Masuk“Hai, mantan? Benar kamu sudah melupakan aku? Yakin?” Pesona Purple saat menggoda Morgan dengan senyumnya yang manis membuat pria itu sedikit goyah. Padahal wanita itu sudah meninggalkannya lima tahun yang lalu. Lalu dia muncul kembali seolah tak ada yang terjadi. Balas dendam dengan membuktikkan bahwa dia sekarang sudah menjadi pria kaya yang bisa berganti pasangan kapan pun dia mau itulah yang akan dia lakukan. Namun dengan godaan kecil seperti itu saja hatinya kembali melemah. Akankah misi balas dendam ini berjalan sesuai keinginannya? Atau dia akan kembali terjerat dalam pesona sang mantan?
Lihat lebih banyakJam di dinding menunjukkan pukul 10.00 pagi. Waktu yang disepakati antara user dan pelamar kerja melakukan interview hari ini. Ruangan mendadak terasa sedingin es saat mengetahui jika orang yang disarankan pacarnya ternyata adalah laki-laki yang paling ingin dihindari selama ini.Tidak ada alasan khusus membencinya, lebih tepatnya dia hanya tidak menyukai apa pun mengenai pria itu. Bahkan dia sangat membenci suaranya yang masih terngiang jelas beberapa waktu lalu saat dia pergi ke luar negeri. Dan dari tatapan matanya itu dia juga bisa menangkap bahwa tidak hanya dirinya yang merasakan hal sama. Pria itu juga sebenarnya tak menginginkan pertemuan ini.Alfa yang merasakan hawa dingin menyiksa itu jadi merasa kikuk. Basa-basi dia menawarkan minuman, namun ditolak dengan halus oleh pria yang bernama Rudra. Dia tak tahu apa yang membuat mood bosnya mendadak buruk, padahal jika dilihat dari biografinya bisa dibilang tidak bermasalah dengan pencapaian kerja yang bagus. Apakah kali ini keputu
Chapter 29“Selamat pagi,” sapa seorang pria jangkung yang terlihat lebih menawan dengan setelan jas abu-abunya pada seluruh karyawan yang sudah berkumpul di ruang meeting.Serentak para karyawan menjawab sapaan sang atasan yang hari ini tampak lebih sumringah dan berwajah cerah. Sedikit mengubah suasana ruang meeting yang semula tegang menjadi lebih santai.“Tolong berikan laporan per divisi masing-masing,” perintah Morgan setelah duduk di bangku utama yang menjadi pusat perhatian peserta meeting.Satu per satu perwakilan divisi mulai berbicara. Mulai dari outstanding piutang, pembelian yang belum terbayar, penjualan yang terus menurun. Hampir tidak ada laporan yang baik.“Apa ada ide dari tim marketing untuk kondisi yang buruk ini?”Glek! Suara menelan ludah dari kepala tim marketing yang baru saja dipanggil terdengar memenuhi ruangan yang mulai hening.“Kami sudah melakukan promosi gencar-gencaran di outlet namun tidak berdampak signifikan. Saat ini kami sedang fokus membangun str
“Udah tidur?” Sebuah pesan singkat muncul di notifikasi W******p wanita yang baru saja merebahkan diri dan berniat tidur.“Belum.”“Coba lihat ke jendela.” Setengah berlari Purple menghampiri jendela, lalu membuka gorden berwarna gold.Mata yang semula terasa kantuk berubah berbinar-binar diikuti senyuman mengembang di bibirnya melihat sang pacar melambaikan tangan sambil tersenyum tipis kea rah jendela kamarnya.Tak menunggu lama dia menuruni anak tangga dengan tergesa-gesa. Hatinya terasa membuncah setelah sekian hari menahan kerinduan terhadap pria yang selalu berusaha meluangkan waktu mengiriminya pesan ditengah kesibukan yang padat.Dari kejauhan Morgan dapat melihat wanita yang sudah mengenakan piyama pink berlari-lari kecil menghampirinya dengan tak sabar. Tak peduli sekeliling, dia langsung memeluk erat dirinya.“I miss you…,” bisiknya lirih di samping telinga Morgan yang terasa dingin akibat angin malam sehabis hujan.“I miss you too…,” balasnya sambil mengeratkan tangan di pi
Selangor, Malaysia – 09.00 pagi“Sial!” umpat Morgan setelah mematikan sambungan telepon dari sang kekasih. Walau tadi dia berusaha tenang dan menyembunyikan rasa cemburunya tetap saja dia merasa was-was jika sudah menyangkut sahabat kecil dari kekasihnya itu.Alfa yang berdiri di sampingnya tak berani menanyakan apa yang tengah membuat bosnya mendadak kesal saat meeting akan dimulai beberapa menit lagi.“Al, kita usahakan meeting ini selesai secepat mungkin. Ga usah terlalu banyak basa-basi. Jika pihak mereka banyak permintaan kita cari investor lain.“Baik, Pak.”Ting.Bersamaan dengan itu pintu lift terbuka, keduanya menuju ruangan ujung sebelah kanan, tempat berlangsungnya meeting yang akan menguras banyak waktu.Samarinda, IndonesiaSaat Purple akan membuka pintu mobil hitam yang mengantarkannya sampai depan rumah, Rudra bertanya, “Akankah hubungan kita berubah?”“Kalau udah tahu hubungan kita gak akan sama seperti dulu lagi, bukankah sebaiknya gue ngak perlu tahu gimana perasaan
“Selamat pagi…,” sapa Purple pada beberapa karyawan kantor yang melintas.“Dia udah sarapan?” Alfa yang sejak tadi berdiri di depan bosnya dan melihat kelakuan kekanakan itu segera tanggap jika yang ditanyakan adalah wanita yang sejak tadi jadi pusat perhatian atasannya itu.“Tampaknya beliau berang
Sebuah mobil sedan putih pabrikan Jepang mendarat perlahan di sebuah gedung perkantoran berlantai 5. Tak lama berselang, turun seorang pria berwajah oriental dilengkapi kacamata bulat. Pria itu bergegas menuju bangku penumpang untuk membukakan pintu.Sepatu mengkilat yang pertama kali ditampakkan, m
"Mood Bapak udah baikan?” sindir Purple seraya menutup rancangan gambar yang masih harus direvisi lagi. Morgan memilih bungkam.Semilir angin berembus dari air conditioner yang mengarah ke tempat duduk mereka membuat suasana makin canggung dan kaku. Sesekali tercium wangi lavender dari pengharum rua
“Kakak …. Aku pulang dulu, ya.” Pamit Jihan-salah satu karyawati yang ceria dan humoris saat melintas di samping meja Purple. Wanita itu membalasnya dengan senyuman manis. “Iya, bye….”“Kerjaan Kakak masih banyak?” tanya Dilan-karyawan junior di tim marketing. Purple mengangguk lemas. Melihat wanit






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.