali perusahaan peninggalan keluarga besarnya. Benarkah Jessy tidak memiliki perasaan pada suaminya? Akankah pernikahan yang dijalani Jessy berjalan selamanya? Ataukah akan berakhir setelah pembalasan dendamnya selesai? Jangan lupa untuk subscribe buku ini agar tidak ketinggalan update ceritanya. Saksikan terus keseruan Jessy dalam menghadapi musuhnya bersamaan dengan menjalani pernikahannya dengan pria dingin yang paling berkuasa se-Asia Pasifik. Thank you :)
View MoreHotel Crown, Pusat Kota B, Negara B.
Di dalam kamar hotel mewah itu, suara rengekan seorang wanita muda terdengar manja, memecah keheningan malam yang pekat.
"Kak, Gio!"
Gadis itu merajuk pada pria di hadapannya, matanya berbinar penuh harap. Di antara mereka terjalin keintiman yang terlihat begitu alami.
Pria yang tengah menjadi pusat perhatian gadis itu bernama Gio, menatapnya dengan senyum menggoda. "Iya, Sayang? Kamu ngerengek begini, aku jadi makin gemas."
"Aku serius, loh! Sebal, deh!" Fanie menggembungkan pipinya, lalu mendorong bahu pria itu dengan manja.
Tanpa mereka sadari, seseorang sedang mengintai dari balik tirai kegelapan. Seorang gadis, dengan tangan bergetar, menggenggam erat ponselnya yang tengah merekam setiap kata yang terucap di dalam ruangan itu. Dia telah membayar staf hotel demi menyelinap masuk dan membuktikan pengkhianatan yang selama ini hanya menjadi kecurigaan dalam hatinya.
"Kakak bertunangan dengan Jessy besok!" Fanie mendesah kecewa, bibirnya mengerucut kesal.
Ekspresi Gio berubah suram. Napasnya berhembus berat, seakan beban yang menghimpit dadanya terlalu besar untuk ditanggung.
"Ternyata, selama ini aku hanya pelampiasanmu saja!" Mata Fanie mulai berembun, isak tertahan di tenggorokannya.
Gio dengan cepat menghapus air mata yang jatuh di pipi gadis pujaannya. "Dengar dulu penjelasanku, Sayang…"
"Kakak bohong! Kakak nggak pernah benar-benar mencintaiku!"
"Fanie!" Gio meraih tangannya, tapi gadis itu menepisnya.
Gio adalah putra sulung keluarga Lin, salah satu keluarga paling berpengaruh di Kota B. Sementara itu, Stefanie Aleister adalah wanita yang kini menggigil menahan isak merupakan kekasih rahasianya. Rahasia yang seharusnya tak boleh ada, karena besok Gio akan bertunangan dengan wanita lain.
"Aku nggak punya pilihan... Kamu tahu sendiri, aku mencintaimu! Makanya aku masih mempertahankan hubungan ini! Pertunangan besok itu cuma formalitas!"
Gadis yang bersembunyi di balik tirai semakin menekan dadanya. Nafasnya sesak, matanya nanar menatap layar ponselnya yang terus merekam pengkhianatan ini.
"Kalau bukan karena saham keluarganya, aku nggak akan pernah menikahi Jessy!"
Deg.
Gadis yang tengah merekam itu adalah Jesselyn Wang, dia meremas dadanya yang terasa nyeri. Kata-kata Gio menusuk lebih dalam dari belati paling tajam. Dengan tangan gemetar, dia tetap menahan tangis, membiarkan rekaman itu menjadi saksi pengkhianatan orang yang paling ia cintai dan sahabat yang paling ia percaya.
"Tapi tetap saja! Kakak akan menikahinya! Lalu aku bagaimana?!" Fanie kembali menuntut jawaban.
"Tenang, Sayang… Jessy cuma istri di atas kertas. Satu-satunya wanita yang akan menjadi Nyonya Lin sebenarnya adalah kamu…"
Sungguh ironis, dua insan yang telah menusuk pasangan sah dan sahabatnya dari belakang, kini masih memiliki keberanian untuk berbagi hasrat tanpa rasa bersalah. "Menjijikkan…"
Praaang!
Gelas di meja jatuh dan pecah berkeping-keping. Kedua tubuh yang masih berada dalam selimut sontak menoleh ke arah sumber suara dengan wajah panik.
"Jessy!"
"Sayang!"
Gio dan Fanie membeku, wajah mereka pucat pasi saat melihat siapa yang berdiri di ambang pintu. Jesselyn berdiri di sana, tubuhnya gemetar, matanya merah dipenuhi amarah dan luka.
"Bagus," ucap Jessy dengan suara bergetar, matanya menatap keduanya penuh kekecewaan. "Yang satu adalah sahabatku, dan yang satunya lagi adalah calon suamiku. Kalian benar-benar pasangan paling menjijikkan yang pernah ada!"
"Jess, dengarkan aku!" Gio buru-buru mengenakan pakaiannya dan bergegas mendekatinya. "Kamu salah paham!"
Jessy tertawa sumbang, air mata mengalir deras di pipinya. "Salah paham? Bagian mana yang salah, hah? Apa aku ini terlihat bodoh di matamu?!"
Gio berusaha menyentuhnya, tapi Jessy mundur, menampar tangannya dengan kasar. "Jangan sentuh aku! Aku nggak sudi disentuh oleh pengkhianat seperti kalian!"
Gio yang tadinya berusaha membujuk, kini malah menunjukkan wajah penuh amarah. "Heh! Kamu pikir kamu suci, Jesselyn Wang?! Aku sudah cukup berpura-pura mencintaimu!"
Tubuh Jessy menegang. Kata-kata itu terasa seperti pisau yang mencabik-cabik hatinya tanpa ampun.
"Kamu itu gadis kuno yang membosankan! Manja, nggak bisa apa-apa selain mengadu ke keluargamu!"
Tangannya mengepal erat, tubuhnya gemetar hebat. Tapi Gio belum selesai.
"Siapa yang mau menikah denganmu kalau bukan karena warisan keluargamu?!"
Plak!
Tamparan Jessy mendarat tepat di pipi Gio. Suara tamparan itu menggema, membawa kebisuan yang mencekam.
Bersambung...
“Bagus ya kamu bilang aku hantu!” Yoshi mencengkram kedua tangan Jessy dengan sangat kencang membuat Jessy yakin bahwa pria di depannya adalah manusia.“M-maaf—” Jessy berujar lirih dengan wajah menggemaskannya. “Aku pikir Sayang tidak akan pulang kembali kesini.”“Kamu tidak ingin aku pulang?” Hembusan nafas Yoshi jelas kentara di depan wajah Jessy yang semakin memerah. Gadis itu mengatupkan bibirnya segera kemudian memalingkan wajahnya ke sembarang arah. “Aku dengar kucing peliharaanku di ganggu anjg tidak tahu diri!”Seketika Jessy kembali menoleh dengan wajah syoknya. Hal yang tidak pernah diduga olehnya adalah perhatian Yoshi kali ini. “Em— itu…” Jessy begitu gugup dan tidak tahu harus berkata seperti apa sekarang.“Kamu sungguh menyedihkan!” cerca Yoshi menghilangkan rasa haru Jessy dengan cepat. Pria itu menunjukkan wajah dingin dan angkuhnya. “Apa aku pernah mengajarimu kekalahan?”Jessy dengan cepat mengubah raut wajahnya cemberut seketika. Dengan lembut Yoshi mengusap wajah
Setelah kepergian ayahnya, Yoshi menjadi gelisah tidak menentu. Dia bahkan sudah memporak-porandakan ruangan yang terbiasa rapi, kini sudah berserakan dengan barang-barang yang hancur ulah tangan dan emosi Yoshi.Tuuut!“Yin!”“Iya, Tuan…”“Bagaimana kabar disana?”Yoshi langsung menghubungi asisten khususnya yang memang sengaja ditaruh di kota B untuk menjaga juga membantu istrinya.“Ehm…”Respon Yin yang membingungkan sontak membuat Yoshi kembali dilanda kekhawatiran berlebihan. “Jawab aku dengan benar, Yin!!”Emosi Yoshi sudah di ujung tanduk, inginnya dia juga menyalurkannya membunuh seseorang sekarang juga. Tidak ada yang tidak mengetahui bagaimana mengerikan tuan besar Keenan jika sudah campur tangan. Ayah kandung Yoshi itu bahkan sampai menghancurkan kepolisian sektor C saat kasus kakak kedua mereka mencuat. Apalagi saat sekarang ini skandal Yoshi sudah terbongkar. Tentu saja, Yoshi kelabakan dengan kemungkinan terburuk yang bisa saja ayahnya lakukan dalam waktu singkat.“M-maa
Dengan susah payah Yoshi mengembalikan debar jantungnya yang semakin lama semakin cepat berkali-kali lipat. Tidak hanya sesak, peluh dingin sudah membanjiri tubuhnya saat ini. Apa yang bisa terjadi jika ayahnya sudah menghendaki apa permintaannya. Yoshi jelas tidak bisa menolaknya.“Aku—” Yoshi kembali kesulitan mengungkapkan apa yang jadi keinginannya ataupun penolakan yang bisa saja membuat hubungan ayah dan anak itu retak sekarang.“Yoshi…” Tuan Keenan kembali bangkit dan menatap pemandangan di depan kaca besar. “Bukankah kamu sudah tahu, salah satu syarat kamu bisa menjadi Raja Jaringan Hitam dan menggeser posisi Kakakmu?” Tuan Keenan menoleh pada putranya yang terasa memucat di tiap detiknya.“A-aku belum mengetahuinya, terlebih aku baru terjun di pasar gelap baru beberapa tahun kebelakang,” jawab Yoshi terbata.“Ya— meski kamu baru di pasar gelap. Namun, eksistensi dan kinerjamu cukup memuaskanku!” Tuan Keenan kembali menyeringai penuh makna. “Sisanya, kamu harus melenyapkan sat
Baru saja Yoshi merasa bahagia, dia kembali merubah raut wajahnya jauh lebih cepat saat ini. Tidak hanya Yoshi yang merubah cepat ekspresi wajahnya. Melainkan tuan besar Keenan sendiri, dia terlihat serius menatap putranya dan bersiap kembali mengeluarkan wejangan.“Istrimu bermarga Wang!" Tuan Keenan menatap tajam putranya. "Kamu sudah aku beritahu sebelumnya, siapa yang berulah dengan keluarga Lee selama ini?”Denyut jantung Yoshi kembali berdenyut semakin cepat, rasanya menyesakkan dadanya. “Tapi, Pah–”“Kenapa? Kamu mencintainya?” tanya tuan Keenan menunjukkan seringai mengejeknya.“Tidak!” Yoshi refleks mengatakan bahwa dia tidak mencintai wanita yang sudah menjadi istrinya selama dua tahun berjalan. Entah darimana datangnya keberanian Yoshi mengatakan hal itu, yang jelas dia tidak bisa mengerti perasaannya saat ini.“Tuan Wang adalah pria pintar dan licik. Meski demikian, kamu harus tahu bahwa dia adalah adik dari kakekmu… Itu artinya, Jesselyn Wang juga merupakan salah satu bag
Sejenak Yoshi menelan ludah atas pernyataan ayahnya. Jujur pria yang sudah berkembang pesat itu sendiri tidak haus kekuasaan dan uang. Selama ini hidupnya sudah sangat nyaman dengan kekuasaan dan harta melimpah yang dimiliki ayahnya. Bagi Yoshi, dia tidak perlu susah payah untuk mendapatkan apa yang dia inginkan. Nama besar ayahnya cukup membuatnya mendapatkan privilege di dunia ini. Sayangnya, semua tidak seindah harapan, dia tetap harus berusaha keras menstabilkan perusahaan juga pekerjaan di pasar gelap yang di titahkan ayahnya.“Yoshi!”Keenan menunjukan sebuah video aktivitas ilegal di jaringan gelap, putra Mr. K itu memang sudah mengetahuinya. Selama ini, dia lah yang bergerak disana mencari orang tertentu dan membunuh orang yang tak sejalan dengan organisasi mereka. Hal itu dilakukan hanya untuk menemukan sebuah benda yang diinginkan Raja Jaringan Hitam yang tak lain ayahnya sendiri.“Selama Kakakmu menjabat ketua, dia berusaha menyeimbangkan dan menyelaraskan dunia atas dan ba
Rasanya jantung Yoshi lepas dari tempatnya, denyut jantungnya berpacu lebih dari sekedar dua kali lipat saat ini. Pria itu tidak sedikit pun mengeluarkan kata melewati bibirnya. Tubuhnya terasa lemas, dia sampai tidak bisa menyela satu katapun yang keluar dari mulut ayahnya. Pria itu juga tengah berjaga-jaga, selama ayahnya tidak jelas dengan maksud dan tujuan kedatangannya, Yoshi hanya bisa pura-pura tidak mengetahuinya.Keenan telah selesai menyesap rokok herbal miliknya. Dia mematikan di atas nampan wine di atas nakas disamping tubuhnya. Dengan cepat pria itu mengubah kembali mode ruangan menjadi mode pintar.“Activated!”Seluruh ruangan menjadi gelap, beberapa panel pintar juga hologram berterbangan mengitari mereka. Keenan membuka dokumen yang dibutuhkan dan menunjukkannya pada Yoshi. “Apa kamu belum tahu bahwa Kakakmu sudah mencium kelakuanmu di pasar gelap?”Yoshi kembali menunduk, rasanya hari ini keberaniannya tertinggal di rumah istrinya. Dari awal ayahnya datang, rasanya di
Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
Comments