Keesokan harinya, suasana di dalam kantor pusat Raditya Group yang terletak di menara gading kawasan Sudirman terasa semakin mengintimidasi bagiku. Sejak pesan misterius itu masuk ke dalam ponsel pribadiku kemarin siang, seluruh fokus dan konsentrasi kerjaku benar-benar pecah berkeping-keping. Aku terus-menerus menatap layar monitor ponsel retakku, berharap agar nomor asing tersebut mengaktifkan kembali jaringannya yang mati. Namun, nomor itu tetap tidak aktif, menyisakan rentetan misteri yang perlahan mulai menggerogoti sisa rasa percayaku pada sosok Devan. Pria penuh kuasa itu tampak begitu sibuk memimpin rapat pleno penting, memancarkan aura otoriter yang sangat kuat dan tidak tersentuh. 'Apakah lo bener-bener nyembunyiin sesuatu yang mengerikan tentang kematian bokap dari gue, Devan?' Batin kecilku berbisik penuh dengan kebimbangan yang teramat pekat. Sungguh terasa sangat menyiksa saat aku dipaksa keadaan untuk berpura-pura tenang d
ปรับปรุงล่าสุด : 2026-09-12 อ่านเพิ่มเติม