"Jangan-jangan keluarga William keberatan dengan keberadaanku... atau lebih buruk lagi, keberadaan Arlan?" Kini batinnya berkecamuk, meremas pinggiran ponsel hingga buku-buku jarinya memutih. Dugaan itu menghantam benak Sasha bak godam berat, menyisakan rasa sesak yang seketika memenuhi rongga dadanya. Sasha tahu betul bahwa William adalah pria dari kasta yang sangat berbeda dengannya. Selama ini, suaminya itu memperlakukannya bak ratu, mengikis habis seluruh trauma masa lalunya, dan membangun dinding pelindung yang begitu tebal. Namun, dinding tebal itu kini disadarinya memiliki fungsi ganda: bukan hanya menjauhkan musuh-musuh Sasha, melainkan juga menyembunyikan Sasha dari dunianya sendiri. Sambil mengatur napasnya yang memburu, Sasha mencoba memosisikan dirinya sebagai seorang mahasiswi akuntansi yang terbiasa berpikir logis. Ketakutan tidak akan menyelesaikan masalah. Sikap aneh William sejak kemarin sore, mulai dari kepulangannya yang mendadak, pengetatan penjagaan, hingga t
Baca selengkapnya