Malam itu Dava berdiri di depan cermin kamarnya yang kecil, menatap bayangannya yang sudah berubah total. Rambut undercut rapi dengan pomade berkilau, jas hitam custom yang pas di tubuh, kemeja putih tajam, dan dasi hitam tipis — semua itu membuatnya terlihat seperti pria sukses yang misterius, seperti yang Reinhart inginkan. Tapi di balik penampilan itu, Dava merasa seperti boneka yang dikendalikan. Ia sudah menerima kontrak itu. Langkah pertama: buat Clara jatuh cinta. Malam ini, dinner bisnis yang Clara ajak kemarin sore akan menjadi awalnya. Dava menghembuskan napas panjang. Ia memikirkan Nadia yang aman bersama Aurelia di tempat mereka, ibu dan Rian di Ruman teman Aurelia. “Demi kamu, Nadia… aku harus lakukan ini,” gumamnya pelan. Ia keluar rumah, naik mobil, dan melaju ke restoran mewah di pusat kota. Restoran itu bernama “Lumina”, tempat eksklusif dengan cahaya lilin dan piano live. Clara sudah menunggu di meja pojok, gaun merah gelapnya membalut tubuh rampingnya, rambut hita
Terakhir Diperbarui : 2026-03-14 Baca selengkapnya