Teilen

Chapter 46

last update Veröffentlichungsdatum: 27.06.2026 14:33:12

Tiga tahun enam bulan merupakan waktu yang cukup singkat untuk menyelesaikan study perguruan tinggi. Dan selama itu, Valerie dapat melaluinya dengan cukup lancar. Setelah banyaknya lika-liku dalam penyusunan tugas akhir, meski pada akhirnya tetap ada campur tangan dari sang Ayah, akhirnya hari ini Valerie menyandang gelar sarjana.

Begitu dirayakan sampai keluarga Maverick juga datang pada acara wisuda beberapa menit lalu. Media berdatangan, tak ada kecurigaan, headline
Lies dieses Buch weiterhin kostenlos
Code scannen, um die App herunterzuladen
Gesperrtes Kapitel

Aktuellstes Kapitel

  • Ranjang Panas Pengantin Pengganti   Chapter 46

    Tiga tahun enam bulan merupakan waktu yang cukup singkat untuk menyelesaikan study perguruan tinggi. Dan selama itu, Valerie dapat melaluinya dengan cukup lancar. Setelah banyaknya lika-liku dalam penyusunan tugas akhir, meski pada akhirnya tetap ada campur tangan dari sang Ayah, akhirnya hari ini Valerie menyandang gelar sarjana.Begitu dirayakan sampai keluarga Maverick juga datang pada acara wisuda beberapa menit lalu. Media berdatangan, tak ada kecurigaan, headline yang ramai beredar sekarang seperti "Turut Menyaksikan Langkah Besar Adik Ipar Menuju Masa Depan".Setelah acara yang cukup menguras tenaga, akhirnya mereka bisa beristirahat dan mengisi perut mereka yang kosong di Morgan's Eatery seperti biasa. Mereka memesan ruangan VIP agar lebih leluasa untuk berbicara."Selamat ya, Sayang. Akhirnya kamu menyandang gelar sarjana," ucap Anastasya sambil mengelus tangan Valerie.Gadis yang mendapat ucapan selamat itu lantas tersenyum manis seray

  • Ranjang Panas Pengantin Pengganti   Chapter 45

    Rosélia memang tak pernah bermimpi untuk menjadi seorang Dosen. Dosen sangat jauh dari cita-citanya. Namun, sejak sekolah, Rosélia sangat suka berbagi ilmu dengan teman-temannya. Bahkan anak-anak yang tak memiliki kesempatan untuk sekolah, Rosélia kerap berbagi.Karena kegemarannya itu, akhirnya Rosélia memilih jalan untuk menjadi tenaga pendidik di lingkungan perguruan tinggi. Selama menjadi dosen, Rosélia sangat menikmatinya. Oleh karena itu, ketika dia mendengar bahwa kampus memilih mengeluarkan Rosélia, bukan hanya terkejut, dia juga kecewa."Rosé, kamu tak berbohong soal penolakan karyamu, kan?" Tanya Cordelia. Dua gadis yang akhirnya kembali bertemu setelah pulang ke tanah air, setelah di luar negeri kemarin mereka diberikan kebahagiaan, namun begitu pulang Cordelia begitu terkejut mendapatkan kabar seperti itu.Cordelia tahu seniman sehebat apa sahabatnya itu. Tak mungkin jika Rosélia sudah mendapatkan penawaran namun pihak penyelenggara menolak bahkan membatalkannya begitu sa

  • Ranjang Panas Pengantin Pengganti   Chapter 44

    Pesawat landing beberapa menit lalu. Entah kenapa kali ini terasa berbeda. Badan Rosélia terasa begitu lelah, bahkan wajahnya juga pucat pasi, seolah tak ada darah dalam tubuhnya.Tak hanya itu, bagian belakang kepalanya pun terasa berat. Namun, Rosélia hanya mengabaikannya. Mungkin memang badannya sedang kurang sehat saja.Dua orang yang baru saja tiba di penthouse itu menggeret koper sebelum memasuki lift. Begitu tiba di depan pintu, Maverick yang memimpin, sementara Rosélia hanya menunggu sampai pintu itu terbuka.“Kamu baik-baik saja?” Maverick bukan tidak memperhatikan. Sedari tadi dia tahu bagaimana pucatnya wajah Rosélia, namun dia baru berani bertanya sekarang.“Tak apa. Hanya sedikit lelah,” jawab Rosélia.Saat pintu terbuka, yang ada dalam benak Rosélia bukanlah ketenangan. Harapannya pupus ketika di dalam sana dia melihat seorang gadis berdiri menghadap me

  • Ranjang Panas Pengantin Pengganti   Chapter 43

    “Kamu benar-benar tak akan beranjak dari sana?” tanya Maverick. Pria itu bahkan sudah siap dengan pakaiannya. Pakaian yang jarang sekali dia kenakan. Celana jeans dipadukan dengan kaos santai berwarna putih.Namun, Rosélia masih dalam posisinya. Tubuhnya terbaring di ranjang membelakangi posisi Maverick dengan selimut yang membalut seluruh tubuhnya tanpa terkecuali. “Setidaknya makan sarapanmu.” Maverick kembali berkata. Sarapan yang diantar ke sana pagi tadi masih utuh di atas meja bahkan setelah Maverick meninggalkannya untuk mandi.Karena kesal tidak kunjung mendapatkan jawaban. Maverick menyingkap selimut dengan paksa sehingga membuat Rosélia cukup terguncang. “Rosélia!” bentaknya begitu dia sudah bisa melihat wajah Rosélia yang berantakan. Jejak air mata masih terukir jelas di pipinya. Tapi iris legam itu enggan untuk menatap Maverick barang sedetikpun.“Apa? Pergilah, jangan pedulikan aku,” jawabnya pelan. Bahkan setelah menjawab, Rosélia membalikan badannya agar tidak menghad

  • Ranjang Panas Pengantin Pengganti   Chapter 42

    Hatinya tak pernah tenang setelah mendengar keputusan dari panitia pelaksana pameran. Apa katanya? Nama Rosélia tidak termasuk dalam seniman yang mengikut sertakan karyanya dalam pameran? Omong kosong.Rosélia tahu dalang di balik semua ini. Pikirannya hanya terarah pada satu orang yang dia kenal dan tiba-tiba muncul di London, tepat di tempat Rosélia akan menyerahkan lukisannya. Bukan hanya itu, ucapan Maverick dan juga tatapan pria itu sudah sangat jelas bagi Rosélia jika pria itu ada di balik kegagalannya.Dan saat ini, pria bersepatu hitam itu masih terus mengikuti Rosélia sampai hotelnya. Tepat di depan pintu kamarnya, Rosélia berhenti. Dia berbalik, menatap nyalang pria yang juga menghentikan langkahnya."Apa maumu?" Tanya Rosélia ketus.Maverick menaikkan salah satu alisnya masih dengan senyum miring di wajahnya. "Kita tidak akan bicara di dalam?" Dagu Maverick menunjuk kamar dengan nomor 512 itu, memberikan

  • Ranjang Panas Pengantin Pengganti   Chapter 41

    Sejak dulu, Rosélia tak pernah bermain-main dengan mimpinya. Dia selalu bersungguh-sungguh, karena hanya itu yang tersisa dalam hidupnya.Rosélia merasa harus menggapainya, sendiri, dengan cepat dan tanpa cela. Itu juga motivasinya membeli bangunan besar di tanah kelahiran yang katanya akan dia jadikan galeri.Dan kali ini, mimpi lainnya sedang dia perjuangkan. Bedanya, bukan di tanah kelahirannya melainkan di negeri orang.“Ah, harusnya aku bisa mengantarmu ke sana di hari yang sangat penting ini,” sesal Cordelia. Hari di mana Rosélia menyerahkan karyanya, Cordelia malah harus pergi. “Perusahaan membutuhkanmu karena Daddy harus mengurus yang lain.” Begitu kata Daddy-nya dalam telepon beberapa saat lalu.“Tak apa. Aku bisa melakukannya sendiri. Selesaikan dulu urusanmu, nanti kita bertemu lagi setelah semuanya selesai,” jawab Rosélia. Gadis itu sudah siap pergi, begitupun dengan Cordelia. Tapi drama yang disebabkan sahabatnya itu membuat waktu sedikit terulur.“Kabari aku setelah me

  • Ranjang Panas Pengantin Pengganti   Chapter 32

    Kesabaran seseorang pasti memiliki batasan jika terus diuji. Begitu juga dengan Rosélia. Sedari dulu kesabarannya selalu diuji oleh keluarganya termasuk Valerie. Maka, katakanlah kali ini kesabarannya sudah benar-benar habis terkuras.Rosélia memutuskan, meski dia menikah bukan atas kehendaknya, ta

  • Ranjang Panas Pengantin Pengganti   Chapter 31

    Sejak awal, penthouse ini sudah terasa seperti neraka bagi Rosélia. Hidup berdua satu atap dengan pria yang sama sekali tak dia cintai. Jangankan cinta, kenal pun hanya sebatas nama.Namun, seiring berjalannya waktu, Rosélia berusaha menerima semuanya. Mencoba menikmati kehidupan barunya sebagai ba

  • Ranjang Panas Pengantin Pengganti   Chapter 30

    Masa pemulihan terasa begitu lama bagi Rosélia. Selain karena rasa ngilu di perutnya masih tersisa, dia juga tak bisa melakukan aktivitas seperti biasanya. Yang dia lakukan selama dua hari setelah kepulangannya dari rumah sakit hanya makan, tidur dan mengganti perban di lukanya. Bahkan dia tak bisa

  • Ranjang Panas Pengantin Pengganti   Chapter 29

    Selama beberapa hari ini Rosélia terus memikirkan dan mencari waktu yang tepat untuk memberitahu Maverick terkait keputusannya untuk mengambil tawaran mengisi pameran internasional yang dikatakan Kiandra.Setelah berbagai pertimbangan akhirnya Rosélia memutuskan hari ini saatnya. Dengan dirinya yan

Weitere Kapitel
Entdecke und lies gute Romane kostenlos
Kostenloser Zugriff auf zahlreiche Romane in der GoodNovel-App. Lade deine Lieblingsbücher herunter und lies jederzeit und überall.
Bücher in der App kostenlos lesen
CODE SCANNEN, UM IN DER APP ZU LESEN
DMCA.com Protection Status