공유

Bab 71. Buat Anak

작가: ZeeHyung
last update 게시일: 2026-06-13 06:35:40

Arum tidak berhenti dia terus berjalan tanpa peduli teriakkan dari Cakra yang memanggilnya. Arum kesal dengan semua orang dja tidak tahu harus percaya dengan siapa saat ini.

Cakra mengambil kalung Arum dan mengejarnya. Cakra tidak mau kehilangan Arum untuk kedua kalinya.

"Sial, kenapa dia lari. Kenapa dia tidak percaya padaku. Arumi. Tunggu Arumi. Arumi," teriak Cakra lagi.

Arumi masih terus berjalan tanpa henti. Arumi nyebrang ke jalan tapi saat dia hendak menyebrang mobil boks lewat. Suara
이 작품을 무료로 읽으실 수 있습니다
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터

최신 챕터

  • Sentuhan Manja Sang CEO Arogan   Bab 80. Ide Apa

    "Kamu setuju dengan dia? Kamu tidak masalah anakmu menikah dengan orang yang sudah mencelakai kita berdua. Kamu tidak ingat, bagaimana kejamnya mereka, Hana?" tanya Lintang tidak percaya jika Hana malah luluh dengan apa yang anaknya lakukan. Hana menghela napas. Dia tahu kedua orang tua Arum seperti apa dengan dirinya. Tapi, dia tidak bisa berkata-kata banyak karena sosok Arum berbeda dengan orang tuanya. Dia tidak sama dan dia terlihat baik dan sopan. "Dia tidak sama dengan ayah dan ibunya. Dia diasuh dengan orang yang benar. Dia tidak jahat. Kamu tidak lihat bagaimana sederhananya dia tadi. Aku suka dengan dia. Dia manis dan lucu. Cocok dengan menantuku. Kamu coba deh resapi dia maksudnya aku lihat sisi positif dari anak itu eh maksudnya Arum. Coba sekali saja kamu lihat dia. Jangan lihat orang tuanya. Anak kita tidak menikah dengan mereka tapi Arum."Hana kembali mengatakan kesukaan dia ke Arum. Dia bisa merasakan kalau Arum itu jauh dari ibu dan ayahnya. Dia memiliki sesuatu yan

  • Sentuhan Manja Sang CEO Arogan   Bab 79. Restui Mereka

    "Kita bicarakan di rumah. Jangan di sini," ucap Hana ke Lintang untuk pergi dari tempat tersebut. Hana meninggalkan Lintang seorang diri. Dia tidak mau berdebat dengan Lintang bisa membuat dirinya makin marah dan dia tahu sifat Lintang tidak bisa dikeraskan. Jadi, biarkan luluh dulu. Baru dibicarakan. "Dia merestui mereka. Bagaimana bisa? Aku tidak akan restui mereka tidak akan. Aku akan menentang mereka. Orang yang sudah membuat hidup kita menderita kenapa diberikan ruang lagi," oceh Lintang yang menatap Hana pergi begitu saja. "Pak, kenapa tidak menyusul?" tanya Mario ke Lintang. "Ayo kita pergi. Awasi anak saya. Jangan sampai dia menikah diam-diam. Saya tidak sudi berbesanan dengan dia." Lintang segera pergi menyusul Hana yang marah padanya. Sedangkan Cakra menyusul Arum dia berlari mengejar Arum yang sudah keluar dari tempat tersebut. Sampai akhirnya dia menemukan Arum dan menarik Arum dan memeluknya. Arum yang dipeluk menangis dalam pelukan Cakra. Dia tidak menyangka kalau

  • Sentuhan Manja Sang CEO Arogan   Bab 78. Tidak Merestui

    Akhirnya terbongkar juga Lintang baru tahu kalau sekretaris anaknya adalah anak dari Adi yang diawanti-wanti untuk tidak dekat dengan anaknya dan sekarang anaknya malah menyukai anak dari Adi. Sedangkan Hana hanya terdiam dan terpaku dia tidak bisa berkata apa-apa. Karena kalau soal cinta pasti semua orang akan mengalah tapi apakah Lintang menerimanya. "Dia anakmu Adi? Tapi, anak dengan siapa ?" tanya Hana dengan hati-hati.Dia takut kalau Adi menikah dengan mantan kekasih suaminya dan memiliki anak. Karena mantan Lintang lah yang sudah membuatnya menderita. "Dia anak Mala. Ceritanya panjang Hana dan aku ingin membawa anakku pulang. Dan tolong minta kepada anakmu untuk tidak mendekati anakku lagu. Ayo Arum kita pulang," jawab Adi membuat Hana dan Lintang terdiam begitu juga Cakra dan Arum. Namun saat suasana hening, terdengar tawa dari Lintang hingga mereka memandang Lintang. "kamu katakan apa tadi? Kamu minta kepadaku untuk melarang anakku mendekati anakmu begitu? Hei, Adi. Kamu

  • Sentuhan Manja Sang CEO Arogan   Bab 77. Dia Anakku

    "Kamu kenapa?" tanya Hana kepada suaminya Lintang."Aku? Tidak apa-apa. Aku hanya lelah saja. Ada apa, Sayang?" tanya Lintang yang penasaran kenapa istrinya Hana menghubunginya. "Tadi aku mendapatkan kabar katanya Cakra bersama dengan seorang wanita. Siapa dia? Dari yang aku tahu katanya dia sekretarisnya. Apakah hanya sekretaris atau kekasihnya. Apa kamu tahu itu?" tanya Hana kepada Lintang.Lintang menghela napas ternyata istrinya masih saja mengetahui apa yang terjadi di perusahaan itu. "Oh, itu sekretarisnya. Mungkin mereka ingin keluar bertemu dengan klien. Kamu tidak perlu pikirkan apa-apa kalau memang dia kekasihnya pasti akan dia beritahukan kepada kita. Kamu tenang saja ya. Sebentar lagi aku akan pulang kamu mau sesuatu?" tanya Lintang mengalihkan pembicaraan agar Hana tidak bertanya lebih lanjut. "Belikan saja kue yang biasa. Belinya di toko biasa ya. Sudah itu saja. Kamu hati-hati, ya," ucap Hana yang dianggukan oleh Lintang."Iya, i love you, Sayang." Ucapan romantis Li

  • Sentuhan Manja Sang CEO Arogan   Bab 76. Siapa Kamu

    "Kenapa datang ke sini?" tanya Cakra yang kesal dengan sahabatnya datang menemui dia. "Jangan tanyakan kami datang Cakra. Jawab saja siapa dia? Dan Marcel, kenapa duduk di bawah? Apa kamu disiksa oleh dia?" tanya Deon ke Cakra. Sahabat Cakra datang ke kantor untuk membicarakan sesuatu. tapi, saat masuk mereka terkejut saat mendengar Cakra berkata seperti itu. Arman teriak mendengar apa yang Cakra katakan. Arum menundukkan kepala ke bawah dia malu karena ulah Cakra. Arum tidak berani untuk berkata-kata dia memilih untuk menyembunyikan wajahnya yang sudah memerah. "Kalian itu membuat calonku malu. Sana pergi. Marcel usir mereka. Ayo cepat usir mereka. Aku kesal lihat mereka," jawab Cakra meminta kepada Marcel untuk mengusir ketiga sahabatnya. "Kamu jangan seperti itu. Tidak baik kamu usir kami bertiga. Kami dapat undangan aku yakin kamu dapat juga." Rio meletakkan undangan miliknya di meja. "Ada juga elektrik. Jadi ada dua undangan satu itu satu elektrik. Jika tidak bawa itu ada u

  • Sentuhan Manja Sang CEO Arogan   Bab 75. Dia Calonku

    Cakra akhirnya ke kantor dia ada meeting jadi harus tiba di kantor dengan cepat jika tidak ayahnya marah padanya. Sampai di kantor Cakra menunjukan mode seperti biasanya. Datar dan wajahnya dingin. Cakra naik ke lantai atas sampai di lantai atas dia tepat di lantai di mana ruangannya berada Cakra terkejut karena melihat Arum duduk di mejanya. "Kamu datang, Sayang?" tanya Cakra tiba-tiba menyebut nama sayang ke Arum hingga membuat Arum melotot karena mendengar Cakra memanggil dia sayang di depan orang tua Cakra. Lintang dan ayahnya duduk menunggu Cakra mereka ingin mengadakan rapat tapi Cakra datang malah memanggil sekretarisnya dengan sebutan sayang. "Dia pacarmu, Nak?" tanya Lintang kepada Cakra hingga membuat Cakra terdiam dan menoleh ke arah sofa di mana ayah dan kakeknya duduk menatap ke arah dia. Cakra terdiam karena melihat ayah dan kakeknya ada di ruangan. "Kenapa kalian ada ke sini?" tanya Cakra ke ayah dan kakeknya. "Kamu tanya kenapa kami di sini?" tanya Lintang dengan

  • Sentuhan Manja Sang CEO Arogan   Bab 7. Jangan Jatuh Cinta

    "Pak Irwandi. Kenapa Anda ada di sini. Aduh sakit sekali. Dan kenapa Bapak mengejutkan saya. Kalau saya kena serangan jantung bagaimana," cicit Mario yang segera bangun perlahan sambil memegang meja. Mario geleng kepala melihat kelakuan dari ayah bosnya ini. "Lagian kamu kenapa memandang wanita it

  • Sentuhan Manja Sang CEO Arogan   Bab 3. Dia Wanita Penggoda

    Lintang berdecih mendengar apa yang dikatakan oleh Hana. Wanita ini benar-benar sombong dan angkuh. Lintang tidak menyangka dirinya berhadapan dengan wanita sombong seperti Hana. Biasanya para wanita yang lain berlutut di kakinya tapi Hana tidak. Dia malah terlihat arogan dan angkuh. "Jangan terla

  • Sentuhan Manja Sang CEO Arogan   Bab 2. Perjanjian Pernikahan

    Lintang terdiam mendengar apa yang ayahnya katakan. Terlebih lagi sorot mata ayahnya sangat berbeda. Biasanya sorot mata ayahnya penuh dengan kelembutan, kasih sayang tapi kali ini dia bisa melihat amarah dari ayahnya. Lintang berdiri dan dia meninggalkan ayahnya seorang diri. Pak Irwandi terdudu

  • Sentuhan Manja Sang CEO Arogan   Bab 1. Kehilangan Kesucian

    "Hana, mulai besok kerja di perusahaan cabang ya. Kamu harus bantu anak saya. Apa kamu bisa?" tanya Pak Irwandi."Siap, Pak," jawab Hana. Hana yang bekerja sebagai sekretaris Pak Irwandi kini dia berpindah di perusahaan milik Pak Irwandi yang lain. Di sana Ceo-nya adalah anak dari Pak Irwandi seo

더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status