Seorang pria berkacamata hitam dan wanita yang tengah mendorong kereta bayi menghampiri. "Loh, Dona, Chico?!" sapa Rania dengan senyum merekah. "Apa kabar?" sapa Kenan pada si pria. Rania mengernyit melihat Kenan dan pria bernama Chico saling peluk bertanya kabar. "Tunggu, tunggu! Kalian saling kenal?"Dona tersenyum. "Tentu saja. Kenan dan suamiku itu'kan sahabatan, Ran."Rania masih bengong. "Oh, seperti itu." Lalu ia tersenyum. "Apa kabar Chiko?" lanjut Rania. "Baik, Kak Ran.""Ngomong-ngomong, kenapa kalian bisa bareng?" tanya Dona, sambil menatap Rania dan Kenan bergantian. Kenan merangkul Rania. "Kami sudah menikah.""Aaaaaa ...," Dona histeris, "kok, gak undang-undang, sih, Ran?"Dalam hitungan detik Rania terdiam bingung untuk menjawab, lalu tersenyum kikuk. "Hehe ... belum resepsi. Lagipula, sejak kamu keluar negeri nomormu tidak bisa dihubungi.""Lu tega banget, Ken. Lu nikah gak kasih kabar gue," protes Chico. "Udah berapa lama kalian nikah?""Belum satu minggu," jawa
Last Updated : 2026-08-23 Read more