Li Mingzi menatap keluar jendela sejenak, seperti sedang menyusun kata-kata. Tangannya terangkat, menggambar pola samar di udara."Penataan ulang formasi," ucapnya singkat. "Tapi yang lebih penting, kita harus cari siapa yang memasang jebakan ini."Bai Yumeng mengangguk. Pikirannya langsung melayang ke satu nama."Master Han," batin Bai Yumeng tajam. "Pasti dia."Li Mingzi melangkah ke arah jendela, membukanya lebar. Matanya menelusuri halaman villa, mengamati setiap sudut dengan saksama. Saluran air yang mengalir di sisi taman, pohon tua yang berdiri kokoh di tengah, hingga susunan batu kecil yang tampak acak.Semuanya terhubung."Formasi ini lebih rumit dari yang kukira," katanya pelan.Bai Yumeng mendekat. "Maksudmu?"Li Mingzi menunjuk ke arah saluran air. "Lihat alirannya. Lalu pohon itu, posisinya tepat membelah garis lurus dari kamar kakekmu ke gerbang utama." Ia memutar tubuh, menghadap Bai Yumeng. "Mengapa hanya kau dan kakekmu yang terpengaruh dan yang lain tidak?"Pernyataa
Last Updated : 2026-04-16 Read more