Share

Bab 117

Author: Yessa
Clarin mempertanyakan dengan suara berat, “Kak Jessica, setahuku sesuai peraturan perusahaan, buku baru dengan harga di atas Rp120.000 harus diajukan ke pemimpin redaksi utama untuk ditinjau.”

“Kamu sedang mimpi, Clarin?” Jessica mencibir dingin. “Buku dengan harga di atas Rp60.000 harus ditinjau oleh pemimpin redaksi, sedangkan buku dengan harga di atas Rp120.000 itu hanya perlu diajukan ke pemimpin redaksi utama jika pemimpin redaksi menilai harganya memang layak di atas Rp120.000. Kalau pemim
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Salah Nikah, Temukan Cinta Sejati   Bab 401

    “Ini adalah privasi pasienku, jadi aku nggak bisa menjelaskannya lebih jauh kepadamu,” ujar Novin sambil tersenyum tipis. “Orang yang memiliki gangguan psikologis memang memiliki pola pikir yang berbeda dengan orang normal. Jangan salah paham. Ini bukan kata-kata merendahkan, melainkan hanya penjelasan yang jujur.”Dia lalu mendorong pintu ruang konsultasi dan masuk lebih dulu.Setelah berbincang singkat dengan Clarin, Novin mengajaknya menjalani beberapa pemeriksaan profesional. Di antaranya ada pengambilan darah, tes evoked potensial, tes psikologi, EEG khusus, dan berbagai pemeriksaan lainnya.Dibandingkan dengan minggu lalu, hasil analisis neurotransmiter kali ini menunjukkan perubahan negatif yang cukup jelas.Terutama penurunan kadar dopamin.Semua data itu menunjukkan bahwa kondisi penyakit Clarin semakin memburuk.Novin berbicara cukup lama dengan Clarin, membimbingnya agar mau mengungkapkan hal-hal yang belakangan ini membuat suasana hatinya terpuruk. Kemudian, dia memberikan

  • Salah Nikah, Temukan Cinta Sejati   Bab 400

    Di dalam mobil, Carles menyodorkan kantong itu ke hadapan Clarin.“Koki dessert di rumah kita baru mengembangkan kue ini. Coba cicipi.”“Aku nggak selera makan.” Alis Clarin sedikit berkerut, nadanya datar.Carles menarik kembali tangannya, membuka kantong itu dengan tenang dan elegan, mengeluarkan kotak kaca berisi kue serta garpu perak, lalu memotong sepotong kecil, memasukkannya ke mulut dan mencicipinya perlahan.Tatapan Clarin tanpa sadar tertuju padanya.Wajahnya tetap tak berekspresi, tetapi setiap gerakannya memancarkan keanggunan dan wibawa.Padahal dia bukan penggemar makanan manis.Namun, dia terus mengambil satu suap demi satu suap seolah kue itu benar-benar lezat.Selera makan Clarin pun tergugah. Tapi, dia sudah bilang tidak ingin makan ….Carles melirik tatapannya pada kue itu. Dia tahu Clarin ingin makan, tapi gengsi tak mau mengaku.“Coba saja, apakah cocok dengan seleramu,” kata Carles sambil menyodorkan kue itu lagi. “Kalau ada yang kurang, setelah pulang nanti bisa

  • Salah Nikah, Temukan Cinta Sejati   Bab 399

    Clarin merasa Carles benar-benar aneh.Dia memutar bola mata dan berkata dengan kesal, “Carles, kamu punya trauma diselingkuhi? Kenapa selalu berkhayal aku selingkuh darimu?”“…”Carles terdiam, lanjut berpakaian tanpa menjawab.“Dulu memang aku pernah berkhayal, kalau aku kaya dan lajang, aku mau memelihara tujuh gigolo biar bisa ganti setiap hari dalam seminggu. Tapi, itu cuma khayalan. Aku nggak benar-benar melakukannya!” kata Clarin. Semakin lama semakin kesal sendiri. “Keberanianku cuma cukup buat aku diam-diam menekan tombol suka pada foto pria-pria berotot ataupun platform video pendek!”Kalau sudah tekan tombol suka, algoritma akan tahu tontonan yang disukainya.Baru nanti direkomendasikan lagi.Gerakan Carles mengancingkan jasnya terhenti. Wajahnya makin muram, rahangnya menegang sampai hampir terdengar berderak.Berani-beraninya Clarin mengaku langsung bahwa dia sering menonton pria lain di internet!Setelah mengenakan jas, dia memasang dasi dan mengenakan jam tangan mahalnya

  • Salah Nikah, Temukan Cinta Sejati   Bab 398

    Tengah berbicara, dia tak kuasa menahan isak tangisnya.Tiba-tiba dia merasa dirinya terlalu berlebihan.Carles berpikir sejenak, lalu berkata dengan serius, “Aku akan mengatur ulang psikolog lain untukmu. Dia nggak akan bisa disuap oleh Herni. Kamu bisa memercayainya 100 persen.”“Soal Valen yang menusukmu dari belakang, biar aku yang menanganinya.”“Apa yang mau kamu lakukan pada Valen?” tanya Clarin spontan.“Kenapa? Kamu kasihan padanya?” balas Carles.“Bukan.” Clarin menggeleng.Dia ingin mengatakan bahwa Valen hanyalah bidak catur, Herni-lah dalang di balik semuanya.Namun, dia teringat bahwa Carles dan Herni adalah teman sekolah selama 20 tahun.Jadi, Carles mungkin tidak akan menyentuh Herni.“Besok sore aku temani kamu menemui psikolog,” ujar Carles kembali ke topik awal.“Baik.” Clarin berhenti sejenak, lalu melanjutkan, “Aku kembali ke kamar.”Baru saja dia berbalik, Carles sudah menarik pergelangan tangannya.“Tidur denganku,” ucap Carles dingin. “Kamu sudah masuk trimester

  • Salah Nikah, Temukan Cinta Sejati   Bab 397

    Clarin mendekat ke telinganya dan berbisik pelan, “Nanti aku ceritakan.”Carles memutar bola mata hitam legamnya ke sudut mata, melirik Clarin dengan sorot miring.Setelah terdiam sejenak, dia memasukkan ponselnya ke saku.Sesampainya di restoran shabu-shabu, Clarin memesan kuah dua rasa dan banyak sekali lauk.Siang tadi dia muntah sampai perutnya kosong. Sekarang dia lapar sampai merasa bisa menghabiskan seekor sapi.Tak lama kemudian, pelayan mengantarkan kuah dan tiga mangkuk es cincau, lalu menuangkan air panas ke dalam cangkir teh bertutup.Clarin duduk di kursi dekat dinding. Sambil menyendok es cincau, dia berkata pada Carles, “Perutku sudah besar, keluar-masuk agak susah. Bisa bantu aku racik saus cocolan?”“Hm.” Carles berdiri dan berjalan ke area bumbu.Dia masih ingat resep saus kesukaan Clarin. Cincangan bawang putih, daun bawang, daun ketumbar, seledri kecil, wijen, saus tiram, kecap asin, minyak wijen yang banyak, cabai rawit kecil, sedikit gula, dan setengah buah jeruk

  • Salah Nikah, Temukan Cinta Sejati   Bab 396

    Kirana menepuk-nepuk punggung Clarin dengan lembut, lalu menasihatinya dengan nada pelan, “Manusia itu makhluk yang punya perasaan. Kamu mengetahui dirimu dikhianati teman. Wajar banget kamu merasa sakit hati. Jadi, menangislah. Luapkan semua emosimu. Setelah itu, kamu akan merasa lebih enak. Kamu mengenal sifat aslinya sekarang jauh lebih baik daripada mengetahuinya nanti ketika dia menimbulkan kerugian yang lebih besar padamu ….”Setelah capek menangis, barulah emosi Clarin perlahan mereda.Tiba-tiba terdengar bunyi keroncongan dari perutnya yang memecah suasana sendu.“Bu, kita makan di luar saja,” kata Clarin.“Baik. Kamu mau makan apa?” Kirana mengusap air mata di wajah putrinya dengan telapak tangan.“Kita makan shabu-shabu saja. Cuaca sedang dingin, enak makan yang hangat-hangat.”“Kalau begitu, kamu cuci muka dulu.”Clarin pun turun dari ranjang, mengenakan sandal rumah berbulu, lalu masuk ke kamar mandi.Setelah mencuci wajah dan berganti pakaian, dia keluar kamar dan mendapat

  • Salah Nikah, Temukan Cinta Sejati   Bab 62

    Awalnya Clarin cukup terkejut, tapi dia segera merasa bahwa dugaan Melvin sebagai anak dari keluarga kaya sebenarnya memang sudah ada tanda-tandanya sejak dulu.Wajahnya tampan dan bersih, sikapnya lembut dan berpendidikan, setiap gerak-geriknya memancarkan aura elit. Cara berpakaiannya sangat berke

  • Salah Nikah, Temukan Cinta Sejati   Bab 77

    “Pak Carles?” Clarin memanggil pelan dari dalam kamar mandi.Tidak ada jawaban.Dia membuka sedikit pintu kamar mandi dan menyembulkan kepala.“Pak Carles? Apa kamu ada di kamar?”Kosong. Tidak ada bayangan Carles, tidak ada suaranya pula.Begitu memastikan Carles tidak berada di dalam kamar, Clarin

  • Salah Nikah, Temukan Cinta Sejati   Bab 73

    “Barry! …Clarin, I… Ibu segera panggil Dokter Alex!”Kirana berlari keluar dari kamar dengan panik.“Berhenti!” Clarin menghardik tajam Ronald dan Kevin yang hendak keluar dari ruangan. Matanya merah penuh amarah. “Kalian sebaiknya berdoa agar ayahku selamat. Kalau nggak, aku nggak akan pernah meng

  • Salah Nikah, Temukan Cinta Sejati   Bab 74

    “Pak Carles…”Suara Clarin serak. Tenggorokannya seolah tersumbat kapas, nyeri dan sesak.Carles menenangkannya, “Sebelumnya setelah Dokter Alex melakukan operasi, kondisi ayah langsung membaik dan bisa keluar dari ICU. Kali ini, Dokter Alex juga pasti bisa menyelamatkan ayah. Kamu nggak perlu khawa

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status