Short
Suamiku Kehilangan Istrinya demi Teman Masa Kecilnya

Suamiku Kehilangan Istrinya demi Teman Masa Kecilnya

By:  VersaCompleted
Language: Bahasa_indonesia
goodnovel4goodnovel
18Chapters
6views
Read
Add to library

Share:  

Report
Overview
Catalog
SCAN CODE TO READ ON APP

Saat hamil delapan bulan, Sienna Diandra pergi ke pusat perbelanjaan untuk membeli perlengkapan persalinan. Namun, di sana ia kembali dipukuli oleh Evelyn Geraldin karena dianggap sebagai selingkuhan. Demi melindungi anak dalam kandungannya, Sienna sama sekali tak mampu melawan. Evelyn menjambak rambutnya dan menamparnya berkali-kali. Bahkan, pakaiannya nyaris ditarik hingga terlepas. Karena sudah tak tahan lagi, Sienna langsung melaporkan kejadian itu kepada polisi. Keduanya kemudian dibawa ke kantor polisi dan sama-sama mengaku sebagai istri Darren Arthayasa. Polisi hanya bisa menelepon Darren untuk mengonfirmasi hal tersebut. Mendengar Darren akan datang sendiri ke kantor polisi, Evelyn segera mengeluarkan cermin dan memperbaiki riasannya. Kemudian, melirik Sienna dengan tatapan penuh percaya diri. “Sienna, coba tebak. Menurutmu, Kak Darren akan membelaku dan bilang kalau sebenarnya akulah istrinya?” “Aku rasa dia akan melakukannya.”

View More

Chapter 1

Bab 1

Evelyn adalah teman masa kecil Darren. Mereka tumbuh bersama sejak kecil, tetapi Evelyn pergi ke luar negeri beberapa tahun lalu.

Setahun lalu, setelah kembali ke negaranya dan mengetahui Darren telah menikah diam-diam dengan Sienna, Evelyn mengandalkan statusnya sebagai teman masa kecil untuk selalu melawan dengan Sienna dalam segala hal.

Sienna pernah menangis, marah, dan cemburu. Namun, Darren selalu mengatakan bahwa dia menganggap Evelyn sebagai adiknya sendiri dan hanya menyuruh Sienna untuk bersabar dan mengalah.

Sienna mengusap perutnya. Dia tidak menjawab Evelyn dan hanya memandang ke arah pintu masuk kantor polisi.

Darren datang dengan cepat. Begitu sosoknya yang tinggi dan tegap muncul di kantor polisi, semua perhatian langsung tertuju kepadanya.

Namun, dia bahkan tidak melirik Sienna dan langsung berjalan menuju Evelyn.

“Evelyn, kamu nggak apa-apa?”

Evelyn melirik Sienna dengan tatapan penuh kemenangan. Kemudian, dia langsung melompat dari kursinya dan menghambur ke dalam pelukan Darren, menatapnya dengan wajah penuh keluhan.

“Kak Darren, akhirnya kamu datang. Ini pertama kalinya aku dibawa ke kantor polisi. Aku hampir mati ketakutan.”

Darren secara alami melingkarkan lengannya di pinggang Evelyn sambil menenangkannya.

“Selama ada aku, nggak akan terjadi apa-apa.”

Polisi yang berada di samping mereka berkata dengan sopan, “Jadi, Nona Evelyn yang benar-benar Nyonya Arthayasa? Pantas saja. Wanita itu sudah hamil besar, tapi masih berani mengaku dengan begitu meyakinkan. Tak disangka, ternyata dia penipu!”

Barulah Darren menoleh ke arah Sienna yang berdiri di sudut ruangan.

Tatapannya seolah sedang memandang orang asing.

Dia hanya melirik sekilas sebelum mengalihkan pandangannya, lalu berkata kepada polisi, “Kalau begitu, saya akan membawa istri saya pergi dulu.”

Melihat Darren menggandeng Evelyn dan hendak pergi, Sienna akhirnya bersuara dengan getir, “Tunggu.”

Sienna membuka tasnya, mengeluarkan akta nikah, lalu menyerahkannya langsung kepada polisi.

“Ini akta nikah saya dan Darren. Ada cap timbul di atasnya, nomor serinya bisa diperiksa.”

“Asli atau palsu, kalian tinggal periksa.”

Wajah Evelyn seketika memucat. Dia menatap Darren dengan panik.

“Kak Darren ....”

Darren sedikit mengernyit. Sebelum polisi sempat mengulurkan tangan, dia langsung merebut akta nikah itu.

Di hadapan semua orang, dia langsung merobek akta nikah itu tanpa ragu hingga menjadi sobekan-sobekan kecil, lalu membuangnya ke lantai.

“Ini palsu.”

Sienna terpaku menatap sobekan-sobekan kertas di lantai. Dia mendongak dan menatap Darren dengan tidak percaya.

Evelyn yang bersandar dalam pelukan Darren langsung menyadari apa yang terjadi dan terkekeh.

“Kalian belum tahu, ya? Wanita ini cuma pegawai biasa di Perusahaan Arthayasa, tapi setiap hari mimpi bisa naik derajat!”

“Beberapa bulan lalu, dia bahkan dipecat karena terus-menerus mengirim pesan untuk menyatakan cintanya kepada Kak Darren. Semua orang di perusahaan juga tahu soal ini.”

“Siapa sangka, sekarang dia malah makin gila. Bahkan sampai bawa akta nikah palsu.”

Polisi itu mengernyit sambil menatap Sienna.

“Jadi, kamu sampai menyiapkan dokumen palsu hanya untuk mengaku sebagai istri Pak Darren? Kamu tahu tidak kalau membuat dokumen palsu itu melanggar hukum?! Pak Darren itu pewaris Keluarga Arthayasa! Memangnya kamu bisa seenaknya mengaku sebagai istrinya?!”

Sienna hanya menatap Darren dengan keras kepala.

“Darren, apa ini benar-benar palsu?”

Darren tidak menjawab. Dia langsung menggandeng Evelyn yang tampak puas, lalu pergi begitu saja.

Sienna berdiri di tempatnya, menatap punggung keduanya dalam diam.

Saat diperlakukan semena-mena oleh Evelyn, dia masih berusaha menahan air matanya. Namun, pada akhirnya, pertahanannya jatuh juga.

Mengingat dia sedang hamil besar, Sienna hanya ditahan selama tiga hari sebelum akhirnya dibebaskan.

Begitu keluar dari kantor polisi, ia langsung melihat mobil Darren terparkir di pinggir jalan.

Melihat wajah Sienna yang pucat, Darren mengulurkan tangan, seakan ingin mengusap pipinya.

Namun, Sienna sedikit memalingkan wajah dan menghindari sentuhannya.

Ekspresi Darren langsung menegang. Kata-kata yang keluar sebagai penjelasan justru terdengar seperti menyalahkannya.

“Aku sudah bilang, kita menikah diam-diam, jadi seharusnya kita jangan terlalu mencolok. Kamu nggak seharusnya bawa masalah ini sampai ke kantor polisi cuma karena mau bersaing dengan Evelyn, apalagi memaksaku mengakui hubungan kita di depan umum.”

“Lagipula, tubuhnya lemah. Aku nggak tega kalau dia sampai ditahan. Jadi, terpaksa kamu yang harus sedikit mengalah.”

“Ayo, kita pulang.”

Tanpa sadar, jari-jari Sienna mengusap perutnya yang sudah membesar.

Darren tidak tega membiarkan teman masa kecilnya ditahan, tetapi justru tega membiarkan istrinya yang sudah hamil delapan bulan mendekam di tahanan.

Sienna menarik sudut bibirnya, memperlihatkan senyum sinis.

“Darren, kita cerai saja.”

Expand
Next Chapter
Download

Latest chapter

More Chapters

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

No Comments
18 Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status