HOPELESS ROMANTIC
Ayah Bella mengangkat tangan, berniat untuk memukul Bella, tapi untung sang ibu menahan, menjadi tameng.
“Ingat, Yah! Bella sekarang lagi hamil! Ayah bisa kan ngomong baik-baik?!”
Isak pilu belum berhenti jatuh di wajah manis Bella ketika ayahnya akhirnya duduk kembali. Dia hela napas panjang.
“Siapa laki-laki itu? Siapa manusia bajingan itu?!”
Bella memberanikan diri menegakkan kepala. “Dia abang dari laki-laki yang pernah ke sini, Yah. Namanya Yusuf, Yusuf Aktaf.”