Langkah kaki mereka yang tenang memasuki rumah seketika disambut oleh dering ponsel Juno yang memecah keheningan malam. Juno merogoh sakunya, melihat nama Raka, kepala tim keamanannya, berkedip di layar. Firasatnya berubah tajam."Aku angkat sebentar ya, Sayang," ujar Juno, mengecup kening Vivian sebelum melangkah sedikit menjauh ke ruang kerja."Ya, Raka? Katakan padaku kau membawa kabar baik," suara Juno berubah dingin, kembali ke mode pria yang tegas dan tak kenal ampun."Kami menemukannya, Tuan. Clarisa bersembunyi di sebuah gudang tua di pinggiran kota, dekat pelabuhan tikus. Dia mencoba melarikan diri menggunakan kapal nelayan, tapi anak buah kita berhasil mengepungnya sebelum dia sempat naik ke dermaga," lapor Raka di seberang telepon.Juno menarik napas panjang, ada rasa lega yang dingin mengalir di nadinya. "Bagus. Jangan biarkan dia lepas. Serahkan dia langsung ke markas kepolisian pusat. Aku ingin dia diproses malam ini juga dengan semua bukti yang kita punya.""Siap,
Last Updated : 2026-01-14 Read more