แชร์

Simon Si Pengacara

ผู้เขียน: DityaR
last update วันที่เผยแพร่: 2026-09-07 11:00:33

Yessica bergerak seolah ingin membantu. Kairo mengangkat dagunya agar Yessica menatap matanya.

"Sayang, aku akan mengambil tablet dan laptop untukmu. Kamu kerja di bawah sampai sore." Kairo lalu menatap Giancha. "Kamu bisa menemaninya?"

Giancha mengangguk dengan bibir terkatup rapat. "Tentu."

Giancha masih punya beberapa panggilan dan pekerjaan yang harus diselesaikan, tetapi semuanya bisa dikerjakan dari bawah.

"Beritahu aku kalau Andree sudah ke
อ่านหนังสือเล่มนี้ต่อได้ฟรี
สแกนรหัสเพื่อดาวน์โหลดแอป
บทที่ถูกล็อก
ความคิดเห็น (2)
goodnovel comment avatar
DityaR
Baik, kak ...
goodnovel comment avatar
Utty
up nya 2 / 3 Thor ...
ดูความคิดเห็นทั้งหมด

บทล่าสุด

  • TERIKAT KONTRAK TERLARANG DENGAN 4 CEO MESUM   Putus Hubungan dengan Soniawan

    Yessica menarik napas dalam-dalam dan menatap Soniawan. "Aku berterima kasih karena kamu mau membuat lingkungan kerja jauh lebih aman." Ia menggenggam tangan Giancha, kali ini benar-benar membutuhkan kekuatan dari pria itu. "Tapi selama Hayes masih ada di perusahaanmu, kamu akan selalu punya predator di sana."Yessica mengabaikan tatapan penuh amarah Hayes dan tetap fokus pada Soniawan. Tangannya gemetar saat meraih gelas air."Konseling hanya membantu orang yang memang ingin dibantu." Suara Yessica bergetar. "Putramu membuatku tidak mungkin bekerja di perusahaanmu. Dia tidak hanya sekali menjebakku di ruang fotokopi. Dan terakhir kali, ada seseorang yang berjaga supaya tidak ada yang bisa menghentikannya, dan aku tidak tahu apakah kamu bisa memperbaiki masalah itu.""Mungkin kalau kamu bukan pelacur, aku tidak akan punya masalah. Kamu melayani semua orang, kenapa tidak denganku?" dengus Hayes.Kata-kata itu terdengar sangat kasar d

  • TERIKAT KONTRAK TERLARANG DENGAN 4 CEO MESUM   Philips & Malaka

    Yessica memutar cincin di jarinya untuk keseratus kalinya sejak mobil berangkat. Ia tidak ingin melakukan ini. Menghadapi Hayes Lukito adalah hal terakhir yang ingin ia lakukan di dunia ini. Ia lebih memilih kembali berada di lorong itu bersama Hendar Djatmiko.Giancha meraih tangannya dan menyelipkan jemarinya di antara jemari Yessica. Pandangan Yessica terpaku pada tangan mereka yang saling menggenggam. Tangan besar Giancha menelan tangannya. Giancha lebih pendiam dari biasanya. Ada sesuatu yang membebani pikirannya.Yessica tidak tahu apakah ia bisa membantunya, tetapi ia ingin Giancha memercayainya. Ia ingin Giancha mempercayakan perasaan terdalamnya kepadanya. Yessica berharap suatu hari nanti Giancha merasa bisa membicarakan apa pun dengannya.Mobil berhenti di restoran. Yessica mengembuskan napas, lalu mengikuti Giancha keluar. Sambil mengusap telapak tangannya ke rok, ia mengikuti Stefan masuk. Giancha berjalan di belakangnya, menjaga sisi tubuhnya

  • TERIKAT KONTRAK TERLARANG DENGAN 4 CEO MESUM   Tak Berkutik

    "Kamu jangan meninggalkan sisiku sedikit pun." Suara Giancha terdengar gelap. "Dia mungkin sudah berhasil meyakinkan papanya bahwa dia menyesal, tapi aku tidak percaya sedikit pun."Mata hijau Giancha terpaku pada mata Yessica. Mereka sepemikiran soal itu."Aku tidak akan meninggalkan sisimu."***Pagi berlalu begitu cepat saat Giancha berusaha mengatur semua hal yang ditemukan tim keamanan. Ia juga memiliki tim yang sedang memeriksa rekaman selama beberapa minggu terakhir untuk memastikan tidak ada orang yang mencurigakan berada di lokasi.Saat keluar dari kantor untuk makan siang, Yessica sudah berdiri di samping mejanya. Senyumnya hangat saat melihat Giancha, meskipun garis-garis kekhawatiran terlihat di dahinya. Giancha sama sekali tidak menantikan makan siang ini.Stefan terus memilihkan pakaian untuk Yessica dan melakukan pekerjaan yang luar biasa. Rambut pirangnya diikat menjadi sanggul, dengan beberapa helai jatuh di samp

  • TERIKAT KONTRAK TERLARANG DENGAN 4 CEO MESUM   Launch dengan Hayes

    Pintu berbunyi saat seseorang memasukkan kartu akses. Mereka semua langsung menegakkan tubuh dan menunggu. Andree masuk ke kamar lalu meletakkan kantong belanja di atas meja."Kenapa kalian masih bangun?" Andree melintasi kamar menuju Yessica."Kami menunggumu." Yessica mengulurkan bourbon yang nyaris belum tersentuh kepadanya, dan Andree mengambilnya lalu menenggak isinya sampai habis.Setelah meletakkan gelas di meja kecil, Andree membungkuk dan mengangkat Yessica ke dalam pelukannya seperti menggendong pengantin. Yessica melingkarkan tangan di lehernya dan memberinya tatapan lembut penuh kerinduan. Andree mengangkat satu alis ke arah Stefan."Sebelah mana, Bos?"Tatapan Yessica beralih kepada Stefan, membuat jantungnya berdebar. Stefan berdiri dan mengangguk ke arah kamar utama. Andree berjalan ke sana. Kairo dan Giancha mengikuti mereka. Mereka punya empat kamar, tetapi mereka akan mencari cara untuk berbagi satu tempat tidur.

  • TERIKAT KONTRAK TERLARANG DENGAN 4 CEO MESUM   Menanti Andree

    Seorang wanita berjalan menghampiri Yessica sambil membawa selimut. Mereka berbicara sebentar sebelum Kairo mengambil selimut itu dan membantu Yessica membungkus tubuhnya.Alarm tadi memaksa mereka keluar melalui pintu belakang yang hanya diketahui sedikit orang. Akses menuju tangga itu juga terbatas.Apakah semua ini adalah upaya untuk mendekati Yessica lagi? Atau hanya untuk membuatnya panik?"Aku akan menyelidikinya. Aku harus kembali."Petugas Zulfikar kembali untuk membantu mengoordinasikan para polisi. Bisa saja seseorang mencoba masuk ke sistem mereka. Gedung itu dikunci selama akhir pekan untuk membatasi akses. Mereka perlu memeriksa ulang catatan siapa saja yang masuk atau mencoba masuk.Giancha bergabung dengan Stefan. Tatapannya mengikuti Petugas Zulfikar."Apa itu tadi?""Yessica melihat seseorang pergi ke sisi gedung."Giancha menatap ke arah tersebut dan menyipitkan mata. "Penguntitnya atau ma

  • TERIKAT KONTRAK TERLARANG DENGAN 4 CEO MESUM   Jebakan

    "Kalian mengira ini alarm palsu?"Yessica tidak mencium bau asap. Beberapa saat lalu mereka masih berada di dapur. Semuanya dalam keadaan mati."Kita tidak akan tahu sampai kita keluar dan memastikan semua orang aman." Giancha kembali menuruni tangga. "Aku akan memeriksa sistem setelah kita tahu situasinya aman."Ketika tiba di lantai dasar, Yessica sudah kehabisan napas dan membutuhkan waktu sejenak. Giancha membuka pintu yang mengarah ke bagian belakang gedung."Ayo."Yessica menghirup udara segar saat keluar dan melihat sekeliling. Hampir tengah malam. Lampu-lampu di belakang gedung saling bertumpuk, tetapi cahayanya masih berusaha melawan kegelapan yang terasa menekan mereka.Kairo menarik Yessica ke sisinya, sementara tangan Andree melepaskan genggamannya. Tatapan mata gelap Andree memberinya rasa aman, tetapi pria itu menjauh darinya.Yessica merinding ketika Kairo membungkuk mendekati telinganya.

  • TERIKAT KONTRAK TERLARANG DENGAN 4 CEO MESUM   Konsekuensi dari Sebuah Kemewahan

    "Kamar lain pintunya menghadap lorong utama, tapi ini kamar terbesar. Pintu sampingnya itu pintu darurat, langsung mengarah ke tangga." Kairo memutar kenop pintu dan mempersilakannya masuk. Ruangan pertama adalah ruang keluarga. Lantainya ada karpet tebal berwarna krem, Ada sofa putih, kursi baca y

  • TERIKAT KONTRAK TERLARANG DENGAN 4 CEO MESUM   Apartemen

    Sambil duduk tepat di tengah ruangan, Yesica berusaha menyelesaikan dokumen-dokumen itu. Perasaannya aneh. Padahal jelas-jelas ia sendirian di sana. Semua pintu kantor tertutup rapat, kecuali pintu milik Giancha. Yesica menyilangkan kaki dan menyelesaikan formulir terakhirnya. Ia bersandar di kursi

  • TERIKAT KONTRAK TERLARANG DENGAN 4 CEO MESUM   Hanya Batu Loncatan

    Itu suara Andree. Yesica segera menekan tombol untuk membuka pintu. Sesaat kemudian, pria berambut pirang itu pun muncul dan masuk dengan senyum lebar. "Makasih ya," ucapnya. "Sama-sama," balas Yesica sambil menempelkan kartu aksesnya. Pintu lift pun tertutup. "Jadi kamu mau gabung sama kita y

  • TERIKAT KONTRAK TERLARANG DENGAN 4 CEO MESUM   Kabar Baik

    Bagaimana caranya agar tetap tenang kalau ternyata ia benar-benar mendapatkan pekerjaan ini? "Kami ingin menawarkan posisi ini untuk masa percobaan, mulai hari Senin. Apa kamu masih bersedia?" Suaranya lembut namun berwibawa, bergetar di pendengaran Yesica dengan cara yang sangat menggoda. "Tent

บทอื่นๆ
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status