LOGINNama kami hanya berbeda satu huruf. Asisten junior Rendra bernama Alesha, sedangkan namaku Alisha. Untuk kesekian kalinya, Alesha kembali salah menyebut nama kami berdua. Kali ini, kesalahan itu terjadi di pesta lajang yang diadakan perusahaan untuk merayakan hubunganku dan Rendra. Semua orang langsung bersorak, menggoda kami berdua. Sebuah spanduk berisi ucapan selamat atas berakhirnya masa lajangku dan Rendra pun dibentangkan. Seseorang membacanya dengan lantang. “Selamat untuk Rendra dan Alesha! Semoga kalian selalu bahagia dan saling mencintai selamanya!” Suasana di dalam ruang pesta seketika hening. Suara Alesha yang lirih dan gugup pun terdengar. “Maaf, Kak Alisha. Aku nggak sengaja salah lagi.” Aku tak berkata apa-apa. Aku hanya menoleh ke arah Rendra. Alisnya bahkan tak berkerut sedikit pun. Tanpa sadar, dia justru menenangkan Alesha. “Nggak apa-apa. Cuma masalah kecil. Dia nggak akan mempermasalahkannya.” Setelah mengatakan itu, dia berjalan menghampiri Alesha dan berdiri di sisi yang berlawanan denganku. Tubuhnya sepenuhnya menutupi sosok Alesha. Tatapannya kembali tertuju kepadaku, menyiratkan peringatan yang sama seperti sebelumnya. “Alisha, itu cuma spanduk. Dia nggak sengaja melakukannya.”
View MoreRendra melihat kami keluar bersama. Wajahnya seketika tampak kesal.Ganu meliriknya sekilas, lalu menundukkan kepala kepadaku.“Aku pergi dulu. Sampai jumpa besok.”“Kalau ada apa-apa, telepon aku.”Rendra melangkah maju beberapa langkah.“Alisha, aku sudah membuat Alesha membayar semua perbuatannya.”“Aku tahu aku salah. Aku yang buta sampai salah mengira ikan biasa sebagai mutiara.”“Aku bisa menebus kesalahanku. Apa pun yang kamu inginkan, akan kuberikan. Beri aku satu kesempatan lagi. Kumohon.”Aku mengangkat alis.“Apa pun itu?”Dia mengangguk kuat-kuat.Secercah harapan kembali muncul di matanya.“Kalau begitu, yang kuinginkan adalah … menjauhlah dariku.”Rendra tampak terhuyung. Suaranya sedikit tercekat.“Alisha, sudah sembilan tahun kita bersama. Aku nggak percaya … mana mungkin kamu bisa begitu saja mengakhirinya?”“Aku benar-benar mencintaimu!”Sambil berkata demikian, seolah tiba-tiba teringat sesuatu, dia buru-buru mengeluarkan sebuah benda dari sakunya.Sebuah gantungan b
Aku mencari apartemen baru yang letaknya tak jauh dari kantor baruku.Aku hanya membawa beberapa pakaian sederhana.Hampir semua barang yang dulu diberikan Rendra kepadaku kutinggalkan begitu saja.Rekan-rekan di kantor baru semuanya baik. Aku pun tak butuh waktu lama untuk beradaptasi.Beberapa hari kemudian, saat sedang lembur memeriksa sebuah laporan data, ponselku tiba-tiba berdering.Ternyata telepon dari mantan rekan kerja.“Alisha, kamu benar-benar pindah ke Citra Langit?”“Ya.”“Kamu sudah dengar belum? Pak Rendra menggugat Alesha.”Tanganku yang sedang memegang mouse berhenti sejenak.“Alesha ketahuan menerima uang dari kompetitor dan sengaja mengacaukan kerja sama kali ini.”“Dengar-dengar, dia dihukum dua tahun penjara, juga denda yang cukup besar!”“Alisha, Pak Rendra juga sudah mengembalikan semua pencapaian kerja yang dulu dicuri atas namamu.”“Kamu benar-benar nggak punya keinginan untuk kembali?”Aku mendengar suaraku sendiri.Begitu tenang.“Nggak.”Setelah telepon dit
Rendra seolah membeku di kursinya.Kedua tangannya mengepal erat hingga buku-buku jarinya memutih.Alesha masih berusaha membelanya.“Dia jelas cuma sedang melampiaskan dendam pribadinya!”“Kak Rendra, aku nggak percaya Pak Ganu akan membiarkannya melakukan hal seperti ini!”Sesuatu tiba-tiba melintas di benak Rendra.Ya, benar!Sekalipun Alisha benar-benar pergi ke Citra Langit demi membalas dendam kepadanya, dia tetap tak percaya Pak Ganu akan membiarkan Alisha berbuat sesuka hati setelah mengetahui kebenarannya.Asalkan dirinya memberi tahu Pak Ganu bahwa Alisha telah merugikan perusahaan demi kepentingan pribadi, Alisha pasti akan dipecat lagi.Dengan begitu, wanita itu hanya punya satu pilihan.Kembali kepadanya!….Saat keluar dari tempat itu, cuaca di luar begitu cerah.Akhirnya, sesak yang selama ini mengganjal di dadaku bisa kuhembuskan.Sebenarnya, saat pertama kali mulai menangani proyek Citra Langit, aku baru mengetahui bahwa pemilik perusahaan tersebut adalah Ganu, kakak t
Langkah Rendra terhenti.Dia mengeluarkan ponselnya, lalu membuka percakapannya dengan Alisha.[Besok sore kita pergi mengurus surat nikah.]Menurutnya, kali ini Alisha seharusnya sudah tak marah lagi. Toh, dia sendiri sudah tak mempermasalahkan hal itu.Namun, percakapan mereka tetap sunyi tanpa balasan.Rendra meletakkan ponselnya dengan layar menghadap ke bawah, seolah dengan begitu dia bisa menghindari sesuatu. Setelah itu, dia mulai membantu Alesha merapikan data proyek.Ketika semuanya selesai, hari sudah larut.Akhirnya, Rendra memilih tidur di kantor.….Keesokan paginya, di sebuah ruang VIP di lantai paling atas sebuah klub.Rendra datang lebih awal bersama Alesha.Alesha terlihat agak gugup.“Kak Rendra, aku nggak tahu seperti apa manajer baru Citra Langit. Gimana kalau orangnya lebih sulit dihadapi?”Rendra menepuk punggung tangan Alesha dengan lembut, berusaha menenangkannya.“Jangan khawatir. Aku sudah mencari tahu. Manajer baru itu perempuan dan masih muda. Kalau nggak sa
Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.