Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
PLAYER

PLAYER

Ans18prend69
Ervin: Sepuluh menit Ervin: Atau aku delete proposalmu dari emailku “Damn you, Vin!” Arla mengganti sepatu high heels-nya yang berukuran sembilan centi dengan yang berukuran lima centi namun memiliki ujung yang lebih lancip. “Help me, please. Lo harus bisa diajak lari sekencang-kencangnya atau membuat keningnya berdarah, ok?” Terlihat seperti orang gila karena baru saja Arla meminta tolong pada sepatunya. Setidaknya sepatu itu bisa menjadi senjatanya kalau Ervin ingin melakukan hal yang macam-macam kepadanya.
1039.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 896 kali sebagai 12
Baca
+Pustaka
Fake

Fake

Laura membelalak, bagaimana Shena tahu? “Lo ngomong apa sih? Gue nggak ngerti.” “Ngaku lo! Gue liat lo kemaren. Sepatu putih yang selalu lo pake di sekolah ini bukti kalo orang yang gue liat itu adalah elo.” Shena mendorong Laura kencang hingga membentur pohon mangga besar membuat beberapa daun kering berguguran. Badan besarnya menghimpit tubuh Laura mempersempit jarak antar mereka.
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai 12
Baca
+Pustaka
Di Antara 2 Cinta

Di Antara 2 Cinta

com/IZVvC00uF91CBIhRQV8Qae Atau Telegram https://t.me/+TSjXfHGJs0s3MWQ1
10980 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai 12
Baca
+Pustaka
Contradiction

Contradiction

Meski itu sebuah kebenaran. "Ya! Intinya aku minta cuti!" Aruna pusing dan muak, dengan hal yang dialaminya. Arsen terdiam sejenak, kemudian masuk lagi. "Oke." "Sebulan?" tawar Aruna, berasa sedang di pasar—eh! Arsen mendelik sejenak. "Ribet banget!" "Arsen!" sentak Aruna. "Iya!" balas Arsen, tidak kalah muak.
106.1K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 194 kali sebagai 12
Baca
+Pustaka
Reset

Reset

TERIMAKASIH. NOVEL SUDAH TIDAK TERSEDIA DI FLATFORM INI. TERIMAKASIH. NOVEL SUDAH TIDAK TERSEDIA DI FLATFORM INI. TERIMAKASIH. NOVEL SUDAH TIDAK TERSEDIA DI FLATFORM INI. TERIMAKASIH. NOVEL SUDAH TIDAK TERSEDIA DI FLATFORM INI. TERIMAKASIH. NOVEL SUDAH TIDAK TERSEDIA DI FLATFORM INI. TERIMAKASIH.
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai 12
Baca
+Pustaka
Penderita Kanker Jadi Manusia Super

Penderita Kanker Jadi Manusia Super

“Berapa akar kuadrat dari tujuh puluh delapan ribu lima ratus enam puluh enam.” “Sampai berapa angka di belakang desimal?” “Kau bercanda, kan?” Khaled menggelengkan kepalanya. Eric mengamati angka panjang yang terbentang di layar, bibirnya bergerak saat menghitung digitnya. “Dua belas.” Khaled memejamkan mata dan mengucapkan jawabannya dengan cepat. “280.296271826794.” “Kau pasti bercanda.”
102.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai 12
Baca
+Pustaka
Tunangan Kontrak Sang CEO

Tunangan Kontrak Sang CEO

gz +42s; cap proxy‑01 disorot sebagai variabel lingkungan yang tak lazim. C. Finansial: spreadsheet raw dengan entri “Consulting F*e — A.C.” pada tanggal‑tanggal yang sama, rekap virtual card Seraphine di 02.xx, serta polis ‘burn event’ dengan klausul pihak ketiga penerima manfaat. D. Suara: rekaman yang memuat “midnight dump”, “42 detik/proxy”, dan “serahkan pada Kenan”; prelim lab eksternal menempatkan A.C. pada skor kecocokan tinggi.
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai 12
Baca
+Pustaka
TWELVE

TWELVE

Tunggu, aku melihat pita merah muda itu terdapat tulisan kecil. “Enam puluh Sembilan.” Apa maksudnya ini ? semua ini semakin membuat aku tidak mengerti. Menyandarkan punggungku di sisi ranjang. Aku merasa familiar dengan kotak ini dan sepertinya Azka pernah menyingung tenang bunga, tapi apa. Bodohnya aku yang tidak mendengarkan perkataan Azka.
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai 12
Baca
+Pustaka
YOU

YOU

dewi Triana.A7710boleusiaku lies7
warning ada adegan +++++ Happy reading guys 😘 Kesya mengerjapkan kelopak matanya berulang kali, mencoba untuk menyesuaikan dengan intensitas cahaya yang sudah menelisik menerangi kamar itu. Perlahan dia menjauhkan diri dari dekapan laki-laki yang kini memeluknya namun, tubuhnya sama sekali tidak bergerak. Kesya menyadari bahwa ada tangan besar yang menahan tubuhnya. Dia menghela nafas pasrah, lilitan di tubuhnya sangatlah kuat, sangat sulit untuk melepaskan diri dari dekapan itu. Kesya tertegun ketika melihat pahatan sempurna di hadapannya, tanpa sadar kedua sudut bibirnya terangkat. Tangannya bergerak, membiarkan jari telunjuknya menelusuri seluruh wajah pria itu mulai dari mata, hidung, p
9.911.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 314 kali sebagai 12
Baca
+Pustaka
Exit

Exit

tanyaku, menyender di dinding toilet, capek saja rasanya padahal tidak sedang mengerjakan hal berat. April berdehem, terlihat sedang berpikir keras, menopang dagu, matanya memutari ruangan toilet kecil ini. Ada tiga wastafel, empat bilik toilet, dan satu cermin kaca yang menempel di dinding dekat bilik paling ujung. “Kalau lantai kelas atas nggak akan beresiko, kan?” April bergumam, entah sedang bertanya padaku atau berbicara dengan dirinya sendiri.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai 12
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234568
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status