Istri Kecilku

Istri Kecilku

Oleh:  Writergaje23_  On going
Bahasa: Bahasa_indonesia
goodnovel16goodnovel
0.0
Belum ada penilaian
7Bab
3.7KDibaca
Baca
Tambahkan

Share:  

Lapor
Ringkasan
Katalog
Tinggalkan ulasan Anda di APP

"Rapikan yang benar!" "Sudah, Tuan." "Belum!" "Memang yang berantakan apa lagi, Tuan?" "Hatiku!" *** Orang bilang, Arsenio Sakya sempurna. Tipe pria idaman yang memiliki tiga kriteria; tampan, mapan, dan menghanyutkan. Anehnya, yang mampu memikat pria itu justru hanya Aileen; perempuan miskin, kudet, dan polos. Tidak ada yang luar biasa dari perempuan itu kecuali kebodohannya yang mengalir sampai jauh. Tapi, caranya berbicara, bekerja, menangis, tertawa, bahkan marah, begitu merepotkan perasaan Arsen. Aileen dan segala sikap bodohnya ... mengingatkan Arsen pada seseorang.

Lihat lebih banyak
Istri Kecilku Novel Online Unduh PDF Gratis Untuk Pembaca

Bab terbaru

Buku bagus disaat bersamaan

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

Komen
Tidak ada komentar
7 Bab
Alat Penebus Hutang
"Tenggatnya besok. Jika kau tidak bisa menyiapkan 100 juta sampai besok pagi, jangan harap kau masih bisa tidur di rumahmu dengan nyaman."Selesai dengan sederet peringatan dan ancamannya, Arsen melenggang pergi. Jarinya mengapit hidung begitu mendapati bau limbah tahu dan tempe terasa di indera penciuman. Seharusnya dia memang tidak ke sini tadi. Tapi, si tukang hutang tidak tahu diri bernama Gilang Mahendra itu terlalu merepotkan untuk ditangani pesuruhnya.Jadilah Arsen memilih turun tangan sendiri. Pria itu semakin menghela berat karena harus berjalan beberapa meter lagi untuk sampai di mobilnya.Daerah rumah Pak Gilang memang lumayan dalam. Bahkan, Arsen harus melewati sawah dan perkebunan dulu untuk bisa sampai di jalan beraspal."Sudah berhutang, malah merepotkan orang!" maki Arsen sambil mulai berjalan melewati pematangan sawah.Matanya memandang lumpur juga padi muda di sekitar dengan jijik. Masih pagi. Embun tentu saja membas
Baca selengkapnya
Menikah atau Mati?
"Are you okey?"Aileen mendongak. Beberapa saat kemudian, perempuan itu membulatkan mata terkejut."Loh, Mas yang kemarin, kan? Waaah ... akhirnya kita ketemu lagi. Kemarin kenapa kabur, Mas? Kan belum dibersihin bajunya?" tanya Aileen heboh sambil bangkit berdiri.Mengabaikan uluran tangan Arsen yang berakhir sia-sia. Kali ini, giliran pria itu yang mengernyit bingung."Kamu nggak tau kenapa ada di sini?" tanya Arsen balik.Aileen berpikir sejenak sebelum kemudian mengangguk. Beberapa detik kemudian, gadis itu menggeleng lagi. Plinplan sekali."Enggak tau, Mas. Hehe ...."Jawaban polos Aileen membuat Arsen mendecak kesal. Rupanya Gilang Mahendra belum memberitahu pada putri tirinya tentang alasan kenapa gadis itu dibawa ke sini."Mulai sekarang, aku Tuanmu. Kau turutilah semua perintahku! Jangan berani melanggarnya!" perintah Arsen tegas.Aileen berpikir sejenak. "Berarti ... aku beneran dijadiin pembantu d
Baca selengkapnya
Aku Menginginkanmu
"Tuan Sakya!" Perempuan dengan setelan baju pengantin putih gading itu memanggil.Arsen tak menjawab. Pria itu justru sibuk menunduk; menghadap laptop di pangkuan yang sedari tadi tidak lepas dari pengawasan."Jadi ... kita beneran udah nikah nih?" tanya Aileen kikuk. Saking gugupnya, tangan perempuan itu bahkan menggaruk rambutnya yang tertata rapi."Menurutmu?" tanya pria itu santai. Tanpa memandang Aileen."Tapi ... t-tapi buat apa? Aku kan jelek. Tuan Sakya juga baru kenal aku kemarin, kan? Ngapain nikahnya sama aku?" tanya perempuan yang masih duduk di sisi kasur itu tidak habis pikir.Arsen diam sejenak. Jemarinya bergerak cekatan mematikan kemudian menutup laptop. Begitu memindahkan benda berlayar pipih itu ke atas nakas, matanya menyorot Aileen lekat.Terlalu lekat sampai membuat Aileen gelagapan di tempat."A-aku jelek loh, Tuan. Kenapa nggak nikah sama yang lain aja?" gumam Aileen sambil menatap pria tampan di depannya waspa
Baca selengkapnya
Sakit
Aileen meringkuk di sisi ranjang sambil membekap mulut---menahan tangis. Selama 19 tahun ia hidup, tidak pernah terbayangkan oleh Aileen akan berakhir seperti ini.Menjadi istri atau lebih tepatnya budak seorang Arsenio Sakya? Oh ayolah, Aileen bahkan baru tahu bahwa pria itu adalah orang yang meminjamkan uang ratusan juta untuk Ayahnya."Aku udah enggak perawan," gumam Aileen sedih sambil mempererat pelukannya pada tubuh sendiri.Lengket.Pegal.Nyeri.Tiga rasa di tubuhnya menyatu hingga membuat perempuan itu terjaga sepanjang malam. Arsen terlalu kasar. Pria itu seolah tanpa ampun.Mengingat apa yang sudah dilakukan Arsen tadi, seketika cairan bening meluruh dari sudut mata Aileen. Air matanya berlomba-lomba jatuh sampai akhirnya perempuan itu menangis sesenggukan.Dia telah dinodai.Meski kata itu tidak cocok digunakan untuk sepasang suami istri, tetap saja Aileen merasa kotor. Kejadian tadi ... terasa menjijikkan.Baca selengkapnya
Aku Menyukai Istrimu
Aileen terbangun dengan sekujur tubuh yang terasa pegal dan sakit. Pening dan dingin. Dua hal yang akhirnya membuat perempuan itu semakin meringkuk di balik selimut tebal.Dapat dirasakannya elusan lembut di puncak kepala. Tapi, perempuan itu bahkan tidak mampu untuk membuka matanya yang terasa panas. Meski berada dalam kondisi seburuk itu, diam-diam Aileen sedikit merasa nyaman.Karena elusan di kepalanya, kasur terempuk yang tidak pernah dirasakannya di rumah Ayah, juga selimut tebal dan lembut yang bahkan tidak pernah ditemuinya seumur hidup---kecuali setelah tinggal di sini, Aileen bahkan tidak bisa menahan diri untuk tidak tertidur lagi.Oh ayolah! Dia hanya baru tertidur sekitar 3 jam. "Kau sudah bangun atau belum?" Pertanyaan dari suara bariton itu seketika membuat Aileen membuka mata.Kesadarannya langsung terisi penuh. Teringat bahwa sekarang dia memang tidak tinggal di rumah Ayahnya. Dia budak seorang Arsenio Sakya.Kontan sa
Baca selengkapnya
Rapikan yang Benar!
Arsen lupa bahwa wajah mirip tidak selamanya menjadikan sifat seseorang juga sama. Hal itu terbukti pada Aileen.Dari sisi manapun, hanya wajah perempuan itu yang mirip dengan mantan kekasihnya. Tapi sifat keduanya ... jauh berbeda.Lagipula, perempuan kalem nan elegan mana yang akan makan sambil bersila di atas kursi? Apalagi dengan porsi sebanyak itu.Oh ayolah! Porsi makan Aileen bahkan tiga kali lipat lebih banyak darinya. "Kau lapar atau memang porsi makanmu selalu sebanyak itu?" tanya Arsen dengan nada mencela.Aileen menoleh sambil menyuapkan sesendok nasi beserta lauk ke mulutnya. "Enggak tau, Tuan. Biasanya aku juga enggak makan sebanyak ini," jawab Aileen jujur yang ditanggapi Arsen dengan anggukan seadanya.Mungkin efek obat yang diberikan Ayres. Atau mungkin ... efek karena perempuan itu terlalu lelah karena dipaksa tidak tidur semalaman oleh Arsen.Tidak perlu ditanya mereka melakukan apa. "Kau ... suda
Baca selengkapnya
Mantan Kekasih Tuan Sakya
Aileen sedang merapikan kamar saat tak sengaja menemukan sebuah foto di kolong ranjang. Matanya mengernyit bingung begitu mendapati wajah Arsen juga seorang perempuan yang begitu mirip dengannya.Siapa? Kenapa Aileen merasa familier dengan perempuan ini? Apa mereka pernah bertemu sebelumnya? Lalu ... kenapa Aileen dan perempuan di dalam foto itu bisa begitu mirip?"Nona sedang apa?" Panggilan Lily yang baru saja masuk ke kamar Aileen membuat perempuan pendek itu tersentak kaget.Begitu menemukan keberadaan Lily, perempuan itu terkekeh kikuk. "Cuma bersih-bersih kamar sedikit, Bi. Soalnya kata Tuan Sakya, aku enggak boleh santai-santai doang di rumah," jawab Aileen jujur.Lily menanggapi ucapan Aileen dengan senyum getir. Diam-diam, perempuan yang sudah bekerja sejak masih belia di kediaman keluarga Sakya itu meringis kasihan. Awalnya, Lily mengira Aileen benar-benar perempuan pilihan majikannya. Oleh karena itu ia begitu bahagia saat Arsen me
Baca selengkapnya
DMCA.com Protection Status