"Kalian makan saja dulu, aku naik ke atas temani Renji makan."Nissa benar-benar takut pada Jerico. Mana berani dia makan satu meja dengannya?Jerico duduk di kursi utama. Seperti kebiasaannya, Renee melangkah ke arah kursi paling ujung.Dulu, ketika Juwita sengaja menyuruhnya duduk di posisi paling belakang, Arvin tidak pernah membelanya sekali pun. Namun kali ini, Arvin malah menahan pergelangan tangannya.Dengan senyum palsu, dia memerintahkan Renee, "Duduk."Tujuan Renee sebenarnya sudah tercapai, jadi dia memutuskan untuk tahu diri dan tidak melanjutkan. Dia berjalan ke sisi Arvin lalu duduk.Meski senyum mereka berdua sama-sama terlihat palsu, mereka tetap tampak serasi dari luar. Melihar mereka, raut wajah Jerico pun membaik. Namun, itu hanya berlangsung beberapa detik sebelum kembali menjadi tegang."Masa cuma mikirin makan sendiri? Ambilkan lauk untuk Renee. Lihat tuh, sampai kurus begitu."Tangan Arvin yang sedang mengambil udang untuk piringnya sendiri langsung terhenti di u
อ่านเพิ่มเติม