Share

Chapter 9.

Author: Alana Karin
last update publish date: 2025-03-09 12:53:56
Keesokan Pagi. Shena terbangun dengan tubuh yang kaku dan berat. Saat pertama membuka mata dari tidurnya, pemandangan yang dilihatnya pertama kali adalah sosok Gerardo yang masih terlelap dengan posisi telungkup di sampingnya.

Ada sedikit kegugupan, apalagi setelah ingat dengan apa yang terjadi semalam.

Pelan-pelan ia bangkit dari ranjang, mengambil selimut untuk menutupi tubuhnya yang tidak mengenakan apapun. Namun, langkahnya terhenti ketika pria itu tiba-tiba membuka mata dan menatapnya.

Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Ranjang Hangat Sang Mafia   Chapter 93

    Shena yang belum terkumpul kesadarannya itu mengerutkan kening. Tapi tak lama Gerardo menyibak selimut yang menutup mereka hingga menampilkan tubuh telanjang keduanya. Gerardo membuka kaki Shena, hingga Shena baru menyadari ada maksud terselubung dari kata katanya. "Masih pagi.." ucap Shena serak. Tangan Gerardo mengusap perut Shena sebentar. Seolah ia meminta izin pada seseorang di sana dalam hati. Kemudian kembali menciumi wajah Shena. Dalam diam ia benar-benar telah mengakui keberadaan makhluk kecil itu adalah bagian dirinya. Hanya saja ia masih membutuhkan beberapa bukti untuk memperkuat semuanya. "Kamu pikir membantu apa? Hem?" Gerardo lalu mengangkat tubuh Shena. Shena terkejut ketika pria itu mulai menggendongnya dan membawanya masuk ke dalam kamar m

  • Ranjang Hangat Sang Mafia   Chapter 92

    Gerardo menjauhkan wajahnya sebentar demi melihat makhluk cantik di depannya itu. Jakunnya naik dan turun, dia menatapnya dengan seksama dan nafasnya tertahan seolah dicekik oleh gairah. Gerardo menyingkirkan tangan Shena yang berusaha menutupi dadanya. “Singkirkan tanganmu..” Gerardo terlalu kuat sehingga ia menyerah. Tanpa menunggu lama Gerardo langsung memindahkan mulutnya ke sana. "Owh, Gerardo apa yang kau lakukan?" Shena terkejut ketika mulut hangat pria itu melahapnya. Kedua tangan Gerardo memisah paha Shena. Hingga Shena yang kehilangan kendali itu melemaskan tubuhnya dan membiarkan pria itu masuk. Ia bisa merasakan ketegangan pria itu, kuat dan nyata, membuat ingatannya melayang pada malam pertama mereka—pada bagaimana tubuhnya pernah sepenuhnya mengenal pria itu. Pipi Shena menghangat hanya karena bayangan t

  • Ranjang Hangat Sang Mafia   Chapter 91

    “Kau baru pulang kerja, ada baiknya mandi lalu makan malam, Lily sudah menyiapkan makan malammu.” Shena mundur setengah langkah tanpa sadar, tetapi tangan Gerardo segera meraih pinggangnya, menahannya agar tetap di tempat."Kau tidak bisa mundur sekarang, bahkan makan malam yang ingin kuhabisi adalah kau!" Suaranya terdengar rendah, dalam, dan nyaris berbahaya.Shena terkesiap, Gerardo berkata seolah dia adalah predator dan dirinya adalah kelinci yang ingin di lahapnya hidup-hidup.Ia berusaha mengatur napasnya yang tidak beraturan. Namun, sebelum ia sempat berkata apa-apa, Gerardo sudah menariknya lebih dekat, hingga ia bisa merasakan panas tubuh pria itu menembus kain gaun tidurnya yang tipis."Kita harus menjalankan kontrak ini dengan sempurna, bukan?" lanjut Gerardo dengan suara penuh godaan.Shena tercengang sadar tidak ada pilihan yang lebih bagus lagi, mundur atau tidak ia akan tetap berakhir sama.Berakhir di at

  • Ranjang Hangat Sang Mafia   Chapter 90

    Sementara itu, di mansion, Shena duduk di ranjangnya sambil mengelus perutnya yang masih rata. Pernikahan mereka terasa begitu cepat dan penuh tanda tanya. Gerardo bahkan langsung pergi bekerja setelah mengantarnya pulang. Shena menghela napas panjang. Ia tahu pernikahan ini bukan berdasarkan cinta, tapi tetap saja, ada sedikit rasa kecewa di hatinya. Tak lama kemudian, pintu kamarnya diketuk. "Nona, saya bawa teh hangat untuk Anda," suara Lily terdengar dari luar. "Masuklah, Lily," jawab Shena. Lily masuk dengan membawa nampan berisi secangkir teh. Ia meletakkannya di meja kecil di samping tempat tidur Shena, lalu duduk di tepi ranjang. "Nona... apakah Anda baik-baik saja?" tanyanya dengan penuh perhatian. Shena tersenyum tipis. "Aku baik-baik saja, Lily. Hanya sedikit lelah." Lily mengamati wajah Shena, lalu berkata

  • Ranjang Hangat Sang Mafia   Chapter 89

    Gerardo tidak menunjukkan ragu. Dengan satu langkah maju, ia meraih pinggang Shena dan menariknya lebih dekat. Shena bahkan tidak sempat menarik napas saat bibirnya ditangkap oleh bibir Gerardo. Ia merasa gugup. Ciuman itu lembut. Tidak terburu-buru, tetapi cukup dalam untuk membuat Shena merasa lemas. Ia bisa merasakan panas dari tubuh pria itu. Lily menutup mulutnya, tersenyum haru melihat pemandangan itu. Sementara Hector dan anak buah Gerardo saling melirik, mencoba menahan ekspresi mereka. Tuan Dalton hanya menghela napas, sedangkan Tuan Damian mengamati dengan tatapan penuh arti. Daniel, yang berdiri agak jauh, mengepalkan tangannya erat. Ada sesuatu di dadanya yang terasa sesak, tetapi ia tidak mengatakan apa-apa. Ketika ciuman itu berakhir, Shena merasa pipinya memerah. Gerardo hanya menatapnya dengan ekspresi puas, lalu b

  • Ranjang Hangat Sang Mafia   Chapter 88

    Setelah rencana penyerangan yang di lakukan Gerardo terhadap pertahanan Javier berhasil, selama satu minggu ini Javier sama sekali tak menunjukkan pergerakannya. Ekonominya lumpuh, maka dengan itu dia akan fokus dengan sistem internal mereka. Sehingga Gerardo dapat melangsungkan pernikahan itu dengan aman. Shena duduk di depan cermin, menatap dirinya dengan balutan gaun putih sederhana. Tangannya yang berada di pangkuan sedikit gemetar, tetapi wajahnya tetap tenang. Di belakangnya, Lily tersenyum. "Nona terlihat sangat cantik hari ini," ucapnya dengan suara hangat. Shena hanya tersenyum tipis tanpa menjawab. Lily lalu menambahkan dengan nada sedikit bercanda, "kalau nanti anak nona perempuan, pasti akan secantik nona. Tapi kalau laki-laki, pasti setampan Tuan Gerardo." Shena terdiam mendengar kata-ka

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status