공유

33. BARA API

작가: Ryanty_tian
last update 게시일: 2025-09-21 21:25:57

Tatapan tajam Celine sangat menusuk begitu dia datang, seolah ingin merobek kulit Athena hanya dengan sorot matanya. Tentu saja, apalagi dengan penampilan Athena yang menggugah gairah setiap pria.

Athena menoleh sekilas, lalu tersenyum samar, seolah kemarahan Celine bukan sesuatu yang baru baginya.

‘Dia datang juga,’ batin Athena senang.

Bibir Athena melengkung tipis. ‘Kalau dia tahu Max semalam tidur di sisiku, tentu hatinya akan terbakar habis. Bagus. Biarkan dia menderita seperti yang ak
이 작품을 무료로 읽으실 수 있습니다
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터

최신 챕터

  • Racun Pernikahan: Ciumanku membuat SANG CEO Tunduk   97. MENCEKAM

    Max masih berdiri tegak di tengah aula, posturnya sama sekali tidak menunjukkan tanda terdesak. Tatapannya justru tenang, dingin, dan penuh perhitungan. Sorot mata itu membuat beberapa pemegang saham tanpa sadar menelan ludah.“Apa kau yakin stempel dan berkas itu asli?” tanya Max santai, seolah mereka sedang membicarakan kontrak kecil, bukan kepemilikan seluruh keluarga Gregory.Rosetta mendengus, dagunya terangkat penuh percaya diri. “Tentu saja. Aku tidak sebodoh itu membawa barang palsu ke hadapan semua orang.”Max terkekeh pelan. Suara tawanya pendek, namun sarat ejekan.“Kau memang licik,” ucapnya, lalu menatap Rosetta lurus-lurus, “tapi rupanya licik tidak selalu sejalan dengan cerdas.”Suasana aula langsung menegang. Beberapa orang saling berpandangan, bingung dengan perubahan arah percakapan ini.“Bermain dengan orang sepertimu,” lanjut Max dengan senyum miring, “tentu aku harus lebih licik lagi. Kau benar-benar berpikir aku akan menyimpan barang sepenting itu di rumah,

  • Racun Pernikahan: Ciumanku membuat SANG CEO Tunduk   96. PERANG DIMULAI

    Langkah Max menggema begitu ia memasuki aula utama perusahaan Gregory. Suasana yang semula riuh mendadak menegang. Beberapa orang spontan menoleh, sebagian menahan napas, sebagian lain saling bertukar pandang. Di sisi lain ruangan, Rosetta berdiri dengan tenang, diapit beberapa pria berpakaian hitam—pengawalnya. Tak jauh darinya, beberapa pemegang saham senior terlihat berdiri di belakang Rosetta, jelas menunjukkan keberpihakan mereka.“Kau cepat sekali datang, Max,” sapa Rosetta, nada suaranya ringan, nyaris mengejek.Max melangkah maju tanpa tergesa. Wajahnya tenang, tapi rahangnya mengeras. Dadanya bergemuruh, amarah dan kecemasan berkelindan, namun ia memaksa semuanya tetap tersembunyi.“Aku sudah tahu permainan licik yang kau mainkan,” ucapnya dingin. “Sekarang katakan di mana Athena.”Rosetta tertawa kecil, seolah pertanyaan itu hanyalah lelucon. “Wah, di saat seperti ini kau malah lebih mementingkan wanita itu.” Ia memiringkan kepala, tersenyum tipis. “Hebat juga pengaruhny

  • Racun Pernikahan: Ciumanku membuat SANG CEO Tunduk   95. KUDETA

    Athena duduk di sisi ranjang Hans, jemarinya menggenggam tangan ayahnya yang terasa lebih hangat dibanding terakhir kali ia sentuh di rumah sakit. Mereka kini berada di sebuah vila tersembunyi milik Rosetta, jauh dari kota, dikelilingi pepohonan tinggi dan penjagaan ketat. Tempat itu sunyi, terlalu sunyi, seolah dunia luar tak pernah ada.Hans masih tertidur karena efek obat penenang, napasnya teratur meski wajahnya tampak jauh lebih pucat. Athena menunduk, dahinya menyentuh punggung tangan ayahnya.“Pa… akhirnya kita lepas,” bisiknya lirih, suaranya bergetar. “Kali ini Max tidak akan bisa menemukan kita.”Janji Rosetta ternyata bukan omong kosong. Hans benar-benar dibawa pergi, dijauhkan dari jangkauan Max. Dan kesadaran itu membuat dada Athena terasa sesak antara lega, bersalah, dan hancur bersamaan.Ketukan pelan terdengar di pintu.Athena menoleh. Pintu terbuka perlahan dan Athala masuk dengan langkah tenang, wajahnya tetap datar seperti biasa.“Nyonya Rosetta menunggumu,” u

  • Racun Pernikahan: Ciumanku membuat SANG CEO Tunduk   94. HILANG TANPA JEJAK

    Max tiba di perusahaan Harrington dengan langkah tergesa, rahangnya mengeras sejak kaki pertama menginjak lantai lobi. Nalurinya berteriak ada sesuatu yang salah. Ia bahkan tak sempat menyapa siapa pun, langsung menuju lantai atas, ruang kerja Athena.Namun begitu pintu terbuka, ruangan itu kosong. Tidak ada Athena. Tidak ada suara ketikan. Tidak ada aroma kopi yang biasa menemani perempuan itu bekerja.Max berhenti tepat di ambang pintu.“Di mana Athena?” tanyanya dingin, suaranya menggema di ruangan yang sunyi.Norah yang berdiri tak jauh darinya tampak terkejut. “Nyonya tidak ada, Tuan.”“Apa maksudmu tidak ada?” Max berbalik tajam. “Sejak kapan?”Norah menelan ludah. “Tadi siang Nyonya masih di sini. Beliau meminta saya keluar sebentar untuk membelikan minuman. Tapi saat saya kembali, kantor ini sudah kosong.”Dada Max terasa mengencang. “Kau tidak melihat dia pergi?”Norah menggeleng cepat. “Tidak, Tuan. Saya juga heran. Biasanya Nyonya akan memberi tahu jika hendak kelua

  • Racun Pernikahan: Ciumanku membuat SANG CEO Tunduk   93. SEMUA JELAS

    Ia memejamkan mata, namun bayangan itu tak mau pergi. Wajah Max yang tersenyum samar di tengah tragedi. Keheningan yang disengaja. Penantian sampai nyawa benar-benar hilang.Ia berharap, sungguh berharap bahwa kecelakaan itu hanyalah kecelakaan yang diperintahkan oleh orang lain, permainan kotor bisnis, atau tangan pihak lain. Ia masih bisa menerima itu. Masih bisa berdamai.Tapi ini. Ini adalah Max.Pria yang ia peluk semalam. Pria yang berjanji memulai segalanya dari awal. Pria yang berkata membenci pengkhianat.Athena tertawa kecil di sela isaknya, tawa pahit yang terdengar rapuh. Air matanya mengalir deras tanpa bisa dihentikan. Bukan hanya karena kehilangan tapi karena pengkhianatan yang jauh lebih kejam dari yang pernah ia bayangkan.Hatinya remuk. Kepercayaannya hancur. Dan untuk pertama kalinya sejak lama, Athena menyadari satu hal yang membuat tubuhnya menggigil ketakutan bahwa pria yang ia cintai adalah monster yang sesungguhnya.Athena menghapus sisa air matanya denga

  • Racun Pernikahan: Ciumanku membuat SANG CEO Tunduk   92. FAKTA MENGERIKAN

    Athala.Nama itu membuat Athena terdiam sejenak.Ia menoleh saat pintu ruang kerjanya terbuka, dan benar saja Athala berdiri di ambang pintu dengan ekspresi datar yang sulit ditebak. Athena segera berdiri, menyembunyikan keterkejutannya, lalu memberi isyarat halus agar Norah tidak masuk.“Masuk,” ucap Athena tenang. “Duduklah.”Athala melangkah masuk tanpa basa-basi, duduk di kursi di depan meja Athena. Tatapannya tajam, seolah sedang menimbang setiap gerak-gerik wanita di hadapannya.“Ada apa kau ke sini?” tanya Athena, suaranya terkendali meski dadanya terasa mengencang.Athala tidak langsung menjawab. Ia menautkan jarinya, lalu menatap Athena lurus-lurus.“Aku hanya ingin memastikan satu hal,” katanya akhirnya. “Apa benar kau sudah berbaikan dengan Tuan Max?”Pertanyaan itu membuat Athena terdiam. Ia menunduk perlahan. Bukan karena takut melainkan karena ia tahu, pertanyaan itu memang harus dijawab. Ini di luar rencana. Di luar skema yang selama ini ia bangun bersama Rosett

  • Racun Pernikahan: Ciumanku membuat SANG CEO Tunduk   83. ANCAMAN YANG MENYESAKKAN

    Celine mundur beberapa langkah ketika sosok yang baru saja masuk membuat udara di ruangan itu seolah membeku. Napasnya tercekat, matanya membesar.“M-Ma–Max?” suaranya bergetar. “Kau di sini? Bukankah kau-”Max berjalan masuk perlahan, langkahnya berat namun mantap. Sorot matanya dingin menusuk,

  • Racun Pernikahan: Ciumanku membuat SANG CEO Tunduk   82. MENGGALI KUBURMU SENDIRI

    Beberapa menit yang terasa seperti jam berlalu. Akhirnya, anak buah Celine melumpuhkan penjaga di depan. Mereka tetap keras kepala, dan terpaksa Celine melakukan hal kejam pada mereka. Di dalam kamar, alat-alat medis berdengung pelan. Hans terbaring di ranjang, wajahnya pucat tertutup selimut, me

  • Racun Pernikahan: Ciumanku membuat SANG CEO Tunduk   81. SEMAKIN TIDAK TAHU DIRI

    Athena berdiri bersandar di dinding dekat pintu ruang rawat, menatap layar ponselnya dengan tenang. Wajahnya sama sekali tidak menunjukkan kegelisahan, bahkan terlihat santai seolah tidak terjadi apa-apa di dalam sana. Pintu ruang rawat terbuka keras. Celine keluar dengan wajah merah padam, matan

  • Racun Pernikahan: Ciumanku membuat SANG CEO Tunduk   80. MEMANFAATKAN SITUASI

    Suara bentakan keras menggema di dalam rumah besar milik keluarga Hudson. Emery menatap suaminya dengan amarah yang menyalak di matanya, sementara Hudson berdiri di hadapannya dengan wajah merah padam karena murka.“Keparat kau, Hudson! Cepat lepaskan aku!” Emery mengentakkan kakinya, meronta dari

더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status