Share

98

Penulis: Naomiliana
last update Tanggal publikasi: 2026-05-18 08:23:36

Lian Wei memakai baju serba hitam tidak lupa dengan masker hitam untuk menutupi wajahnya. Ia melompati tembok dan sampai di Paviliun Selir Cui dengan mudah. Ia masuk dari jendela kamarnya, terlihat Selir Cui sedang tidur. Ia menyumpal mulut Selir Cui dengan kain hitam, kemudian menyeretnya hingga turun dari ranjangnya.

Lian Wei mengeluarkan belati kesayangannya dari pinggangnya, ia menggoreskan belati itu pada wajah Selir Cui, hal itu membuat Selir Cui bangun dari tidurnya. Ia ingin berteriak
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   368

    “Dan apakah seseorang itu bernama Xinxin? Apa kau dan dia adalah orang yang sama?”Deg!Jantung Lian Wei mendadak berhenti sejenak, ia takut ketahuan. Mingmei yang berdiri di belakang Lian Wei langsung menegang.Hong Li Hao memperhatikan perubahan kecil itu. Namun, sebelum ia sempat berkata apa-apa, Lian Wei menundukkan kepala.“Paman…” suaranya mendadak melemah.Hong Li Hao terdiam.Lian Wei mengangkat wajahnya. Tatapannya terlihat bingung, bahkan sedikit terluka.“Kenapa Paman terus menanyakan tentang Tuan Xinxin kepadaku? Aku tidak mengenalnya dan tidak pernah bertemu dengannya.”“Aku hanya—” Hong Li Hao mengerutkan kening, ia tidak melanjutkan ucapannya.“Apakah karena aku membuat teh yang aromanya mirip dengannya?”Lian Wei menggenggam ujung lengan bajunya.“Kalau begitu, maafkan aku.”“Maaf?”“Aku tidak tahu racikan teh sederhana milikku akan membuat Paman Kedua mengingat seseorang yang begitu penting,” ucapnya dengan suara yang semakin pelan.Mingmei menundukkan kepala, seolah-

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   367

    “Ingatlah pesanku.”Hong Tiong wai mendudukan Lian wei, ia langsung menatap kakaknya yang berada di atasnya. Lalu setelah mengatakan itu Hong Tiong Wai duduk di kursi sebelahnya.Tidak lama Hong Li Hao masuk, ia menyapa Kaisar Song dengan berpelukan lalu menyapa Putra Mahkota.Tatapan matanya jatuh pada seorang gadis di samping Hong Tiong Wai.“Inikah keponakan baruku?” ucap Hong Li Hao.Lian wei langsung berdiri.“Salam Paman Kedua,” ucapnya. Ia juga memberi salam pada Hong Li Hao.“Hahaha bagus bagus. Keponakan perempuanku lucu sekali.”Saat Hong Li Hao ingin menyentuh Lian wei, Hong Tiong Wai langsung menarik mundur Lian Wei dan menyembunyikannya di belakang tubuhnya.“Paman Kedua, adik baru saja bertemu dengan paman. Aku khawatir ia tidak terbiasa, mohon dimaklumi paman.”‘Apakah pria bisa sarkas?’ batin Lian Wei.“Ah… tentu saja. Paman yang terlalu terburu-buru.” Hong Li Hao mundur beberapa langkah, tetapi tangannya terkepal kuat. Sejak dulu ia tidak akur dengan Hong Tiong Wai,

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   366

    Tiga arah yang di maksud adalah strategi perang yang sudah mereka susun sebelumnya. Adapun satu tujuan yang berarti mereka memiliki satu musuh dengan tujuan yang sama yaitu menaklukkan Kekaisaran Song dan menangkap Topeng Perak.Sementara pasukan yang dipimpin oleh Xiuhuan mengarah ke selatan untuk meletakan pasokan makanan palsu. Ia juga menjaga rumah tua itu sebentar. Ia memperhatikan sekitar, melihat musuh sudah mulai berdatangan segera ia melancarkan aksinya. "Kita kembali sekarang, tempatkan beberapa orang untuk menjaga tempat ini.""Baik, Yang Mulia."Melihat keadaan yang begitu sepi, ratusan panah berapi meluncur terbang menuju rumah tua. Beberapa orang yang berjaga segera waspada. Tak lama muncul pasukan dari Kekaisaran Song dan menyerang pasukan yang berjaga. Setelah semua pasukan habis terbunuh mereka kembali ke istana untuk melapor pada Hong Li Song. Sementara Xiuhuan yang melihat dari atas tebing tersenyum senang. "Lian Wei oh Lian Wei, ternyata kau ahli strategi yang b

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   363

    Malam telah turun di atas perbatasan Kekaisaran Song.Dari atas menara pengawas, Hong Li Hao memandangi lautan obor yang memenuhi dataran di kejauhan.Bukan hanya satu pasukan.Bendera Kekaisaran Shang berkibar di sisi timur. Di sebelahnya, pasukan Wu telah mendirikan kemah. Zhu dan Quon mengirimkan pasukan dalam jumlah besar, sementara dari arah selatan, pasukan Kekaisaran Xu juga telah tiba.Lima kekaisaran.Semuanya berkumpul di satu tempat dan semuanya berada tepat di depan pintu Kekaisaran Song. Sudut bibir Hong Li Hao perlahan terangkat."Berhasil..." suaranya hampir seperti bisikan.Selama bertahun-tahun, ia menyusun setiap langkah dengan hati-hati. Ia menyebarkan informasi palsu, memanfaatkan kecurigaan antar kerajaan, membiarkan setiap kekaisaran percaya bahwa Song sedang mempersiapkan sesuatu terhadap mereka.Dan sekarang mereka semua datang sendiri. Tanpa perlu ia mengirim satu pasukan pun."

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   365

    “Siapa di sana?!”Lian Wei menahan nafas.Beberapa langkah kaki terdengar mendekat. Ia segera bergerak ke balik dinding lain, kemudian melompat ke atas atap dengan gerakan cepat.Hong Li Hao keluar dari rumah, ia memandang ke sekeliling.Kosong.Tidak ada siapapun.Ia berjalan mendekati tempat Lian Wei tadi berdiri. Matanya melihat ranting yang patah. Untuk beberapa saat, ia merasa ada sesuatu yang aneh.Namun akhirnya ia berbalik."Angin," ia kembali masuk.Di atas atap yang berjarak beberapa bangunan dari sana, Lian Wei mengamati semuanya. Tangannya menyentuh dadanya yang masih berdebar.‘Hampir saja,’ batinnya. Lian Wei menatap rumah itu sekali lagi.Kali ini sorot matanya tidak lagi sekedar rasa ingin tahu, ada kepastian di sana.'Topeng Perak. Selama ini aku mencarimu...' batin Lian Wei menarik nafas dalam-dalam.'Dan sekarang aku sudah menemukanmu.'Lia

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   364

    “Yelu, ikuti orang itu.”Lian Wei menunjuk pria berbaju cokelat yang baru saja meninggalkan kedai obat. Yelu mengikuti arah yang ditunjuknya.“Mengerti, Tuan,” ucap Yelu sebelum segera pergi.Lian Wei memperhatikan punggung Yelu yang semakin menjauh. Tatapannya kemudian kembali tertuju pada pria berbaju krem itu. Ada sesuatu yang aneh dari gerak-geriknya. Sejak datang ke kedai obat, pria itu beberapa kali mengamati keadaan sekitar seolah memastikan tidak ada yang mengikutinya.Beberapa saat kemudian, Lian Wei berdiri di dalam sebuah ruangan kecil di belakang kedai obat.“Tuan...” Mingmei berdiri di sampingnya.Lian Wei segera mengangkat satu jari di depan bibir.“Jangan panggil aku.”Ia mengambil mantel hitam yang tergantung di dinding, lalu mengenakannya. Rambutnya yang semula tertata rapi disembunyikan sebagian di balik tudung mantel.“Tao Mo, jaga tempat ini. Kalau ada yang mencariku, katakan aku per

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   5

    Bahkan ia saja mungkin tidak bisa menghentikan laju serangannya, namun gadis di depannya menghentikannya tepat waktu. Semua orang kembali tercengang dengan kejadian itu. Lian Wei menurunkan kakinya, segera Jingmi terjatuh lemas."Kau beruntung aku tidak menendang kepalamu, jika aku benar-benar menen

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   3

    Satu kata sudah dapat memprediksi secara keseluruhan. Tubuh ini lemah dan jelek, tentu saja itu karena racun. Ia harus mengeluarkan racun ini dalam tubuhnya. Ia mengambil cermin yang terbuat dari perunggu, ia terkejut betapa jeleknya dia saat ini."Ini pasti ulah para rubah itu, aku yakin jika tubuh

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   4

    Melihat kepergian dan keacuhan Lian Wei terhadap Xiuhuan, membuat hatinya merasa tidak tenang. Ia tidak seperti ini sebelumnya. Biasanya dia akan acuh terhadap adiknya itu, namun sekarang entah mengapa setiap melihat tatapan dingin di mata adiknya membuat hatinya sakit. Ia hanya mampu melihat keperg

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   2

    "Kau!"'Apa sampah ini mengingatnya?' batin Lien Hua itu takut.'Ah tidak, mereka tahunya aku hilang ingatan. Baiklah mari kita biarkan dia bersenang-senang dahulu,' batin Xinxin. Ia merasakan seseorang memeluknya dari samping.'Orang ini Li Jianying, orang yang selalu ada bagi pemilik tubuh ini dan

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status