Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Unspeakable Time

Unspeakable Time

Hidupnya selama sembilan belas tahun di dunia ini ternyata memang tidak memiliki arti. Serish meremas rambut keemasan bergelombangnya dengan perasaan berat, lalu berdiri dan melangkah menuju meja riasnya. Matanya yang panas menatap cermin di hadapannya. Seorang gadis berusia sembilan belas tahun menatap balik dengan mata biru cemerlang yang terlihat berkabut karena kelelahan dan kurang tidur. Bayangan gelap terlihat samar di bawah matanya, namun sama sekali tidak mengurangi fakta kalau wajah di hadapannya akan dianggap cantik baik di kehidupan dulu maupun sekarang.
102.2K viewsOngoingAdded to Library 86 Times as twelve minutes
Read
+Library
Gadis Dua Belas Digit

Gadis Dua Belas Digit

ungkap Leo. "Apa? Mengapa kau tidak memberitahuku sebelumnya? Mengapa baru sekarang kau menjelaskan masalah ini? Waktu peluncuran produk sisa satu hari lagi. Apa kau tahu akibat dari keteledoranmu ini?! Mark mulai tersulut emosi. Ia menggebrak meja. Menghardik Leo yang masih berdiri di depan.
3.0K viewsCompletedAdded to Library 98 Times as twelve minutes
Read
+Library
DUA BELAS TAHUN TANPA KAMU

DUA BELAS TAHUN TANPA KAMU

Aku terbaring di ranjang sel yang dingin, hanya berupa beton tanpa alas, mataku menerawang menatap langit-langit dengan pikiran melayang ke masa lalu. Aku meringkuk lalu perlahan air mataku tumpah,dua belas tahun aku bersama suamiku, 12 tahun kuberikan dia kemewahan dan kekuasaan. Telah kupungut dia dari jalanan dan kuberikan tempat terbaik, kututupi dia dengan pakaian yang indah dan kuberi makanan yang layak, tapi dia sungguh tidak tahu berterima kasih.
933.0K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as twelve minutes
Show Reviews (8)
Read
+Library
Yani Ajjah
Thor klu bisa datangkan/munculkan tokoh laki2 yang kaya walaupun tdk sekaya mertua Arham tegas, berkarisma setidaknya bisa melundungi Iriana dan anak2nya, karena dr obrolan Arham sm Iriana kynya Arham ingin namanya bersih, takut hilang harta jadi secara g langsung maunya Arham itu, yg gugat Iriana.
Abu Saad Saud
tapi jangan sampe sama kaya novel novel lain yang laki akan kalah sama jabatan dan uang.....tapi dari awal baca saya suka.tapi mudah mudahan tokoh cowoknya gak kebeli dengan jabatan.soalnya saya bosen baca novel ujung ujung begitu suksesthor
Read All Reviews
3 Minutes With You

3 Minutes With You

tanya Kael setelah Chea menghabiskan spagetti pesanannya. “Nggak liat kalo habis?” Chea lekas meminum lemon tea. Kael melihat jamnya lagi. Entah sudah berapa kali laki-laki yang mengenakan kaos putih dipadukan dengan kemeja biru laut melihat jam tangannya selama Chea mengamatinya. “Tinggal dua puluh menit waktu kita.” Chea berusaha untuk tidak menunjukkan perasaan senangnya karena puas sudah membuang waktu tujuh puluh menit mereka.
4.5K viewsCompletedAdded to Library 135 Times as twelve minutes
Read
+Library
Forever Hours

Forever Hours

"Love you now, tomorrow, and forever hours that we can." — [ forever hours - t h e e n d ] —
3.2K viewsCompletedAdded to Library 84 Times as twelve minutes
Read
+Library
Bukan Simpanan CEO

Bukan Simpanan CEO

Lima belas menit lagi. Ia akan menunggu lima belas menit lagi saja. Story by @lunetha_lu
1028.8K viewsCompletedAdded to Library 776 Times as twelve minutes
Read
+Library
Pemuas Hasrat Sang Presdir

Pemuas Hasrat Sang Presdir

perintah Bumi singkat. Penjaga senior membuka tablet, wajahnya tetap netral. "Tamu ke-121 sedang masuk, Bos. Masih 12 menit lagi." Dari balik kaca buram, suara erangan dan tangisan yang teredam bisa terdengar. Terkadang diselingi benturan tubuh ke dinding. "Kondisi mental?" tanya Bumi sambil mengamati bayangan yang bergerak-gerak di balik kaca.
1036.6K viewsOngoingAdded to Library 1.1K Times as twelve minutes
Read
+Library
Kesendirian

Kesendirian

“Kamu, bisa Rib hari ini? Kita enggak lama, hanya cuci-cuci mata saja.” “Baik, Aku bisa, An. Kita ketemu di Mall Boxies, ya. Kamu jangan telat, An.” “Ok, deh, Rib. Pukul 04:15 aku sudah disana, ya.” “See you, Rib.” “See you too, An.”
102.2K viewsOngoingAdded to Library 76 Times as twelve minutes
Read
+Library
Wait At 24

Wait At 24

Dalam dua menit tidak ada yang tersisa kering di tubuh kita. Dua puluh menit menuju tahun baru, kita berteduh di belakang sebuah toko madu. Baju basah kuyup ditambah udara dingin cukup membuat tubuhku menggigil, gigi gemeretak dan jari mulai mati rasa. Pada saat itu toko sudah jelas tutup, hanya ada beberapa pasangan yang berteduh, tanaman-tanaman dan pot kosong. Teras keramik yang kita pakai untuk berteduh hanya sekitar 2 x 1 meter. Di depan kita terdapat sebuah benteng setinggi dada orang dewasa yang membatasi toko tersebut dengan sebuah tanah kosong.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 117 Times as twelve minutes
Read
+Library
Breakfast at Midnight

Breakfast at Midnight

Todd akhirnya menengahi, “Ladies, sudah-sudah. Jangan bertengkar seperti ini.” “Todd! Coba kau bilang yang tempo hari kau bilang kepadaku!” sontak Mira lagi. “Mir, aku rasa sekarang bukan waktu yang tepat.” Ujar Todd dengan kalem. “Now’s the good time! Biar Princess Snow White ini terbangun dari perusakan dirinya sendiri yang ia lakukan hampir dua bulan ini!” delik Mira lagi masih dengan penuh emosi. Todd menghela nafas dan berkata dengan pelan, “Sejujurnya Lex, aku setuju dengan Mira.”
84.7K viewsCompletedAdded to Library 181 Times as twelve minutes
Read
+Library
PREV
12345
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status