Share

365

Author: Naomiliana
last update publish date: 2026-09-19 10:00:16

“Siapa di sana?!”

Lian Wei menahan nafas.

Beberapa langkah kaki terdengar mendekat. Ia segera bergerak ke balik dinding lain, kemudian melompat ke atas atap dengan gerakan cepat.

Hong Li Hao keluar dari rumah, ia memandang ke sekeliling.

Kosong.

Tidak ada siapapun.

Ia berjalan mendekati tempat Lian Wei tadi berdiri. Matanya melihat ranting yang patah. Untuk beberapa saat, ia merasa ada sesuatu yang aneh.

Namun akhirnya ia berbalik
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   363

    Malam telah turun di atas perbatasan Kekaisaran Song.Dari atas menara pengawas, Hong Li Hao memandangi lautan obor yang memenuhi dataran di kejauhan.Bukan hanya satu pasukan.Bendera Kekaisaran Shang berkibar di sisi timur. Di sebelahnya, pasukan Wu telah mendirikan kemah. Zhu dan Quon mengirimkan pasukan dalam jumlah besar, sementara dari arah selatan, pasukan Kekaisaran Xu juga telah tiba.Lima kekaisaran.Semuanya berkumpul di satu tempat dan semuanya berada tepat di depan pintu Kekaisaran Song. Sudut bibir Hong Li Hao perlahan terangkat."Berhasil..." suaranya hampir seperti bisikan.Selama bertahun-tahun, ia menyusun setiap langkah dengan hati-hati. Ia menyebarkan informasi palsu, memanfaatkan kecurigaan antar kerajaan, membiarkan setiap kekaisaran percaya bahwa Song sedang mempersiapkan sesuatu terhadap mereka.Dan sekarang mereka semua datang sendiri. Tanpa perlu ia mengirim satu pasukan pun."

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   365

    “Siapa di sana?!”Lian Wei menahan nafas.Beberapa langkah kaki terdengar mendekat. Ia segera bergerak ke balik dinding lain, kemudian melompat ke atas atap dengan gerakan cepat.Hong Li Hao keluar dari rumah, ia memandang ke sekeliling.Kosong.Tidak ada siapapun.Ia berjalan mendekati tempat Lian Wei tadi berdiri. Matanya melihat ranting yang patah. Untuk beberapa saat, ia merasa ada sesuatu yang aneh.Namun akhirnya ia berbalik."Angin," ia kembali masuk.Di atas atap yang berjarak beberapa bangunan dari sana, Lian Wei mengamati semuanya. Tangannya menyentuh dadanya yang masih berdebar.‘Hampir saja,’ batinnya. Lian Wei menatap rumah itu sekali lagi.Kali ini sorot matanya tidak lagi sekedar rasa ingin tahu, ada kepastian di sana.'Topeng Perak. Selama ini aku mencarimu...' batin Lian Wei menarik nafas dalam-dalam.'Dan sekarang aku sudah menemukanmu.'Lia

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   364

    “Yelu, ikuti orang itu.”Lian Wei menunjuk pria berbaju cokelat yang baru saja meninggalkan kedai obat. Yelu mengikuti arah yang ditunjuknya.“Mengerti, Tuan,” ucap Yelu sebelum segera pergi.Lian Wei memperhatikan punggung Yelu yang semakin menjauh. Tatapannya kemudian kembali tertuju pada pria berbaju krem itu. Ada sesuatu yang aneh dari gerak-geriknya. Sejak datang ke kedai obat, pria itu beberapa kali mengamati keadaan sekitar seolah memastikan tidak ada yang mengikutinya.Beberapa saat kemudian, Lian Wei berdiri di dalam sebuah ruangan kecil di belakang kedai obat.“Tuan...” Mingmei berdiri di sampingnya.Lian Wei segera mengangkat satu jari di depan bibir.“Jangan panggil aku.”Ia mengambil mantel hitam yang tergantung di dinding, lalu mengenakannya. Rambutnya yang semula tertata rapi disembunyikan sebagian di balik tudung mantel.“Tao Mo, jaga tempat ini. Kalau ada yang mencariku, katakan aku per

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   362

    "Bagaimana dia tahu?" tanyanya lagi dan mendapati kedua sahabatnya telah sampai pada ambang pintu. "Hei! Jelaskan padaku dulu! Kenapa kalian pergi begitu saja?" kejar Jiazhen. "Kau ini bodoh ya?" celetuk Xinxi. "Tentu saja jika dia menyusun strategi begitu rapi pasti dia sudah menemukan informasi masa lalu dengan mudahnya""Kau benar." "Sudah tinggalkan saja dia," ajak Xuanzong. "Hei jangan meninggalkan aku sendiri ""Pergilah, kami masih kesal karena kau begitu kejam pada putrimu sendiri, lebih bagus jika dia tinggal di istana Li Song, setidaknya dia tidak menderita," usir Xuanzong dengan menyindir langsung Jiazhen. Setelahnya mereka benar-benar pergi meninggalkan Jiazhen. "Aku ini ayah yang payah," sesal Jiazhen menundukkan kepalanya. "Sebagai seorang raja dari suatu kerajaan, sangat pantang menundukkan kepala Yang Mulia," ucap suara dingin dari samp

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   361

    "Lian'er" panggil Jiazhen merasa bersalah.Jiazhen langsung di beri tatapan tajam oleh Wang Sin San, Wang Xuemin, Liu Wu, Xuanzong dan Duke Xinxi. Mereka sangat peduli pada Lian Wei karena dia adalah putrinya Liu Fang Yin, sementara Wang Sin San dan Wang Xuemin menatapnya seperti itu karena Lian Wei menantu Wang. "Akan aku kobarkan perang setelah ini" ucap Liu Wu yang di setujui yang lainnya. "Akan ku bawa menantuku setelah ini selesai, kau tidak akan bertemu lagi dengannya" ucap Wang Sin San serius. "Yang Mulia" panik Jiazhen. "Baiklah sudah, kita bahas itu nanti saja" lerai Lian Wei. "Tapi kita harus mewaspadai daerah timur. Daerah ini akan dipimpin oleh Hong Li Hao. Seharusnya ia akan muncul bersama dengan Tiong Wai. Namun, karena informasi sebelumnya yang ku dapatkan bahwa Hong Li Hao sangat menginginkan tahta Kekaisaran Song. Besar kemungkinan ia akan muncul setelah pasukan istana banyak berkurang""Ini sangat

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   360

    “Terus kenapa kau pergi tanpa bilang? Hanya meninggalkan sepucuk surat, apa kau di siksa lagi oleh keluargamu?”Lian Wei hanya terdiam tidak menjawabnya.“Lalu bagaimana caramu tahu aku ada disini?" ucap Lian Wei mengalihkan pembicaraan, lalu mengajak Wang Xuemin duduk.“Kau sangat ingin pergi ke Kekaisaran Song, jadi aku menyusulmu.”“Oh…”“Lalu bagaimana kau menemukan aku secepat ini?”"Kuda kesayanganmu Migxue, menarik perhatian orang dengan menggila di pasar ibu kota. Beruntung aku menemukan Migxue lebih dulu, jika itu orang Kekaisaran Song, dia pasti akan di eksekusi mati""Yah anggaplah begitu, jadi kenapa mencariku kesini setelah bertemu dengan Migxue? Kenapa tidak kembali saja?""Ayah— maksudku Kaisar Song sudah tahu jika pasukan Kekaisaran Shang dn Kekaisaran Xu sedang bergerak ke perbatasan Song. Jadi aku datang mau memperingati kalian, jika mereka sudah siap berperang""Kau tenang saja, begitu pasukan datang kita akan menyusun strategi. Kau tidak perlu di sini, kembalilah j

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   2

    "Kau!"'Apa sampah ini mengingatnya?' batin Lien Hua itu takut.'Ah tidak, mereka tahunya aku hilang ingatan. Baiklah mari kita biarkan dia bersenang-senang dahulu,' batin Xinxin. Ia merasakan seseorang memeluknya dari samping.'Orang ini Li Jianying, orang yang selalu ada bagi pemilik tubuh ini dan

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   1

    Plak!Suara tamparan keras menggema di dalam ruangan.Kepala Li Lian Wei terhempas ke samping. Rasa panas menjalar di pipinya, disusul denyutan tajam di kepala.“Oh? Kukira kau sudah mati di danau itu.”Suara dingin penuh ejekan terdengar.Gadis yang berdiri angkuh itu adalah Li Lien Hua, putri kedu

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   5

    Bahkan ia saja mungkin tidak bisa menghentikan laju serangannya, namun gadis di depannya menghentikannya tepat waktu. Semua orang kembali tercengang dengan kejadian itu. Lian Wei menurunkan kakinya, segera Jingmi terjatuh lemas."Kau beruntung aku tidak menendang kepalamu, jika aku benar-benar menen

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   3

    Satu kata sudah dapat memprediksi secara keseluruhan. Tubuh ini lemah dan jelek, tentu saja itu karena racun. Ia harus mengeluarkan racun ini dalam tubuhnya. Ia mengambil cermin yang terbuat dari perunggu, ia terkejut betapa jeleknya dia saat ini."Ini pasti ulah para rubah itu, aku yakin jika tubuh

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status