ログインหล่อนคือของที่ได้มา...แลกกับเงินจำนวนหนึ่ง เธอเย็นชาแต่กลับกระตุ้นความร้อนระอุในตัวเขาได้ชะงัด ‘เมีย’ นิยามคำนี้ไม่เคยมีอยู่ในสมอง แม้ โจนาธาน อักรัก รูธ ถึงเขาจะเป็นแค่คนพิการ เนื่องจากอุบัติเหตุรถยนต์ร้ายแรง จากหนุ่มสุดหล่อ ขวัญใจสาวๆ กลายเป็นผู้ชายกราดเกรี้ยวเจ้าอารมณ์ ไม่มี... พยาบาลสาวคนไหนทานพายุอารมณ์ของเขาได้ เมื่อพวกหล่อนมาเพราะหวังอย่างอื่น แต่ก็ต้องหอบผ้าหนีตายกันจ้าละหวั่น!! ชายหนุ่มจะดับความร้อนเร่าในกายได้อย่างไร เมื่อหล่อนหน้าด้านหน้าทนตั้งใจทำงาน...แต่ไม่เคยคิดกับเขาในทางชู้สาว ปึก!! การต้อนรับจากผู้ชายตัวใหญ่ที่นั่งหน้าบึ้งกลางเตียง เขาโยนหมอนใส่หน้าเธอ แต่วันวาดก็ต้องทน เมื่อชายหนุ่มคือเงื่อนไขที่เธอต้องก้มหน้าทน บิดาของเธอก่อหนี้ไว้เรือนล้าน จากการเล่น ‘การพนัน’ ข้อตกลงเดียวที่เธอจะช่วยท่านได้ คือการยอมรับดูแลคนไข้จอมโวย โดยไม่มีข้อแม้...หากเขาเดินได้...เธอจะเป็นอิสระ!!
もっと見る"500 juta untuk pengobatan ibumu, tapi dengan syarat, gauli istriku sampai hamil!"
Degh! Jantung Bayu seolah berhenti berdetak usai mendengar perintah dari suami bosnya sendiri, Rio. Dia yang masih dibalut keringat usai mengepel, mendadak diminta ke ruang CEO dan menerima perintah di luar nalar. Sementara Maudy, sang CEO yang merupakan bos di tempat Bayu bekerja, hanya bisa diam tertunduk melihat perilaku suaminya. “Ini… apa… maksudnya Pak Rio?” tanya Bayu ingin memperjelas maksud dari suami bosnya tersebut. “Kurang jelas? Uang dalam cek ini akan menjadi milikmu, jika kamu bisa menghamili istriku! Kamu punya tubuh yang bugar dan atletis, aku yakin benihmu juga bagus. Tapi, jangan sekali kali kamu berani buka mulut soal ini!” tegas Rio. Beberapa hari lalu, di sebuah rumah sakit, Rio dan Maudy terpaksa harus melakukan test kesuburan organ reproduksi mereka. Bukan tanpa sebab semua itu dilakukan, karena sudah hampir tiga tahun mereka menikah, tetapi belum juga memiliki keturunan. Awalnya Rio menolak hal tersebut, karena sebagai pria harga dirinya akan runtuh jika diketahui mandul. Apalagi, selama ini Rio juga punya masalah dengan organ reproduksinya yang tidak bisa tahan lama, sehingga Maudy sempat mengira bahwa suaminya yang bermasalah. Pada akhirnya Rio menyetujui pemeriksaan itu, tetapi dia memilih untuk berangkat sendiri tanpa Maudy. Karena Rio hanya ingin mendengar hasil pemeriksaan seorang diri. "Saya sudah meninjau hasilnya berulang kali, Pak Rio, dan hasilnya sama. Kondisi ini... bersifat permanen. Secara medis, Anda tidak akan bisa memiliki keturunan," terang Sang Dokter tanpa ada keraguan akan hasil tersebut. Dunia di sekitar Rio seolah berhenti berputar. Kalimat itu menghantam dadanya, menyisakan sesak yang luar biasa. Namun, di balik rasa syok yang melumpuhkan, ada ketakutan lain yang jauh lebih dingin merayap di benaknya. "Permanen? Maksud Dokter, benar-benar tidak ada peluang untuk sembuh? Dengan cara Operasi misalnya? Atau terapi hormon?" tanya Rio untuk meyakinkan dirinya sendiri. Dokter Gunawan menggeleng perlahan. "Maafkan saya. Kerusakannya sudah terlalu sistemik," jelas Sang Dokter. Rio menyandarkan punggungnya, menatap kosong ke langit-langit ruangan. “Mampus aku!” batinnya berteriak. Bayangan wajah Ayahnya yang kaku dan penuh tuntutan langsung melintas. Ayahnya menuntut keturunan sebagai penerus bisnisnya. Rio meratap. Tanpa seorang anak, dia tidak mendapat hak apapun atas semua perushaan dan rumah mewah itu. Semua fasilitas mewah, mobil sport, dan posisi owner yang hampir digenggamnya kini terasa menguap begitu saja. Rio tidak bisa tinggal diam, dia harus mencari cara agar dia dan Maudy punya anak. Apapun caranya, Maudy harus hamil. Sehingga muncul rencana jahat di otaknya dengan menyewa laki laki untuk menghamili istrinya, yang nantinya akan dia akui sebagai anak kandungnya. Dan Bayu, adalah laki laki sial yang menerima tawaran itu. Bayu pun terdiam usai mendengar perintah konyol itu. Itu bukanlah perintah yang mudah diterima begitu saja. Tapi saat mendengar nominal uang lima ratus juta, mendadak dia teringat pada Ibunya. “Ibu butuh uang ini, tapi…. Tugas ini terlalu konyol!” gumam Bayu di dalam hati. Satu minggu yang lalu Ibunya Bayu terbaring di rumah sakit dengan diagnosa gagal ginjal. Untuk kesembuhannya, perlu dilakukan transplantasi ginjal yang tentunya membutuhkan biaya yang besar. Bayu hampir frustasi mencari biaya operasi senilai 125 juta, bahkan sudah menyerah dan mempersiapkan diri jika harus kehilangan Ibunya. Akan tetapi, mendadak ada yang menawarkan dirinya tugas dengan upah yang besar. Bahkan tugasnya bisa dibilang sebuah kenikmatan dunia. “Menghamili Bu Maudy? Bahkan dalam mimpi pun aku tidak berani membayangkan lekuk tubuhnya, dan sekarang aku malah nyata nyata dibayar untuk menghamilinya? Apa aku sedang beemimpi?” gumam Bayu di dalam hati sambil menepuk pelan pipinya untuk meyakinkan bahwa dirinya tidak sedang bermimpi. Sementara itu, Rio bukan tipe orang yang mau menunggu. Dia juga bukan sedang memberikan Bayu tawaran, melainkan sebuah perintah mutlak yang tidak bisa ditolak. “Terima atau angkat kaki dari perusahaan ini. Dan nama kamu telah diblacklist dimana pun. Tidak ada instansi yang bersedia menerima kamu!” gertak Rio, dan seketika membuat Bayu terpaksa menyetujuinya. Selain karena digertak, dia juga memang butuh uang itu. “Ba..baik Pak Rio. Sayaaaa… saya akan menerima tugas ini,” jawab Bayu dengan terbata bata. Setelah memberikan jawaban pada Rio, otak Bayu berkelana. "Main sama Bu Maudy? Kira kira seperti apa ya rasanya? Dari luar aja tubuhnya kelihatan putih dan mulus, gimana kalau dilihat dari dalam? Apalagi bayangin kalau dia sedang bergoyang diatas ku? Huuuuh, pasti seruuuu!" celetuk Bayu di dalam hati. Otak mesumnya sudah membayangkan seperti apa aksi Maudy di ranjang. Rio tersenyum lega mendengar jawaban Bayu. Sungguh berbeda dengan raut wajah Maudy tertunduk lesu. Masih belum bisa dia terima keputusan suaminya yang nekat menyewa laki laki untuk menghamilinya. Apalagi laki laki yang dia pilih adalah seorang OB. Sejenak Maudy mengangkat pandangannya, lalu sekilas memperhatikan penampilan Bayu dari ujung kaki hingga ujung rambut. Dan sialnya, saat pandangan Maudy tepat di wajah Bayu, pandangan keduanya tepat bertemu. Maudy segera membuang pandangan, sementara Bayu kembali menundukkan kepala. Tetapi, OB beruntung itu masih menyimpan sejuta pertanyaan di otaknya. “Kenapa pandangan Bu Maudy padaku berbeda dari sebelumnya? Apa, jangan jangan dia sudah mulai tergoda denganku? Karena kan sebenarnya aku ini lebih ganteng dari pada suaminya, badanku juga lebih berotot dari pada Pak Rio yang kerempeng. Bisa jadi itunya juga kecil…” Bayu terkekeh membayangkan isi otaknya yang liar. Bahkan dia masih melanjutkan pikiran konyolnya itu “Setelah melihat fisik ku, pasti Bu Maudy sudah membayangkan aksi hebatku di ranjang. Sayangnya aja nasibku buruk harus pakai seragam OB ini. Coba kalau aku pakai jas dan sepatu kayak Pak Rio, pasti semua wanita tergila gila padaku.. Hahahahhahahah!” Bayu makin berbangga diri dengan fisiknya. Akan tetapi dengan cepat dia membuyarkan lamunannya itu agar tidak menimbulkan masalah dengan bosnya. Meski dia tergoda dengan tubuh Maudy, tetapi dia tetap harus sadar diri dan menghormati bosnya tersebut. Dan sebelum dia meninggalkan ruangan, Bayu menanyakan sesuatu kepada bosnya. “Maaf Pak Rio, apa saya boleh menanyakan sesuatu? “Katakan,” “Di dalam tugas ini, apa ada aturan tertentu yang boleh dikerjakan dan yang tidak boleh dilanggar?” “Maksud kamu?” Rio balik bertanya dengan kening mengerut. “Emm, maksud saya. Apakah dalam melaksanakan tugas nanti, saya boleh memakai banyak gaya dengan durasi yang lama?” tanya Bayu dengan pelan dan sedikit ragu. Dan hal itu seketika membuat Rio dan Maudy membulatkan kedua bola mata mereka ke arah Bayu. Di satu sisi Maudy terkejut dengan kata kata Bayu. “Banyak gaya dan durasi lama”. Karena selama ini Maudy belum pernah merasakannya bersama dengan Rio. Sementara Rio sendiri, dia merasa tersindir dengan pertanyaan itu karena belum sampai mencoba banyak gaya, dia sudah tumpah duluan. “Jangan macam macam! Tugasmu hanya membuat istri saya hamil, jangan pikirkan hal lain!” bentak Rio sembari menggebrak meja di depannya hingga membuat Bayu gemetar. Tetapi dengan polosnya dia masih lanjut bertanya. “Maaf Pak Rio jika pertanyaan saya tadi lancang. Tapi jujur, saya tadi serius bertanya. Dalam melaksanakan tugas saya nanti, saya boleh pakai gaya apa saja? Takutnya, saya lancang dan tidak sopan.” Rio menarik nafas dalam lalu menghembuskannya dengan kasar. Sebisa mungkin dia menahan diri. Dia tidak tau apakah Bayu benar benar bertanya atau sedang menyindirnya. “Kurang ajaarr! Anak ini kayaknya sengaja nyindir aku. Tapi nggak mungkin. Mungkin dia memang benar benar bertanya. Lagian soal ini kan hanya aku dan Maudy yang tahu. OB ini nggak mungkin tau kalau aku gak tahan lama dan gak bisa banyak gaya!”“เที่ยงครับ” โจนาธานตอบ แต่เขาไมได้ขยายความ มันเป็นเที่ยงของอีกวัน วันวาดหลับยาว หลังอาหารมื้อเช้าเมื่อวาน เขาสูบความหวานจากเรือนกายของหล่อนตั้งแต่เช้าจนบ่ายคล้อย และผลที่ได้คือภรรยาป้ายแดง ที่เคยอึด ถึก สลบเหมือดคาอกกว้าง หล่อนหลับยาว จนเขาต้องปลุก ไม่อย่างนั้น คนที่รอแล้วรอเล่าอย่างเขา คงทรมานน่าดู “ง่วงจังเลยค่ะคุณ วาดอยากนอน แล้วก็นอน” เธออ้าปากงับสเต็กปลาที่โจนาธานป้อน พร้อมกับบ่น ดวงตาหรี่ปรือ ทำท่าจะหลับเหมือนที่พูด “ทานก่อนทูนหัว เดี๋ยวค่อยนอน” ชายหนุ่มตัดเนื้อปลาด้วยมีดหั่นสเต็ก ใช้ช้อนส้อมจิ้ม ก่อนจะยกป้อนให้กับวันวาด ดวงตาเขาพราวฉ่ำ เมื่อมองปากแดงๆ น่าจูบของหล่อนตาปรอย “ไม่ไหวแล้วค่ะ วาดๆ” เสียงสะเทิ้นอายกล่าวแผ่วๆ เธอเสหลบสายตาร้อนแรงนั่น แต่จะไปไหนพ้น เมื่อเธอไร้เรี่ยวแรง นอนอยู่บนเตียงโดยมีเขาคอยบริการ ไม่ต่างอะไรจากครั้งแรกที่เจอกัน “วาดไม่ได้ทำอะไรนี่ครับ ไปเพลียอะไรมาเหรอ?” โจนาธานกระเซ้า เขาอมยิ้ม เมื่อสายตาคมๆ ของวันวาด ตวัดขึ้นมองเหมือนจะค้อน “วาดไม่ได้บ้าพลังเหมือนคุณนะคะ จะได้มานั่งหน้าระรื่นอยู่ได้ ทั้ง
ไม่ว่าจะโซฟาในห้องโถง ระเบียงด้านนอกห้องยามท้องฟ้ามืดมิด หรือห้องน้ำเย็นฉ่ำ เตียงนอนนุ่มนิ่ม โจนาธานทำให้ทุกที่กลายเป็นสนามรบ เขาฟัดเธอแบบไม่คิดจะหยุดพัก วันแรกของเธอ...วันวาดสำรักความสุข หลายครั้ง จนนับไม่ทัน เธอหลับไปตอนไหนก็ไม่ทันได้รู้ตัว รู้แค่ว่า ทันทีที่ลืมตา... เธอก็ทำได้แค่คราง... “อ่า....” เพราะนอกจากความแข็งขึงของโจนาธานแล้ว เธอไม่เคยได้แตะต้องอะไรอีก เขาบริการเธออย่างดี ไม่ต้องหยิบจับอะไร ไม่ว่าจะอาบน้ำ กินข้าว โจนาธานจัดให้ สิ่งเดียวที่โจนาธานไม่ทำ...คือเขาไม่ให้เธอใส่เสื้อผ้า กระเป๋าเดินทางของเธอกับของโจนาธาน ถูกวางไว้ที่เดิม...มันไม่ได้ถูกเคลื่อนที่ และก็ไม่ได้รับการเหลียวแลวันที่2...ของทริปฮันนิมูล เสียงคลื่นดังแว่วๆ อยู่ในหู วันวาดปรือตามอง เธอครางเสียงระโหย เมื่อรู้สึกระบมไปทั้งตัว กล้ามเนื้อเธอตึง แขนขา อ่อนแรง...เหมือนกระดูกทุกส่วนถูกป่นเป็นผง... “อรุณสวัสดิ...ทูนหัว” ใบหน้าระรื่นของสามีกับกลิ่นหอมของอาหารเช้าที่ลอยมาแตะตาแตะจมูก ถาดใส่อาหารถูกวางลงบนผิวที่นอน วันวาดผงกศีรษะขึ้นมอง เธอ
เธอล้มโครมลงไปบนพื้น แต่กลับไม่รู้สึกเจ็บ เมื่อคนตัวใหญ่กลายเป็นเบาะนุ่มๆ รองรับเธอไว้พอดี เธอนอนอยู่บนอกแน่นๆ ของสามี ที่เปลือยเปล่า และแน่นตึบ “คุณเฟิร์มหุ่นมาเหรอ...แน่นไปหมดเลยค่ะ” ปลายนิ้วซุกซน กรีดเบาๆ ลงบนแผ่นอก พร้อมกับสัพยอกเสียงขัดเขิน “แหงสิ!! ฉันจะทำอะไรได้นอกจากออกกำลัง เมื่อความต้องการอัดแน่นอยู่ในอก แต่คนใจร้ายไม่ยอมให้ปลดปล่อย” ชายหนุ่มเอ่ยเสียงกระเส่า เขาสูดปากครางเบาๆ เมื่อปลายนิ้วของวันวาด กำลังทำให้สติของเขาขาดผึ่ง หญิงสาวหัวเราะคิก เธอเอียงใบหน้าแนบแก้มกับแผ่นอกเปลือยเปล่า โจนาธานพลิกตัวกลับเร็วๆ เขาโหย่งตัวขึ้น และเหวี่ยงวันวาดขึ้นไปพาดอยู่บนบ่า ก่อนจะโยนเธอไปบนโซฟาตัวใหญ่กลางห้อง “อุ้ย!!” “เธอควรหาอะไรกินก่อนนะวาด...เพราะไม่อย่างนั้น เธอคงไม่มีโอกาสได้มีอะไรตกถึงท้อง นอกจากฉัน” ผู้ชายเปลือยอก เดินไปหยิบผลแอปเปิ้ลสีแดงสดบนโต๊ะกลางห้อง เขาหยิบผลไม้สีแดงสดมาหนึ่งลูก ยกขึ้นกดที่เรียวปาก ก่อนจะโยนให้ภรรยาคนสวยด้วยความหวังดี หล่อนควรหาอะไรลองท้อง...เพราะไม่อย่างนั้น...สิ่งที่ปากของหล่อนจะท
บทที่16.ฮันนีมูน3เดือนต่อมา... งานวิวาห์ของโจนาธานสำเร็จลงด้วยดี เขาได้สาบานตนต่อหน้าพระเจ้า และให้สัตย์ปฏิญาณว่าจะเป็นสามีที่ดี เป็นพ่อที่เข้มแข็ง จะนำพานาวาชีวิตไปให้ตลอดรอดฝั่ง ในแบบที่ผู้ชายคนหนึ่งทำได้ ถึงวันวาดจะยอมตกลงปลงใจแต่งงานด้วย แต่ระหว่างรองานวิวาห์ หญิงสาวก็ยังครองตัวเป็นอย่างดี ที่ยอมให้โจนาธานก็แค่ ‘จูบ’ แต่จะไม่เกินเลยไปกว่านั้น ดังนั้นระหว่างรอ ความกระหายหิวของชายหนุ่มจึงถูกกดเก็บไว้ในอกจนล้นปริ่ม และรอเวลาที่จะปลดปล่อยด้วยความกระตือรือร้น ฮันนีมูลแสนหวาน...คือวันที่โจนาธานตั้งตารอ... เขาเลือกมัลดีฟส์... เพราะเป็นสถานที่ที่วันวาดไม่มีขออ้างที่จะหนีไปทางไหนได้ เมื่อรอบๆ ตัวมีแค่ทะเล... รอยยิ้มแปลกๆ นับตั้งแต่ออกเดินทาง...ของผู้ชายที่ขึ้นชื่อว่าเป็นสามี เล่นเอาพยาบาลสาวขนลุกชัน เขาไม่ได้เรียกร้องอย่างที่เธอหวั่นกลัวตลอดระยะเวลาที่เตรียมงาน หลังตกลงกันไปในระดับหนึ่ง โจนาธานเงียบสงบ ใช้ชีวิตปกติ เขาออกกำลังกายหนักขึ้น เธอได้แต่ห่วงลึกๆ แต่วันวาดรู้ ใต้ความเงียบนั่น คือภูเขาไฟที่รอเวลาปะทุ!!
“น้องผิดเองค่ะ เพราะน้องพิไลเลยเป็นแบบนี้” นางโทษตัวเอง เพราะเป็นคนชักจูงให้พิไลลักษณ์ได้พบเจอกับเสี่ยกวง “เวรใคร กรรมมันน่าคุณพิ...พิไลได้รับโทษทัณฑ์ตามการกระทำของเขา อย่าคิดมากเลย” ชายสูงวัยปลอบใจ...มันเป็นเวรกรรมที่แต่ละคนต้องแบกรับ ผลจากการกระทำของตัวเอง...พิไลลักษณ์เลือกทางนั้
สวนหย่อมข้างบ้าน มีพรรณไม้ประดับชูช่อสลอน กลีบดอกแย้มบานรับแสงอาทิตย์ที่ทอดแสงอ่อนๆ ลงมา บรรยากาศรอบตัวสดชื่น มีกลิ่นหอมๆ ของเกสรดอกไม้ลอยฟุ้ง ชายหนุ่มยืนตัวตรง เขาเงยหน้าขึ้นมองท้องฟ้า ที่มีสีส้มๆ ปนเปอยู่ในระดับหนึ่ง อากาศตอนเช้าตรู่เย็นสบาย จนพลอยทำให้โจนาธานพลอยรู้สึกสดชื่นไปด้วย เสียงย่ำเท้าเบา
บทที่15.เซอร์ไพรส์สุดๆ รถยนต์รับจ้างแล่นมาจอดหน้าประตูบ้านพิศิษรุ่งเรือง สาวใหญ่ในชุดสีสันสะดุดตาก้าวเท้าลงมา สารถีคนขับรีบเปิดประตูลงมา เมื่อมีสัมภาระอยู่ที่ท้ายรถยนต์เป็นจำนวนมาก พิไลหอบกระเป๋าเสื้อผ้า และของใช้ส่วนตัวที่เหลืออยู่ กลับมายังบ้านหลังเดิม...เธอแช่งชักหักกระดูกพิไลลักษณ์มาตลอ
นางตอบบุตรชายคนโต ก่อนจะหมุนตัวไปมองจ้อง บุตรชายคนเล็ก ที่ยืนเฉยเหมือนหุ่นยนต์ “เมื่อไรก็ได้ครับ ยังไงแม่ก็อยู่ที่นี่แล้ว ผมยอมให้โจวันหนึ่ง” เบนกล่าวเสียงร่าเริง เขาเดินผิวปากออกไปจากห้อง นึกอยากเห็นหน้าวันวาด หากโจนาธานจะพามารดาไปเซอร์ไพรส์!! แต่เช้าตรู่!! “เอาล่ะ มาเข้า
レビュー