Nandita, Putri, dan Kanaya yang sama-sama baru datang memerhatikan orang di balik kemudi mobil Kenan. "Jadi bener, ya, tante kemarin itu istrinya Bang Ken? Tuh buktinya pake mobil Abang," tutur Nandita. "Ah, kayaknya bukan, deh! Pacarnya si Vino kalik. Buktinya kemarin mereka berantem rabutin tu tante," kata Putri. "Huss! Gak baik ngomongin orang, ah," sambung Kanaya.Nandita menepuk pundak Kanaya cukup kencang membuat Kanaya mengaduh kesakitan. "Aduhhh, apaan, sih, Nan? Sakit tauk!""Elu, kemarin aja bilang sakit hati karena Bang Ken sama tante itu. Sekarang aja sok ngomong kayak gitu.""Yeee ... gue mah bercanda aja. Mau sama siapa Bang Ken, gue gak peduli. Kalian aja yang ngarep gak jelas. Sadar woy!" Vino yang baru saja tanda tangan absen kehadiran dan mendengar mengadang mereka di pintu masuk kantor.Kanaya nyelonong masuk melewati Vino begitu saja dengan ekspresi cemberut. "Sekarang tante-tante sukanya berondong, ya? Kita kalah," ujar Nandita, lalu terkekeh-kekeh. "Habis,
Terakhir Diperbarui : 2026-08-17 Baca selengkapnya