"Tuan Reynard, tolong dengarkan saya dulu. Saya dan Andri tidak—" "Cukup, Alina. Masuk ke mobil sekarang, atau kita batalkan pendaftaran sekolah Sean hari ini," potong Reynard dingin, tidak memberi celah sedikit pun bagi Alina untuk membela diri. Pria itu langsung berbalik, membuka pintu kemudi, dan masuk ke dalam mobil tanpa memandang wanita itu lagi. Alina mengepalkan tangannya kuat-kuat, menepis rasa sesak yang mendadak menghimpit dadanya. Dengan langkah berat, ia membuka pintu depan bagian penumpang dan duduk di samping Reynard, berusaha mengatur napasnya agar tampak normal di depan Sean. "Tante Alina! Lihat, Sean bawa robot merah yang kemarin!" seru Sean dari kursi belakang, menjulurkan mainannya dengan wajah berbinar-binar gembira. Alina memaksakan sebuah senyuman manis, memutar tubuhnya sedikit ke belakang. "Wah, bagus sekali, Sayang. Robotnya mau ikut Sean daftar sekolah ya hari ini?" "Iya! Dia mau temani Sean biar tidak takut!" sahut Sean heboh. Di sepanjang perja
Last Updated : 2026-07-16 Read more