LOGINTeman masa kecil Gevano ingin bermain permainan kabur dari pernikahan. Saat upacara pernikahan baru berlangsung setengah jalan, Gevano menoleh kepadaku dan berkata, “Aku mau menemani Kalila main permainan kabur dari pernikahan. Lima menit lagi aku kembali. Kamu juga tahu dia memang suka iseng, jadi jangan terlalu dipikirkan.” Tanpa menghiraukan laranganku, Gevano langsung menggandeng tangan teman masa kecilnya dan pergi bersamanya. Para tamu memandangku dengan tatapan penuh iba. Aku menggigit bibir, menahan air mata agar tak jatuh, berusaha mempertahankan martabat terakhirku. Setengah jam berlalu, Gevano masih belum kembali. Melihat para tamu mulai hendak pergi, pengiring pengantin pria menelepon Gevano. “Kak Gevano, kapan kamu kembali? Kakak ipar masih menunggumu.” Gevano menjawab santai, seolah tidak ada yang perlu dikhawatirkan, “Aku dan Kalila tiba-tiba memutuskan pergi ke pantai. Sepertinya kami belum bisa pulang dalam waktu dekat. Biarkan saja Thessa menunggu. Toh, dulu demi menikah denganku, dia sampai memutuskan hubungan dengan kedua orang tuanya. Dia nggak bisa hidup tanpaku, jadi menunggu sedikit lebih lama memangnya kenapa? Kalian awasi saja dia, jangan sampai dia buat keributan.” Tanganku yang sejak tadi terkepal erat seketika melemas saat mendengar nada bicara Gevano yang begitu acuh tak acuh. Tatapanku beralih kepada pria yang semula dijodohkan denganku, yang saat itu berada di bawah panggung. Aku tidak membuat keributan sedikit pun. Setelah menyelesaikan upacara pernikahan dengan pria itu, aku segera mengurus surat nikah.
View MoreAku dan Felix berdiri berdampingan di hadapan media, menjawab berbagai pertanyaan dengan tenang.“Thessa, kamu sudah menikah. Kenapa masih mau merebut suamiku?”Kalila memaksakan diri masuk ke konferensi pers itu dengan tubuh yang masih lemah.“Semua ini gara-gara kamu! Sekarang Gevano mau menceraikanku.”“Konferensi pers ini disiarkan langsung, kan? Aku mau semua orang melihat betapa tak tahu malunya putri sulung Keluarga Adeline!” Kalila tersenyum penuh kemenangan.Aku pun tersenyum.Aku tidak menyangka Kalila masih sebodoh itu. Dia sama sekali tidak berpikir bagaimana dirinya bisa masuk ke konferensi pers ini dengan begitu mudah.Aku menampilkan dokumen yang sudah kusiapkan sejak awal ke layar.Pertama adalah bukti transaksi dana yang menunjukkan bahwa aku pernah membiayai Kalila untuk belajar ke luar negeri.Sebagian besar sisanya adalah unggahan Kalila di media sosial selama aku masih berpacaran dengan Gevano, foto-foto kebersamaannya dengan Gevano, serta foto-foto provokatif yang
Gevano hendak meraih tanganku, tetapi aku mundur dua langkah dengan tenang.“Gevano, kalau nggak salah, sekarang kamu sudah menikah dengan Kalila, kan? Selamat atas pernikahan kalian.”Sejak aku pergi saat itu, aku sudah jarang memperhatikan kabar tentang Gevano. Tapi pernikahan Gevano dan Kalila waktu itu cukup menghebohkan, jadi sulit bagiku untuk tidak mengetahuinya.Gevano buru-buru menjelaskan, “Aku sebenarnya nggak mau menikah dengannya. Dia yang memaksaku.”Mengingat semua yang telah terjadi, aku hanya mencibir. “Gevano, kurasa kamu sendiri juga menikmatinya.”“Kamu selalu tahu Kalila menyukaimu, tapi setiap kali tetap saja kamu pergi mencarinya.”“Kamu pasti senang, kan? Ada aku yang selalu menunggumu di rumah, sementara Kalila bisa menemanimu bersenang-senang dan melakukan apa saja bersamamu.”Gevano tertegun sesaat.Dia kemudian berkata, “Bukan begitu. Kalau sejak awal aku tahu Kalila punya perasaan seperti itu, aku nggak mungkin membiarkannya mendekatiku.”Aku hanya mengangk
Dia bukan hanya harus menghadapi para karyawan yang menuntut pembayaran gaji, tetapi juga desakan dari ibunya dan para tetua keluarga.Kalila yang terus menempel padanya justru menjadi masalah lain yang semakin membuatnya pusing.Suatu hari, setelah susah payah membereskan berbagai masalah perusahaan yang kacau, Gevano bersiap pulang untuk tidur dengan tenang. Namun, sesampainya di rumah, dia mendapati Kalila sudah berada di dalam selimutnya.Kalila tahu Gevano tidak akan menikahinya. Oleh karena itu, dia melaporkan Gevano ke polisi atas tuduhan pemerkosaan.Kalila sudah menyiapkan semuanya dengan matang. Dia bahkan membongkar seluruh hubungan rahasia yang selama bertahun-tahun dijalaninya bersama Gevano.Video yang diam-diam direkamnya sejak dulu pun menjadi bukti penting pada saat ini. Gevano kemudian menemui Kalila untuk mengajaknya menyelesaikan masalah itu secara damai.Kalila tetap bersikeras menolak. Satu-satunya syaratnya adalah Gevano harus menikahinya. Dihadapkan pada pilihan
Setelah mengingat kembali semua yang telah terjadi, Gevano terduduk lemas di lantai. Rasanya, seluruh tenaganya telah terkuras.Dia benar-benar merasa bersalah kepada Thessa.Kalila masih terus membujuknya, berharap Gevano mau menikah dengannya.Untuk pertama kalinya, Gevano merasa Kalila begitu menyebalkan.Thessa adalah putri tunggal Keluarga Adeline. Dia berpendidikan, tahu tata krama, dan memiliki kemampuan bisnis serta keuangan yang tidak perlu diragukan lagi.Sementara Kalila? Dia hanyalah gadis nakal yang setiap hari hanya tahu bersenang-senang. Bahkan, sekolah menengah atas pun tidak diselesaikannya.Bagaimana mungkin Gevano memilih Kalila?Namun, Thessa telah pergi.Melihat Gevano sama sekali tidak berniat menikah dengannya, Kalila pun mencoba cara lain untuk membujuknya, “Kak Gevano, tolong bantu aku sekali ini saja. Ini benar-benar yang terakhir.”“Orang tuaku bilang mereka akan menikahkanku dengan pria yang sepuluh tahun lebih tua dariku demi mendapatkan uang dari keluarga


















Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.