Home / Urban / Pembalasan Tuan Muda Terkuat / Bab 1556 -  Melawan Derrick (II)

Share

Bab 1556 -  Melawan Derrick (II)

Author: Rianoir
last update publish date: 2025-06-15 17:30:02
Tanpa peringatan, Ryan mengeluarkan raungan keras dan mengayunkan tangannya.

Jarum perak yang dianugerahkan Lin Qingxun kepadanya melesat seperti kilatan cahaya, meninggalkan jejak perak di udara.

Sejak Lin Qingxun meningkatkan jarum tersebut sebelum menghilang, Ryan belum pernah benar-benar menggunakannya.

Ia tidak tahu pasti seberapa kuat senjata itu sekarang.

Namun, menghadapi situasi genting seperti ini, jarum perak mungkin menjadi satu-satunya harapannya untuk keluar dengan selamat.

Rianoir

Ini bab kedua sore ini. Selamat beraktivitas (⁠◠⁠‿⁠・⁠)⁠—⁠☆

| 90
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (4)
goodnovel comment avatar
Chamim Chabib
gas thorrr
goodnovel comment avatar
badrus sholihin
seharusnya Warren Mouren sadar dan mantap mendukung Ryan setelah melihat pukulan Vajra yang murni ini.
goodnovel comment avatar
Anchou Mallawa
apakah kekuatan Monica cukup untuk menghadapi Derrick atau kultivator yg masih enggan keluar akan turun tangan !?
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3478: Belum Cukup

    "Apa yang sedang kamu lakukan? Kamu tahu harganya, bukan?"Suara itu datang dari belakang. Dingin, rata, tidak keras, tidak mengancam. Tapi bobotnya membuat Yuriel Leviathan berhenti bergerak seketika.Tangannya masih terentang ke arah batu kuno di depannya. Tetesan darah esensi yang tadi ditolak sudah diserap kembali ke kulitnya.Perlahan, ia berbalik menghadap sumber suara itu. Sendi-sendinya terasa berat.Sosok berbalut jubah hitam berdiri di pintu bilik. Wajahnya tertutup kain tipis dari material langka, material yang tidak bisa ditembus oleh teknik indera spiritual mana pun. Aura sosok itu terasa redam, hampir seolah tidak ada. Aura yang sengaja disembunyikan selalu jauh lebih berbahaya dari yang dipamerkan. Tapi Yuriel tahu betapa menipu penampilannya.Di seluruh Istana Roh Abadi, hanya satu orang yang sudah mencapai Ranah Star Sealed."Kepala Istana." Yuriel membungkuk dengan hormat, kedua tangannya masih mengepal di samping tubuhnya.Lyra Linn tidak langsung menjawab. Pandan

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3477: Bukan Miliknya

    Silas Lux tidak bersuara.Dia berdiri di sudutnya, menatap Rex yang tergeletak di tangan Chester. Tidak ada yang berubah di wajahnya, tapi posisi tangannya sudah tidak bertumpuk di belakang punggung lagi.Melawan arus sekarang tidak ada gunanya, dan dia cukup pintar untuk tahu itu.Di ujung lapangan, Evan Lux memandang Ryan dengan tatapan yang sudah tidak sama seperti ketika pemuda itu pertama kali muncul tadi. Waktu itu, ia memandang Ryan seperti melihat orang nekat yang tidak tahu ukuran dunianya. Kultivator puncak Primordial Chaos berani menantang Rex? Memalukan.Ternyata penilaian itulah yang memalukan.Selama ini ia bangga dipanggil jenius di mana-mana. Ternyata ada orang seperti ini di dunia, dan dia tidak pernah mendengar namanya sekali pun. Tangannya yang masih terbungkus luka sekarang terasa seperti bukti yang tidak bisa ia bantah.Ketua Sekte menghembuskan napas panjang."Tentu saja." Suaranya lebih mantap dari yang ia sendiri perkirakan. "Jangan bunag-buang waktu. Kita

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3476: Tujuh Warna

    Rex Sallow tidak sempat bereaksi.Dalam satu kedipan, Ryan sudah berdiri tepat di depannya. Tidak ada suara pijakan. Tidak ada pergerakan udara yang memberi tanda. Jarak antara mereka tidak lebih dari satu hasta, dan tangan kanan Ryan sudah terangkat."Kamu hanya kultivator Creation tingkat tujuh."Kepalan itu bergerak maju.Tidak ada nama teknik. Tidak ada ledakan energi sebagai pembuka. Tapi sedetik setelah kepalan bergerak, Enam Dao muncul serentak di sepanjang lengannya. Energi iblis yang kelam dan Energi Gao yang keemasan mengalir bersama, menyatu di tinjunya tanpa saling mengganggu.Di bawah pijakan Ryan, batu-batu lapangan retak satu demi satu, menjalar ke segala penjuru dari satu titik. Tekanan dari tinju itu sendiri sudah cukup untuk membelah batu.Rex merasakan sesuatu yang belum pernah menyentuhnya selama hidupnya sebagai kebanggaan Keluarga Sallow.Rasa takut yang murni."Tidak! Aku tidak mau mati!" Tangannya gemetar memaksakan sisa energi yang hampir terkuras habis p

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3475: Melampaui Kilat

    Ryan tidak bergerak.Rex tersenyum. Ia sudah memperhitungkan ini. Serangan pertama Tiga Kilatan Petir kali ini dirancang untuk menutup semua sudut penghindaran. Tidak ada titik buta yang bisa dieksploitasi. Cepat atau lambat, kecepatan tidak berguna ketika seluruh ruang sudah tersegel.Ribuan kilat menghantam Ryan secara langsung. Cahaya biru menyilaukan memenuhi seluruh lapangan.BOOM!Asap dan debu mengepul dari titik tumbukan. Lapangan berguncang. Beberapa tetua muda mundur selangkah karena gelombang tumbukan.Rex tidak berhenti. Di wajahnya tidak ada kekhawatiran. Ini bukan pertaruhan lagi."Dao Petir: Konvergensi Kilat!"Seluruh sisa energi petir yang berpendar di lapangan mengalir balik, berkumpul, memadat, membentuk tombak bercahaya putih kebiruan yang melesat tepat ke arah titik di mana Ryan tertimpa serangan pertama."HANTAM!"Tombak itu menembus asap dan menghilan

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3474: Sudah Pulih?

    Rex Sallow mundur sejauh lima langkah dan langsung memasukkan sebutir pil ke dalam mulutnya.Energi pemulihan meresap ke dalam pembuluh darahnya. Ia melirik Ryan yang masih berdiri di sisi berlawanan lapangan, kedua tangannya tetap di sisi tubuh, ekspresinya tidak berubah sejak pertarungan dimulai. Tidak mengejar. Tidak menyerang. Hanya berdiri dan menonton.'Jadi memang begitu.' Kecepatan di atas rata-rata, tapi serangan tidak ada. 'Seperti dugaanku.'Keyakinannya kembali. Pemuda itu hanya bisa menghindar. Kecepatan luar biasa tanpa kekuatan serangan yang sepadan tidak lebih dari pertahanan yang menunggu waktu untuk jebol.Untuk mencegah Ryan menyerangnya saat ia memulihkan diri, Rex mulai melepaskan gelombang petir secara terus-menerus. Bukan serangan terstruktur, hanya hujan energi petir yang memenuhi lapangan dan memaksa lawannya tetap dalam posisi menghindar.Ryan menghindar

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3473: Hanya Segini?

    Rex muncul tepat di belakang Ryan, kepalan tangannya sudah terangkat.Serangan itu cukup untuk menghancurkan bahu seorang kultivator Creation biasa.BOOM!Kepalan Rex menghantam batu lapangan, menghancurkan lapisan yang sudah diperkuat khusus menjadi lubang sedalam setengah hasta. Asap mengepul tipis dari retakan batu di sekelilingnya.Ryan tidak ada di sana.Di belakang Ketua Sekte, seorang murid muda menutup mulutnya dengan kedua tangan.Rex memandang lubang di depannya. Keningnya berkerut. Tangannya masih mengepal, punggungnya sedikit membungkuk dalam posisi serangan yang tidak menyentuh apa pun. Ia tetap dalam posisi itu selama dua detik sebelum perlahan menegakkan tubuhnya.'Tidak mungkin.' Ia tidak merasakan pergerakan Ryan sama sekali. 'Tidak ada hembusan angin, tidak ada getaran tanah, tidak ada apa pun.'"Hanya segini?"Suara itu muncul dari belakangnya.Rex berbalik cepat. Ryan berdiri di sana, dua langkah di belakangnya, tangan masih di sisi tubuh, ekspresinya tidak ber

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 1459 - Tiga Hadiah Perpisahan (III)

    Tiba-tiba tombak hijau itu bersinar terang seperti bintang yang meledak. Dari ujungnya, sebuah sosok raksasa terbentuk—seekor burung roc biru besar yang muncul dari ketiadaan! Itu hanyalah ilusi yang terbentuk dari energi spiritual, tapi terasa sangat nyata. Sayap-sayapnya yang membentang lebar

    last updateLast Updated : 2026-03-27
  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 1582 - Keluarga Pengkhianat 

    Sphinx melirik ke arah yang ditunjuk pemuda itu."Manusia-manusia ini," katanya dengan nada mencemooh, "Di Alam Rahasia Spirit Blood, mereka seharusnya melawan Klan Spirit Blood, tetapi sebaliknya mereka malah saling membunuh. Sungguh menyedihkan!"Sphinx menatap ke dalam kedalaman hutan dan mengge

    last updateLast Updated : 2026-03-27
  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 1532 - Jejak Lina Jirk

    Di bidang pandangannya ada mayat berlumuran darah, tubuhnya tercabik-cabik seolah oleh serangan pedang. Namun, bukan mayat itu sendiri yang menarik perhatiannya, melainkan sesuatu yang menyembul dari dalam saku mayat itu. Ada sesuatu yang dibungkus dalam kantong plastik kecil yang terlihat mencol

    last updateLast Updated : 2026-03-27
  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 1524 - Mengalahkan Richard

    Sudut bibir Ryan terangkat membentuk senyum tipis. Dalam gerakan mulus, jari-jarinya membentuk segel rahasia. Cahaya suci Buddha menyapu udara ketika ia melayangkan pukulan ke arah Richard. Richard menyeringai dingin. "Sampah!" desisnya. "Kau pikir bisa melakukan sesuatu padaku? Di seluruh Kota Se

    last updateLast Updated : 2026-03-27
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status