Saat Nadira masih terseret bayangan itu, Raka mengangkat tangan dan mencengkram dagunya, memaksanya menatap langsung.Dengan suara rendah yang berat dan memikat, ia mengejek, “Keluarga Wijaya memaksa anak perempuannya jadi janda hidup hanya demi uang seserahan?”“Minta maaf,” Nadira menjawab, meski pikirannya kacau, wajahnya tetap tenang. “Saya tidak akan jadi janda.”Ia menahan tatapan Raka yang dalam dan sulit dibaca, lalu menambahkan, “Anda tidak perlu mengutuk diri sendiri. Anda tidak akan mati, dan saya tidak akan jadi janda.”Anda tidak akan mati.Kalimat itu membuat Raka terdiam sepersekian detik.Sejauh yang ia ingat, orang orang di sekelilingnya selalu mengatakan hal yang sama, dengan versi yang berbeda: usianya tak akan melewati tiga puluh tahun. Ia bertahan hidup lima tahun lebih lama dengan ramuan, obat, dan segala cara yang bisa dibeli oleh nama besar Keluarga Gunawan. Namun tubuhnya tetap seperti lilin yang meleleh pelan, menipis setiap hari.Dan gadis ini, yang entah da
Huling Na-update : 2026-01-15 Magbasa pa