Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Conqueror

Conqueror

"Untuk siapa kau bekerja di negara ini!? Untuk siapa sumpah kalian, ha?!" Melihat Rustar yang marah kepadanya, Lilia hanya tersenyum, dan menanggapinya dengan santai. "Apa kau sudah mulai tuli dan pikun, pak tua?" ejek Lilia. Lalu Lilia dan Reny berkata secara bersamaan untuk menegaskan siapa mereka dan kepada siapa mereka menaruh sumpah mereka berdua. " "Kami, hanya bersumpah Kepada Baginda Ratu Elsa van Bramasta, dan salah satu Putranya yaitu William Van Bramasta." " kata keduanya.
9.82.9K viewsOngoingAdded to Library 103 Times as volkov
Read
+Library
PLAYER

PLAYER

“Kalo black forest? Kayak ulang tahun ya?” Arla kali ini tidak lagi menahan senyumnya karena ia memilih melepaskan tawa berderai. Ekspresi Ervin pasti sangat menggemaskan kalau sedang bingung seperti itu. “Bawa cheese cake aja, Vin. Itu kesukaan Dirga.”
1038.9K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as volkov
Read
+Library
RATU VELENDOR

RATU VELENDOR

"Taman-taman itu harus di lengkapi fasilitas olahraga untuk warga Kota Valeria ..." Holden Ford mengangguk setuju dengan rapi, lalu melirik prajurit di sudut sana. Menerima kode Holden Ford ini, prajurit itu bergegas pergi. Di mana saat ini, para pekerja konstruksi di sini sangat bahagia. Para pekerja konstruksi menatap satu sama lain dengan senyuman lebar: 'Hehehe ... Ratu sebenarnya memuji kami lebih kuat dari pada tentara di Kerajaan Rryvekia!'
105.6K viewsCompletedAdded to Library 217 Times as volkov
Read
+Library
Gadis Tawanan Tuan Mafia

Gadis Tawanan Tuan Mafia

Ketua membuka mata di balik topeng yang menyipit. "Dengan info ini," lanjut Kieran. "Kita bisa ambil alih Volkov dalam 1 bulan secara bersih, tanpa perang, nilainya 4.7 triliun!” Anggota 5 berbicara. "Kamu mau apa sebagai bayaran?" Kieran menatap Alena lalu kembali menatap dewan. "Alena dan anak ini! Diakui sebagai keluarga Voss dengan perlindungan penuh, kalau tidak, saya bakar semua data ini dan saya keluar dari sindikat!”
101.1K viewsOngoingAdded to Library 24 Times as volkov
Read
+Library
Alva

Alva

Pintu dengan kenop usang berkarat itu terbuka dengan keras hingga berbunyi keras mengenai dinding. Muncul seorang cowok tinggi sekitar 180 cm, berjaket hitam kulit dengan topi jaket yang menutupi kepalanya, kedua tangannya di dalam saku. Alva menghempaskan diri ke atas kasur,ia mendapati beberapa lembar uang dan pakaian di sana.
9.82.2K viewsOngoingAdded to Library 53 Times as volkov
Read
+Library
The Romanov Diadem

The Romanov Diadem

"Tuan Lenin, benarkah Anda sama sekali tidak tahu akan keputusan Tuan Vladimir?" Pria botak yang duduk di sebelah kanan Maksim bertanya kepada sang anak haram Vladimir yang tidak diakui. "Ya, saya sama sekali tidak tahu menahu keputusan Papa saya sendiri. Saya benar-benar menyesal." Lenin membenarkan dugaan Martino Kolkovーpria kelahiran Amerika latin berdarah Rusia dan menjabat sebagai wakil bendahara direksi.
108.9K viewsCompletedAdded to Library 257 Times as volkov
Read
+Library
Reuni

Reuni

********** Hasan meraih gelas yang ada di meja kamar tidurnya itu, di genggamnya erat gelas itu "Aku tidak suka dikhianati, bagaimanapun kamu sudah kotor Asti..lihat apa nanti yang akan aku lakukan padamu wanita hina..!", Bara yang menyala-nyala seolah keluar dari kedua bola mata pria yang tengah penuh amarah itu, tangannya yang sebelah pun mengepal keras seakan hendak melayangkan tinju ke arah orang yang telah menginjang-injak harga dirinya itu.
2.9K viewsOngoingAdded to Library 96 Times as volkov
Read
+Library
Koma

Koma

RIMBA Aku menatap dia yang tengah fokus pada buku tebal dengan tulisan besar, FISIKA. Aku tersenyum sinis kepadanya, untuk apa ia belajar mati-matian? Bukankah masa depanya telah terjamin berkat ayahnya yang menjadi kandidat calon walikota? Cih, itukan hanya pencitraan dirinya terhadap guru. Supaya mereka memberikan rasa cinta yang lebih kepada Oja, siswa populer yang ikut andil dalam penguasaan sekolah Victoria.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 88 Times as volkov
Read
+Library
Kelabu

Kelabu

kataku setelah menutup botol parfum yang kupegang. Leo segera membuka kedua matanya dan mencium seragamnya. Kemudian dia mengacungkan kedua jempolnya sambil memperlihatkan deretan giginya yang tersusun rapi. Akupun ikut mengacungkan kedua jempolku. Tak lama, seseorang mengetuk pintu, membuat kami berbalik. Leo segera membuka pintu itu. “Kak Raka!” serunya bersemangat.
103.6K viewsOngoingAdded to Library 118 Times as volkov
Read
+Library
YOU

YOU

Hal yang selalu Aluna sukai dari Xavier. “Dir, gue tinggal dulu ya.” “Hmm” Aluna dan Xavier berjalan berdampingan menuju meja barista, Aluna merasa seperti kurcaci yang berjalan bersisian dengan raksasa karena perbedaan tubuh mereka yang cukup kentara. Xavier memang lebih tinggi dari pada Aluna, tubuh laki-laki itu pun kekar dan berdada bidang ditambah kaos yang ia kenakan semakin memperlihatkan tubuh kekarnya dan otot-otot bisep di kedua lengannya, bisa dibilang body goals untuk ukuran laki-laki. Wajah Xavier pun terbilang tampan dengan kulit putih dan manik mata coklat tua yang semakin membuat para wanita menjerit dan terkesima melihat ketampanan Xavier. Sedangkan Aluna, gadis itu lebih pe
2.4K viewsOngoingAdded to Library 52 Times as volkov
Read
+Library
PREV
12345
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status