ทุกหนี้แค้นล้วนแล้วมีเจ้าของ เล่ม 1 -จวนตระกูลจ้าว-

ทุกหนี้แค้นล้วนแล้วมีเจ้าของ เล่ม 1 -จวนตระกูลจ้าว-

last updateปรับปรุงล่าสุด : 2025-09-25
โดย:  TheXang789ยังไม่จบ
ภาษา: Thai
goodnovel12goodnovel
คะแนนไม่เพียงพอ
15บท
623views
อ่าน
เพิ่มลงในห้องสมุด

แชร์:  

รายงาน
ภาพรวม
แค็ตตาล็อก
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป

จ้าวเซินฝูลืมตาขึ้นมาอีกครั้งก็พบว่าตนเองย้อนกลับมาในช่วงเวลาก่อนที่จะเข้าร่วมกับสำนัก จ้าวเซินฝูทั้งดีใจและเสียใจในเวลาเดียวกัน แต่ไม่นึกว่าพรสวรรค์ที่มีจะติดตัวมาด้วย ดังนั้นชีวิตนี้จ้าวเซินฝูคิดจะตัดสัมพันธ์กับตระกูลจ้าว ยอมเป็นคนไร้แซ่เสียยังจะดีกว่า!

ดูเพิ่มเติม

บทที่ 1

ตอนที่ 1

Anna membuka matanya, menatap ke sekeliling dirinya masih berada di dalam kamar.

‘Ada apa denganku? Apa aku pingsan tadi?’ batin Anna ingin menyentuh kepalanya yang terasa pening. Tapi, dia terkejut dan baru menyadari tangannya diikat pada sisi ranjang. Anna lebih terkejut lagi saat melihat apa yang tengah Raka lakukan di dalam kamar di hadapannya.

Raka tidak hanya mengikat tangan Anna, pria itu juga menutup mulutnya dengan lakban hingga Anna tak bisa mengeluarkan suara. Dia tidak bisa berbuat apa-apa menyaksikan apa yang dilakukan Raka di hadapannya dengan tatapan jijik.

Anna memejamkan matanya, hatinya menahan sakit. Perbuatan Raka sudah sangat kelewatan dan begitu kejam terhadap dirinya. Anna ingin teriak dan lari. Tapi, dia tak berdaya. Hampir satu jam Anna menahan sedih dan luka yang tak berdarah malam itu, di malam pernikahan yang seharusnya menjadi kebahagiaan untuknya.

‘Apa salahku Mas? mengapa kau lakukan ini padaku?’ Rintih Anna dengan air mata berlinang.

Raka mendekatkan wajahnya beberapa waktu kemudian, keringat terlihat jelas di wajah pria itu.

“Jangan menangis dan jangan salahkan aku jika melakukan semua ini. Kau yang keterlaluan, kau yang seharusnya mengerti dengan keinginanku. Aku seorang pria tak bisa untuk menahannya lebih lama,” bisik pria itu seperti sembilu. Anna hanya menggelengkan kepalanya dan air mata berderai di wajahnya.

“Aku merasa puas hari ini, dan ini untukmu sebagai ganti rugi. Jika aku membutuhkanmu aku akan datang menemuimu.”

Setelah melempar segepok uang ke tubuh Anna, Raka pergi meninggalkan kamar itu begitu saja meninggalkan Anna yang tengah menangis sejadi-jadinya. Namun, tanpa suara melihat tubuh Raka pergi meninggalkannya. Dia tidak rela Raka pergi begitu saja. Anna ingin mengejarnya, ingin memukulnya sampai Anna menendang meja nakas di sampingnya dengan marah hingga berjatuhan apa yang ada di atasnya, menimbulkan suara yang cukup keras. Anna berharap ada yang datang dan segera melepaskan dirinya.

Beberapa saat kemudian, muncul Eldwin dari balik pintu. Tatapan remaja itu sangat terkejut melihat keadaan Anna.

Anna panik, dia tak berharap pemuda itu yang muncul. Tapi, dia pun tak bisa mencegah saat pemuda itu masuk dan menghampirinya.

Anna tentu saja tak bisa menjawab dengan mulut yang masih tertutup lakban. Dia berharap Eldwin pergi meninggalkan dirinya yang dalam keadaan hanya mengenakan gaun malam cukup tipis.

Eldwin terlihat gugup dan canggung melihat hal itu. Namun, dia pun lekas tanggap dan buru-buru menarik selimut untuk menutupi tubuh Anna. Anna baru bisa bernafas lega setelah lakban dilepaskan.

Wajah Eldwin begitu dekat saat melepaskan ikatan kedua tangan Anna. Aroma parfum pemuda itu pun tercium jelas di hidung Anna. Situasi itu sempat membuat keduanya gugup saling memalingkan wajah..

“Aku akan meminta bantuan,” ucap Eldwin. Pada saat itu datang Mala dan Wijaya masuk kamar sebelum Eldwin beranjak.

“Anna, Eldwin, apa yang terjadi?”

Pertanyaan Mala tentu saja disertai rasa kaget. Eldwin dan Anna tak mampu menjawab pertanyaan itu. Eldwin sendiri tidak tahu apa yang terjadi sebenarnya, sementara Anna tidak tahu bagaimana memberikan penjelasan.

Anna hanya bisa menangis. Mala menghampirinya untuk menenangkan. Melihat tatapan curiga ayah dan ibunya, Eldwin panik dan kebingungan, kedua orang tuanya pasti menyangka dirinya telah berbuat sesuatu pada Anna.

“Aku tidak melakukan apa pun, Mah, aku datang saat melihat suara keras dari ruangan ini saat ... " Eldwin berusaha memberi penjelasan.

“Aku hanya bertanya dan bukan menuduhmu. Sekarang kalian berdua keluar, biar mama yang mengurus Anna!” perintah Mala pada suami dan putranya.

Kejadian malam itu hanya kepada Mala, Anna menceritakannya. Dan dia meminta sahabatnya itu untuk merahasiakannya pada siapa pun termasuk pada Wijaya dan Eldwin.

“Aku akan mengubur kejadian buruk ini untuk selamanya. Jadi jangan pernah sekalipun, Mbak menyinggungnya lag,” Pinta Anna.

“Lalu setelah ini apa yang akan kamu lakukan? Aku cemas karena depresi kamu menjadi nekat dan melakukan hal bodoh.”

“Aku tidak selemah itu, Mbak, aku tentu saja akan menyibukkan diri dengan bekerja kembali.”

“Di sini? Di kota ini? Aku yakin kamu tidak akan bisa melupakan kejadian itu, bahkan bisa saja kau dan Raka kembali bertemu.”

“Mbak tidak usah khawatir, bagi seorang perempuan luka tetaplah luka, meskipun memaafkan di bibir. Namun, hati yang terluka tidak akan pernah dihapuskan.”

“Baiklah. Oh ya setelah hari ini mungkin kami akan kembali ke Jakarta. Jika kamu butuh sesuatu atau ingin bercerita kamu hubungi saja aku, “pesan Mala.

“Terima kasih, Mbak.”

••

Anna berpikir terlalu sederhana, kenyataannya tinggal di kota yang sama dalam bayang-bayang masa lalu tak membuatnya merasa nyaman dan tenang. Seorang gadis yang ditinggal pergi suaminya di malam pernikahan seharusnya adalah pihak yang menjadi korban. Namun, rumor yang beredar di lingkungan tempat tinggalnya jauh dari perkiraan Anna. Entah dari mana sumbernya, musibah yang seharusnya menjadikan orang-orang simpati kepada Anna sebagai korban justru berbalik. Orang-orang menuduh Anna sebagai gadis pembawa sial, sehingga suaminya meninggalkannya. Orang-orang menganggap Anna tak mampu memberikan nafkah batin kepada suaminya.

“Seorang suami tidak akan meninggalkan istrinya yang cantik jika istrinya tidak menyimpan aib.”

“Atau mungkin dia sebenarnya sudah tidak perawan.”

“Bisa jadi, atau dia memiliki rahasia yang baru diketahui suaminya jadi saat malam pertama suaminya kabur.”

Gunjingan dan sindiran tetangga dekat sangat menyakitkan. Mereka selama ini jelas-jelas mengenal kehidupan Anna dari kecil hingga dewasa. Tapi, kini mereka mencurigai dan menuduh, lebih percaya dengan rumor yang tidak jelas dari mana sumbernya.

“Biarkan orang berpikir dan berkata buruk, Nak, yang penting kamu tidak melakukan seperti apa yang mereka tuduhkan,” kata Aminah dengan suara yang lembut.

“Bagaimana ibu masih bisa percaya, bahkan Anna tidak memberikan penjelasan apa pun kepada ibu tentang kejadian malam itu.”

“Karena ibu yang merawat dan mendidikmu dari kecil, ibu tahu betul seperti apa dirimu.”

“Benar, Mbak, jangan dengarkan apa kata orang, kami lebih percaya dengan, Mbak Anna.” Anggar, adiknya juga memberikan dukungannya. Anna merasa mendapatkan kekuatan untuk bisa menghadapi rumor itu.

Serangan dan kata-kata pedas tidak hanya datang dari tetangga dan kerabat jauh. Keluarga Raka pun mendatangi rumah Anna. Memberikan tuduhan dan menyalahkan Anna dalam kejadian malam itu.

“Kami sudah kehilangan banyak uang untuk biaya pernikahan ini. Tapi, semuanya hancur dalam semalam. Kau sungguh keterlaluan Anna! Seharusnya kau mengatakan dengan jujur sejak awal bahwa sebenarnya kau sudah tidak perawan.”

Deg!

Anna terkejut, perkataan tuduhan dari wanita yang hampir menjadi ibu mertuanya itu begitu menyakitkan.

“Kau tahu Raka sangat sedih dan depresi karena kejadian ini. Dia bahkan pergi entah ke mana dari malam itu sampai hari ini. Dia merasa terhina, dipermalukan dan dibohongi harga dirinya. Jika terjadi sesuatu dengannya kau yang harus bertanggungjawab.”

Anna tersenyum getir mendengar perkataan Sissy yang begitu membela putranya. Bagaimana wanita itu bisa menuduhnya seperti itu. Sayangnya Anna lagi-lagi tak bisa membela diri lantaran Aminah segera maju dan mengusir mereka.

Mendengar tuduhan Sissy, Aminah yang super sabar itu pun tak bisa menahan amarah, mengusir keluarga Raka begitu saja. Aminah sampai mengambil gagang sapu untuk mengusir semuanya keluar dari rumahnya.

“Mereka berbicara seolah mereka bukan wanita dan tidak memiliki anak gadis, berbicara sesuka hati,” gerutu Aminah kesal.

Anna mengerti dibalik kemarahan ibunya, wanita itu menyimpan rasa sakit dan luka. Anna merasa bersalah karena tak bisa mengatakan dengan jujur kejadian yang sebenarnya di malam itu. Karena Anna mencemaskan kesehatan ibunya.

Pandangan sinis beberapa orang terhadap dirinya juga membuat Anna sulit mendapatkan pekerjaan. Namanya telah tercoreng oleh fitnahan keluarga Raka. Statusnya yang sudah menjanda pun menjadi masalah. Orang-orang selalu menatapnya curiga dan mencemaskan kehadiran Anna yang selalu dianggap sebagai penggoda laki-laki.

Beberapa pria di perusahaan menganggapnya wanita murahan yang mudah menjalin hubungan tanpa status. Menawarkan pekerjaan terhadap Anna dengan bayaran tubuhnya.

Anna hampir menyerah dengan keadaan itu. Dalam keadaan putus asa, Anna mendapatkan telepon dari Mala.

“Aku sudah mendengar semuanya dari Anggar tentang kesulitanmu mendapatkan pekerjaan. Sekarang bersiaplah dan datang ke Jakarta segera. Mungkin di sini aku bisa membantu mendapatkan pekerjaan. Begitu tiba di Jakarta segera beri kabar, aku akan mengirim orang untuk menjemputmu,” kata Mala.

Usai mengatakan itu Mala langsung menutup teleponnya, tak memberi kesempatan Anna untuk menolak dan memberikan jawabannya.

แสดง
บทถัดไป
ดาวน์โหลด

บทล่าสุด

บทอื่นๆ
ไม่มีความคิดเห็น
15
ตอนที่ 1
จ้าวเซินฝู บุตรชายคนโตของตระกูลจ้าว ที่ได้เรียกว่าเกิดมาเพื่อไม่เป็นที่ต้องการของผู้เป็นบิดา หากพูดถึงคุณชายใหญ่ตระกูลจ้าวแล้ว ทุกคนจะพูดเป็นเสียงเดียวกันว่าจ้าวซินเหอ คือคุณชายใหญ่ตระกูลจ้าวแม้ว่าจ้าวเซินฝูจะเกิดจากฮูหยินเอกของประมุขตระกูลจ้าว แต่ก็เป็นฮูหยินที่ได้ตบแต่งกันเพราะความต้องการของผู้เป็นประมุขตระกูลในตอนนั้น หรือปู่ของจ้าวเซินฝูนั่นเองแต่ก่อนที่จ้าวเซินฝูจะเกิด ปู่ของจ้าวเซินฝูที่เดินทางไปค้าขายต่างเมืองก็โดนโจรป่าปล้นกลางทาง มันไม่เพียงแต่ปล้นทรัพย์สินไปเท่านั้น แต่ยังปล้นเอาชีวิตของประมุขตระกูลจ้าวในขณะนั้นไปด้วยรถม้าของตระกูลจ้าววิ่งกลับมาที่ตระกูลเองได้อย่างน่าประหลาด ภายในรถม้าที่โอ่อ่าแต่เปรอะเปื้อนไปด้วยร่องรอยของความโหดร้ายในนั้น บรรจุศพไร้ศีรษะของประมุขตระกูลจ้าว และฮูหยินตระกูลจ้าวเอาไว้ด้วยในขณะนั้น กระทั่งจ้าวจวิ้นซานผู้เป็นบุตรชายยังแทบจะล้มทั้งยืน ไม่ต้องพูดถึงมารดาของจ้าวเซินฝูที่กำลังท้องกำลังไส้ เรียกได้ว่าเป็นลมล้มพับไปทั้งอย่างนั้น ไม่ทันได้ระวังว่าตนเองตั้งครรภ์แก่แล้ว เมื่อเป็นอย่างนั้นแล้ว จ้าวเซินฝูจึงต้องคลอดก่อนกำหนดเกือบเดือน ในคืนนั้นจวนตระ
อ่านเพิ่มเติม
ตอนที่ 2
เรือนเล็กแคบที่มีทั้งกลิ่นอับชื้น และกลิ่นเหม็นเน่าโชยอยู่ในอากาศทำเอาจ้าวเซินฝูต้องเบ้หน้า แม้ว่าชีวิตก่อนในตอนที่ยังอยู่กับตระกูลจ้าว จะเคยอยู่ที่แห่งนี้มาก่อนก็ตามแต่หลังจากที่ได้เข้าไปอยู่ในสำนักเจี๋ยเอินแล้ว ความเป็นอยู่ก็ดีขึ้นราวกับพลิกฝ่ามือ อีกทั้งเมื่อได้เลื่อนขั้นเป็นศิษย์หลักได้แล้วก็ได้เรือนส่วนตัวที่อยู่ติดกับเรือนของท่านอาจารย์ ความเป็นอยู่นั้นดีกว่าเรือนเล็กๆนี่ไม่รู้ตั้งกี่เท่าเมื่อเคยใช้ชีวิตที่ดีมาเสียนานแล้ว ก็ไม่อยากจะกลับมาใช้ชีวิตตกต่ำแบบนี้อีก ชีวิตก่อนในตอนที่ยังเล็กอาจจะไม่เข้าใจและสามารถใช้ชีวิตอยู่ที่นี่ได้โดยไม่ต้องเรียกร้องอะไรเป็นเพราะไม่สามารถเรียกร้องอะไรได้ จ้าวเซินฝูแทบจะไม่รู้ด้วยซ้ำว่าตัวเองก็เป็นคุณชายของบ้านเช่นกันและในชีวิตก่อนนั้นเอาแต่โหยหาการยอมรับจากครอบครัวที่ไม่เคยเห็นหัวกัน ดังนั้นจึงได้ไม่แคลงใจว่าสิ่งที่บิดาทำมาตั้งแต่ต้นเป็นการทิ้งขว้างรังแกคิดมาถึงตรงนี้ก็อยากจะหัวเราะออกมาดังๆให้กับความโง่งมของตนเอง ทั้งๆที่ฐานะในตอนนั้นไม่ได้ด้วยไปกว่าผู้ใดใต้หล้า คนนับหมื่นแสนต่างยอมรับในความสามารถอย่างไม่มีข้อกังขา เหตุใดจึงได้โหยหาความรัก และ
อ่านเพิ่มเติม
ตอนที่ 3
ตอนนี้เรือนรับรองของตระกูลจ้าว กลายเป็นสถานที่ผ่อนคลายของเหล่าฮูหยินทั้งสามของจ้าวจวิ้นซาน เมื่อฮูหยินเอกได้จ้างนักดนตรีและนางรำมาจากหอดนตรีที่มีชื่อเสียงในเมืองมาบรรเลงให้ฟังถึงที่จวน พร้อมทั้งชักชวนฮูหยินรองอีกสองคนให้มานั่งชมการแสดงด้วยกันบรรยากาศนั้นเป็นไปอย่างผ่อนคลาย ฮูหยินทั้งสามต่างจิบชาฟังดนตรี ดูนางรำ ผละสายตาไปชมนกชมไม้รอบข้างอย่างสุขใจจนกระทั่งเสียงตึงตังที่ดังมาแต่ไกลทำเอาติงมี่เซียนผู้เป็นฮูหยินเอกขมวดคิ้วฉับด้วยความไม่พอใจ เสียงวิ่งกระแทกเท้าดังใกล้ขึ้น นางเหลือบตาไปมองทางต้นเสียง เห็นเป็นบุตรชายของนางวิ่งมาด้วยท่าทางตื่นตระหนก และยังมีบ่าวหญิงสองคนที่วิ่งตามมาบ่าวหญิงทั้งสองสบตากับฮูหยินเอกเล็กน้อย พวกนางกำลังจัดเตรียมขนมแกล้มน้ำชาของเหล่าฮูหยินอยู่ส่วนหลังของห้องรับรอง อยู่ๆคุณชายใหญ่ก็วิ่งมาอย่างตื่นตระหนกพลางถามหามารดาของตน แต่ก่อนที่บ่าวทั้งคู่จะได้ตอบอะไรกลับไป จ้าวซินเหอที่ได้ยินเสียงเพลงเสียก่อน ก็รีบวิ่งมาติงมี่เซียนเพียงแค่สะบัดมือไล่บ่าวทั้งคู่ออกไป ก่อนจะเอ่ยตำหนิบุตรชายของตนที่วิ่งตึงตังเข้ามาไม่รักษากริยาของคุณชายตระกูลใหญ่แม้แต่น้อย"เหตุใดจึงทำตัวไร้
อ่านเพิ่มเติม
ตอนที่ 4
"วิชามารอย่างนั้นหรือ?"น้ำเสียงเจือไปด้วยความสงสัย ไม่คล้ายว่าตื่นตระหนกเสียเท่าไหร่ จ้าวจวิ้นซานยังไม่ละสายตาจากจ้าวเซินฝูที่มองมาอย่างไม่เกรงกลัวบุตรชายคนนี้ ไม่ได้เห็นมานานนัก แต่ไม่ว่าจะมองอย่างไรก็ดูไม่คล้ายว่าจะเป็นผู้ฝึกวิชามารอะไรนั่นอย่างที่บุตรชายคนรองกล่าว"ท่านพี่ อาเหอเป็นเพียงเด็กคนหนึ่งเท่านั้น อาจจะเกิดความเข้าใจผิด""หากเป็นเพียงแค่ความเข้าใจผิด แล้วเหตุใดเจ้าจึงมาที่นี่?"ติงมี่เซียนพยายามจะแก้ต่างให้จ้าวซินเหอ แต่อย่างที่จ้าวจวิ้นซานพูด หากมันเป็นเพียงเรื่องเข้าใจผิดของเด็กๆ ทำไมฮูหยินใหญ่จึงต้องมาด้วยตัวเอง อีกทั้งยังมีพ่อบ้านหยางมาอีกด้วย"แค่คำพูดของเด็ก เจ้าอย่าทำให้มันเป็นเรื่องใหญ่"เรื่องการใช้วิชามารในยุทธภพนั้นถือเป็นเรื่องต้องห้าม ไม่ควรพูดสุ่มสี่สุ่มห้ากล่าวหาคนอื่นไปเรื่อยอย่างที่จ้าวซินเหอทำ แต่เป็นเพราะในช่วงที่จ้าวซินเหอกำลังสับสนเกี่ยวกับการใช้พลังของจ้าวเซินฝูนั้น บ่าวผู้หนึ่งได้บอกว่ามันคือวิชามาร ดังนั้นจ้าวซินเหอจึงแตกตื่นว่าสิ่งที่จ้าวเซินฝูใช้นั้นเป็นวิชามารทั้งๆที่คนที่กองกันอยู่หน้าเรือนเล็กนี่เมื่อครู่ ไม่เคยมีใครได้เห็นหรือสัมผัสวิชามารจ
อ่านเพิ่มเติม
ตอนที่ 5
"ผี?""ขอรับนายท่าน""เมื่อวานก็วิชามาร วันนี้ก็ผีสาง มันอะไรกันนักกันหนา?"จ้าวจวิ้นซานยกมือขึ้นมาบีบนวดขมับคลายเส้นเบาๆหลังจากได้ยินรายงานเกี่ยวกับเหตุการณ์วุ่นวายเมื่อเช้าเมื่อวานหลังจากกลับถึงบ้านก็ได้รับรู้เรื่องน่าปวดหัวอย่างเรือนเล็กท้ายจวนมีปัญหา พอไปถึงคนก็บอกว่าไอ้มารหัวขนนั่นฝึกวิชามาร แม้ว่าจะพูดอย่างนั้นแต่อย่างไรแล้วมันก็เป็นเพียงแค่เรื่องไร้สาระ ไอ้สิ่งที่เรียกว่าวิชามารไม่ใช่ว่าใครจะฝึกก็ได้อีกทั้งเช้ามายังไม่ทันจะตื่นดี ก็มีบ่าวหน้าโง่วิ่งแตกตื่นมาพูดจาเลอะเลือนว่าเรือนเล็กหลังจวนมีผี อยู่กันมาเป็นสิบปี อยู่ๆมันจะไปมีผีสางอะไรได้อย่างไรครั้นจะเอ่ยถามบุตรชายเกี่ยวกับเรื่องนี้ จ้าวซินเหอก็ยังนอนไม่ตื่น"นายท่านขอรับ แต่บ่าวทั้งสามคน...""บ่าวทั้งสามคน?""ขอรับ เป็นบ่าวของคุณชายใหญ่""เรียกมาพบข้า ส่วนเจ้า ไปเรียกคุณชายใหญ่มา"จ้าวจวิ้นซานออกคำสั่ง บ่าวทั้งสองคนที่ได้รับคำสั่งรีบไปตามคนที่จ้าวจวิ้นซานต้องการพบมาทันที เวลาผ่านไปเพียงไม่นาน ก็มีกลุ่มบ่าวแบกอะไรบางอย่างมา ดูแล้ววุ่นวายไม่น้อย"นั่นอะไร?""เรียนนายท่าน เป็นบ่าวของคุณชายใหญ่ทั้งสามคนขอรับ"สภาพของบ่าวเด็ก
อ่านเพิ่มเติม
ตอนที่ 6
เรื่องราวที่ว่าเรือนเล็กท้ายจวนตระกูลจ้าวมีผี หรือเรื่องที่คุณชายใหญ่ใช้วิชามารนั้นแพร่กระจายไปทั่วทั้งจวน แต่ก็ไม่มีผู้ใดกล้านำเรื่องพวกนี้ออกไปพูดนอกจวน เพราะกลัวว่าหากคุณชายใหญ่รู้เข้า คงได้มาจัดการตัวเองแน่นอนในขณะที่ตัวต้นเร่องอย่างจ้าวเซินฝูนั้น วันนี้ก็ไม่ได้ออกไปไหน แม้แต่กวาดใบไม้หน้าเรือนก็ไม่ทำอาหาร วัตถุดิบที่นำมายังพอมีเหลืออยู่ วันพรุ่งนี้ก็เป็นวันสุดท้ายสำหรับการกักบริเวณแต่เรื่องที่จ้าวเซินฝูอยู่แต่ในจวนนั้น บ่าวในจวนเอาไปพูดกันว่าเป็นเพราะจ้าวเซินฝูไม่ได้ทานอาหารแบบมนุษย์ทั่วไป ผู้ที่เรียนวิชามารจะสูบกินเลือดเนื้อ วิญญาณของผู้อื่น เรื่องเหล่านี้ทำให้ที่ผ่านมาไม่มีใครแม้แต่คนเดียวย่างกรายผ่านหน้าบ้านแม้จะเดินไปยังสวน หรือห้องครัว ยังยอมเดินอ้อมทางอื่นเพื่อหลีกเลี่ยงไม่ให้ตัวเองมาวนเวียนอยู่หน้าเรือนเล็กและนั่นเป็นเรื่องที่สร้างประโยชน์ให้จ้าวเซินฝูเป็นอย่างมากการรวบรวมพลังปราณเป็นไปได้อย่างราบรื่นเพราะไม่มีใครเข้ามากวน บ่าวในเรือนไม่มีใครกล้าเดินผ่านเรือนเล็ก จ้าวซินเหอที่เป็นหัวโจกคอยพาบ่าวมากลั่นแกล้งจ้าวเซินฝู ตอนนี้ติงมี่เซียนได้พาขึ้นเขา เข้าวัดเพื่อปัดเป่าสิ
อ่านเพิ่มเติม
ตอนที่ 7
ย้อนกลับไปเมื่อตอนที่ติงมี่เซียนยังเดินทางไปไหว้พระบนเขา และจ้าวเซินฝูพ้นโทษกักบริเวณเป็นวันแรก...จ้าวเซินฝูคิดวิธีที่จะทวงคืนสมบัติของมารดาคืนมาได้แล้วสมบัติของใคร...ก็ให้คนนั้นเป็นผู้ทวงคืนดังนั้นจ้าวเซินฝูคิดจะใช้ความหวาดกลัวของผู้คนในตระกูลจ้าวให้เป็นประโยชน์ ในเมื่อตอนนี้คนในจวนเอาแต่พูดว่าจ้าวเซินฝูร่ำเรียนวิชามาร เรียกภูติผีวิญญาณมาเป็นบริวารได้ ดังนั้นก็ให้เชื่อไปเช่นนั้น...เช้าตรู่ของวันที่พ้นโทษกักบริเวณ จ้าวเซินฝูมุ่งหน้าไปยังหอบรรพชนหอบรรพชนที่ว่า อยู่ถัดจากเรือนรับรองมานิดหน่อย แม้ว่าตระกูลจ้าวจะอบรมบุตรหลานไม่ได้ความเท่าไรนัก แต่ว่าบุตรหลานตระกูลจ้าวนั้นให้ความสำคัญกับบรรพบุรุษเป็นอย่างมากจุดมุ่งหมายของจ้าวเซินฝูในวันนี้คือการมาเคารพป้ายวิญญาณของมารดาและเพื่อขอล่วงเกิน ใช้ชื่อของมารดากระทำเรื่องผิดศีลธรรมไร้ยางอาย...ความเชื่อของคนในจวนตระกูลจ้าวแท้ๆ ทำให้จ้าวเซินฝูคิดได้ว่าหากเชื่อกันไปเช่นนั้นแล้ว ไม่จำเป็นต้องไปอธิบายอะไรให้เสียแผน สู้ใช้ความกลัวที่มีของคนในจวนปีนป่ายสู่ความสำเร็จเสียยังจะดีกว่าหลังจากเคารพป้ายวิญญาณของมารดาเสร็จแล้ว จ้าวเซินฝูก็กลับมาเก็บตัวใ
อ่านเพิ่มเติม
ตอนที่ 8
"ฮูหยิน?""นางคงหมายถึงเมิ่งหรูซี"ติงมี่เซียนเองออกจะเชื่อครึ่งไม่เชื่อครึ่งในเรื่องที่ได้รับฟัง แต่ว่าสภาพของจ้าวจวิ้นซานนั้น ทำให้นางมองว่าเป็นเรื่องโกหกไม่ได้เลย"เช่นนั้นท่านพี่จะทำอย่างไรเจ้าคะ"จ้าวจวิ้นซานเองก็ไม่รู้ว่าจะจัดการกับเรื่องที่เกิดขึ้นอย่างไร ในตอนแรกนั้นจ้าวจวิ้นซานหวังจะใช้จ้าวเซินฝูให้เป็นประโยชน์ด้วยซ้ำแต่ในตอนนี้ จ้าวเซินฝูนอกจะทำประโยชน์ไม่ได้แล้วยังให้โทษอีกด้วย"เจ้าพอจะรู้จักไต้ซือที่เก่งกาจบ้างหรือไม่"หากเป็นเรื่องภูติผี ก็ต้องยกให้ไต้ซือที่เชี่ยวชาญเป็นผู้จัดการ และต้องจัดการอย่างเร่งด่วน ในตอนนี้นั้นสถานการณ์ในจวนตระกูลจ้าวไม่สู้ดีแล้วนอกจากจะมีปัญหาภายในจวน เรื่องพวกนี้ยังหลุดออกไปถึงนอกจวน จนตอนนี้ผู้คนต่างเล่าลือกันไปไกล แต่งเติมเสียจนไม่เหลือเค้าโครงเดิมกลายเป็นว่าตอนนี้ ตระกูลจ้าวไม่มีผู้ใดอยากคบค้าด้วย เพราะเล่าลือกันว่าเป็นตระกูลต้องสาปไปเสียแล้ว"ท่านพี่หมายถึง...""ให้ไต้ซือลองมาจัดการหน่อยเถอะ ปล่อยเอาไว้นานกว่านี้มีแต่จะสร้างเรื่องไม่จบสิ้น"ติงมี่เซียนนิ่งไปเล็กน้อยก่อนจะตกปากรับคำ นางรีบไปจัดการเรื่องที่สามีมอบหมายให้ทันที ติงมี่เซียนนั
อ่านเพิ่มเติม
ตอนที่ 9
เมื่อความมืดมิดมาเยือนในยามราตรี ไต้ซือได้ขอไม่ให้ผู้ใดไปวุ่นวายที่เรือนเล็กท้ายจวน เพราะที่ตรงนั้นจะเป็นที่ไต้ซือต้องทำพิธีไล่วิญญาณดังนั้นตอนนี้ที่บริเวณลานกว้างหน้าเรือนเล็กจึงมีเพียงไต้ซือยืนประจันหน้าอยู่ถ้าหากถามว่าเหตุใดไต้ซือจึงไม่ได้เกรงกลัวต่อวิญญาณที่คนในจวนพูดถึงกันน่ะหรือ...นั่นย่อมเป็นเพราะว่าไต้ซือยังคงปักใจเชื่อว่าวิญญาณที่คนตระกูลจ้าวเจอนั้น เป็นการจัดฉากของพรรคพวกตัวเองดังนั้นแค่เพียงมายืนทำท่าทางเหมือนกับกำลังประกอบพิธีไล่วิญญาณก็คงเพียงพอที่จะตบตาแล้วไต้ซือผู้นั้นกระหยิ่มยิ้มย่องอย่างลำพองใจ นึกถึงค่าตอบแทนที่จ้าวจวิ้นซานจะมอบให้ยิ่งทำให้สุขใจมากขึ้นไปอีก โดยที่ไม่รู้ว่ามีอะไรรออยู่ในขณะที่ไต้ซือผู้นั้นไม่ได้เอะใจ จ้าวเซินฝูที่ยืนมองผ่านหน้าต่างในเรือนเล็กนั้นฉีกยิ้มกว้างอย่างสะใจยิ่งกว่าคนที่อยู่ด้านนอกจ้าวเซินฝูไม่รู้ว่าอะไรทำให้ไต้ซือผู้นั้นคิดว่าตนเองจะสามารถจัดการกับละครฉากใหญ่ของจ้าวเซินฝูได้ แต่ก็คาดหวังความสนุกเอาไว้ไม่น้อย"ถ้าอย่างนั้น... เริ่มกันเลยดีหรือไม่..."จ้าวเซินฝูยกมือขึ้นช้าๆ ลมด้านนอกเริ่มพัดแรงขึ้นจนปลายไม้โอนเอียงไปตามแรงลม แม้จะมีสาย
อ่านเพิ่มเติม
ตอนที่ 10
ช่วงเวลาที่ไม่น่าอภิรมย์มากที่สุดของตระกูลจ้าว คือเมื่อยามที่ตะวันลับขอบฟ้า...ช่วงเวลาที่แสนน่าหวาดหวั่นของคนที่อยู่ในจวนตระกูลจ้าวทั้งเจ้านายและบ่าวไพร่มารวมตัวกันอยู่ที่เดียว เรือนรับรองถูกใช้เป็นที่ซุกหัวนอนในยามค่ำคืนของคนในตระกูลนี้แต่ถึงอย่างนั้น ทุกๆคืนก็ยังได้ยินเสียงลมหวีดหวิวอยู่ด้านนอก เรือนรับรองนั้นแม้ในยามที่ทุกคนรวมตัวกันอยู่ ด้านนอกก็ยังมีเสียงฝีเท้าที่เดินรอบเรือนครั้งหนึ่งเคยให้บ่าวพากันออกไปดูว่าใครเป็นคนเดิน แต่เมื่อออกไปดูก็พบเพียงความว่างเปล่า สายลมกรรโชกแรง พัดพายอดไม้สูงเอนไหวตามลมเป็นภาพที่น่าขนลุกหลังจากนั้นแม้จะมีเสียงเดินรอบเรือนรับรอง หรือเสียงขูดเล็บกับบานหน้าต่าง กระทั่งเสียงเดินบนหลังคาเรือนรับรองก็ไม่มีใครกล้าออกไปดูแต่คืนนี้ จะเป็นคืนสุดท้ายแล้ว การกลั่นแกล้งทั้งหมดจะจบลงในคืนนี้ดังนั้นจ้าวซิ่วเทียนจึงคาดหวังให้มันเป็นคืนที่จะฝังอยู่ในใจของผู้พบเจอไปจนตาย..."จงอยู่กับความหวาดกลัวไปชั่วชีวิตเสียเถอะ"เสียงแผ่วเบาพัดหายไปกับสายลมแรง จ้าวเซินฝูคับแค้นเสียจนต้องเอ่ยปากกับตัวเอง เกรงว่าหากไม่ได้ระบายออกมาเสียหน่อยคงจะอกแตกตายเรื่องที่ว่าจะให้ยกโทษ
อ่านเพิ่มเติม
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status