Cinta Terlarang
Kemudian Ona tidak ingin membuka matanya, karena dunia yang dia lihat benar-benar kacau.
Ona bangkit dengan peluh mengalir dan nafas terenggah-enggah. Matanya beredar mengamati sekitar dan Nafa yang tidur pulas di sampingnya. Jam diding masih menunjukkan pukul 2 dini hari. Ona menghela napas, mimpi buruk lagi. Ona hampir setiap hari memimpikan hal sama, tentang kejadian 17 tahun lalu, tentang Ayah, tentang gelap dan misteri malam yang selalu menghampirinya.