LOGINเธอคือ หลินเหยาซื่อ ที่มีชีวิตอยู่ในปีค.ศ.2023 แต่เพราะอุบัติเหตุรถบัสตกเขาลงไปในแม่น้ำ ทำให้เธอลืมตาอีกครั้งและพบว่าตัวเองอยู่ในร่าง หลินเหยาซื่อ อายุยี่สิบสอง และยังเป็นคุณแม่ลูกแฝดที่ใช้ชีวิตอยู่ในปี ค.ศ.1980 เหตุการณ์บางอย่างทำให้ 'กั๋วคังเหริน' หายสาบสูญ เมื่อกลับมาอีกครั้งก็พบว่าตัวเองมีลูกฝาแฝดวัยสามขวบ และผู้หญิงที่เขาแต่งงานด้วยจำสามีตัวเองไม่ได้!
View More"Aku tak habis pikir, tega-teganya Alicia dan Mas Pedro bersekongkol di belakangku, Tante!" seru Isyana Prameswari di dalam sebuah mobil BMW hitam yang melaju kencang di jalan raya Jakarta Selatan.
Wanita paruh baya di sebelah backseat mobil mewah itu menjawab dengan tawa sinis, "Derita kamu, Isya. Putriku jauh lebih menarik hati tunanganmu yang kaya raya. Buktinya pemuda itu tega mendepak kamu di hari bahagiamu. HAHAHA!"
"TANTE MARISSA!" hardik Isyana kepada ibu tirinya yang licik dan jahat hatinya itu.
"Sopir, buka pintu mobil dan hentikan!" titahnya lalu dia dengan sengaja mendorong anak tirinya keluar dari mobil yang bahkan belum berhenti sempurna.
"Aargh!" jerit Isyana yang tak siap dengan kejadian mendadak itu. Dia terguling dari mobil dan mendarat di jalan raya beraspal keras.
"BLAMM!" Pintu mobil ditutup lagi dengan cepat.
"Jalankan mobilnya, Sopir!" titah Nyonya Marissa Gunarti, ibu tiri Isyana yang telah tiga tahun belakangan menjanda karena ayah kandung Isyana telah berpulang akibat serangan jantung.
Isyana bangkit berdiri dari atas permukaan aspal yang menggores kulit lengannya dan menyisakan rasa seperti terbakar. Dia mendesis kesakitan dan berjalan agak pincang karena mendarat tak sempurna tadi. "Dasar wanita iblis sialan!" rutuknya dongkol sambil berjalan terseok-seok membawa tas tangan kecil fashionable.
Luka dalam hatinya masih menganga lebar karena pesta pertemuan keluarga dengan calon suami yang akan dinikahinya besok pagi disabotase oleh adik tirinya tadi.
"Apa sudah nggak laku si Alicia sampai calon kakak ipar juga diembat sama dia?!" gerutu Isyana sembari berjalan ke halte bus tak jauh dari tempat dia terjatuh dari mobil.
Sementara tak jauh dari situ, seorang pria sedang menelepon seorang gadis yang rencana akan dia pertemukan dengan sang oma. Wanita tua yang telah merawatnya sejak kecil itu butuh segera dioperasi untuk pemasangan ring jantung. Namun, Oma Widya memberikan satu syarat sebelum dia mau dioperasi, cucu kesayangannya yaitu Harvey Adi Dharmawan harus sudah menikahi wanita yang dipertemukan dengan beliau.
"Halo, Rania. Aku sudah dekat dengan taman yang kamu bilang. Silakan bersiap-siap, pengawalku akan menjemputmu!" ujar Harvey dengan nada dingin yang datar.
"Halo, Mas Harvey. Iya, aku siap kok. Ngomong-ngomong kalau boleh tahu, usia Mas tahun ini berapa sih kok ngebet mau langsung nikah padahal 'kan kita baru sekali ini ketemuan?" balas Rania Devina, wanita yang dipilih Harvey dari situs dating online.
"Aku 65 tahun sih, kenapa? Kamu suka sugar daddy 'kan katamu di chat kita kemarin! HAHAHA." Sebetulnya niat Harvey hanya mencandai Rania, toh mereka hanya nikah kontrak sampai kondisi Oma Widya stabil pasca operasi penting tersebut.
Wajah Rania sontak berubah pucat pasi karena syok. "WHAT?! Ehh ... Mas, teleponnya kututup dulu ya. Bye!" balas wanita muda itu dengan panik. Dia melepas high heels cantik di kedua kakinya dan bersiap untuk melarikan diri. Mana mau dia kencan buta dan berakhir menikahi bandot tua yang ngakunya tajir melintir.
"Anjiirr! Ketipu mentah-mentah gue, ini semua gara-gara situs dating online nggak jelas itu!" gerutu Rania dan segera kabur dari tempat pertemuannya dengan Harvey.
Memang hari sudah malam dan jalanan mulai sepi, Rania tetap nekad berjalan kaki tanpa alas kaki untuk menghilang dari teman kencannya secepatnya.
"Tuan Muda Harvey, apa tempat janji temunya di taman area ini?" tanya Bob, asisten pribadinya yang juga menjadi pengawal setia Harvey selama lima tahun terakhir.
"Yoii, buruan kamu jemput si Rania Devina ini. Katanya dia pake dress panjang warna merah. Aku nggak punya banyak waktu!" titah Harvey dengan seenaknya seperti khas seorang tuan muda.
"Baik, Tuan Muda Harvey!" sahut Bob dengan patuh. Dia segera meminta sopir menepikan mobil sport warna hitam mengkilap itu.
Selusin pengawal menemaninya menjemput calon istri bos mereka. Sepuluh menit berlalu tanpa hasil. Bob segera melapor mewakili rekan-rekannya, "Maaf, Tuan Muda Harvey, gadis yang Anda titahkan untuk dijemput tidak bisa kami temukan di area taman ini!"
"HAHH?! Itu tak mungkin, tadi aku sudah meneleponnya. Dia memakai gaun panjang warna merah. Coba kita maju lagi dan kalian sisir semua area hingga radius 500 meter. Dia harus ditemukan malam ini juga, PAHAM?!" teriak Harvey dengan emosional.
Dia jelas panik karena Oma Widya harus segera dioperasi, tidak boleh ditunda lagi karena calon istrinya kabur. Toh mereka hanya menikah pura-pura dengan surat kontrak tertulis nantinya dan bercerai lagi beberapa bulan ke depan. 'Di mana Rania Devina ini?' pikir Harvey kalut.
Para bawahannya segera menyisir area taman hingga ke sebuah halte bus sepi. "Bob, lihat gadis itu!" seru Ferry, pengawal Harvey sembari menunjuk ke satu titik di bangku tunggu halte.
"Syukurlah! Itu pasti gadis yang harus kita jemput untuk bos. Ayo bawa dia, Teman-teman!" ujar Bob dengan penuh semangat. Dia memimpin rekan-rekan pengawal Harvey untuk menghampiri gadis cantik bergaun merah tersebut.
"Nona, mari ikut kami menemui Tuan Muda Harvey. Beliau telah menunggu Anda di mobil. Kita harus cepat!" ujar Bob berbicara dengan gadis yang mereka cari.
Tentu saja Isyana curiga, dia tak kenal dengan bos para pria bersetelan hitam necis yang bergerombol mengepungnya itu. "Mungkin kalian salah orang, aku hanya menunggu taksi online. Ponselku malah lowbatt dan mati dayanya!" jawab Isyana menolak untuk beranjak dari bangku halte sepi itu.
"Jangan bohong, Nona. Kalau Anda ingin bercanda, ini bukan saat yang tepat. Oma Widya sedang kritis dan butuh segera bertemu dengan Anda secepatnya!" tegur Bob, dia bersikeras bahwa Isyana adalah Rania.
Kemudian Bob memberi kode untuk mencekal kedua lengan gadis itu. "Bawa dia, cepat!" perintahnya tegas.
Dua pria berpostur tinggi kekar khas bodyguard mencekal tangan Isyana di kanan dan kiri. Mereka setengah menjinjing wanita bertulang kecil itu seperti kucing saja.
"Hey, kalian salah orang. Lepaskan!" jerit Isyana histeris. Namun, tak ada orang yang bisa membantunya karena daerah itu sepi di malam hari.
Dia dijejalkan masuk ke backseat mobil sedan mewah lalu ditutup pintunya. Tentu saja Isyana panik dan segera mencoba kabur membuka pintu mobil. Sayangnya dia tak bisa melarikan diri ke mana pun. Matanya membulat terkesiap saat sepasang lengan kokoh melingkari tubuhnya dari balik punggung. Dia ingin meronta, tetapi tenaga pria beraroma wangi nyaris memabukkan indera penciumannya itu terlampau kuat.
"Lepas ... hey! Jangan kurang ajar ya!" hardik Isyana dengan galak. Dia mencoba menggigit punggung tangan yang tak tertutupi jas biru tua milik pria itu.
"Aduh! Sakit tahu? Kamu bukan pengidap rabies 'kan?!" teriak Harvey kesal. Dia tak menyangka calon istrinya seliar itu. Bekas gigi dua deret membekas di kulit tangan Harvey.
Isyana yang terlepas dari belitan lengan Harvey segera menoleh ke belakang punggungnya. Ternyata pria dalam mobil itu berparas rupawan dengan gugusan otot yang tak dapat disembunyikan oleh balutan setelan jas mahal.
"Kau siapa? Kenapa menyuruh anak buahmu menangkapku?" cecar Isyana, mengabaikan pesona mematikan pria di hadapannya.
"Apa kau amnesia?!" tukas Harvey mengerutkan sepasang alis tebalnya seraya menatap tajam gadis itu.
จู่ๆ ก็เกิดความรู้สึกอบอุ่นผูกพันในแววตาคู่นั้น หลินเหยาซื่อไม่แน่ใจว่า ความรู้สึกที่เกิดขึ้นนี้คืออะไร ทำไมเธอรู้สึกว่าเขาคือคนที่เคยกุมมือไว้ก่อนที่จะสิ้นใจดวงตาหลังแว่นสายตาตื่นตกใจที่เห็นดวงตาคู่สวยมีหยดน้ำตา “คุณเจ็บตรงไหนหรือเปล่า มีอะไรผิดปกติไหม”หญิงสาวใส่หน้าไปมา “ขอโทษค่ะ ฉันไม่รู้ทำไมตัวเองถึงมีน้ำตา”เธอพยายามหัวเราะเช่นทุกครั้ง เวลามีอะไรเธอมักจะหัวเราะเสมอ กระทั่งครั้งนี้เธอก็หัวเราะทั้งที่มีน้ำตา ชายหนุ่มยื่นมือไปเช็ดน้ำตาที่เปื้อนแก้ม“สัญญากันแล้วนี่นา ว่าจะไม่หลับไปนานแบบนี้อีก”คราวนี้หญิงสาวตกใจกับคำพูดของเขา“เมื่อกี้คุณหมอพูดว่าอะไรนะคะ”‘คุณหมอ’ ชายหนุ่มยิ้มเศร้า เธอคงจำเขาไม่ได้สินะ ชายหนุ่มถอนหายใจเฮือกใหญ่ แล้วขยับตัวรักษาระยะห่างระหว่างหมอกับคนป่วย ทั้งที่เขาอยากคว้าเธอมากอดแนบอกเหลือเกิน‘จำไม่ได้ก็ไม่เป็นไร แค่เขาจำเธอได้ก็พอ’ชายหนุ่มมองดวงตากลมโตที่ยังมีแววสงสัย เรื่องแบบนี้เล่าไปจะมีใครเชื่อ ตัวเขาเองยังไม่อยากจะเชื่อเลยหลังจากภรรยาตายจากได้ห้าปี เช้าวันหนึ่งเขาก็ตื่นขึ้นมาในร่างของเด็กหนุ่มคนหนึ่ง เขาไม่รู้ว่าเกิดอะไรขึ้น เจ้าของร่างนี้ป่ว
หญิงสาวถอนหายใจเบาๆ มองตัวเองในกระจก ยกมือขึ้นเปิดเส้นผมที่ปรกหน้าเห็นรอยแผลจากการถูกกระแทกต้องเย็บยี่สิบเข็ม คุณหมอแจ้งว่าถ้าเธอต้องการทำศัลยกรรมเพื่อลบรอยแผลเป็นก็ทำได้ เธอจำได้ว่าตอนนั้นเธอหัวเราะและตอบไปว่า“ไม่เป็นไรค่ะ แผลเป็นนิดเดียว”แต่จริงๆเธอเสียเงินหลายหมื่นหยวน ในปีค.ศ. 2023 นี้ เธอคือผู้หญิงที่หน้าตาธรรมดา เหลือเงินติดบัญชีอยู่ไม่เท่าไหร่ โชคยังดีที่บริษัทภาพยนตร์ที่เธอรับงานเป็นตัวประกอบเห็นใจให้เงินค่าทำขวัญมาจำนวนหนึ่ง ส่วนค่ารักษาพยาบาลนั้นมาจากประกันอุบัติเหตุ เธอจึงไม่ต้องเป็นหนี้สินล้มละลายเพราะการรักษาตัวเอง แต่ข่าวที่เธอช่วยชีวิตคนอื่นก็ทำให้เธอกลายเป็นที่สนใจ ตอนนี้แม้เธอเป็นแค่ตัวประกอบ แต่ก็มีหลายบริษัทอยากให้เธอไปร่วมเล่นซีรีย์บทเล็กๆ ถึงอย่างไรหน้าตาเธอก็ไม่ได้สะสวยพอจะเป็นถึงนางเอกได้ และยิ่งตอนนี้มีแผลเป็นที่หน้าผากอีก ต่อให้ใช้ make up ปิดบังยังไง ก็ยังเห็นอยู่ดี แผลเป็นไม่ได้น่าเกลียดเท่าไหร่ เห็นแล้วก็อดคิดถึงแผลเป็นของผู้ชายคนนึงไม่ได้ แผลเป็นของเขาใหญ่กว่าเธอมาก ผ่านมาหลายปี แผลเป็นนั้นก็เป็นรอยจางๆหลินเหยาซื่อต้องทำกายภาพบำบัดที่โรงพยา
“ผู้ชายหรือผู้หญิงก็ได้ พ่อก็รักไม่น้อย ปกว่ากัน แล้วพวกลูกล่ะ จะรักน้อง ไม่ว่าน้องจะเป็นผู้หญิงหรือผู้ชายหรือเปล่า”“แน่นอนครับค่ะ พวกเรารักน้อง อยากให้น้องออกมาเร็วๆ จะช่วยคุณแม่เลี้ยงน้องและเล่นกับน้อง” คนเป็นแม่หัวเราะเสียงใส จะช่วยแม่เลี้ยงน้องหรืออยากเล่นกับน้องก็ไม่รู้เสียงหัวเราะของคนในครอบครัว ละลายความหม่นเศร้าที่เคยปกคลุมในบ้านหายไปหมดสิ้น ชายหนุ่มลุกขึ้นยืนแล้วยื่นมือไปตรงหน้า“เข้าบ้านเถอะเย็นแล้ว อากาศเย็น เดี๋ยวคุณจะไม่สบายเอา”หญิงสาวมองมือใหญ่แข็งแกร่งที่ยื่นมาตรงหน้า เธอรู้ว่ามือคู่นี้จะคอยประคองเธอไว้ไม่ว่าจะเกิดอะไรขึ้น เช่นเดียวกับเธอที่สัญญาไว้กับเขาว่าจะจับมือเขาไว้ ไม่ว่าจะเกิดอะไรขึ้นบางที...นี่อาจเป็นเหตุผลที่โชคชะตาส่งเธอมาในปีนี้ 1980 เพื่อได้รับใครสักคน และเพื่อให้หัวใจได้ถูกรัก.จบ.ลืมตาอีกครั้งหญิงสาวลืมตาขึ้นแล้วพบว่า ตัวเองอยู่ในโรงพยาบาลแห่งหนึ่ง ต้องตั้งสติอยู่นานกว่าจะรู้ว่า ตัวเองตื่นมาในปีค.ศ. 2023 เธอคือผู้รอดตายอย่างปาฏิหาริย์ในอุบัติเหตุรถบัสตกเขาลงแม่น้ำหลินเหยาซื่อจำได้ว่าตอนที่ฟื้นขึ้นมา เธอสบตากับดวงตาคู่หนึ่งแม้เขาจะสวมหน้ากากอนา
คราวนี้เห็นทีจะจบเรื่องแล้วจริงๆ หลินเหยาซื่อถอนหายใจอย่างหอบเหนื่อย เธอถึงกับหมดแรงนั่งลงไปกับพื้น สามีเห็นแล้วก็รีบเข้าไปประคองอุ้มเธอขึ้นมาไว้บนเตียง เขาสั่งการกับเว่ยฉือให้จัดการเรื่องทั้งหมดแทนเขา เมื่อในห้องไม่มีคนนอกแล้ว ลูกทั้งสองคนก็ได้รับอนุญาตให้เข้ามาหาแม่ได้“คุณแม่เกิดอะไรขึ้นครับ/ค่ะ”เด็กน้อยสองคน ปีนขึ้นเตียงรีบเข้ามากอดแม่ เด็กฝาแฝดคนแย่งกันพูดเสียงดัง บรรยากาศกลับสดใสอีกครั้ง หลินเหยาซื่อส่ายหน้าไปมา บทเรียนต่อไปเธอต้องสอนให้ลูกพูดเสียงให้เบาลงกว่านี้ แต่เอาเถอะ เวลานี้เสียงของลูก ไพเราะที่สุดแล้ว“ขอแม่หอมแก้มเพิ่มพลังหน่อยสิ” หญิงสาวพูดขึ้น เด็กน้อยสองคนก็รุมหอมแก้มกันใหญ่สามีถอนหายใจแล้วค่อยยิ้มออกมา ทั้งที่เมื่อครู่เจอเรื่องอันตรายมากแต่เธอก็ยังยิ้มได้ คนที่บ้าที่สุดอาจจะเป็นภรรยาของเขาก็ได้ คิดแล้วเขาก็หัวเราะออกมาหลินเหยาซื่อเสียงสามีหัวเราะ ก็หันไปทำหน้ายู่ใส่“หัวเราะอะไรคะ”“หัวเราะอะไรคะ/ครับ” ลูกสองคนพูดเลียนแบบแม่“ไม่มีอะไรครับ”คนเป็นพ่อพูดแล้วโบกมือไปมา แต่หลินเหยาซื่อสบตากับลูกทั้งสองส่งสัญญาณ คนเป็นสามีรู้สึกไม่ค่อยน่าไว้ใจแสร้งถอยหลัง แต
reviews