Se connecterSaat mata pelajaran penjas, aku tak memakai bra karena cuaca yang sangat panas. Usai latihan fisik, aku malah dipanggil oleh pak guru pria ke ruangan kecil yang gelap. “Susan, lakukan push up dua puluh kali!” Setelah selesai push up, pak guru kembali memberi perintah, “Susan, gerakan push up kamu nggak memenuhi standar. Sekarang tempelkan kedua tanganmu ke dinding dan angkat bokongmu. Aku mau membenarkannya….” Saat aku menyelesaikan gerakan itu dengan wajah memerah, pak guru malah memintaku melakukan gerakan handstand split. Dengan dibantu oleh pak guru, aku pun berhasil melakukan handstand split. Tiba-tiba satu tangan kekar pak guru menarik dengan kuat, hingga celanaku robek….
Voir plus“Nona cantik, ini permen karet untukmu… nanti layani Bos Doni baik-baik, ya!”Usai bicara, Pak Novin langsung menyodorkan beberapa butir permen karet ke tanganku. Aku tak paham apa maksudnya melakukan ini. Aku takut jangan-jangan permen karet ini berisi obat-obatan tertentu.Namun, yang membuatku lebih terkejut lagi, saat menyerahkannya, Pak Novin sengaja menatap tajam ke mataku, seolah sedang memberi isyarat.Dan yang paling penting, di bawah beberapa butir permen karet itu, ternyata ada benda kecil yang menyerupai flashdisk.Hal ini langsung mengingatkanku kejadian saat baru masuk tadi, Pak Novin memang beberapa kali sengaja memandangi laptop yang ada di atas meja kerja.Seketika, aku seakan mengerti semuanya.“Susan, ‘kan? Sebelum aku marah, cepat baring di sana….”Bos Doni menghisap cerutunya dalam-dalam, memberi isyarat agar aku berinisiatif berbaring di sofa samping.“Bos Doni, bagaimana kalau aku berbaring di atas meja kerja saja? Sepertinya tinggi mejanya lebih pas….”Aku terse
“Susan, sudahlah, menyerah saja. Kamu hampir saja celaka kali ini….”Mengingat kejadian hari ini, Sofi merasa sangat bersalah. Dia khawatir aku belum sempat menemukan bukti apa pun, tapi malah sudah mencelakakan diriku sendiri.Karena aku hampir saja dilecehkan oleh pria bernama Doni itu hari ini.“Nggak apa-apa, aku nggak takut. Kalau mereka nggak dihukum, aku yakin Yuna nggak akan pernah tenang di alam sana!”“Lagipula Bos Doni itu sudah tertarik padaku, aku punya cara untuk menemukan bukti kejahatan mereka….”Meskipun sangat takut, aku tetap membulatkan tekadku untuk memastikan sekelompok penjahat ini mendapatkan hukuman yang setimpal.Ternyata benar, tepat setelah aku mengucapkannya, Pak Novin tiba-tiba meneleponku, “Susan, kamu di mana sekarang? Bos Doni nggak menemukanmu, dia sangat marah sekarang….”“Aku… aku melihat hotel kebakaran tadi, jadi langsung kabur karena takut….”Aku bergegas mengarang sebuah alasan.“Ya sudah begini saja, Bos Doni sudah kembali ke kantornya sekarang
Ternyata, pria itu duduk di sebelah kananku tadi, kalau tak salah dipanggil Bos Doni, sedangkan di sebelah kiriku adalah Pak Novin.“Sekarang kuberi kamu dua pilihan. Pertama, aku akan menyebarkan foto-foto dan videomu ini, lalu bilang pada semua orang kalau kamu itu wanita panggilan….”“Kedua, patuh dengan perintahku. Aku jamin kamu bisa dapat uang bayaran minimal dua puluh juta lebih setiap bulan, bagaimana?”Usai bicara, melihat aku yang linglung dan tak berkutik, Bos Doni mengira diriku menyetujui tawarannya. Dia pun mendekat dan mulai melepas tali pinggangnya.Melihat tingkahnya, jelas sekali aku mulai panik.“Cepat keluar, kebakaran….”“Kebakaran, cepat buka pintunya!”Tepat di saat-saat genting, tiba-tiba ada orang yang menggedor pintu kamar dengan sangat kencang sambil berteriak kebakaran dari luar.Di saat bersamaan, memang ada asap yang mulai membumbung masuk dari celah bawah pintu.Mendengar teriakan itu, Bos Doni langsung panik dan ketakutan. Dia bergegas merapikan pakaiann
Namun, aku tak terlalu memikirkannya, cukup mengingatkan diri sendiri agar lebih berhati-hati.Satu hari kemudian bertepatan dengan akhir pekan. Sore hari saat latihan fisik baru saja selesai, Pak Novin berbisik mengajakku keluar makan malam dengannya. Dia menyuruhku pulang duluan untuk mandi dan mengganti pakaian.Aku tersenyum dan mengangguk. Sesampainya di asrama, aku langsung mandi air hangat, lalu sengaja memakai rok pendek dan atasan kaus kotak-kotak yang lucu.Setelah berdandan tipis, tak lama kemudian aku menerima pesan whatsapp dari Pak Novin yang memberitahuku lokasi tempat makan kami.Sesampainya di restoran, aku pun diarahkan masuk ke sebuah ruang VIP yang mewah di bawah arahan staf.Tadinya kukira hanya ada aku dan Pak Novin berdua, tapi begitu masuk, ternyata ada beberapa pria lain selain Pak Novin. Bahkan ada beberapa wanita berpakaian modis dan tampak sexy.Pasangan pria dan wanita itu duduk berdampingan dengan mesra seperti sepasang kekasih, hanya kursi di samping Pak






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.