مشاركة

13

مؤلف: Naomiliana
last update تاريخ النشر: 2026-04-17 07:53:49
"Apa yang terjadi disini?"

"Putri syukurlah anda kembali."

"Jangan membuat ku mengulang Mingmei," semua orang diam tidak berani membuka suara.

"Katakan padaku, kenapa kalian semua diam?!"

Segera semua berlutut di tanah dengan memohon ampun.

"Ampun putri, tadi Yang Mulia Kaisar datang untuk melihat putri. Hamba sudah mengatakan bahwa anda tidak enak badan dan tidak ingin diganggu orang lain. Namun Kaisar memaksa masuk dan melihat kamar yang kosong, jadi... jadi..."

"Jadi dia menghukum kalian?" uc
استمر في قراءة هذا الكتاب مجانا
امسح الكود لتنزيل التطبيق
الفصل مغلق

أحدث فصل

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   288

    “Anda benar Tuan Xinxin?”“Benar. Jadi katakan apa keperluanmu mencariku?”“Semua murid langsung menghentikan aktivitas mereka.“Aku datang untuk memohon pada anda untuk mengajarkan murid kami ilmu anda tuan.”“Benar tuan,” ucap mereka lalu menyerahkan barang bawaan mereka.Qiu Mengambil barangnya dan membawanya pada Lian Wei.“Adipati sebenarnya aku tidak perlu barang seperti ini. Usaha ku ini sangat banyak. Jadi barang seperti ini sangat banyak di kediamanku.”Deg…Adipati Xinxi langsung berlutut, Lian Wei yang melihat itu terkejut. Ia tidak berani menerima sujud dari orang yang lebih tua.“Jangan berlutut seperti ini adipati.”“Akan ku berikan harta sekte terbaik kami pada anda, jika anda bersedia membantu kami. Saat ini kami sedang dilatih untuk persiapan perang dengan Kekaisaran Song.”“Adipati sebenarnya aku tidak ingin terlibat dengan urusan seperti ini. Aku hanya peduli jika itu adalah usaha yang menguntungkan aku.”Adipati Xinxi menoleh ke atas.“Tuan…” ucap Adipati Xinxi ter

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   287

    “Maaf, apa anda orang Tentara Xinxin, tuan?” tanya Luoyang sambil memberi hormat.“Ah benar, ada apa anda mencari saya tuan?” sahut orang itu juga memberi hormat padanya.“Begini tuan, kami ingin mengundang pimpinan anda ke Akademi Adipati Xinxi,” ucap Luoyang dengan memberikan surat tersebut. Orang itu mengambilnya dan membacanya isi suratnya.“Akan kami sampaikan surat ini, pada pemimpin kami.”“Benarkah?! Baik terimakasih tuan,” ucapnya dengan membungkukkan badannya. “Kakak, bukankah kita kesini untuk bertemu dengan pemimpin mereka?” Tanya Lian Wei yang membuat Luoyang dengan tujuan utama mereka keluar akademi.“Tuan, tunggu sebentar,” kejar Luoyang.“Ya? Ada apa tuan?”“Sebenarnya kami sudah ada janji kesini untuk bertemu dengan Tuan Xinxin. Kapan kami bisa bertemu dengannya?”Qin pengawal yang datang itu meilirik pada Lian Wei. Sementara Lian Wei hanya mengangguk kecil.“Hari ini tuan sedang ada pekerjaan, sebentar lagi akan datang.”“Begitu ya?”“Hei kau, kenapa tidak menganta

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   286

    “Li Xinhua, kakak melupakan sesuatu. Kau pergilah dulu, kakak akan menemui guru.”“Baik kak.”Luoyang pergi ke ketempat Adipati Xinxi, ia masuk ke kediamannya.“Guru, mungkinkah adik seperguruan berbohong?”“Tidak, surat ini asli.”“Asli? Bagaimana mungkin?”“Lihat cap ini memang milik Tuan Xinxin,” ucap Adipati Xinxi memberikan surat itu pada Luoyang.Luoyang mengambil dan membacanya, ia juga memastikan keaslian dari cap itu.“Apakah adik seperguruan mengenal Tuan Xinxin?”“Guru juga tidak tahu.”“Atau mungkin dia adalah keponakan dari Tuan Xinxin, mengingat gerakan bertarungnya sama dengan milik Tentara Xinxin?”Deg…Adipati Xinxi langsung memikirkan hal yang sama.Setelah pembicaraan tersebut Adipati Xinxi segera menulis dan mengirimkan surat pada markas Tentara Xinxin, bukan markas besar milik Lian Wei yang biasa ia kunjungi.“Guru masih ingin menghubungi mereka?”“Hanya mencoba peruntungan.”Lama mereka menunggu, hingga seseorang datang menghampiri mereka dengan membawa kembali s

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   285

    “Kau tidak menggunakan api?” tanya Luoyang.“Tidak untuk tahap ini,” jawab Lian Wei. “Beberapa khasiat herbal akan berkurang jika terkena panas terlalu tinggi. Aku harus mengambil sarinya terlebih dahulu sebelum mencampurkannya dengan bahan lain.”Luoyang mengangguk pelan. Tatapannya berubah sedikit lebih serius.“Sepertinya kau cukup memahami pengobatan.”Lian Wei hanya tersenyum tanpa menjawab.Ia memeras ampas herbal menggunakan kain tipis yang sudah disiapkan. Cairan hasil perasan ditampung ke dalam mangkuk kecil, lalu ia mencampurkannya dengan bubuk herbal yang sebelumnya telah digiling.Aroma obat yang tajam kembali memenuhi ruangan. Lian Wei mengaduk campuran tersebut perlahan hingga teksturnya berubah menjadi pasta kental.“Salep ini dapat membantu menghentikan pendarahan ringan, mengurangi pembengkakan, dan mempercepat pemulihan luka,” jelasnya.Adipati Xinxi mengambil sedikit jarak dari meja, lalu menatap ramuan di hadapannya.“Kalau begitu, kau membuatnya untuk persediaan a

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   284

    “Kau tahu apa? Cepat suruh orang menyiapkannya, sebentar lagi aku mau kembali.”“Baik nona,” Bao Yu segera pergi dari sana.Sementara Lian Wei masih berdiam diri menatap danau di depannya. Tak lama Tianzhi masuk dan menemui Lian Wei.“Nona,” ucapnya memberi salam.“Ada apa? apa tuan mu menyuruhmu untuk memata-mataiku?”“Tidak nona, saya datang untuk memberikan laporan.”Lian Wei duduk di kursi taman dan menyeduh teh.“Katakan,” ucap Lian Wei.“Tuan mengatakan orang yang mengikuti Tao Mo dan Bao Yu adalah kakak anda.”“Aku sudah tahu kalau itu, apa tidak ada laporan lain?”“Kekaisaran Song sedang mempersiapkan pasukan besar-besaran saat ini. Mereka juga meminta ahli senjata terbaik untuk menyiapkan senjata mereka.”“Ahli senjata?” beo Lian Wei.“Benar, nona.”“Xiu Juan!” panggil Lian Wei.“Ya, nona.”Xiu Juan yang mendengar namanya segera datang menghampirinya.“Cepat pergi ke Kekaisaran Xu untuk menjadi pemasok senjata.”“Nona anda ingin menyabotase senjata?” Tebak Tianzhi pintar.Lia

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   283

    “Anak ini…” Adipati Xinxi hanya bisa menghembuskan nafas lelah. Kemudian ia membaca resep teh itu dan menganggukkan kepalanya. “Ternyata dia mencampurkan bahan obat kedalam tehnya, pantas saja tubuhku terasa ringan.” Slurp… “Humm..” ia kembali menikmati teh itu. Sementara Lian Wei sudah berjalan menuju gerbang di sana ada dua murid luar yang menjaga gerbang. “Kau mau kemana?” “Kakak senior, guru memintaku mengantarkan surat ini pada Tuan Xinxin,” ucapnya memberikan selembar kertas itu pada kakak seniornya. Kakak senior itu mengambil suratnya dan melihat cap milik Adipati Xinxi. “Ini asli, kembalilah sebelum gelap.” Senior itu mengembalikan surat itu pada Lian Wei. “Terimakasih kak, aku akan kembali sebelum gelap.” Saat Lian Wei akan pergi keluar seseorang memanggil namanya. “Li Xinhua!” Lan Wei berbalik dan mendapat Xu Kai yang membawa kuda. Ia menghampiri Lian Wei dengan senyum merekah. “Kau mau kemana?” “Mengantar surat pada Tuan Xinxin.” “Uhuk… uhuk… apa?” Xu Kai ter

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   2

    "Kau!"'Apa sampah ini mengingatnya?' batin Lien Hua itu takut.'Ah tidak, mereka tahunya aku hilang ingatan. Baiklah mari kita biarkan dia bersenang-senang dahulu,' batin Xinxin. Ia merasakan seseorang memeluknya dari samping.'Orang ini Li Jianying, orang yang selalu ada bagi pemilik tubuh ini dan

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   1

    Plak!Suara tamparan keras menggema di dalam ruangan.Kepala Li Lian Wei terhempas ke samping. Rasa panas menjalar di pipinya, disusul denyutan tajam di kepala.“Oh? Kukira kau sudah mati di danau itu.”Suara dingin penuh ejekan terdengar.Gadis yang berdiri angkuh itu adalah Li Lien Hua, putri kedu

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   5

    Bahkan ia saja mungkin tidak bisa menghentikan laju serangannya, namun gadis di depannya menghentikannya tepat waktu. Semua orang kembali tercengang dengan kejadian itu. Lian Wei menurunkan kakinya, segera Jingmi terjatuh lemas."Kau beruntung aku tidak menendang kepalamu, jika aku benar-benar menen

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   3

    Satu kata sudah dapat memprediksi secara keseluruhan. Tubuh ini lemah dan jelek, tentu saja itu karena racun. Ia harus mengeluarkan racun ini dalam tubuhnya. Ia mengambil cermin yang terbuat dari perunggu, ia terkejut betapa jeleknya dia saat ini."Ini pasti ulah para rubah itu, aku yakin jika tubuh

فصول أخرى
استكشاف وقراءة روايات جيدة مجانية
الوصول المجاني إلى عدد كبير من الروايات الجيدة على تطبيق GoodNovel. تنزيل الكتب التي تحبها وقراءتها كلما وأينما أردت
اقرأ الكتب مجانا في التطبيق
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status