Gedung tinggi itu masih berdiri tegak, tak tersentuh oleh waktu.Luna berhenti tepat di seberang jalan, mendongakkan kepala menatap fasad kaca yang memantulkan tajam siluet cahaya matahari menuju senja. Logo raksasa perusahaan terukir gagah di bagian teratas, begitu familier hingga mendadak ada rasa kebas yang mencengkeram dadanya.Dulu, ia selalu melintasi gerbang gedung ini dengan kendaraan mewah bertirai gelap. Ia melangkah anggun memakai gaun mahakarya perancang ternama, memegang kartu akses prioritas yang membuat barisan pintu kaca otomatis terbuka lebar bahkan sebelum jarinya menyentuh permukaan sensor. Dulu, seorang suami berjas rapi selalu berjalan beberapa langkah di depannya dengan gestur protektif.Sekarang, ia hanyalah seorang gadis yang berdiri kaku di atas trotoar kusam. Memakai seragam sekolah berkerah kaku, menyampirkan tas kain sederhana, dan mendekam di dalam cangkang tubuh asing yang sama sekali bukan miliknya.Luna menarik napas dalam-dalam, membiarkan udara pol
ปรับปรุงล่าสุด : 2026-08-24 อ่านเพิ่มเติม