วังมังกร : หลงจู่ในนิทรา

วังมังกร : หลงจู่ในนิทรา

last updateLast Updated : 2025-08-27
Language: Thai
goodnovel18goodnovel
Not enough ratings
4Chapters
136views
Read
Add to library

Share:  

Report
Overview
Catalog
SCAN CODE TO READ ON APP

จ้าวมังกรทั้งห้ากลับสู่เกาะวังมังกร แต่กลับติดกับในฝันของมังกรหนุ่มผู้เป็นคู่ของตน กลางวันเก็บอาการกลางคืนกลับเผยไต๋หมดเปลือก เมื่อกลิ่นลมหายใจเริ่มร้อนผ่าว ความฝันก็ยิ่งแนบแน่นจนไม่อยากตื่น

View More

Chapter 1

ตอนที่ 1 : เด็กดื้อที่ต้องรับเลี้ยง

"Mas, mau kemana? Kenapa pakai setelan kantor?"

Nessa menatap suaminya dengan begitu heran, padahal ia sudah melepas gaun pengantinnya dan menggantinya dengan lingerie putih berbahan satin yang menonjolkan lekuk tubuhnya.

"Ah… iya, malam ini Mas ada meeting penting,” jawab Reino, nadanya tergesa, kemejanya belum sempat ia rapikan sambil melirik jam di pergelangan tangan.

“Tapi… ini kan malam pertama kita.”

Suara Nessa merendah, matanya bergetar menahan kecewa. “Apa Mas nggak bisa minta izin, walau sebentar?”

Reino terhenti sejenak. Helaan napasnya terdengar pelan, tapi langkahnya tetap seakan ingin pergi. Sementara Nessa berdiri mematung, merasakan dada yang perlahan menghangat oleh rasa tidak diprioritaskan.

Reino menatap wajah Nessa, lalu mengusap pucuk rambut Nessa dengan lembut. Nessa menyandarkan kepalanya pada lengan Reino, sesekali mengusap dada bidang milik Reino berharap bisa sedikit membangkitkan gairah Reino, namun Reino malah menyingkirkan tangan Nessa.

''Maaf sayang, tapi metting ini nggak bisa aku lewatkan karena ini proyek yang sangat besar, lusa aku janji akan bawa kamu honeymoon ke Itali,'' sanggah Reino yang langsung meraih tas kantornya.

Nessa hanya terdiam, raut wajahnya tidak bisa disembunyikan kalau ia teramat kecewa. Malam pertama yang seharusnya hangat dan membahagiakan justru berubah menjadi malam yang sunyi untuk sebuah awal pernikahan.

Setelah Reino pergi, Nessa berjalan mengelilingi kamar Reino. Foto-foto yang terpajang didinding tak lepas dari pandangannya, namun tiba-tiba tatapannya berubah menjadi penuh tanya saat ia menemukan sebuah benda yang berhasil membuatnya terheran-heran.

''Ini kan rattel toy, mainan yang biasa buat bayi? Buat apa Mas Reino beli mainan ini?'' gumam Nessa yang tampak memperhatikan mainan tersebut.

Nessa mempotret mainan bayi itu lalu mengirimkannya pada Reino melalui pesan singkat. Ia duduk di tepi ranjang dengan tatapan kosong, hatinya terasa hampa dan sunyi,  ditambah rasa penasaran mengenai mainan bayi yang tergeletak di meja rias.

Wajahanya tampak kesal, terlihat ingin marah namun ia hanya seorang diri di rumah, tak ada yang bisa dijadikan pelampiasan amarahnya.

Dengan langkah kesal, Nessa meninggalkan kamar. Ia menuruni lorong menuju dapur, berharap menemukan sesuatu yang bisa sedikit meredakan pikirannya, sekadar mencari makanan untuk mengganjal perut.

''Sepertinya semangkuk ramen, bisa membuat moodku jadi lebih membaik,'' gumam Nessa yang kini sudah berada di dapur.

Nessa menyalakan kompor, merebus air ke dalam panci kecil. Aroma bumbu ramen menguar menusuk rongga hidung, hingga membuatnya tak bisa menahan rasa ingin bersin.

Nessa membuka laci lemari yang ada di dapur, untuk mencari sendok juga  garpu. Namun, sekali lagi ia dibuat tercengang ketika ia menemukan sendok kecil berbahan silikon yang biasa dipakai untuk bayi.

''Tadi rattel toy, sekarang sendok bayi sebenarnya punya siapa sih?'' gumam Nessa, wajahnya tampak kesal lantaran terlalu banyak teka-teka di dalam rumah Reino.

Ia teringat saat pertama kali bertemu Reino, di perusahaan milik ayahnya. Nessa jatuh cinta pada pandangan pertama, ia juga merasa semua kriteria pria idamannya ada pada Reino.

Tujuh bulan Nessa menjalin hubungan dengan Reino, ia ingat betul berapa kali ia dan Reino menghabiskan waktu bersama, semua bisa terhitung dengan jari. Reino selalu sibuk dengan pekerjannya bahkan hingga kini saat malam pertama, Reino lebih mengutamakan pekerjaan.

Lantas temuan benda-benda itu menimbulkan pikiran negatif. Nessa mulai berprasangka buruk, menerka-nerka dengan segala tuduhan yang terbesit dihatinya.

''Pesanku ternyata belum di balas juga, aku kira setelah menikah akan lebih banyak menghabiskan waktu dengan Mas Reino. Ternyata sama saja,'' gumam Nessa, meletakan semangkuk ramen yang baru saja selesai dimasak.

Malam pertamanya hanya ditemani semangkuk ramen, tangannya aktif memainkan ponsel melihat-lihat foto pernikahnnya dengan Reino. ia juga melihat foto kedua orang tuanya, dimana rasa rindu itu hadir saat melihat dua wajah kedua orang tua yang selama ini selalu bersamanya.

Tapi malam ini ia berada jauh, tak lagi tinggal dengan kedua orang tuanya dan memutuskan untuk tinggal  berdua di rumah peninggalan orang tua Reino.

''Ayah, mamah... kangen banget rasanya jauh dari kalian, rumah ini sepi aku sendiri di rumah ini, Mah,'' gumam Nessa, dengan mata yang tampak berkaca-kaca.

Nessa lantas mencari kontak mamahnya dan berniat akan menelponnya, ''Jangan-jangan.... aduh Nessa kamu bodoh! Nanti yang ada mereka khawatir.''

Berkali-kali Nessa memukul keningnya, merutuki kebodohannya. Ia pun mengurungkan niatnya dan meletakan kembali ponselnya.

Ceklek....

Tiba-tiba terdengar suara pintu terbuka,Nessa spontan bangkit dari kursinya dan bergegas hendak melihat siapa yang baru saja membuka pintu. Ia juga mengambil gagang sapu untuk bekal senjata darurat, takut jika ternyata orang jahat yang datang masuk.

Perlahan ia melangkah ke arah ruang tamu yang begitu gelap, langkah kakinya semakin pelan ketika melihat seorang pria memakai jaket jeans, tengah berdiri hendak menutup pintu.

Tanpa aba-aba, Nessa langsung menghujani pria misterius itu dengan gagang sapu yang kebetulan berada di dekatnya.

Bugh! Bugh!

“Rasakan ini! Berani-beraninya kamu asal masuk rumah orang, siapa kamu?!” bentaknya, napas tersengal penuh emosi.

Ia memukuli punggung pria itu berkali-kali, memanfaatkan seluruh tenaga yang masih tersisa. Pria itu sempat terhuyung, namun bukannya kabur, ia justru menoleh cepat.

Dalam satu gerakan, tangannya menangkap gagang sapu itu dan menepisnya hingga terlepas dari genggaman Nessa. Sapu itu terpelanting ke lantai, berputar beberapa kali sebelum berhenti.

Expand
Next Chapter
Download

Latest chapter

More Chapters
No Comments
4 Chapters
ตอนที่ 1 : เด็กดื้อที่ต้องรับเลี้ยง
จื่ออายเหอกดเมฆที่เขาขี่อยู่ให้ต่ำลง ก่อนจะร่อนลงจากกลางอากาศอย่างสง่างาม เสื้อคลุมปลิวไสวขณะก้าวช้า ๆ เข้าสู่ประตูภูเขาเหล่าเซียนน้อยผู้เฝ้าประตูเห็นว่าเป็นเขา จึงโค้งคำนับอย่างเคารพพร้อมกล่าวเสียงพร้อมกันว่า“คารวะท่านเซียนจื่อ!”จื่ออายเหอชะงักเล็กน้อย คล้ายรู้สึกว่ามีบางอย่างไม่ชอบมาพากล ทว่าเพียงขยับจิตเล็กน้อยก็จำได้ว่าตนเองคือศิษย์แห่งสำนักจื่ออวิ๋นสำนักจื่ออวิ๋นเป็นหนึ่งในสำนักใหญ่แห่งวงการเซียน แม้เขาจะเพิ่งเข้าสู่หนทางเซียนได้ไม่นาน แต่ด้วยพรสวรรค์อันยอดเยี่ยมทำให้เขาทะลวงถึงขั้นหยวนเสินในเวลาอันสั้น ไม่เพียงมีบทบาทสำคัญในสำนักเท่านั้น แต่ยังเป็นบุคคลระดับแนวหน้าของโลกเซียนอีกด้วยเมื่อเผชิญกับสายตาเคารพศรัทธาของเหล่าศิษย์ จื่ออายเหอก็ยิ้มบาง ๆ พร้อมพยักหน้ารับครั้งนี้เขาเพิ่งกลับจากการฝึกฝนภายนอก กำลังจะขึ้นยอดเขาหลักเพื่อส่งภารกิจแต่จู่ ๆ ก็ได้ยินเสียงเอะอะดังมาจากในป่า เขาเหลือบมองไปอย่างไม่ใส่ใจนัก ทว่ากลับรู้สึกถึงกลิ่นอายอสูรจาง ๆ ลอยออกมาจึงรู้ทันทีว่าคงเป็นพวกผู้ฝึกฝนอสูรในสำนัก ต่างจากสำนักอื่น สำนักจื่ออวิ๋นไม่เข้มงวดในการคัดศิษย์ ขอเพียงจิตใจไม่ชั่วร้ายไม่ว่
last updateLast Updated : 2025-08-27
Read more
ตอนที่ 2 : แม้เพียงเสี้ยวตา
ศิษย์ทั้งสี่ของจื่ออายเหอล้วนมีถ้ำพำนักของตัวเองหากไม่มีปัญหาในการฝึกฝน ก็แทบไม่กลับขึ้นเขามามีเพียงเมื่อประสบอุปสรรคในวิถีบำเพ็ญเท่านั้นจึงจะมาขอคำชี้แนะจากอาจารย์วันที่จื่ออายเหอยอมรับเฮ่อเหลียนเยี่ยนเป็นศิษย์อย่างเป็นทางการ เขาก็เตรียมถ้ำพำนักให้เจ้ามังกรแดงตัวน้อยทันที ให้แยกไปใช้ชีวิตอยู่ด้านนอก เช่นเดียวกับศิษย์พี่คนอื่น ๆแต่เฮ่อเหลียนเยี่ยนกลับส่ายหัวรัว ๆ ไม่ว่าจะพูดหว่านล้อมอย่างไร ก็ไม่ยอมไปไหนทั้งนั้น เขาดื้อดึงจะอยู่กับอาจารย์ให้ได้แม้แต่เมื่อศิษย์พี่แซวเขาว่า “ยังไม่รู้จักโต” เขาก็ทำแค่หน้าแดง แล้วไม่ตอบโต้สักคำ จื่ออายเหอเห็นว่าจิตใจของเขายังเยาว์นัก สุดท้ายก็ยอมให้เขาพักอยู่ห้องถัดไปตามใจภายนอกเฮ่อเหลียนเยี่ยนยังดูไร้เดียงสาเหมือนเดิม แต่ภายในกลับรู้ตัวดีว่าหลังจากกอดครั้งนั้น หัวใจของเขาไม่เหมือนเดิมอีกต่อไป...เมื่อก่อนแม้จะรู้ดีว่าอาจารย์ของตนงดงามเพียงใดเส้นผมสีเงินยาวสลวยประหนึ่งสายธารเยือกเย็น ดวงตาสีน้ำเงินอ่อนราวแสงจันทร์ที่สะท้อนจากหิมะ ปลายนิ้วเรียวยาว ผิวขาวดุจหยกเนื้อดี แถมยังมีท่วงท่าที่สงบนิ่งจนเหมือนหลุดมาจากภาพวาดโบราณแต่ความรู้สึกในตอนนั้น ก็เป็นเ
last updateLast Updated : 2025-08-27
Read more
ตอนที่ 3 : จ้าวมังกรแดง
จ้าวมังกรแดงเดินมาหยุดอยู่หน้าเตาหอม เอียงคอเล็กน้อยอย่างครุ่นคิด ก่อนจะใช้ปลายนิ้วเขี่ยขี้เถ้าเบา ๆ กลิ่นหอมบางเบายังลอยวนในอากาศจนปลายจมูกกระตุกเล็กน้อย“ฝันจะเหมือนจริงขนาดนี้ มันต้องมีอะไรแปลก ๆ แน่” เขาพึมพำกับตัวเอง สีหน้าไม่ไว้วางใจนักเมื่อคิดย้อนถึงตอนที่ จ้าวมังกรเหลือง เคยเอายาแปลก ๆ มาให้ทดลอง แล้วทั้งเกาะห้าจักรก็กลายเป็นโรงละครกลิ่นหอมเคลิ้มฝัน ขนาดเขาเองยังเผลอเข้าใจผิดว่า เสี่ยวเจ๋อ คือ จ้าวมังกรโลหิต แถมเกือบจะทำเรื่องหน้าแตกในที่ประชุมใหญ่ ดีไม่ดีศักดิ์ศรี "จอมมังกรแดงผู้เย่อหยิ่ง" อาจพังพินาศไปทั้งเผ่าเขาถลึงตา กัดฟันกรอด“ต้องเป็นฝีมือเจ้ามังกรเหลืองแน่! พรุ่งนี้ข้าไปเขย่าให้หัวหลุดเลยคอยดู!”แต่พอหันหลังกลับมาก็เห็น จื่ออายเหอ นั่งจิบชาอยู่ตรงขอบเตียง แสงแดดอ่อนยามเช้าตกกระทบเส้นผมสีเงินยาวจนเปล่งประกาย รอยยิ้มเล็ก ๆ ที่มุมปากของอีกฝ่ายเย็นตาแต่กลับอุ่นใจอย่างประหลาดหัวใจของมังกรแดงสะดุดไปครู่หนึ่ง ก่อนที่ความคิดจะทันตั้งตัว ร่างก็พุ่งเข้าไปอย่างไวกว่าใจ“อายเอ๋อร์~” เขาเรียกเสียงยานคางอย่างเอาใจ พร้อมกระโดดเข้ากอดอีกฝ่ายเต็มรัก“อ๊ะ ระวัง—”เสียงของจื่ออายเหอขา
last updateLast Updated : 2025-08-27
Read more
ตอนพิเศษ 1 : คนรัก
ขอวิงวอนด้วยหัวใจขอเป็นหนึ่งเดียวกับท่านยามอรุณขึ้นเหนือผืนเมฆา แสงอาทิตย์ที่สะท้อนบนเกล็ดมังกรแดงสาดประกายราวอัญมณีจากแดนสวรรค์ยอดเขาเซียนในเช้านี้อบอวลด้วยพลังอำนาจของจ้าวมังกรแดงเฮ่อเหลียนเยี่ยนผู้กลายเป็นหนึ่งในห้าผู้ปกครองแดนเซียนรุ่นใหม่ ทว่าในแววตาสีเพลิงคู่นั้น ไม่มีความภาคภูมิ ไม่มีชัยชนะมีเพียงความมุ่งมั่นอันแน่วแน่ที่จะ ได้รักเขาก้าวผ่านทะเลหมอกไปยังศาลากลางสระบัว ซึ่งจื่ออายเหอกำลังรินน้ำชาอยู่เงียบ ๆเส้นผมยาวของอาจารย์ปลิวแผ่วกับลมเช้า ชุดขาวสะอาดดุจหิมะไม่มีมลทิน ใบหน้างดงามเกินกว่าคำเรียบใดจะบรรยายเมื่อเสียงก้าวเท้าดังขึ้นเบื้องหลัง จื่ออายเหอเงยหน้าขึ้นเล็กน้อย“เจ้ามาช้า” น้ำเสียงเรียบ แต่ไม่เย็นชาเฮ่อเหลียนเยี่ยนยิ้ม“แต่ข้าไม่ได้มาในฐานะศิษย์อีกต่อไปแล้ว”เขายื่นมือออกไป และในวินาทีนั้นดอกบัวทั่วสระเบ่งบานพร้อมกันราวต้องมนตร์สายลมหยุดพัด เมฆเหนือศีรษะเรียงตัวกลายเป็นมังกรแดงยิ่งใหญ่โอบล้อมศาลาไว้ ดวงตาทุกคู่ทั่วเขาเซียนเงยขึ้นอย่างตะลึงงัน“จื่ออายเหอ” เสียงของเขาดังแน่น ชัดเจนกว่าทุกครั้งในชีวิต“ตลอดหลายร้อยหลายพันปี ข้าเฝ้ามองท่าน เฝ้ารักท่านอย่างเงียบงัน
last updateLast Updated : 2025-08-27
Read more
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status