Novel
Cerita Pendek

Genre

Imajinasi×
Semua
Romansa
Realistis
Manusia Serigala
Mafia
Vampir
Mitologi
Fantasi
Kehidupan Sekolah
Imajinasi
Reinkarnasi
Romansa Menggoda
Misteri/Thriller
Mistis Rakyat
Romansa Sejarah
POV Pria

Karakter

27
Semua
Psikopat
Mandiri
Pelakor
Munafik
Wanita Kuat
Mafia
Istri Muda
Cinta Pertama
Kejam
Teman Masa Kecil
Dokter
Cinta Sejati
Pengasuh
Bestie
Pengganti
Guru
Bucin
Menantu
Sekretaris
Identitas Tersembunyi
Tetangga
Influencer
Vampir
Ahli Forensik
Pilot
Selebriti
Teman Sekamar
Tampilkan lebih banyak

Alur & Latar

27
Sistem×
Semua
Dewasa 18+
Menggoda
Penyesalan
Pernikahan
Selingkuh
Karma
Hubungan Keluarga
Balas Dendam
Kesadaran Diri
Pura-pura Mati
Kriminal
Dunia Kerja
Sistem
Perundungan
Kehamilan
Penebusan
Nikah Kontrak
One Night Stand
Cinta Lama Bersemi Kembali
Kekuatan Super
Melawan Takdir
Kutukan
Dunia Hiburan
Petualangan
Dunia Paralel
Perjalanan Waktu
Pusat Perhatian
Tampilkan lebih banyak

Tema

15
Plot Twist×
Semua
Plot Twist
Drama
Cerita Enak
Reinkarnasi
Bangkit
Manis
Obsesi
Toxic
Healing
Cinta Terpendam
Motivasi
Pusing
Kocak
Multi POV
Semangat
Tampilkan lebih banyak

Cerita Pendek Plot Twist Imajinasi & Novel Sistem

Temukan kumpulan cerita pendek Plot Twist Imajinasi yang menarik dengan latar Sistem, alur cerita yang memikat, dan penceritaan yang imersif. Sempurna untuk pembaca yang mencari cerita pendek satu jam dan bacaan cepat yang imersif secara online.
Saat Aku Kembali ke Ibuku, Keempat Ayahku Dilanda Penyesalan - Imajinasi novel & cerita
Bintang
Ibuku adalah seorang gadis penakluk. Setelah misinya berhasil, dia meninggalkan dunia ini dan mewariskan empat ayah untukku. Ayah pertama adalah seorang konglomerat yang kekayaannya tidak tertandingi. Ayah kedua adalah aktor ternama yang dikenal seluruh negeri. Ayah ketiga memiliki kemampuan medis yang luar biasa, sedangkan ayah keempat memegang jabatan tinggi dan kekuasaan besar. Setelah memanjakanku selama 16 tahun, putri dari cinta pertama mereka, Sophia, akhirnya kembali. Sejak hari itu, keempat ayahku hanya percaya padanya dan tidak lagi memercayaiku. Saat Sophia berkata bahwa aku memakinya lebih hina daripada anjing dan tidak pantas tinggal di rumah, mereka menyuruhku makan makanan anjing dan tidur di kandang. Ketika dia menuduhku menghasut teman-teman di sekolah untuk merundungnya, para ayah memaksaku keluar dari sekolah dan menyewa tiga preman kecil untuk memukuliku di rumah selama tiga bulan. Lalu, setelah Sophia sekali lagi menuduhku mendorongnya, mereka mengurungku di dalam kandang anjing tanpa makanan selama tiga hari tiga malam. Ketika hampir mati kelaparan, aku mendengar suara Ibu. “Friska, apakah kamu ingin kembali ke sisi Ibu?”
Aku Meninggalkan Dunia, Ketiga Kakakku Malah Menggila. - Imajinasi novel & cerita
Wanto
Hari ini aku dibebaskan lebih awal dari penjara karena berkelakuan baik. Ketiga kakak laki-lakiku datang menjemputku sambil menenteng sebuah rantai anjing. Kakak sulung menyodorkan rantai itu ke depanku. Suaranya dingin tanpa riak, "Pakai ini. Dari sini sampai depan pintu rumah, jangan sekali-kali kamu lepas." "Ini ujian terakhir. Kalau lolos, kamu resmi jadi putri Keluarga Maritz." Kakak kedua menepuk pundakku sambil menghela napas panjang, "Tujuh tahun ini, kamu sudah menderita." "Tapi, bau di badanmu itu ... Setelah pulang nanti, mandilah tiga kali sebelum duduk di meja makan." Kakak ketiga menatapku dari ujung kepala sampai kaki. Keningnya berkerut rapat. "Kenapa bisa kurus kering begini? Tapi pas sekali, jadinya dipakaikan rantai pun nggak kelihatan aneh." Tujuh tahun lalu, kata-kata mereka persis sama. Tiena Maritz, anak angkat yang dimanjakan keluarga itu, mencampur racun ke botol minum teman sekelasnya. Gadis malang itu hampir saja meregang nyawa di lapangan olahraga. Malam itu juga, ketiga kakakku menelepon bertubi-tubi. "Tanggung hukuman ini demi Tiena. Kalau kamu mau berkorban, kamu resmi jadi adik kandung kami." Aku yang bodoh pun tidak banyak berpikir. Di ruang interogasi polisi, aku bersikeras bahwa akulah pelakunya. Surat putusan pengadilan akhirnya turun. Tujuh tahun penjara. Pada usia 18 tahun, kedua tanganku diborgol dan aku digiring keluar lewat pintu samping pengadilan. Saat itu, tak satu pun dari mereka yang menoleh ke arahku.
Gunung dan Sungai Takkan Bertemu Lagi - Imajinasi novel & cerita
Wangsa
Pada tahun kesepuluh pernikahan kami dengan sang pianis genius, aku terserang sebuah penyakit aneh. Sebulan yang lalu, demi menjaga adik iparnya yang sedang sakit, suamiku absen dari pesta ulang tahunku. Aku yang setiap hari menunggunya pulang, kali ini aku lupa menunggu dan tidur lebih awal. Setengah bulan yang lalu, suamiku membawa adik iparnya menghadiri sebuah pertunjukan penting. Aku yang biasanya pencemburu, kali ini tidak marah sedikit pun dan hanya pulang ke rumah dengan tenang. Tiga hari yang lalu, aku jatuh sakit dan demam tinggi. Suamiku bergegas pulang dari luar kota, tetapi ternyata hanya untuk merawat tangan adik ipar yang melepuh karena tersiram air panas. Setelah bertemu di rumah sakit, aku yang biasanya mudah cemburu, justru merasa tenang secara luar biasa. Aku melupakan janji kami untuk menua bersama, juga melupakan kata-katanya dulu yang bilang bahwa dia akan merasa sangat sedih meski kulitku hanya lecet sedikit. Hingga saat suamiku mengatakan ingin menjemput adik iparnya untuk tinggal di rumah dan merawatnya seumur hidup, ingatanku mulai memudar dan aku memanggil Sistem. "Aku mau pulang."
Gerimis Terakhir di Jianika - Imajinasi novel & cerita
C.H
Tepat pada tahun kesepuluh sejak aku terlempar ke dunia modern tanpa sengaja, sistem akhirnya menyadari keberadaanku sebagai sebuah anomali. Sistem bersiap mengirimku kembali ke dinasti asalku dan memberiku waktu tiga hari untuk berpamitan. Pada hari pertama, Viona Limawan memintaku merelakan pernikahan kami demi sahabat masa kecilnya. Aku tidak menangis atau membuat keributan. Aku hanya tersenyum, melepas cincin pertunangan, lalu mengembalikannya kepadanya. Hari kedua, dia membawa sahabat masa kecilnya pulang dan berkata ingin memberinya tempat tinggal. Aku menerimanya dengan tenang dan memilih mengalah. Hari ketiga, dia ingin mengajak sahabat masa kecilnya berbulan madu ke Jianika, tempat yang selama ini paling ingin kukunjungi. Aku tetap membantunya mengatur semua persiapannya dengan sabar. Namun, saat kendaraan yang membawa mereka melaju menuju Jianika, aku justru berbalik dan melangkah menuju arah pulangku sendiri. Mimpi yang bertahan selama sepuluh tahun akhirnya benar-benar usai.
Lebih Baik Kejam daripada Penuh Kasih Sayang - Imajinasi novel & cerita
Atonim
"Sistem, aku ingin pulang." Sistem langsung menjawab, "Baik, Nona, proses pelepasan program sudah aktif. Dalam setengah bulan, kamu bisa meninggalkan tempat ini." Sistem yang biasanya mekanis itu terdiam beberapa detik, lalu bertanya dengan sedikit kebingungan. "Nona, di sini ada suami yang menyayangimu dan putra yang selalu membelamu. Bukankah ini rumahmu? Mereka adalah keluargamu." Mendengar kata keluarga, tatapan Shanon perlahan tertuju pada televisi.
Setelah Aku Mati dan Pergi, Target Penaklukanku Menjadi Gila - Imajinasi novel & cerita
Lilis
Pada perjamuan akhir musim kemarau di istana, demi sang cinta sejatinya, Sang Putra Mahkota memulangkan semua selirnya. Saat yang lain menerima uang dengan riang gembira dan pulang untuk berkumpul bersama keluarga, aku justru tak punya tempat untuk kembali. Akhirnya, aku hanya bisa membawa seutas kain putih dan menggantung diri di depan gerbang Istana Pengasingan. Aku terlahir kembali, menjalani hidup sejak bayi di dunia ini, dan selama 21 tahun berusaha keras menaklukkan empat tokoh utama pria. Namun, pada akhirnya, misi terakhirku pun berakhir dengan kegagalan. Sistem berkata, asalkan tubuh ini mati, aku bisa pulang dan bersatu kembali dengan keluargaku yang sebenarnya. Tepat sebelum kesadaranku benar-benar lenyap, sayup-sayup aku mendengar suara seseorang yang berteriak memanggil namaku dengan penuh keputusasaan.
Cinta Ini Sudah Kedaluwarsa - Imajinasi novel & cerita
Desi
Semua orang tahu, Hardy Jayendra, cowok idola kampus, biasanya hanya menjalin hubungan selama tiga bulan. Tapi denganku, sudah hampir sembilan bulan kami menjalin hubungan. Semua orang bilang akulah cinta sejatinya. Belakangan ini, sebuah unggahan mendadak ramai dibicarakan. Katanya, cinta pertama Hardy, Livia Suwandi, sudah kembali dan dia akan segera mencampakkanku. Aku geli membacanya dan hendak menunjukkan unggahan itu kepada Hardy. Dia malah pura-pura tidur, membalikkan tubuh dan diam-diam menjauh dariku. Kukira dia sedang kesal karena aku menambahkan nomor kontak seorang laki-laki. Seperti biasa, aku langsung merangkulnya sambil bermanja-manja, lalu mulai menggodanya dengan kedua tanganku. Melihat matanya terpejam rapat dan bibirnya mengatup, seolah sedang menahan diri, aku justru makin ingin menggodanya. Hampir saja aku menciumnya. [Tokoh utama pria sudah jijik setengah mati, tapi tokoh wanita pendukung ini masih saja nggak tahu malu nyentuh dia. Pantas saja pada akhirnya dia sampai dibuli habis-habisan.] [Tokoh pendukung wanita ini nggak benar-benar mikir kalau tokoh utama pria anggap dia cinta sejati, 'kan? Tokoh utama pria rela pacaran dengannya selama lima bulan hanya karena tahu angka keberuntungan tokoh utama wanita itu sembilan. Dia sengaja bertahan sampai sembilan bulan cuma buat bikin tokoh utama wanita kesal.] [Benar. Begitu dengar tokoh utama pria sudah pacaran selama itu, si tokoh utama wanita langsung panik dan pulang ngejar dia. Pasangan utama kita yang manis sebentar lagi akan bersatu!]
Kenapa Panik Setelah Aku Meninggalkan Dunia - Imajinasi novel & cerita
Ijo
Selama tiga tahun ini, Leon Sinclair berselingkuh dariku. Dia menyembunyikan perempuan itu dengan begitu rapi, tanpa menyisakan celah sedikit pun. Aku pernah menemukan kalung renda yang masih hangat di jok belakang mobilnya. Bahkan di belakang telinganya, lebih dari sekali aku menemukan bekas gigitan yang masih baru, menyisakan jejak kemesraan dengan perempuan lain. Setiap kali, aku mengamuk seperti orang gila, mengobrak-abrik rumah sampai berantakan, dan menuntut jawaban tentang siapa wanita itu, Leon hanya mengernyit lelah, menatapku seakan akulah yang bermasalah. "Giselle, sampai kapan kamu mau curigaan begini? Kamu bilang aku selingkuh, ya tunjukkan buktinya." Jadi, aku mengikutinya 24 jam penuh. Aku beri tahu semua keluarga, semua teman, untuk berjaga di depan hotel di bawah apartemen, siap menangkap basah. Namun, setiap kali pintu kamar itu didobrak, yang kulihat hanya Leon, duduk rapi di sofa dengan kemeja terkancing sempurna, menatapku dingin. "Mau geledah?" Setiap kali aku keluar dengan tangan kosong, ibuku menggenggam tanganku sambil menghela napas. "Giselle, dalam pernikahan itu yang paling penting kepercayaan. Kamu ribut terus kayak gini, muka Leon mau ditaruh di mana?" Bahkan sahabat terdekatku pun berusaha menasihatiku dengan hati-hati. "Mungkin ... kamu emang lagi terlalu stres, Giselle. Bisa jadi itu cuma pikiranmu sendiri."
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status