Dipertemukan Oleh Pengkhianatan, Berakhir di Pelaminan
Papa selesai bicara dengan Svarga kini gantian mama yang bicara.
“Maaf Svarga, sebagai perempuan—Mama membela Zaviya … sebagai perempuan Mama membutuhkan ketenangan hidup dan kepastian hubungan di masa depan … Mama tidak ingin sia-sia menjalankan rumah tangga selama puluhan tahun, mengalah dan menekan ego hanya untuk sebuah perpisahan karena suami mama kepincut sahabatnya sendiri … mama juga butuh bukti atas cinta suami Mama dengan bersikap hangat, mengerti keadaan juga keinginan Mama … Mama sebagai wanita ingin hidup bersama pria yang tepat; bila Mama melakukan kesalahan, diperbaiki bukan dihakimi … kekurangan mama dilengkapi, bukan dieksploitasi … yang kalau Mama marah ditenangkan bukannya