Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Rahasia di Ranjang Malam Pertama

Rahasia di Ranjang Malam Pertama

*** NOTE: Mau ke mana, tebak?
1012.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 253 Beses bilang 5
Read
+Library
SPERANZA

SPERANZA

Yasa mengangguk sebagai jawaban. "Aku tadi melihatnya, ternyata dia sangat cantik. Matanya benar-benar berwarna hijau, rambutnya bergelombang berwarna cokelat. Dia benar-benar sangat manis," kata Byakta dengan mimik wajah gembiranya. Yasa terdiam mendengar perkataan Byakta. Dia menutup bukunya dan menatap Byakta. "Matanya berwarna hijau?" tanya Yasa membuat Byakta mengangguk.
102.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 100 Beses bilang 5
Read
+Library
FEMININ

FEMININ

Tanya David "Ini kalau mau naik ke lantai atas, gimana caranya yah?" David terkekeh kecil, lalu menggandeng tangan Femi menuju ruangan kecil. Ditekannya tombol, lalu pintunya menutup tiba tiba "Loh loh Dav, ini kok pintunya nutup sih?" Tanya Femi dengan panik "Katanya mau naik ke lantai atas. Ayok!" "Aku tidak paham, semacam pintu Doraemonkah ini? Lagi lagi, David hanya tertawa kecil. Betapa polosnya Femi, tidak tau lift.
4.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 115 Beses bilang 5
Read
+Library
SEQUOIA

SEQUOIA

Joi memamerkan senyum bangga sembari kembali mengibas beberapa lembar uang yang ia pegang. "Dapet berapa lo, Nyuk?" Joi mengalihkan atensi pada sahabat-sahabatnya yang baru datang. "Lima ratus ribu, ada lawan?" katanya sambil mengangkat dagu. Salah satu di antara mereka malah tersenyum meremehkan. Ia berjalan ke depan guna menonjolkan diri. Beberapa lembar uang merah ia keluarkan dengan misterius, tentu dengan senyum lebar maksimal. "Enam ratus ribu! Gimana, keren nggak gue?"
7.52.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 61 Beses bilang 5
Read
+Library
REUNI

REUNI

"Dia ngucapin selamat tapi emot-nya kok begitu?" Aku tersenyum, emot di ujung kata selamat yang Tama sematkan itu, emot orang nangis bombay. "Dia lagi berduka cita mungkin," sahutku terkekeh. Tepat setelah itu Danar mengalihkan pandang ketika ponselnya yang tergeletak di meja bergetar. Dia sedikit mencondongkan badan untuk meraih benda pipih itu. Matanya melirikku. "Giko minta panggilan video, terima enggak, nih?"
1015.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 597 Beses bilang 5
Ipakita ang mga Review (11)
Read
+Library
Yuli F. Riyadi
Halooo, Selamat Datang di Goodnovel. Ini cerita keempatku di sini. Semoga kalian suka membaca kisah Wina-Tama-Giko-Danar. Mereka akan menemani kalian tiap hari hingga tamat. Yuk! ramaikan dan jangan lupa tinggalkan review lima bintang .........
arwa
biasanya aku kurang suka baca cerita yg ceritanya cuma dr sudut pandang satu doang,,,tp ini lain,rasanya harus lanjut baca terus,bagus si,sayang nemu cerita ini baru,,,, habis ini enaknya lanjut cerita yg mana kak??
Basahin ang Lahat ng Review
HEAVY

HEAVY

Yogi mengenakan pajamas lengan panjang berwarna abu-abu dimana dua kancing bagian atasnya tidak terkancing sehingga dada pria itu sedikit terbuka. Ya Tuhan... Jola hampir kehilangan fokusnya saat melihat sedikit dada Yogi itu, susah payah Jola berusaha untukmengontrol dirinya. Bahaya jika mulut polosnya itu berucap, 'Mas terlihat sangat tampan dan sexy'.
103.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 125 Beses bilang 5
Read
+Library
Sir Abraham, Love Story

Sir Abraham, Love Story

Go = 5 Go = 5 Hachi = 8 Kyuu = 9 Nana = 7 Go = 5 Go = 5 Hampa = 0 nana = 7 Berpasangan = 2 Go = 5 Jika diurutkan 55 89 7550725 , dan jika di depannya diberi tanda plus menjadi +55 89 7550725. "Sebuah nomor telepon," gum
1012.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 455 Beses bilang 5
Read
+Library
Me

Me

pinta Lea, Lea mengangjat bongkahan batu yang menjepit boneka tersebut, dia dibantu Nana. Fuuuh “ Pisau!” jerit Nana kembali. Persis tepat disamping boneka yang tertindih itu, ada sebuah pisau yang terlihat masih tajam matanya. Dan darah yang menempel telah menjadi karat yang membekas. Tubuh boneka itu juga dicabik dengan cabikan pisau membentuk sebuah kata. Boneka itu berukuran sekitar lima puluh sentimeter. “ LLEVAÑA”
2.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 95 Beses bilang 5
Read
+Library
Difficult

Difficult

Putik menjawab ragu. “Sugar baby. DEMI TUHAN! Dia baru berusia lima tahun dan ingin menjadi sugar baby? Kamu tidak memikirkan perkembangannya?” memandang kecewa pada Putik yang membelalakkan matanya mendengar kata-kata Leo. “Tidak mungkin.” Putik menggelengkan kepalanya. “Itu kenyataannya.” Leo duduk disamping Putik menariknya kedalam pelukan, “aku antar pulang.”
6.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 205 Beses bilang 5
Read
+Library
Rasa

Rasa

"Coba fokus dulu ke perasaan yang Abian rasakan, cermati, dan tentukan kira-kira ada di nomor berapa? 1 menandakan sangat buruk, dan 10 menandakan sangat baik." Abian terdiam. Ia mencoba mengikuti arahan yang diberikan oleh sang dokter. Membutuhkan sekiranya hampir 20 detik, untuk Abian akhirnya bisa menjawab. "Enam," jawabnya sangat singkat. "Wah, Maa Syaa Allah, berarti sudah mulai bisa mengidentifikasi perasaan ya." "Oke, angka 6, angka yang not bad, but not good. Gak buruk, tapi gak baik juga. Betul?" tanya Karina memastikan. Abian hanya menjawab dengan anggukan yang berarti mengiyakan.
104.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 89 Beses bilang 5
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status