Share

Bab 135

Author: Elenor
Baru pada tengah hari, ketika saatnya makan siang, mereka akhirnya punya kesempatan untuk istirahat dan bernapas.

Pada saat itu, ponsel Clara tiba-tiba berdering.

Itu adalah pesan dari Raisa, menanyakan apa dia ingin pergi bermain ski bersamanya nanti sore.

Clara membalas dengan pesan suara, "Hari ini aku nggak bisa, ada urusan. Kamu saja yang pergi."

Raisa: "Oke."

Sore harinya, saat Clara keluar dari ruang kerja dosen mereka untuk ambil air, Raisa mengiriminya pesan lagi.

Kali ini, isinya adala
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (35)
goodnovel comment avatar
Mei Lisa
telalu monoton
goodnovel comment avatar
Dwi Yulia
dracin judulnya apa kak
goodnovel comment avatar
Margaretha Sarinah
Edward dan Vanesa sangat menjijikkan. Belum cerai dengan istri sah tapi selingkuh terang-terangan. Cepat ceraikan Clara dan sahkan hubungan kalian berdua biar semuanya jelas statusnya masing-masing.
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 820

    Yang tidak disangka oleh Farel adalah bahwa Vanessa dan Clara ternyata memiliki hubungan seperti itu.Terlebih lagi, Clara sebenarnya adalah murid Prof Nian.Saat memikirkan hal tersebut, Nenek Anggasta menelepon .……Clara melanjutkan tidur siang dan baru bangun setelah jam satu siang.Morti Group masih memiliki beberapa urusan yang harus diselesaikan, jadi setelah makan siang, dia kembali ke kantor.Dylan juga baru saja tiba.Setelah sibuk sejenak, Prof Nian menelepon dan mengundang mereka makan bersama di kediaman Keluarga Listanto malam itu.Ketika mereka tiba di rumah Keluarga Listanto, Richard keluar untuk menyambut mereka, "Kalian sudah sampai? Ayo, silakan masuk."Clara mengangguk.Richard mengobrol santai dengan mereka, "Aku dengar ada sesuatu yang terjadi di Morti Group, apa kalian baik-baik saja?"Richard menanyakan hal itu kepada Clara dan Dylan dengan sopan.Namun, Dylan hanya mengangkat alis tanpa menjawab.Clara tidak punya pilihan selain menjawab, "Baik-baik saja, semua

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 819

    Clara pun menelepon kepala pelayan untuk menanyakan keberadaan Elsa."Elsa sedang membaca di lantai atas, Bu," kata kepala pelayan. "Apa saya perlu memanggilnya turun?"Clara menjawab, "Nggak perlu."Karena Elsa baik-baik saja, dia pun merasa lega.Setelah mengobrol sebentar dengan kepala pelayan, dia segera menutup telepon.Karena kejadian semalam, Keluarga Gori dan Sanjaya menjadi topik perbincangan hangat di internet, dan berita tentang masalah yang menimpa Gori Group pun menyebar dengan cepat.Para warganet mulai ramai membicarakannya.Setelah menerima berita tersebut, Sinta pun segera menelepon Edward. Panggilan itu dijawab beberapa saat kemudian. Namun, orang yang menjawab bukanlah Edward, melainkan sekretarisnya, Farel."Bu Sinta, Pak Edward sekarang sedang rapat darurat ...." Nada suara Sinta terdengar tidak baik. "Apa dia benar-benar sedang rapat atau hanya nggak mau menjawab teleponku?""Benar, Bu. Pak Edward sedang mengurus banyak hal, dia benar-benar sibuk. Rapat darurat i

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 818

    Namun, sebelum mereka sempat bereaksi, petugas dari pengadilan sudah muncul dan mulai menyegel peladen dan kode sumber perusahaan.Peristiwa di Gori Group tersebut langsung menimbulkan kehebohan. Tak lama kemudian, berita tentang masalah yang menimpa Keluarga Gori sudah menyebar luas.Gading dan Dani juga sudah menerima berita tersebut.Mereka belum menghubungi Edward sejak tadi malam.Mereka juga sudah mengetahui tentang apa yang terjadi di internet tadi malam, dan sekarang Keluarga Gori tertimpa masalah ini .…Gading berkata, “Dalam situasi seperti ini, mungkin akan sulit buat Edward untuk membantu mereka, kan?”Jika Edward nekat membantu Keluarga Gori sekarang dan berita itu sampai tersebar luas, maka opini publik akan jauh lebih besar.Dani berkata, “Iya, benar.”Gading tidak bisa menahan diri untuk bertanya, “Apa menurutmu … Clara yang melakukan semua ini?”Lagipula, Morti Group dan Jetwave Labs memiliki kerja sama yang sangat erat.Dengan adanya kejadian tadi malam, dan sekarang

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 817

    Namun, karena gugatan terhadap Gori Group, dia tidak punya waktu untuk melanjutkan obrolan itu.Karena Jetwave Labs menggugat mereka untuk mendapatkan kompensasi, mereka pasti akan mengajukan permohonan pembekuan aset.Oleh karena itu, setelah meninjau salinan gugatan, Ervan segera menghubungi penasihat hukum dan pengacara, serta tim teknis Gori Group. Dia meminta mereka untuk kembali ke kantor dan melakukan peninjauan ulang bersama Vanessa, lalu mengumpulkan catatan riset dan pengembangan perusahaan, catatan versi, hingga riwayat commit Git, dan bukti lainnya.Setelah membaca berita di internet, Vanessa segera pergi menuju Gori Group.Namun, setelah bekerja semalaman dengan tim teknis perusahaan, ekspresi Vanessa justru menjadi semakin muram.Sebuah bagian unik dari kode milik Jetwave Labs memang muncul secara identik di kode perusahaan mereka.Mereka memang pernah membajak seorang pemrogram dari Jetwave Labs tahun lalu karena alasan teknologi yang dikembangkan Jetwave Labs sangat coc

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 816

    Pagi harinya, Elsa terbangun. Setelah pikirannya jernih, dia kembali teringat kejadian semalam dan langsung mengambil ponsel untuk memeriksanya.Sesaat kemudian, dia meletakkan kembali ponselnya, mengerutkan bibir, dan kembali berbaring di tempat tidur.Bi Sari membuka pintu, begitu melihat Elsa sudah bangun, dia berkata, "Apa Non mau mandi dulu, lalu turun untuk sarapan?"Elsa menatap langit-langit, tanpa menjawab sedikit pun.Bi Sari seolah tahu apa yang sedang dipikirkan Elsa, lalu berkata, "Bu Clara mengirimkan pesan tadi pagi dan menanyakan keadaanmu."Elsa segera duduk di tempat tidur dan buru-buru bertanya, "Mama bilang apa?"Bi Sari tersenyum. "Mamamu bertanya apa kau sudah merasa lebih baik, dan bisa tidur dengan nyenyak."Bi Sari menyerahkan ponselnya.Elsa mengambil ponsel tersebut.Pesan Clara sangat singkat, hanya terdiri dari dua baris pendek. Ibunya memang menanyakan apakah suasana hatinya sudah membaik dan apakah dia bisa tidur dengan nyenyak.... Sangat singkat.Elsa m

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 815

    Edward berkata, “Aku sudah punya rencana sendiri.”Setelah mengetahui perselingkuhan Edward dan Vanessa untuk pertama kali, Ronald sama seperti orang lain, mencoba menasihati Edward.Edward pun memberikan jawaban yang sama saat itu.Ronald tahu bahwa Edward tidak ingin dia terlalu ikut campur.Edward biasanya tampak cukup hormat kepada ayahnya, tetapi jika Edward sendiri tidak mau, dia pada dasarnya tidak akan mendengarkan.Karena Edward tidak mau mendengarkan, jadi dia benar-benar .…Tidak ada cara lain.Dia tahu Edward akan mampu menangani urusan pekerjaan.Oleh karena itu, dia tidak mengatakan apa-apa lagi, hanya berbicara singkat dengan Edward, lalu menutup telepon.Edward mengembalikan telepon kepada kepala pelayan dan lanjut mengetuk pintu. “Elsa, apa kita bisa bicara?”Masih tidak ada jawaban.Edward kembali mengetuk pintu beberapa saat, melihat Elsa masih tidak menjawab, maka dia bertanya kepada Bi Sari, “Apa dia menangis dalam perjalanan pulang?”Bi Sari mengangguk. “Iya, Pak.

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status