“Kau masih memaafkannya?” tanya Arlan, padahal Karin sudah janji akan bertemu dengannya lagi di apartemen mereka tapi Karin tidak datang karena Dimas terluka. Ya, Karin lebih memilih Dimas daripada bersama dengan Arlan padahal Dimas sudah melakukan sesuatu yang tidak pantas dengannya. “Apa yang kau takutkan, Karin? Kehilangan cintanya? Hanya karena dia tampan, dia kaya atau dia mencintaimu? Lalu, aku?” Karin diam saat Arlan marah, Arlan memang pantas marah, Karin tidak setia bukan hanya tidak setia Karin juga begitu mudah dipermainkan oleh Dimas, Dimas itu manipulatif, Arlan tahu sekali dengan Dimas, ia memang sengaja membuat semua wanita mencintainya lalu ditinggalkan setelah ia puas. Karin tidak mengerti itu, sudah banyak korbannya. “Kau tidak bisa menjawab, kau diam artinya kau memang menyukainya, benar?” Karin terduduk lesu, ia pun bingung, Dimas nekat, sudah Karin bilang kalau Dimas berani melukai tubuhnya, itu yang membuat Karin takut dan tidak ingin ada orang yang terluka
閱讀更多