เมื่อฉันขายตัวให้คุณหมอทั้งสาม (5p)

เมื่อฉันขายตัวให้คุณหมอทั้งสาม (5p)

last update最終更新日 : 2026-01-12
言語: Thai
goodnovel18goodnovel
評価が足りません
247チャプター
21.3Kビュー
読む
本棚に追加

共有:  

報告
あらすじ
カタログ
コードをスキャンしてアプリで読む

概要

อีโรติก

เศร้าใจ

เด็กดี

หมอ

ต่างวัย

ความรักครั้งแรก

แอบรัก

ใครเป็นคนกำหนดหรอว่าความรักควรมีกันแค่สองคน? แต่สำหรับฉันความรักจะถ้ามีแค่สอง มันจะไปเร้าใจอะไรล่ะ!^ω^ ฉันเป็นเด็กต่างหวัดที่เข้ามาหางานทำในเมืองหลวง แต่เพราะชีวิตที่ขัดสน จนหมดหนทางจึงต้องจำใจขายร่างกายเพื่อหาเงินv_v และเป็นการขายครั้งแรกของฉัน แต่ปัญหาคือ ฉันต้องมีอะไรกับผู้ชายถึงสามคน!!!⊙_⊙ แต่แล้วเรื่องมันก็พลิกเมื่อเขาทั้งสามยื่นข้อเสนอให้ฉันว่า ให้มาเป็นเด็กในอุปการะของพวกเขาแทน และให้ย้ายไปอยู่ในบ้านส่วนตัวของพวกเขา หน้าที่ของฉันคือ....ทำความสะอาดบ้าน ทำอาหาร ทำทุกอย่างรวมถึงเรื่องบนเตียง≧∇≦ แต่มีข้อห้ามที่ว่าคือ •ห้ามรัก •ห้ามหึง •ห้ามหวง •ห้ามทำเกินหน้าที่ •ห้ามทำตัวเป็นเจ้าของ •เวลาอยู่ข้างนอกห้ามทำเป็นรู้จักกัน Σ (O_O แต่ความรู้สึกมันห้ามกันไม่ได้นี่สิ ฉันควรทำยังไง ●︿● *ห้ามคัดลอกหรือดัดแปลงเนื้อหาเพิอผลประโยชน์ของตนเองหากพบเห็น จะดำเนินคดีตามกฏหมาย*

もっと見る

第1話

Episode.1 รับงาน

“Kau yakin dengan keputusanmu, Shaw? Aku hanya mengajak, tidak memaksa.”

Seorang remaja sedang fokus mengemas barang yang akan dibawa, menyusunnya rapi ke dalam tas. Di hadapannya, Shaw yang beberapa tahun lebih muda darinya mengangguk yakin.

“Hum!”

“Baiklah, tapi ingat yang kukatakan! Segera pergi begitu aku naik helikopter atau setidaknya segera pergi begitu helikopter mengudara. Mengerti?” Daniel, sang remaja, menoleh. Masih terlihat guratan ragu padanya mengingat rencana ini sangat berisiko.

Shaw mengangguk.

“Kita akan menyusuri perbatasan distrik Aloclya dan distrik Acilav di sisi barat. Sekolah, jembatan, rumah sakit, serta beberapa rumah makan dan rumah penduduk masih dalam tahap perbaikan di dekat perbatasan itu. Jadi, orang lain yang tidak berkepentingan dilarang ke sana dan di sana akan sepi saat malam hari. Hanya beberapa pengawal yang berjaga,” kata Daniel, menjelaskan hati-hati. “Kau tahu, 'kan, resikonya? Jadi, sekali lagi aku tanya. Kau yakin ikut? Karena kalau kau ikut, kita akan pergi berdua, lalu kau akan pulang sendirian.”

Shaw mengangguk lagi. Ia sudah memikirkan masak-masak. Ini adalah kesempatan langka. Tidak ada orang yang berani merencanakan dan melakukan ini selain Daniel.

Setelah mengecek sekali lagi barang-barang yang akan dibawa, Daniel menggendong satu ransel di punggung dan satu lagi di dada.

“Ayo, kita bisa pergi sekarang!” seru Daniel.

Sempat terjadi perbincangan alot antara Shaw dengan kakek dan neneknya. Butuh beberapa menit lebih lama untuk meyakinkan kakek dan nenek agar mengizinkan Shaw ikut serta. Usai mengantongi izin, Shaw bersama Daniel pergi; mulai menjalankan rencana yang sudah disusun rapi.

Perbatasan distrik ditandai dengan sungai yang diapit dua hutan kecil. Hampar rumput dan sawah mengapit jalanan yang menghubungkan kedua distrik.

Daniel dan Shaw berlari secepat yang mereka bisa tanpa menimbulkan suara apa pun saat melewati padang rumput; penanda mereka sudah dekat ke perbatasan. Mereka berpacu dengan waktu dan sorot lampu dari para penjaga yang terus berputar mengawasi sekitar.

Pada saat ini, ingatan Daniel melanglang.

“Tolong pertimbangkan lagi, Tuan.” Daniel memohon kala itu, berdiri di seberang meja.

“Tidak bisa, Dan. Keputusan sudah keluar. Kau remaja cerdas, catatan prestasimu sangat cerah, tetapi kau tidak bisa gunakan itu untuk dapat izin melanjutkan pendidikan keluar Zanwan.” Petugas kantor perizinan di hadapan Daniel menumpuk lembar kertas sertifikat, menaruhnya di meja, menggesernya ke arah Daniel. “Aku tidak ingin mengatur, tetapi sebaiknya kali ini kau benar-benar berhenti.”

Sudah hari kelima Daniel datang, tetapi jawaban yang didapatkannya tetap sama. Permohonannya untuk melanjutkan pendidikan di negeri luar ditolak.

“Mengapa? Kalian yang sesumbar siapa pun yang bisa memenangkan sepuluh sertifikat kejuaraan di peringkat pertama bisa melanjutkan pendidikan ke luar Zanwan. Angkatanku dari distrik Aloclya juga ada yang lolos tahun ini, padahal kualifikasiku lebih tinggi darinya. Mengapa aku tidak boleh?”

“Karena itu kau!” Petugas menyentak, lalu menghela napas panjang dan mengusap wajah.

“Apa?” Daniel mengernyit. Ia seperti mengerti, tetapi ia seperti tidak ingin mengerti.

“Jangan memancing amarah petinggi dan tetua desa, Dan.”

“Setidaknya beritahu aku. Biarkan aku mengerti.”

Petugas melepas kacamatanya sebentar. “Kau bukan dari distrik Aloclya dan semua yang kau gaungkan membuat orang berasumsi dalam dirimu tumbuh bibit pemberontak. Itu masalahnya.”

“Tapi ….”

“Sudah. Tidak ada keadilan, Dan. Kau harus terima itu. Kau terlalu vokal, padahal kau sendiri tahu para petinggi dan tetua desa tidak suka perubahan.”

Begitu memasuki kawasan dalam perbaikan akibat perang dengan para perompak beberapa waktu lalu, Daniel dan Shaw berjalan mengendap-endap. Sesuai perkiraan, keadaan sunyi sepi; hanya ada beberapa pengawal yang berjaga.

“Atau kau mungkin masih punya harapan.” Bayang petugas perizinan berputar lagi di kepala Daniel. Ia melirik ke pintu. Daniel turut menoleh.

Seorang petinggi desa masuk, tetapi keluar lagi begitu melihat Daniel.

“Tuan, tunggu!”

Daniel segera mengambil sertifikatnya dan berlari. Sampai di luar kantor, prajurit petinggi desa menghalau Daniel.

“Tuan!”

Lantang teriakan Daniel tidak berbalas. Petinggi desa menaiki kereta, lalu pergi begitu saja diikuti prajuritnya.

Petugas perizinan menghampiri, berdiri di samping Daniel.

“Bahkan petinggi desa pun tidak mau lagi mengurusi. Kau memang harus berhenti, tetapi kalau kau masih ingin mencoba, temui Tuan Hunt. Itu harapan terakhirmu.”

“Meminta pada petinggi desa saja sulit, apalagi pada pemimpin desa.”

“Aku yakin kau punya pilihan.” Petugas menepuk pundak Daniel, lalu masuk kantor.

Daniel mematung, kecewa. Ia membawa kekecewaannya seperti menambahkan kayu kering pada api yang menyala. Penolakan yang ia dapatkan mendorong tekadnya makin besar untuk keluar dari Zanwan dan ia mencoba mewujudkannya malam ini.

Daniel dan Shaw melewati celah dinding tembok sekolah yang belum selesai direnovasi, kembali berlari saat melewati tanah lapang, mengendap-endap lagi melewati restoran, dan masuk ke gang kecil rumah-rumah penduduk dengan merapat pada sisi dinding yang tidak terkena cahaya lampu.

Sejenak, mereka berhenti dan melihat sekitar saat sampai di ujung bangunan sisi barat yang paling dekat perbatasan hutan Zanwan, lalu berlari cepat menuju hutan saat keadaan dirasa sudah aman.

“Bagaimana ini? Penjagaannya sangat ketat!” Shaw berbisik sangat pelan. Matanya jeli mengawasi gerak-gerik lima jagawana yang bertugas di bawah; mengarahkan senter ke sekeliling.

Di atas menara, tiga jagawana memantau melalui sorot lampu menara yang jangkauan cahayanya lebih jauh dan lebih jelas.

Shaw cemas.

Agaknya rencana mereka akan lebih sulit untuk diwujudkan. Otak Shaw berpikir keras apa kiranya yang harus ia lakukan jika ketahuan dan semua tidak sesuai rencana. Untuk sampai ke hutan saja mereka sudah kesulitan, ditambah harus melewati hutan dengan banyak pos berjarak di sepanjang hutan dan bibir pantai.

Memikirkan kemungkinan terburuk membuat Shaw lebih menajamkan pendengaran dan penglihatannya. Pelarian sangat dilarang di Zanwan. Hukumannya tidak main-main.

“Enam menit lagi pergantian sif. Kita bisa melewati pos saat keadaan lengang. Terus perhatikan! Kudengar para jagawana yang bertugas di malam hari adalah yang terpilih, terbaik dari yang terbaik. Pendengaran mereka tajam dan mereka sudah sangat terbiasa berada di alam bebas. Suara daun kering yang diremas dari jarak 50 meter pun bisa sampai ke telinga mereka,” sahut Daniel, berbisik tidak kalah pelan, sangat pelan. Ia sama cemasnya dengan Shaw. Namun, tidak ia tunjukkan.

Shaw melotot mendengar penuturan Daniel di sampingnya. Matanya sesaat beralih pada sekitar kaki mereka, memastikan tidak ada daun kering ataupun ranting di sana.

“Mereka sudah kembali. Hanya butuh tujuh menit untuk jagawana berikutnya datang. Jadi, kita harus bergegas. Ikuti aku.”

Daniel melangkah cepat sambil berjongkok di balik semak belukar, diikuti Shaw. Tujuan mereka adalah pantai di barat daya, sudut yang cukup sepi dengan hutan yang sangat lebat, sempurna untuk mendukung rencana pelarian mereka.

Sesampainya di bibir pantai, Shaw mengedarkan pandang menyusuri hutan sementara Daniel menyisir langit. Mata Daniel melebar berbinar kala melihat sebuah helikopter mendekat, lalu mendarat. Lampu menara akan kembali bergerak dalam sepuluh menit setelah dinyalakan, cukup untuk helikopter mendarat, menunggu penumpangnya masuk, lalu kembali mengudara.

“Dasar agen. Mereka bawa heli bayang, eh?” Daniel membatin. Jelas helikopter yang dilihatnya saat ini bukanlah yang direncanakan. Helikopter yang dilihatnya sekarang sangat gelap dan senyap.

“Ini, ambillah ....” Daniel menyerahkan satu tas krem berukuran sedang yang ia gendong di dada pada Shaw.

Melihat Shaw mengerutkan kening tanpa menerima tasnya, Daniel meraih tangan Shaw, lalu menyerahkan tas dan berujar, “Ada beberapa benda di dalamnya. Semoga itu bisa bermanfaat untukmu.”

“Dan, cepatlah!” Seorang laki-laki sebaya Daniel menghampiri mereka dengan sorot khawatir. Ia menunjuk ke arah hutan, celah pepohonan, tepatnya menara pengawas terdekat dari mereka, lalu turun ke bawah, menunjuk jagawana baru yang sudah setengah jarak dari pos.

Daniel mengangguk, kembali menoleh menatap Shaw.

“Aku percaya padamu, Shaw. Kau mampu, aku bisa melihat itu. Karena itu, aku membawamu ke sini. Setelah ini kau harus segera sembunyi dan pulang dengan aman.”

Shaw diam, mendengarkan dengan baik. Ia tahu, mungkin saja ini akan jadi pertemuan terakhir mereka. Jadi, ia ingin mendengar semua yang Daniel katakan, mengingat suara dan wajah Daniel.

Daniel memegang kedua pundak Shaw, menatap lekat anak lelaki yang sudah ia anggap seperti adik kandungnya sendiri.

“Kau pasti bisa membebaskan Zanwan. Suatu saat nanti, orang-orang pasti akan mendengarkanmu. Untuk itu, kau harus bisa membebaskan diri dari jeruji tanah anarki ini. Hadapi dirimu dahulu. Ketakutanmu, kekhawatiranmu, keraguanmu, kegundahanmu. Menangkan perang di dalam dirimu dahulu, kuasai dunia di dalam dirimu, maka kau bisa meruntuhkan benteng Zanwan. Kelak, tanah anarki ini pasti bisa kau taklukkan. Jaga dirimu baik-baik, Shaw ....”

Dipeluknya Shaw erat untuk sesaat sebelum naik ke helikopter. Ada rasa bersalah menyelimutinya. Daniel tahu benar, mengajak Shaw terlibat dalam rencana ini bukanlah sepenuhnya keputusan bijak. Meski Shaw sangat lincah dan cerdas, Shaw tetaplah anak-anak.

Melihat Shaw bergeming di tempatnya, Daniel menggunakan bahasa isyarat; menyuruh Shaw pergi. Namun, Shaw masih saja bergeming, menatap tenang dan mengulas senyum pada helikopter yang mulai mengudara.

Sekejap, Shaw mengalihkan pandang, menatap tas di genggaman, lalu menyembunyikan tas tersebut di semak-semak. Setelahnya, ia kembali ke posisinya semula, tersenyum cerah menatap helikopter yang terus menjauh.

Hingga akhirnya aksi mereka tertangkap oleh para jagawana yang kemudian melapor pada atasan mereka pun, Shaw tetap bertahan pada posisinya. Kedua tangan ia tautkan di belakang tubuh, mengambil sikap istirahat ketika derap langkah lari para jagawana terdengar menuju ke arahnya.

“Cepat pergi dari sana, Shaw!” Sekali lagi Daniel menginstruksi dengan bahasa isyarat dan sekali lagi pula Shaw tidak mengindahkan. Ia terus saja menatap dengan tenang dan tersenyum. Pias wajah Daniel kini.

もっと見る
次へ
ダウンロード

最新チャプター

続きを読む
コメントはありません
247 チャプター
Episode.2 ซื้อร่วม
คอนโดแพรว เวลา 18:30น. 'อ๊าส์! อิ๊! อ๊อย! อ๊ะๆๆๆๆๆๆ' เสียงลามกที่ดังออกจากทีวีจอใหญ่ ภาพของชายหญิงที่กำลังร่วมรักกันอย่างเมามันส์ ใบหน้าที่ร้อนเห่อของฉัน ลมหายใจที่ติดขัดกับมือที่จิกหมอนตลอดเริ่มเรื่อง ก็ยัยเพื่อนสาวตัวดีนี่สิดันมาเปิดหนังโป๊ให้ฉันดู แค่เรื่องบนเตียงมันต้องทำถึงขนาดนี้เลยหรอ กระแทกแต่ละทีเหมือนโกรธกันมาแต่ชาติปางก่อน แล้วฉันล่ะ (*>.ไม่อยากจะคิดเลย แต่บางทีเขาอาจจะอ่อนโยนกับฉันก็ได้ นี่มันหนังไงสร้างมาเพื่อความเร้าใจแหละ คิดบวกเขาไว้ยัยมิน↖ (^ω^) ↗ "เป็นไง โอเคมั้ย แต่นางเอกคนนี้เว่อร์เกินอ่ะ ของผู้ชายอันเล็กนิดเดียวทำเป็นร้องเหมือนโดนท่อนเท่าสากกะเบือ" แพรวพูดขึ้นก่อนจะเบ้ปากและส่ายหัวไปมา ความคิดของเพื่อนฉันคนนี้โจ้งแจ้งมากกกกก! "แพรวก็เขาเป็นนักแสดงมันก็ต้องมีแอคตงแอคติ้งกันบ้างแหละ ว่าแต่ทำไมต้องดูอ่ะ" ฉันถามออกไปด้วยใบหน้าสงสัย "แกทำหน้าตางี้โคตรน่ารักเลย เหมือนลูกแมวเลยมิน มาแม่ขอเกาคางหน่อยลูก ฮ่าๆๆ น่ารักจัง" แพรวยกมือขึ้นมาเกาคางฉันก่อนจะยิ้มและหัวเราะออกมา อะไรของเธอเนี้ยยยย!-_-+ "ดูทำหน้าเข้า บอกก็ได้ มันเหมือนการศึกษาอ่ะถ้าแกจำจากในนี้ไปใช้มัน
last update最終更新日 : 2025-08-26
続きを読む
Episode.3 ครั้งแรก กระแทกยับ (nc+++)
สายตาทั้งสามคู่จ้องมองมาที่ฉัน ในขณะที่ฉันกำลังตกใจกับสิ่งที่ได้ยินอยู่เมื่อครู่ นี่พวกเขาเป็นคนประเภทไหนกัน คิดอะไรของพวกเขาอยู่ งานแรกก็เจอทีเดียวสามคน ตายแน่ยัยมิน!!〒_〒"พร้อมรึยัง!" "มานี่สิ มานั่งบนตักฉัน"ฉันลุกเดินไปตามคำสั่งของเขา ผู้ชายที่ชอบยิ้มเจ้าเล่ห์ส่งมาเวลามองหน้าฉัน ฉันหย่อนก้นนั่งลงบนตัก อยู่ๆมือหนาของเขาก็รวบกอดเอวฉันไว้มันคือเรื่องปกติสินะ อยู่ๆภาพที่แพรวสอนฉันก็แวบเข้ามาในหัว ใช่ต้องทำให้เขาพอใจ ฉันค่อยๆยกมือขึ้นไปลูบแผงอกแกร่งผ่านเสื้อเชิ้ตสีขาว สายตายั่วยวนที่ถูกฝึกมาอย่างดีก็เอามาใช้ให้หมด ยิ่งฉันมองหน้าเขาใจฉันมันก็สั่น ทำไมพวกเขาถึงได้หล่อลากดินขนาดนี้นะ ใจเย็นไว้มิน เย็นไว้ลูก"เธอดูตื่นเต้นนะ มือเย็นเฉียบเลย""คงงั้นมั้งคะ ก็นี่มันครั้งแรกของหนูนี่""หึ! ขนาดครั้งแรกยังอ่อยเก่งขนาดนี้ เธอคงฝึกมาดีสินะ""รู้ดีจังเลยนะคะ"ฉันยกมือขึ้นไปลูบใบหน้าหล่อเหลาของเขา และในจังหวะนั้นเอง แขนฉันก็ถูกดึงขึ้นจนเซ หน้าฉันไปชนกับแผงอกอย่างจัง หื้ม! ตัวหอมจัง ฉันเงยหน้าขึ้นไปมองเป็นเขาผู้ชายหน้าตาเย็นชา "เบาๆหน่อยสิว่ะ ไอโรม!""กูไม่ได้มีเวลาขนาดนั้น กูซื้อมาเอาไม่ได้ซื้อ
last update最終更新日 : 2025-08-26
続きを読む
Episode.4 สัญญาและข้อห้าม (เด็กในอุปการะ)
ใบหน้าหล่อทั้งสามจดจ้องไปที่หญิงสาวที่มีหน้าตาจิ้มลิ้มน่ารัก หลับสนิทหลังจากเสร็จสิ้นภาระกิจบนเตียง ร่องรอยบนผิวขาวๆที่เห็นเด่นชัด ทำให้ชายหนุ่มทั้งสามรู้สึกผิดในใจนิดๆ"คิดว่าถ้าตื่นมาเธอจะเป็นยังไง"คิม หรือหมอคิม ทันตแพทย์หนุ่มจอมทะเล้นพูดขึ้นหลังจากจ้องมองหญิงสาวมานาน"คงจะมีไข้ เธอยังเด็ก"โรม หรือหมอโรม หมอเฉพาะทางสูตินรีแพทย์ กล่าวขึ้น"พวกนายรู้ปัญหาของเธอรึยัง ว่าทำไมถึงต้องมาขายตัว"แทน หรือ หมอแทน หมอเฉพาะทางศัลยแพทย์หัวใจ ถามพวกเขาหลังจากคุยโทรศัพท์จบไม่นานก่อนเดินกลับเข้ามาในห้อง"ปัญหาอะไรหรอพี่"คิมเอ่ยถามขึ้น"เธอมีปัญหาทางบ้าน ที่ดินของตายายกำลังจะถูกยึดเพราะโดนคนที่มีอิทธิพลภายในพื้นที่โกง เธอจึงต้องหาเงินไปปลดหนี้ทั้งหมด เธอเป็นเด็กดี เธอมีแค่ตากับยายเท่านั่น เธอจึงยอมขายร่างกายตัวเองเพื่อแลกเงิน"แทนพูดจบก็มองไปยังร่างบางที่นอนหลับอยู่บนเตียง"เงินเท่าไหร่ ถึงต้องขายตัว"โรมถามขึ้น หลังจากที่ฟังจนจบ"สี่แสน เธอต้องการเงินสี่แสนเพื่อปลดหนี้""ขายครั้งแรก จะได้เท่าไหร่ ยังไม่ถึงแสนด้วยซ้ำ""แต่กูว่ามีนะ ไอโรมบ้านส่วนตัวของพวกเรา ไม่มีแม่บ้านประจำนี่ ทำไมเราไม่จ่ายเงิ
last update最終更新日 : 2025-08-26
続きを読む
Episode.5 อยากเอากับเธอ
หลังจากที่ออกมาจากโรงแรมหมอแทนเขาก็มาส่งฉันที่ห้องพักและขับรถออกไปโดยไม่พูดอะไรสักคำและขับออกไปทันทีฉันกลับขึ้นและจัดการตัวเองใหม่ทันทีแล้วคิดไว้ว่าจะไปส่งเงินให้ยาย ก่อนที่ฉันจะออกจากออกฉันเหลือบไปเห็นเสื้อคลุมสีดำของหมอแทนก็เผลอยิ้มออกมาอย่างได้ตั้งใจและปิดประตูเดินออกไปทันทีธนาคารเวลา 12:00 น.ฉันจัดการส่งเงินไปให้ยายโดยด่วน พอเสร็จก็โทรหายายทันที"ยายจ๊ะ หนูส่งเงินไปให้แล้วนะ ยายให้น้าชมพาไปถอนที่ธนาคารได้เลยนะจ๊ะ"(เท่าไหร่ล่ะมิน!)"สี่แสนจ๊ะ ยายถอนออกมาให้หมดเลยนะ"(ไม่ต้องหรอก หนี้ทั้งหมดถูกใช้หมดแล้ว)"ถูกใช้หมดแล้ว ได้ไงจ๊ะยาย ใครเป็นคนจ่าย"(ไม่รู้สิแต่เขาบอกว่าเป็นเจ้านายของมิน คุณหมอแทนนี่แหละ เขาจ่ายหนี้ทั้งหมดให้ยายเรียบร้อย และเห็นว่าอีกสามวันจะมาไถ่ที่กั้นเขตให้ เจ้านายมินเขาใจดีมากเลยนะ อย่าลืมตอบแทนคุณเขาด้วยล่ะที่ช่วยเหลือเรา ส่วนเงินที่ส่งมายายไม่ถอนหรอก ยายเก็บไว้ให้มินในยามต้องใช้แทนละกันนะลูก)"ไม่ต้องหรอกจ๊ะยาย ยายเอาไว้ใช้เถอะนะ หนูยังพอมีใช้อยู่เลย งั้นแค่นี้ก่อนนะจ๊ะยาย รักยายนะ ฝากบอกตาด้วยปิดเทอมแล้วมินจะออกรถไถให้คันหนึ่ง ให้ซิ่งทะลุทุ่งไปเลย"(ฮ่าๆๆ ไ
last update最終更新日 : 2025-08-26
続きを読む
Episode. 6 คนอย่างฉันไม่มีคำว่าน้ำเดียว (คิม&มิน)
ห้องนอนคิม พอล้างถ้วยเสร็จฉันก็เข้ามารอภายในห้องนอนสีขาวสว่าง ของทุกชิ้นถูกจัดวางไว้อย่างระเบียบเรียบร้อยไม่มีแม้แต่เศษกระดาษตกอยู่บนพื้นที่เงาแวววับ แอร์ภายในห้ององศาที่ปกติแต่ภายในใจกลับร้อนรุ่มกระสับกระส่ายอยู่ไม่สุข ไม่รู้เป็นเพราะตื่นเต้นหรือฉันแค่กลัวเรื่องนั่นกันแน่ แต่พอชุกคิดขึ้นได้ว่าที่ทำอยู่นี่คืองานและหน้าที่ของฉัน แกร๊ก! เสียงประตูห้องน้ำถูกเปิดออกเผยให้เห็นร่างสูงของเขา ผิวที่ขาวเนียนกับมัดกล้ามที่เนืองแน่นบนร่างกายของเขา หยดน้ำสีใสติดตามร่างกายท่อนร่างที่ปิดด้วยผ้าเช็ดตัวผืนสีขาว ผมที่เปียกชุ่มไปด้วยน้ำ "หิวแล้วหรอ เธอพึ่งจะกินอิ่มไปไม่นานนี่เองนะ" เขาพูดขึ้นก่อนจะยกยิ้มมุมปากและเดินมานั่งลงหันหลังเขาระหว่างข้างของฉันและยื่นผ้าผืนเล็กสีขาวมาให้ฉัน "คะ!" ฉันพูดขึ้นด้วยความสงสัย "เช็ดผมให้หน่อยสิ!" "อ๋อ! ค่ะ" ฉันเอื้อมมือไปหยิบผ้ามาและเช็ดลงไปที่ผมของเขาเบาๆ "ดีขึ้นรึยัง!" อยู่ๆเขาก็พูดขึ้น "อะไรหรอคะ" "ก็....น้องสาวเธอ อาการมันดีขึ้นมั้ย" คำตอบของเขาทำเอาฉันถึงกับพูดไม่ออก และรู้สึกได้ว่าหน้าตัวเองนั่นต้องแดงแน่ๆ(=゚Д゚=) "เงียบทำไม ฉันถามอยู่นะ" "กะ...
last update最終更新日 : 2025-10-24
続きを読む
Episode.7 เธอก็ไม่ต่างกัน
ห้องนอนมินฉันตื่นขึ้นมาช่วงสายของอีกวัน ก่อนจะลุกขึ้นและกลับเข้ามายังห้องของตัวเอง ร่างกายที่รู้สึกปวดเมื่อยและช่วงล่างที่แสบ จนฉันร้องซี๊ดออกมา ภาพสะท้อนในกระจกทำให้ฉันรู้ได้ว่าร่างกายฉันผ่านศึกหนักมาแทบทั้งคืน กว่าจะได้พักฉันต้องขอร้องอ้อนวอนเขาให้หยุดแต่มีหรือที่เสือผู้หิวโหยอย่างเขาจะฟัง"แกต้องอดทนนะ แค่นี่เอง"พูดจบฉันก็ยิ้มออกมาให้ภาพสะท้อนของตัวเองดีหน่อยที่วันนี้มีเรียนช่วงบ่ายฉันเลยได้มีเวลาพักอีกสักนิด ร่างกายที่อ่อนแรงของฉันล้มตัวนอนลงบนเตียงนุ่มหลังจากผ่านการชำระล้างร่างกายมาเรียบร้อยแล้วก๊อก! ก๊อก! ก๊อก!เสียงเคาะประตูห้องดังขึ้นทำให้ฉันหอบร่างที่เหมือนคนไร้วิญญาณเดินไปเปิดประตูแกร๊ก!"หลับอยู่หรอ! ฉันเคาะเรียกตั้งนาน"เสียงทักของคนร่างสูงที่อยู่ตรงหน้าฉันถามออกมาก่อนที่คิ้วหนาของเขาจะขมวดชนกัน"ค่ะ คุณหมอพึ่งกลับมาหรอคะ หิวรึเปล่า เดี๋ยวมินทำอะไรให้ทานค่ะ!""ไม่ต้อง! ฉันทำเองได้ วันนี้ไม่มีเรียนหรอ""มีค่ะ แต่มีช่วงบ่าย""อือ! ถ้าใกล้จะถึงก็เข้าไปเรียกฉันในห้องด้วยล่ะ!""คุณหมอจะไปส่งมินหรอคะ?""ถามมากจริง แค่ทำตามก็พอ และเลิกเรียกฉันแบบนั่นให้เรียกว่า พี่โรมแทน""ค
last update最終更新日 : 2025-10-24
続きを読む
Episode.8 ห้องครัว (โรม&มิน)
มหาลัยbbภายในคลาสเรียนฉันกับแพรวนั่งคู่กันด้านหลังห้องฟังบรรยายจากอาจารย์ผู้สอน แต่ใจก็ไม่อยู่กับเนื้อกับตัวเลยสักนิดจนโดนแพรวสะกิดอยู่หลายครั้ง"แกเป็นอะไรมิน ทำไมดูเหม่อๆ"ถามฉันด้วยท่าทางสงสัย"ฉันโอเคแค่เหนื่อยๆอ่ะ""เหนื่อยๆ นี่อย่าบอกนะว่าเมื่อคืนจัดหนัก"แพรวเข้ามากระซิบใกล้ๆฉัน"อืม เขาไม่เหนื่อยกันบ้างรึไงก็ไม่รู้""อิจฉาจัง! แซ่บป่ะ""ก็ได้อยู่""หราาาาา!"หลังเลิกเรียนฉันกับแพรวก็ชวนกันไปหาอะไรกินที่ห้างก่อนกลับ และที่เราเลือกคือชาบู"หื้อ! อร่อยมาก!"แพรวพูดออกมาหลังจากกินหมูเข้าไป"เว่อร์จริงๆเลยนะแพรวเนี้ย!""ก็มันอร่อยนี่!"ในระหว่างที่เรานั่งกินกันอยู่ๆ ก็มีผู้ชายคนหนึ่งหน้าตาหล่อ ออกแบดๆ ใส่ช็อปวิศวะเดินเข้ามาหยุดอยู่ข้างๆ ฉันกับแพรวมองหน้ากันเป็นเชิงสงสัย"มีอะไรรึเปล่าคะ?"แพรวถามออกไป"พี่ขอไลน์เธอหน่อยสิ!""หนูหรอคะหรือว่าเพื่อนหนู"แพรวถามผู้ชายคนนั้นกลับไป"เธอนั่นแหละ"เขาตอบกลับก่อนจะยื่นโทรศัพท์ให้แพรว แพรวยิ้มออกมาเบาๆก่อนจะรับโทรศัพท์มาพิมพ์ไอดีไลน์และยื่นกลับคืนกลับไปให้เขา ผู้ชายคนนั่นยิ้มให้แพรวก่อนจะเดินกลับไปที่โต๊ะของตัวเอง"เสน่ห์แรงจังเลยนะ"ฉันพูด
last update最終更新日 : 2025-10-24
続きを読む
Episode.9 เรียกฉันว่าแด๊ดดี๊ (โรม&มิน)
ตึก! ตึก!ฉันก้าวเท้าเดินตรงไปยังห้องนอนของหมอโรม และไปหยุดยืนอยู่ข้างหน้าห้องนอนของเขา ก่อนจะยกมือขึ้นไปเคาะประตูก๊อก! ก๊อก! ก๊อก!"เข้ามา!"หลังจากที่ฉันได้ยินเสียงของคนด้านในตะโกนออกมาเป็นการอนุญาต มือของฉันก็ยื่นไปจับลูกบิดประตูเปิดเข้าไป ก่อนที่จะปิดกลับดั่งเดิม ฉันสาวเท้าเข้าไปใกล้ๆคนร่างสูงที่นอนไถ่ไอแพดอยู่บนเตียง ก่อนที่เขาจะละสายตาจากหน้าจอขึ้นมามองฉันตั้งแต่หัวจรดเท้า"ชุดนอนไม่ได้นอน หึ! เข้าใจใส่ดีนี่!"เขาพูดก่อนจะกระตุกยิ้มร้ายออกมาเบาๆ และยื่นมือไปวางไอแพดไว้บนหัวเตียง และลุกขึ้นมานั่งและจ้องมองฉัน"นั่งลงสิแล้วคลานเข้ามาหาฉัน!"เขาออกคำสั่งก่อนที่ขาทั้งสองข้างของฉันจะคุกเข่าลงไปและคลานเข้าไปหาเขาช้าๆ"น่ารักเป็นบ้า! ยัยแมวยั่วสวาท!""พี่โรมจะให้มินทำอะไรคะ?"เขามองฉันด้วยสายตาที่หื่นกระหายและยิ้มออกมา ก่อนจะพูดขึ้น"อมให้ฉันหน่อยสิ!""ค่ะ"พูดจบฉันก็ขยับเข้าไปใกล้ๆให้อยู่ในระหว่างขาของเขา และดึงกางเกงนอนลงโดยมีเขาช่วยจับมันไปกองไว้ที่พื้น เผยให้เห็นท่อนเอ็นยักษ์ที่กำลังชูคอผงาดอยู่ จนฉันเผลอกลืนน้ำลายลงคอดัง อึก! ก่อนที่มือของฉันจะค่อยๆยกขึ้นไปจับและใช้ลิ้นโลมเลียลง
last update最終更新日 : 2025-10-24
続きを読む
Episode.10 หนูจะเป็นเด็กดีของป๊ะป๋า (แทน&มิน)
คอนโดแพรวเวลา 14:10 น.ฉันที่นั่งทำรายงานอยู่นั่นก็ต้องละสายตาขึ้นไปมองเพื่อนสาวที่นอนยิ้มจนแก้มแทบแตก ดิ้นไปดิ้นมาจนผ้าปูที่นอนยับยู่ยี่"แพรว! ดิ้นอยู่ได้อ่ะ เป็นไรเนี้ย""อุ้ย! โทษที แฮะๆ"แพรวลุกขึ้นมาพูดและยิ้มส่งมา"เป็นอะไร ทำไมต้องดิ้นขนาดนั้น?""แกจำพี่คนนั้นได้ป่ะ คนที่มาขอไลน์ฉันอ่ะ"ฉันมองหน้าแพรวและนึกขึ้นได้ น่าจะเป็นผู้ชายที่มาขอไลน์ตอนไปกินชาบูแน่เลย"ใช่คนที่ใส่ช๊อปวิดวะป่ะ!""อือ! ≧ω≦""ทำไมอ่ะ คุยกันอยู่หรอ?""อืม! พี่เขาชื่อแบล็ค เป็นลูกชายของคุณหญิงรุ้งรวีกับท่านนายพลวินัย โปรไฟล์โคตรดีอะแก แต่ติดอย่างเดียว....เฮ้อ!"ทีแรกพูดออกมาด้วยท่าทางยิ้มๆแต่พอมาอีกทีกลับทำหน้าหง่อยซะงั้น อะไรของเธอ!"อะไรอ่ะ ติดอะไร"ฉันถามออกไปด้วยความอยากรู้"พี่เขาโคตรเจ้าชู้เลย เปลี่ยนผู้หญิงยิ่งกว่าเสื้อผ้า แล้วแต่ละคนคือโคตรดีพริตตี้ พีอาร์ แต่ดูฉันสิมิน แค่ผู้หญิงขายตัวคนหนึ่ง"เมื่อได้ยินแบบนั้นฉันรีบลุกขึ้นไปนั่งข้างๆแพรวและจับมือแพรวไว้"แพรว อย่าคิดแบบนั้นสิ ทำไมแพรวไม่ลองไปทำงานแบบนั่นดูล่ะ ลองไปสมัครดูเผื่อได้""เคยไปสมัครดูแล้ว แต่มันไม่ใช่งานถนัด ตลกชีวิตชะมัด! ฉันคงติดรสชา
last update最終更新日 : 2025-10-24
続きを読む
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status