共有

366

作者: Naomiliana
last update 公開日: 2026-09-20 23:04:57

Tiga arah yang di maksud adalah strategi perang yang sudah mereka susun sebelumnya. Adapun satu tujuan yang berarti mereka memiliki satu musuh dengan tujuan yang sama yaitu menaklukkan Kekaisaran Song dan menangkap Topeng Perak.

Sementara pasukan yang dipimpin oleh Xiuhuan mengarah ke selatan untuk meletakan pasokan makanan palsu. Ia juga menjaga rumah tua itu sebentar. Ia memperhatikan sekitar, melihat musuh sudah mulai berdatangan segera ia melancarkan aksinya.

"Kita kembali sekarang, tempat
この本を無料で読み続ける
コードをスキャンしてアプリをダウンロード
ロックされたチャプター

最新チャプター

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   367

    “Ingatlah pesanku.”Hong Tiong wai mendudukan Lian wei, ia langsung menatap kakaknya yang berada di atasnya. Lalu setelah mengatakan itu Hong Tiong Wai duduk di kursi sebelahnya.Tidak lama Hong Li Hao masuk, ia menyapa Kaisar Song dengan berpelukan lalu menyapa Putra Mahkota.Tatapan matanya jatuh pada seorang gadis di samping Hong Tiong Wai.“Inikah keponakan baruku?” ucap Hong Li Hao.Lian wei langsung berdiri.“Salam Paman Kedua,” ucapnya. Ia juga memberi salam pada Hong Li Hao.“Hahaha bagus bagus. Keponakan perempuanku lucu sekali.”Saat Hong Li Hao ingin menyentuh Lian wei, Hong Tiong Wai langsung menarik mundur Lian Wei dan menyembunyikannya di belakang tubuhnya.“Paman Kedua, adik baru saja bertemu dengan paman. Aku khawatir ia tidak terbiasa, mohon dimaklumi paman.”‘Apakah pria bisa sarkas?’ batin Lian Wei.“Ah… tentu saja. Paman yang terlalu terburu-buru.” Hong Li Hao mundur beberapa langkah, tetapi tangannya terkepal kuat. Sejak dulu ia tidak akur dengan Hong Tiong Wai,

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   366

    Tiga arah yang di maksud adalah strategi perang yang sudah mereka susun sebelumnya. Adapun satu tujuan yang berarti mereka memiliki satu musuh dengan tujuan yang sama yaitu menaklukkan Kekaisaran Song dan menangkap Topeng Perak.Sementara pasukan yang dipimpin oleh Xiuhuan mengarah ke selatan untuk meletakan pasokan makanan palsu. Ia juga menjaga rumah tua itu sebentar. Ia memperhatikan sekitar, melihat musuh sudah mulai berdatangan segera ia melancarkan aksinya. "Kita kembali sekarang, tempatkan beberapa orang untuk menjaga tempat ini.""Baik, Yang Mulia."Melihat keadaan yang begitu sepi, ratusan panah berapi meluncur terbang menuju rumah tua. Beberapa orang yang berjaga segera waspada. Tak lama muncul pasukan dari Kekaisaran Song dan menyerang pasukan yang berjaga. Setelah semua pasukan habis terbunuh mereka kembali ke istana untuk melapor pada Hong Li Song. Sementara Xiuhuan yang melihat dari atas tebing tersenyum senang. "Lian Wei oh Lian Wei, ternyata kau ahli strategi yang b

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   363

    Malam telah turun di atas perbatasan Kekaisaran Song.Dari atas menara pengawas, Hong Li Hao memandangi lautan obor yang memenuhi dataran di kejauhan.Bukan hanya satu pasukan.Bendera Kekaisaran Shang berkibar di sisi timur. Di sebelahnya, pasukan Wu telah mendirikan kemah. Zhu dan Quon mengirimkan pasukan dalam jumlah besar, sementara dari arah selatan, pasukan Kekaisaran Xu juga telah tiba.Lima kekaisaran.Semuanya berkumpul di satu tempat dan semuanya berada tepat di depan pintu Kekaisaran Song. Sudut bibir Hong Li Hao perlahan terangkat."Berhasil..." suaranya hampir seperti bisikan.Selama bertahun-tahun, ia menyusun setiap langkah dengan hati-hati. Ia menyebarkan informasi palsu, memanfaatkan kecurigaan antar kerajaan, membiarkan setiap kekaisaran percaya bahwa Song sedang mempersiapkan sesuatu terhadap mereka.Dan sekarang mereka semua datang sendiri. Tanpa perlu ia mengirim satu pasukan pun."

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   365

    “Siapa di sana?!”Lian Wei menahan nafas.Beberapa langkah kaki terdengar mendekat. Ia segera bergerak ke balik dinding lain, kemudian melompat ke atas atap dengan gerakan cepat.Hong Li Hao keluar dari rumah, ia memandang ke sekeliling.Kosong.Tidak ada siapapun.Ia berjalan mendekati tempat Lian Wei tadi berdiri. Matanya melihat ranting yang patah. Untuk beberapa saat, ia merasa ada sesuatu yang aneh.Namun akhirnya ia berbalik."Angin," ia kembali masuk.Di atas atap yang berjarak beberapa bangunan dari sana, Lian Wei mengamati semuanya. Tangannya menyentuh dadanya yang masih berdebar.‘Hampir saja,’ batinnya. Lian Wei menatap rumah itu sekali lagi.Kali ini sorot matanya tidak lagi sekedar rasa ingin tahu, ada kepastian di sana.'Topeng Perak. Selama ini aku mencarimu...' batin Lian Wei menarik nafas dalam-dalam.'Dan sekarang aku sudah menemukanmu.'Lia

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   364

    “Yelu, ikuti orang itu.”Lian Wei menunjuk pria berbaju cokelat yang baru saja meninggalkan kedai obat. Yelu mengikuti arah yang ditunjuknya.“Mengerti, Tuan,” ucap Yelu sebelum segera pergi.Lian Wei memperhatikan punggung Yelu yang semakin menjauh. Tatapannya kemudian kembali tertuju pada pria berbaju krem itu. Ada sesuatu yang aneh dari gerak-geriknya. Sejak datang ke kedai obat, pria itu beberapa kali mengamati keadaan sekitar seolah memastikan tidak ada yang mengikutinya.Beberapa saat kemudian, Lian Wei berdiri di dalam sebuah ruangan kecil di belakang kedai obat.“Tuan...” Mingmei berdiri di sampingnya.Lian Wei segera mengangkat satu jari di depan bibir.“Jangan panggil aku.”Ia mengambil mantel hitam yang tergantung di dinding, lalu mengenakannya. Rambutnya yang semula tertata rapi disembunyikan sebagian di balik tudung mantel.“Tao Mo, jaga tempat ini. Kalau ada yang mencariku, katakan aku per

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   362

    "Bagaimana dia tahu?" tanyanya lagi dan mendapati kedua sahabatnya telah sampai pada ambang pintu. "Hei! Jelaskan padaku dulu! Kenapa kalian pergi begitu saja?" kejar Jiazhen. "Kau ini bodoh ya?" celetuk Xinxi. "Tentu saja jika dia menyusun strategi begitu rapi pasti dia sudah menemukan informasi masa lalu dengan mudahnya""Kau benar." "Sudah tinggalkan saja dia," ajak Xuanzong. "Hei jangan meninggalkan aku sendiri ""Pergilah, kami masih kesal karena kau begitu kejam pada putrimu sendiri, lebih bagus jika dia tinggal di istana Li Song, setidaknya dia tidak menderita," usir Xuanzong dengan menyindir langsung Jiazhen. Setelahnya mereka benar-benar pergi meninggalkan Jiazhen. "Aku ini ayah yang payah," sesal Jiazhen menundukkan kepalanya. "Sebagai seorang raja dari suatu kerajaan, sangat pantang menundukkan kepala Yang Mulia," ucap suara dingin dari samp

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   1

    Plak!Suara tamparan keras menggema di dalam ruangan.Kepala Li Lian Wei terhempas ke samping. Rasa panas menjalar di pipinya, disusul denyutan tajam di kepala.“Oh? Kukira kau sudah mati di danau itu.”Suara dingin penuh ejekan terdengar.Gadis yang berdiri angkuh itu adalah Li Lien Hua, putri kedu

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   5

    Bahkan ia saja mungkin tidak bisa menghentikan laju serangannya, namun gadis di depannya menghentikannya tepat waktu. Semua orang kembali tercengang dengan kejadian itu. Lian Wei menurunkan kakinya, segera Jingmi terjatuh lemas."Kau beruntung aku tidak menendang kepalamu, jika aku benar-benar menen

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   3

    Satu kata sudah dapat memprediksi secara keseluruhan. Tubuh ini lemah dan jelek, tentu saja itu karena racun. Ia harus mengeluarkan racun ini dalam tubuhnya. Ia mengambil cermin yang terbuat dari perunggu, ia terkejut betapa jeleknya dia saat ini."Ini pasti ulah para rubah itu, aku yakin jika tubuh

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   4

    Melihat kepergian dan keacuhan Lian Wei terhadap Xiuhuan, membuat hatinya merasa tidak tenang. Ia tidak seperti ini sebelumnya. Biasanya dia akan acuh terhadap adiknya itu, namun sekarang entah mengapa setiap melihat tatapan dingin di mata adiknya membuat hatinya sakit. Ia hanya mampu melihat keperg

続きを読む
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status